
Byon mengarahkan semua tamu undangannya untuk menikmati pesta pernikahan putra semata wayangnya yang baru saja selesai digelar. Mantan mafia itu juga mengumumkan bahwa akan ada pesta resepsi pernikahan Byon dan Shena 6 bulan lagi dari sekarang, tepat setelah keduanya menyelesaikan pendidikan mereka.
Keluarga besar Byon pun antusias menyambut hari bahagia antara Leo dan Shena. Termasuk juga Xiao nai dan Wei wei, mereka jauh-jauh datang dari Shanghai kemari hanya untuk ikut memeriahkan acara pernikahan Leo dan Shena.
“Selamat untuk kalian berdua, akhirnya kalian bisa menikah juga.” Xio nai menjabat tangan Leo dan memeluknya.
“Terimakasih, selamat juga untukmu karena sebentar lagi kalian berdua akan jadi ayah dan ibu,” ucap Leo dengan sumringah.
Xiao nai dan Wei wei hanya saling pandang karena yang dikatakan Leo memang benar. Sepertinya hari ini adalah hari bahagia bagi seluruh keluarga besar Byon Pyordova.
“Selamat Shena, aku turut bahagia, dan kamu sangat cantik sekali.” Wei wei, istri Xiao Nai, juga memeluk Shena sambil menjabat tangan Shena. Wajahnya yang berseri terlihat bahagia karena kini, Shena sudah menjadi bagian dari keluarga Pyordova juga.
“Terima kasih, Mrs. Xiao Nai, suatu kehormatan bagiku anda bersedia datang kemari.” Shena sangat senang bisa kembali bertemu dengan Wei wei.
Xiao nai dan Wei wei saling berbincang-bincang dengan Leo dan Shena. Mereka semua dan juga orang-orang yang ada dalam pesta ini sangat bergembira ria karena mereka tidak hanya merayakan hari bahagia pernikahan Shena dan Leo saja, tetapi juga merayakan berkumpulnya seluruh keluarga besar dari Byon dan Biayanca Pyordova.
Bisa dibilang, ini adalah reuni keluarga. Semuanya memang jarang sekali bertemu kalau tidak ada moment penting seperti ini. Berkumpulnya keluarga Pyordova adalah suatu hal yang langka dan jarang terjadi. Karena itulah semuanya bahagia akhirnya setelah sekian lama, seluruh anggota keluarga bisa berkumpul kembali bersama di acara sakral Leo dan Shena.
Satu persatu, Leo memperkenalkan semua keluarga besarnya yang memang sangat luar biasa pada Shena. Setiap anggota keluarga memliki karakter dan kepribadian yang unik dan berbeda-beda. Shena merasa seolah berada di tengah-tengah seluruh bangsawan dan artis papan atas dunia.
Shena tidak menyangka kalau wanita sederhana sepertinya, akan menjadi bagian dari salah satu keluarga terpandang seperti keluarga Byon Pyordova, ayah mertua Shena. Dan bisa menjadi istri Leo adalah anugerah terindah yang terjadi dalam hidup Shena.
__ADS_1
“Kamu bahagia, Sayang.” Leo menatap Shena yang sejak tadi tidak pernah berhenti tersenyum.
“Tentu saja aku sangat bahagia, aku bahkan ingin sekali melompat-lompat saking bahagianya. Ini seperti mimpi, Leo. Aku tidak pernah membayangkan bahwa aku bakal berada di pesta seindah dan semegah ini. Benar-benar menakjubkan.”
“Ini baru permulaan, Sayang.” Leo menggenggam erat tangan Shena lalu mencium punggung tangannya dengan lembut. “Setelah ini, kamu harus bersiap-siap untuk malam pertama kita. Jangan coba-coba kabur dariku. Malam ini, kamu milikku seutuhnya,” bisik Leo di telinga Shena.
Shena hanya meringis saja saat Leo mengatakan soal malam pertama.
“Suamiku.” Shena mencoba membenahi jaz hitam milik Leo. “Bukannya aku tidak mau melakukan malam pertama denganmu, tapi sepertinya kamu harus menunggu tujuh hari lagi untuk bisa melakukan malam pertama denganku.”
“Hah? Kenapa?” tanya Leo yang langsung terkejut dan penasaran dengan maksud kata-kata Shena.
“Aku kedatangan tamu tak diundang,” bisik Shena di telinga Leo.
“Bukan tamu orang, Sayang. Tapi tamu ini memang rutin datang setiap bulan,” ujar Shena.
“Kamu kedatangan tamu setiap bulan? Siapa? Kenapa kamu tidak pernah bilang padaku?” Leo mulai kesal karena salah mengira tamu Shena adalah orang, padahal bukan. “Katakan padaku siapa dia? Apa dia lak-laki atau perempuan? Siapa?” Leo setengah berteriak. Untungnya semua tamu sedang sibuk mengobrol satu sama lain sehingga tidak begitu memerhatikan Shena dan Leo yang sedang bersitegang.
Shena hanya menggaruk-garuk keningnya yang tidak gatal karena setuju dengan apa yang pernah dikatakan Refald padanya, bahwa Leo benar-benar bodooh. “Sayang, sudah kubilang, bukan tamu manusia yang aku maksud, tapi tamu siklus reproduksi wanita yang dialami setiap bulannya. Aku rasa, aku tidak perlu menjelaskan padamu apa itu siklus reproduksi wanita karena sewaktu kita SMP dan SMA, sudah mempelajarinya lebih dulu di sekolah.” Giliran Shena yang jadi kesal pada kebodohan Leo.
Leo memutar bola matanya untuk berpikir sejenak dan mengingat pelajaran yang diucapkan Shena. “Siklus reproduksi wanita, tamu tak diundang, rutin setiap bulan, ehm ... apa maksudmu ... kamu sedang... men ... men apa ya? Men ....” Leo bergumam sendiri.
__ADS_1
“Menstruasi,” jawab Shena cepat karena kesal melihat Leo yang tiba-tiba saja jadi idioot.
“Ah, benar. Jadi ....”
“Jadi, kita tidak bisa melakukan malam pertama malam ini. Tunggu sampai tamuku pergi, baru kita bisa melakukan malam spesial kita.” Shena sangat kesal dengan Leo.
“Haaaa?” Leo melongo tak percaya, sudah lama ia menantikan malam penyatuan yang syahdu bersama Shena tapi, ternyata ia tidak bisa langsung melakukannya karena siklus nggak ada akhlak itu.
Shena hanya bisa tersenyum melihat Leo yang tampak frustasi. Wajah Leo yang tadinya gembira berubah manyun karena kesal.
****
hehe ... yang nunggu malam pertama Leo dan Shena ... sabar ya, Shena sedang kedatangan tamu tak diundang. Shena dan Leo belum tamat, karena masih ada satu musuh lagi yang belum beres ... siapa dia? (tebak sendiri ya)
nantikan kisah seru Shena dan Leo selanjutnya.
jangan lupa dukung penulis dengan like, vote dan komentarnya ya .. love you all.
kasihan amat ya ekspresinya gak bisa malam pertama hari ini .. hehehe
__ADS_1
Shena puas banget ya bikin Leo ehmmm.... xixixi