
Leo dan Shena tiba di London, Inggris tepat pukul 19.00 waktu Inggris dan langsung menuju hotel JW Marriot Grosvenor House London. Sebuah hotel mewah bintang lima dengan fasilitas lengkap seperti tempat tidur bantalan ekstra lembut, kamar mandi marmer, dan akses wi-fi berkecepatan tinggi. Selain itu, hotel ini juga menyediakan santapan lezat di JW Steakhouse dan juga koktail di Red Bar dan Bourbon Bar, serta fasilitas-fasilitas mewah lainnya yang pasti bakal membuat nyaman setiap pengunjungnya. Lokasi hotel ini terletak di Park Lane di pusat kota London. Dari hotel ini, semua orang bisa menjelajahi London dengan mudah melalui stasiun tube terdekat Mayfair dan stasiun Paddington, hanya beberapa menit dari hotel.
Saat pertama kali memasuki hotel mewah ini, Shena tak henti-hentinya terpukau dengan keindahan interior dan dekorasi hotel yang menakjubkan. Sedangkan Leo hanya tersenyum simpul menyaksikan betapa lucunya Shena ketika sedang terkagum-kagum akan keindahan hotel ala luar negeri ini.
“Kamu senang, Sayang?” tanya Leo masih sambil merangkul pundak istrinya dengan mesra.
“Banget, benar-benar luar biasa, Sayang. Ini pertama kalinya aku datang ke tempat seperti ini. benar-benar menakjubkan.” Shena masih menengadah mengagumi betapa mewahnya hotel bintang lima ini.
Senyum mengembang terpancar di wajah Leo melihat istrinya yang tak henti-hentinya mengamati setiap sudut ruang yang ada di hotel. Secepat kilat Leo memberikan hadiah kecupan manis di pipi Shena agar gadis itu sadar kalau ini adalah nyata, dan bukanlah mimpi belaka.
Leo menghentikan langkahnya, sambil melingkarkan tangannya dipinggang Shena. Cowok itu menatap wajah istrinya lekat-lekat. “Maafkan aku karena setelah kita menikah, aku belum pernah mengajakmu jalan-jalan. Aku terlalu sibuk mengurusi banyak hal. Liburan semester kita hampir saja berakhir tapi kamu malah tetap terjebak di rumah saja. Aku ingin, selama kita berada di sini, kamu bisa bersenang-senang denganku, meski kita tidak bisa lama-lama di sini.” Leo menempelkan dahinya di dahi Shena sambil mencium punggung kedua tangan istrinya.
Tanpa diduga, Shena langsung mengecup bibir Leo dengan cepat, “Aku sangat bahagia, dimanapun aku berada. Asal bisa bersamamu, aku akan selalu bahagia. Aku tidak butuh jalan-jalan kemanapun, yang penting ada kamu disisiku, itu sudah lebih dari cukup untukku.”
Hadiah ciuman mesra langsung mendarat mulus dibibir Shena begitu Shena selesai bicara. Leo benar-benar bahagia memiliki Shena sebagai istrinya. Dengan ganas, Leo mengisap-isap bibir istrinya tanpa peduli dengan banyaknya orang yang berlalu lalang di sekitar mereka. Karena ini di London, berciuman dan bermesraan di tempat umum adalah hal yang biasa dilakukan oleh pasangan yang sedang memadu kasih. Jadi, Shena tidak perlu khawatir bermesraan dengan Leo di tempat umum, karena tidak akan ada yang mencampuri atau menggunjingkan aksi mereka.
Leo menyudahi ciumannya dan kembali memeluk istrinya untuk segera check in hotel agar bisa melanjutkan adegan hot hot pop mereka ke tahap selanjutnya, yaitu bulan tertusuk ilalang sambil bergoyang-goyang di ranjang.
__ADS_1
Tak butuh lama bagi keduanya untuk mendapat kamar yang benar-benar luar biasa indah dan luas, lengkap dengan segala macam fasilitas ala hotel bintang lima pada umumnya. Tanpa menunggu lagi, Leo langsung menyerang Shena dan mendorong tubuh gadis itu hingga jatuh tepat di atas ranjang pembaringan. Leo pun langsung menindih tubuh Shena dan mulai menciumi seluruh wajah istrinya dengan cepat. Untuk sesaat, keduanya saling menatap mesra dan Leo pun mulai beraksi lagi di ranjang dengan melucuti semua pakaian Shena. Keduanya melakukan penyatuan tubuh yang sempurna untuk menyalurkan hasrat masing-masing sampai akhirnya, mereka berdua mengalami puncak kenikmatan yang luar biasa.
Shena masih bersandar di dada Leo dengan balutan selimut putih yang menutupi tubuh keduanya.
“Apa kamu lapar, Sayang? Bagaimana kalau kita menikmati Steak di bawah dan pergi ke Bar. Aku ingin menunjukkan pesonaku padamu. Dan aku yakin, kamu akan semakin jatuh cinta padaku setelah melihat aksiku,” ujar Leo sambil mencium kening Shena.
“Oh iya? Aku jadi penasaran pesona seperti apa yang ingin kamu tunjukkan padaku.” Shena pun menatap suaminya sambil tersenyum simpul.
“Ayo kita bersiap-siap, katakan padaku jika nanti kamu terpesona padaku, oke.” kecupan lembut mendarat di bibir Shena. Leopun bangun dari tidur dan memakai kembali pakaiannya, begitu juga dengan Shena. Mereka pun akhirnya bersiap-siap untuk turun ke bawah.
Setelah selesai makan malam di JW Steakhouse, Leo mengajak Shena masuk ke dalam Red Bar dan langsung memesan koktail kesukaan Shena yang dulu sempat ia hidangkan saat pesta pertunangan Shena dengan Leo di rumahnya.
Alunan musik trance dan hip hop saling bergantian mengiringi malam keseruan mereka berdua. “Kamu tunggu di sini Sayang, aku akan mulai menunjukkan pesonaku padamu,” teriak Leo di telinga Shena karena alunan musiknya terlalu keras.
“Pokoknya liat saja, jangan pernah beranjak dari tempat ini dan terus lihat aku, Oke!” Leo mengecup mesra kening istrinya sebelum pergi.
Awalnya, Shena agak keberatan jika Leo harus meninggalkannya sendirian di tempat asing yang baru pertama kali ini Shena menginjakkan kakinya di sini. Ia ingin protes, tapi Leo sudah keburu pergi meninggalkannya menuju ke sebuah tempat yang ternyata tempat itu adalah tempat seorang DJ yang sedang memandu lagu.
Leo membisikkan sesuatu di telinga seorang DJ bule yang lagi asyik berjoget ria. Tidak berapa lama kemudian, DJ bule itu mengangguk-anggukkan kepalanya dan mempersilahkan Leo untuk menggantikan posisinya. Leo pun mulai memasang airphonennya dan menatap Shena sambil mengedipkan salah satu matanya untuk menunjukkan pesonanya di depan istrinya.
__ADS_1
Shena mulai paham dengan aksi yang dilakukan suaminya. Ia hanya tertawa dan melihat betapa kerennya Leo saat memainkan DJ controller yang ada didepannya. Alunan lagu On My Mind dari Seriosa adalah salah satu lagu yang dipilih Leo untuk membuat siapapun yang mendengarnya mulai berjingkrak-jingkrak ria.
Lagu itu selalu bisa mengajak pendengar untuk menghentakkan kakinya di lantai dansa. Apalagi Leo berhasil menata musiknya dengan apik sehingga ia mampu memanjakan telinga pendengar dengan musik EDM.
Apa yang dikatakan Leo pada istrinya itu memang benar, Shena sungguh terpukau dengan penampilan Leo saat menjadi DJ. Leo tampak seperti DJ yang ahli membuat suasana di Bar ini jadi lebih ramai dari yang tadi. Semua cewek-cewek di bar ini berteriak histeris pada Leo. Tak sedikit dari mereka nekat naik ke panggung dimana Leo berdiri dan hendak memeluk Leo tapi cowok itu langsung memberi peringatan keras untuk tidak menyentuhnya.
“Dasar Playboy insaf! Dia bisa saja memeluk semua wanita-wanita seksi itu,” gumam Shena tanpa merasa cemburu sedikitpun. Padahal, banyak sekali wanita yang mengelilingi Leo saat ia menghentak-hentakkan kakinya mengikuti irama. Leo hanya menatap Shena dan tersenyum menggoda pada istrinya yang duduk di meja Bar sambil menikmati koktail yang disuguhkan untuknya.
Para wanita yang diacuhkan Leo agak kesal juga setelah menyadari Leo hanya berpusat pada Shena. Seolah lagu yang sedang ia mainkan, khusus Leo persembahkan hanya untuk Shena. Bahkan Leo juga melakukan aksi kiss bye dengan Shena. Melihat aksi Leo yang so sweet itu, para wanita seksi itu pun mundur alon-alon (pelan-pelan) dan turun dari tempat Leo berada. Mereka semua berjalan mendekat ke arah Shena yang duduk santai sambil mengamati wanita yang sedang menatap suaminya tanpa berkedip.
Tiba-tiba saja, ada beberapa pria bule asing langsung duduk tanpa permisi mengelilingi meja Shena. Tentu saja Shena merasa risih karena para bule itu bersikap genit padanya.
“Halo, girl ... sendirian saja? Bagaimana kalau kita bersenang-senang,” ujar salah satu bule bermata hijau dengan senyumnya yang mencurigakan.
****
__ADS_1
asyekk ... berani banget bule itu ya?
jangan bosan tunggu up selanjutnya ya. dan terus dukung dengan like, vote dan komentarnya supaya akuh lebih semangat nulisnya. .love you all