Playboy Jatuh Cinta (The King In Love)

Playboy Jatuh Cinta (The King In Love)
episode 178 Aksi Nekat Roy


__ADS_3

Leo berjalan cepat menuju sebuah tempat dimana dia sedang menunggu seseorang yang akan membantunya balas dendam pada musuh kerena sudah menyebabkan semua ini terjadi. Namun sebelum itu, ia menelepon orang lain yang mungkin juga sedang menunggu intro selanjutnya dari Leo.


“Kau sudah sampai?” tanya Leo pada seseorang melalui sambungan telepon. “Aku sudah menyiapkan semua yang kau butuhkan di sana sampai saatnya tiba, aku akan ke lokasi TKP setelah urusanku di sini selesai. Anak buahku sudah mengawal Xiaonai di sana. Sampai ketemu nanti.” Leo pun menutup teleponnya sambil menatap sebuah mobil mewah dan beberapa mobil sedan hitam memasuki halaman gedung.


Orang yang ditunggu Leo sudah datang, dia adalah Rendy dan para gengnya. “Terimakasih, kau sudah mau datang, Bro!” Leo menjabat tangan Rendy.


“Apa Xiaonai sudah memberitahumu kalau sahabatmu ...,”


“Iya, dia sudah memberitahuku, sebentar lagi aku juga akan pergi kesana setelah menjamumu di sini. Aku senang kau mau datang kemari.” Leo memotong kalimat Rendy yang heran dengan sikap Leo. Leo memang terlihat sangat tenang meski ia tahu insiden apa yang sudah menimpa Roy. Namun, ia juga tidak bisa mengesampingkan masalah Carlos begitu saja karena dia sudah berani membuat Shena kesakitan. Tidak ada ampun lagi bagi orang yang berama Carlos. Kali ini, laki-laki itu harus mendapat hukuman yang tidak akan pernah dia bayangkan sebelumnya.


“Kau itu aneh dan penuh teka-teki, tapi terserah kau saja.” Rendi berkomentar, sedangkan Leo hanya tersenyum penuh makna.


“Aku harap kau mengerahkan semua keahlianmu dalam membantai orang yang sudah berani mengganggu dan mencelakai keluargaku. Sebenarnya aku ingin melakukannya sendiri, tapi aku sudah terlanjur berjanji pada istriku untuk tidak membunuh siapapun selama dia hamil. Karena itu aku butuh banyuanmu menghabisi Carlos dengan cara apapun yang kau suka. Sebagai gantinya, kau bisa minta apa saja dariku sebagai balas budiku padamu.”


“Oke! Akhir-akhir ini aku sedang bosan. Syukurlah kau memberikan mainan yang menyenangkan. Kau punya tempat yang bagus untuk bermain-main. Aku akan bersenang-senang di tempat ini, tunjukkan saja lokasinya.” Rendy mulai menampakkan wajah bengisnya.


“Ikuti aku.” Leo menuntun mereka semua masuk ke dalam gedung utama yang memang khusus dipakai sebagai tempat eksekusi semua musuh-musuh keluarga Pyordova yang berusaha mengganggu ketenteraman mereka.


Leo menggunakan sebuah kartu untuk membuka pintu rahasia yang hanya bisa dibuka oleh pewaris sah keluarga Pyordova, yaitu Leo sendiri. Keamanan gedung ini sangat terjamin, siapapun tidak akan bisa keluar dari tempat ini hidup-hidup bila sudah datang kemari, namanya juga gedung eksekusi. Siapapun yang masuk ke dalam tempat ini berarti orang itu harus siap meregang nyawa.


Selain itu, ada banyak sekali binatang buas peliharaan Byon yang sengaja di tempatkan di gedung ini. Biasanya para korban eksekusi kejahatan yang dilakukan oleh musuh-musuh Leo, tubuhnya akan dijadikan santapan binatang buas seperti buaya, singa bahkan harimau jenis Leopard, nama yang sama dengan nama panjang Leo.

__ADS_1


Carlos melihat Leo dan segerombolan orang yang tak ia kenal masuk ke dalam ruangannya. “Heh, bocah tengik! Sialan kau! Kalau berani, hadapi aku satu lawan satu. Jangan jadi pengecut yang bersembunyi di balik ketiak orang lain? Apa kau tidak malu dengan gelar gengstermu? Kau itu hanya anak ingusan yang mendompleng popularitas ayahmu saja!” teriak Carlos pada Leo.


Awalnya Leo tak menggubris ocehan Carlos, tapi ia terus saja nyerocos dan membuat emosi Leo kembali memuncak.


Bugh!


Sebuah hantaman keras mendarat mulus di pipi kanan Carlos sehingga darah segar keluar dari mulutnya. Mungkin ia langsung mengalami retak di tulang pipinya saking kerasnya Leo memukulnya. “Kita sudah sering berduel dan kau selalu kalah dariku? Apa kau lupa?” Leo menyeringai pada Carlos. “Aku adalah laki-laki yang memegang teguh janjiku sendiri. Kalau aku mau, saat ini juga aku bisa memutilasimu dan melempar semua bagian tubuhmu pada Leopard kesayangan ayahku. Kebetulan dia belum makan selama beberapa hari ini. Kau beruntung bukan aku yang menghabisimu, jadi kau masih bisa hidup sedikit lebih lama dengan pria tampan yang ada dibelakangku ini, Rendy Pangalila!”


“Oey! Itu bukan nama panjangku!” Rendy protes karena nama panjangnya diplesetkan seenak jidat Leo sendiri.


“Tapi kau tampan seperti artis tampan Rendy Pangalila!” kilah Leo tanpa ekspresi.


Key dan anak buahnya tidak percaya Leo masih bisa bercanda dalam keadaan seperti itu. “Bos, temanmu itu aneh!” bisik Kei pada Rendy.


“Baiklah, selagi kau masih bisa bernapas, nikmati permainan yang akan dimainkan si tampan Rendy Pangalila padamu. Aku pergi dulu, semoga perjalananmu ke alam baka menyenangkan!” Leo tersenyum sinis menatap Carlos yang juga menatapnya penuh dendam.


“Bedebaah kau! Dasar tidak tahu diri! Enyaahlah kau dari sini!” teriak Carlos sambil meronta-ronta berusaha melepaskan diri dari ikatan yang membalut seluruh tubuhnya di atas sebuah kursi kayu tebal yang amat sangat kuat. Leo sendiri tidak mengindahkan teriakan Carlos.


“Aku serahkan dia padamu! Selamat bersenang-senang,” ucap Leo pada pada Rendy sebelum dia pergi.


“Ehm, aku ada permintaan yang harus kau lakukan sebelum aku memulai eksekusi ini.” Rendy menatap Leo.

__ADS_1


“Katakan!” Leo pun balas menatap Rendy.


“Pertemukan aku dengan Raython, aku ingin memberikan hadiah padanya secara langsung sebagai rasa terimakasihku karena ia sudah mau membantuku,” terang Rendy.


Leo tersenyum, “Baiklah, kita punya tujuan yang sama. Aku akan menghubungimu secepatnya kapan kita akan bertemu dengan Raython. Aku juga punya hadiah istimewa untuknya.” Leopun pamit undur diri setelah berjanji mempertemukan Rendy dengan Raython.


Kilatan cahaya menakutkan terpancar di wajah tampan Rendy yang akan memulai eksekusi Carlos dengan cara yang tidak biasa. Jiwa bengis dan sadis sudah mulai keluar dari aura tubuh seorang mafia yang terkenal kejam ini. “Bersiaplah, Carlos!” seringai menakutkan sedang Rendy tunjukkan pada Carlos sehingga nyali laki-laki yang tak berdaya itu menjadi ciut seketika.


***


Sementara itu, secepat kilat, Leo langsung melesat cepat menuju TKP tempat Roy jatuh ke jurang bersama mobilnya yang terbakar. Sesampainya di lokasi, sudah banyak sekali orang dan mobil polisi lainnya, yang datang untuk memeriksa kejadian sebenarnya.


Dari kejauhan, Xiaonai tampak diinterogasi oleh beberapa polisi sebagai saksi yang wajib memberikan keterangan mengenai kronologi kejadian sebenarnya. Xiaonai pun menceritakan apa adanya dan meminta polisi menyelidiki bagaimana bisa mobil yang mereka tumpangi mengalami rem blong.


Sedangkan para tim SAR gabungan berusaha mencari jasad Roy yang ikut terjatuh ke jurang agar segera di otopsi. Meskipun itu juga tidak mudah dilakukan mengingat medan tempat kecelakaan ini sangatlah sulit. Butuh waktu beberapa hari agar bisa menemukan di mana jasad Roy saat ini.


Leo sendiri hanya berdiri menatap nanar lokasi dimana Roy terjatuh dengan segudang rasa dan pikiran yang bercampur aduk. Leo sangat menyayangkan kejadian ini, tapi ia tidak bisa memungkiri bahwa memang inilah yang Roy inginkan. Sebagai teman, Leo hanya bisa mendukung meski sebenarnya, Leo sama sekali tidak setuju dengan aksi nekat yang dilakukan sahabatnya terlebih lagi, alasan dibalik dia melakukan aksi nekat ini .


“Roy! Kau benar-benar melakukannya,” gumam Leo sambil terus menatap ke arah jurang dan memerhatikan kobaran api mobil Roy yang sudah mulai padam.


****

__ADS_1


Masih ada 1 episode lagi supaya tidak penasaran apakah Roy masih hidup apa tidak, ditunggu ya ... lope you all ...



__ADS_2