Playboy Jatuh Cinta (The King In Love)

Playboy Jatuh Cinta (The King In Love)
episode 58 Cinta Pertama Leo


__ADS_3

Leo menemui pengacaranya untuk memenuhi semua permintaan yang diajukan Shena padanya, yaitu mengembalikan surat tanah milik emak-emak rempong yang dulu sempat dirampasnya. Namun, proses pengembaliannya tidak semudah yang dibayangkan Leo, butuh waktu untuk balik nama ke nama pemilik semula.


“Urus saja semuanya, aku tidak ingin Shena menolak menikah denganku jika masalah ini tidak cepat selesai,” ujar Leo pada pak Bas di ruangannya.


“Apa kau sudah memikirkan semuanya? Ayahmu pasti keberatan jika kau mengambil keputusan secepat ini. Kalian berdua bahkan belum lulus kuliah.” Pak Bas yang merupakan pengacara keluarga Leo mulai mengeluarkan argumennya karena laki-laki paruh baya itu juga masih bagian dari keluarga Leo sendiri yang sangat tahu dan memahami bagaimana seluk beluk ayahnya, Biyon Pyordova.


“Justru aku takut jika aku tidak segera bertindak, ayahku bisa mempersulit kami berdua. Bisa-bisa usia 60 tahunan baru kami bisa menikah. Pak Bas pasti sudah tahu, begitu aku lulus kuliah, dia akan membawaku bersamanya, yang artinya waktuku di sini sudah tidak banyak lagi. Sebelum itu terjadi, aku harus bisa membawa Shena bersamaku. Dengan begitu, kami bisa tetap besama kemanapun dan dimanapun aku berada.”


“Apa Shena sudah tahu soal ini?”


“Belum, aku akan memberitahunya nanti jika waktunya sudah tepat. Aku ingin dia fokus pada kesembuhannya dulu.”


“Bagaimana dengan keluarga Shena yang ada di kampung? Apa mereka menyetuju rencana kalian?”


Leo hanya tersenyum mendengar pertanyaan orang yang sudah dianggap sebagai orang tua keduanya,“Pak Bas, aku saja tidak peduli ayahku menyetujuinya atau tidak, bagaimana aku bisa peduli pada keluaga Shena yang tidak pantas disebut sebagai keluarganya?" Leo menggeleng gelengkan kepalnya memikirkan betapa jahatnya paman dan bibi Shena di kampung.


"Kenapa?" tanya pak Bas penasaran dengan maksud ucapan Leo.


"Ada satu hal yang harus paman selidiki setelah ini, yaitu semua aset-aset peninggalan almarhum orang tua Shena yang dikuasai oleh paman dan bibi Shena yang serakah itu, dan juga misteri kematian mereka. Aku pernah menyelidikinya waktu itu, kecelakan mobil yang menimpa mobil orang tua Shena, bukanlah karena rem blong saja, tapi memang sengaja ada yang merekayasa kecelakaan itu. Sampai saat ini, anak buahku masih mengumpulkan bukti-bukti kuat mengenai kecelakaan itu.”


“Bagaimana kau bisa tahu sampai sedetail itu?” pak Bas tidak menyangka sebegitu cintanya Leo pada Shena sampai berkeinginan mengungkap misteri kematian almarhum calon mertuanya, padahal mereka belum lama kenal.


“Shena adalah wanita pertama yang membuatku penasaran dengan segala sesuatu yang ada di kehidupannya, seluk beluknya, karakter dan kesehariannya. Aku sudah mecari tahu semua dan aku benar-benar tertarik pada wanita yang bernama Shena. Dibalik kesederhanaannya, tersimpan begitu banyak segudang misteri yang ingin aku pecahkan sendiri. Dan aku baru tahu bahwa Shena ... adalah cinta pertamaku yang waktu itu aku temui di desa dulu.” Leo menatap foto gadis mungil menggemaskan yang sepertinya masih berusia 9 tahun sedang asyik bermain ayunan di sebuah vila dekat vila keluarga Leo.

__ADS_1


Pak Bas manggut-manggut tanda mengerti. “Baiklah, aku terkejut kalian sudah saling mengenal satu sama lain sebelumnya. Aku turut senang karena kau sudah menemukan wanita yang kau cintai. Kau sudah semakin dewasa sekarang. Aku bangga padamu! Apapun yang kau lakukan, aku akan mendukungmu. Aku akan menyelidiki aset yang kau bicarakan tadi. Kalau sudah tidak ada lagi yang dibicarakan, aku pergi dulu. Begitu berkas-berkasnya beres, aku akan menghubungimu.” Pak Bas membereskan berkas-berkasnya yang berserakan dimeja lalu memasukkannya dengan rapi ke dalam tas hitamnya.


“Terima kasih, pak Bas. Kau memang yang terbaik,” ujar Leo sambil tersenyum senang karena ada yang mau mendukungnya. Pak Bas menepuk pelan pundak Leo dan berlalu pergi meninggalkan Leo diruangannya.


Leo mengambil ponselnya dan menelepon seseorang. “Halo, aku ingin pesan sebuah cincin berlian 15 karat yang paling indah. Dan kirim secepatnya ke alamatku, kira-kira berapa lama? Seminggu? ... oke ... akan aku tunggu! ” Leo menutup sambungan teleponnya sambil tersenyum sendiri.


“Sayangnya Shena masih belum tahu, kalau anak laki-laki yang ia selamatkan waktu itu ... adalah aku!” guman Leo sambil menatap foto masa kecil Shena yang terpajang rapi di ruangannya.


Shena terkejut setelah keluar dari kamar mandi, ada Leo sedang rebahan santai di atas tempat tidurnya. Untung saja Shena sudah memakai baju gantinya langsung dari kamar mandi begitu ia selesai mandi. Jadi, sekarang, gadis itu hanya tinggal mengeringkan rambutnya saja.


“Apa yang kamu lakukan di sini? Mengagetkanku saja?”tanya Shena ketika sudah berhasil menguasai rasa terkejutnya.


“Aku calon suamimu, aku berhak datang kapan saja kemari ... untuk melihatmu mandi!” Leo menyeringai nakal pada Shena.


“Kamu sudah melihatku, sekarang ke luar dan tidurlah, ini sudah malam.” Shena bermaksud mengusir Leo, tapi bukan Leo namanya jika ia mudah diusir begitu saja, apalagi di dalam rumahnya sendiri.


“Kenapa?” tanya Shena ingin tahu alasan Putri tidak bisa dibebaskan hanya dengan menggunakan uang jaminan.


“Kasus pembullyan yang dilakukannya sudah masuk tahap pemberkasan yang segera di sidangkan. Kita tidak bisa membebaskan dia begitu saja. Lagipula, dia juga dikenai pasal berlapis yang sudah membuat orang memutuskan untuk mengakhiri nyawanya atas tindakan dan kata-kata yang memang sengaja ia lakukan. Pembullyan yang menyebabkan kematian, bukanlah kasus yang ringan. Banyak masyarakat di luar sana pasti akan mengecam siapapun yang membela penjahat pembullyan. Aku harap kamu mengerti, jika aku memaksakan kasus ini, nama keluargaku dipertaruhkan. Dan aku yakin ayahku tidak akan suka hal ini.” Leo memeluk Shena dari belakang dan menatap wajah kekasihnya yang menegang.


“Aku tidak tahu bakal serumit itu masalahnya, maaf sudah membuatmu repot Leo. Aku hanya tidak ingin menambah daftar musuh-musuhmu saja. Aku terlalu egois dan hanya mementingkan diriku sendiri tanpa tahu resiko apa yang akan kamu hadapi jika memaksakan kasus ini. Maafkan aku!” Shena menundukkan wajahnya karena menyesal sudah meminta Leo melakukan hal-hal yang bukan-bukan.


Leo memutar tubuh Shena supaya menghadapnya. Cowok itu berjongkok di depan Shena sambil menggenggam erat tangannya. “Kau tidak perlu minta maaf, Sayang. Aku mengerti maksudmu. Meski berkas-berkas itu belum selesai, tapi aku mengizinkan para emak-emak rempong itu tinggal kembali dirumahnya supaya mereka tidak lagi tidur di jalan. Aku harap mereka juga sadar dan tidak menjadi emak-emak rempong lagi yang hidupnya cuma menghibahi hidup orang lain. Kau sudah membuatku menyadari banyak hal. Dan aku bahagia bisa melakukan semua yang kau inginkan.” Leo menatap Shena yang tersenyum manis padanya.

__ADS_1


“Kalau begitu ... boleh aku meminta satu hal lagi?” tanya Shena yang terlihat sangat senang.


“Katakan!” Leo masih menatap Shena dengan lembut.


“Bisakah selama seminggu ini ... kamu tidak menggangguku agar aku bisa fokus pada ujianku? Aku tidak ingin nilai ujianku jelek jika kamu terus saja datang dan menatapku seperti itu. Kalau sampai nilaiku di bawah target pencapaianku, aku tidak ingin menikah denganmu! Karena aku akan mengulang mata kuliahku lagi supaya aku bisa lulus dengan predikat camlaude. ” wajah Shena berubah jadi cemas.


“Apa maksudmu ... kau akan membatalkan acara pernikahan kita jika nilai ujianmu jelek?” tanya Leo yang langsung bangkit berdiri dari tempatnya.


Shena mengangguk pelan dan menatap wajah manyun Leo. Rasakan! Siapa suruh kau membuatku kehilangan konsentrasi belajarku! Pikir Shena.


“Oke, kalau begitu, selama seminggu ini aku tidak akan datang menemuimu kecuali pada waktu makan, berangkat dan pulang bersama saat kuliah. Bagaimana?”


“Oke, kalau itu tidak masalah.” Shena tersenyum manis pada Leo yang masih cemberut padanya


“Dan juga, aku akan mengganti perbanmu tiap malam, bagaimana?” Leo menyeringai penuh makna.


“Apa?” Shena agak terkejut karena rencananya menghindari Leo jadi gagal total. Apa bedanya jika Leo tetap saja datang setiap hari ke kamarnya untuk mengganti perbannya. Tetap saja itu membuat Shena jadi kembali sulit berkosentrasi pada ujiannya ketika membayangkan tubuh mungil Shena diraba-raba lagi oleh Leo. Tiap malam pula.


Dasar si Leo memang serigala yang sangat licik! Batin Shena.


***


nantikan cerita cinta Leo dan Shena selanjutnya

__ADS_1


mohon dukungan vote dan like nya ya .. ☺️


salam manis dari penulis ♥️♥️♥️


__ADS_2