Playboy Jatuh Cinta (The King In Love)

Playboy Jatuh Cinta (The King In Love)
episode 146 Undangan


__ADS_3

Leo terjaga lebih dulu dari pada istrinya yang sedang tertidur lelap. Senyum mengembang terpancar di wajah Leo lantaran melihat wajah cantik Shena jadi semakin bersinar sejak mereka menikah. Leo membelai lembut rambut istrinya dan mengecup mesra kening Shena, baru setelah itu ia bangun untuk ke kamar mandi sambil melingkarkan handuk putih di pinggangnya.


Tak berapa lama setelah Leo keluar dai kamar mandi, tiba-tiba saja sebuah ketukan terdengar dari balik pintu kamar Leo. Ia pun melangkah ke arah pintu dan membuka pintu itu untuk mengetahui siapa yang mengetuk pintu kamarnya.


“Siapa?” tanya Leo sambil memerhatikan orang yang berdiri di depannya.


“Mr. Leopard?” ujarnya.


“Hmm, pelayan hotel, ya? Apa istriku memesan sesuatu?” tanya Leo. Ia melihat laki-laki itu menatap tajam Leo seolah sedang memikirkan sesuatu. Wajahnya juga terlihat kesal, mungkin karena Leo mengatainya sebagai pelayan, padahal bukan.


“Saya Jakson Mr, asisten tuan Raython,” jelasnya masih dengan nada sopan walaupun sebenarnya dia kesal.


“Ah, si manusia es kimo.” Leo menyunggingkan senyum mengingat nama orang yang menurutnya sangat menyebalkan. Karena dia tidak bilang sebelumnya kalau orang yang sedang Leo cari tidak ada di Inggris. Tapi untunglah dia dan Shena datang kemari, jika tidak, mungkin ia tidak akan menikmati bulan madu di luar negeri. “Bagaimana? Apa kau sudah menyelesaikan kekacauan itu? Apa mereka mau membayarnya?”


Tangan pria yang bernama Jakson itu merogoh sesuatu di kantong jasnya lalu mengeluarkan selembar cek untuk diserahkan pada Leo yang tentu saja langsung disahut oleh Leo dengan kasar. Leo memamerkan gigi putihnya karena senang melihat nominal yang tertera pada selembar kertas itu.


“Tuan Raython ingin mengadakan makan malam bersama anda besok direstoran sekitar sini.”


“Kau sudah membooking restoran itu rupanya, aku suka gaya Raython menyambut tamu spesialnya. Dan gayamu juga.” Leo berkata tanpa menatap wajah Jakson dan lebih memilih fokus pada cek yang ada ditangannya.


“Restoran itu milik Martin Corp.” Pria itu menjelaskan.


“Oh, iya? Ku pikir, Raython hanya tahu tentang senjata, dan tidak tahu tentang rasa. Apalagi, dia adalah orang yang tidak pernah pacaran, sama sepertimu ...” Leo menjeda ucapannya, entah kenapa sifat usilnya mulai keluar. Suami Shena itu menatap Jakson dari bawah kaki sampai atas kepala dengan lekat. Ada sedikit kejahilan Leo yang ingin ia tunjukkan pada pria didepannya ini. “Atau jangan-jangan kalian ....”


“Saya sudah menikah Mr.” Jakson menyela kata-kata Leo karena tahu apa yang ada di otak kongslet Leo.

__ADS_1


Gelak tawa terdengar keras dari mulut Leo membuat Jakson semakin bingung. “Jangan bilang kau berpikiran kalau aku akan mengatakan bahwa kalian sedang pacaran?” Leo kembali tertawa. Sifat jahilnya berhasil memancing emosi asisten Raython, yaitu salah satu kenalannya. “Sudahlah, lupakan. Aku heran, kenapa atasanmu betah sekali mendapat julukan sebagai jomblo sejati. Pergilah! Aku mau melanjutkan ritualku dengan istriku di dalam, jangan ganggu aku lagi. Pulanglah sana ke Manchester. Bilang pada Ray, kami akan datang. Oh iya, aku juga akan mengajak para kenalanku yang lain. Aku harap dia tidak keberatan.” Secara sengaja, Leo mengusir asisten Raython dan mulai bersikap menjengkelkan.


Belum juga Jakson menjawab perkataan Leo, pintu kamar sudah tertutup dan hampir saja daun pintu itu mengenai kening Jakson.


“Dasar anak aneh! Aku tidak yakin kalau dia itu putra tunggal dari tuan Pyordova yang terkenal arogan dan menakutkan itu. Dia benar-benar tidak mirip dengan ayahnya. Aku tidak habis pikir, bagaimana Raython bisa mengenal laki-laki gila gak ada akhlak itu,” gumam Jakson. Ia pun bergegas pergi meninggalkan hotel.


Leo meletakkan cek itu di atas meja dan melihat Shena sudah terjaga tapi masih menutupi tubuhnya dengan selimut. Lagi-lagi Leo menyeringai nakal dan mulai mendekati Shena.



“Halo, sayang, kau sudah bangun?” Leo mengecup mesra kening Shena.


“Siapa yang datang barusan?” tanya Shena.


“Jakson, asisten Raython. Oh, Aku belum bilang padamu. Saat ayah memisahkan kita, ibu memberiku sebuah misi penting untuk bekerjasama dengan Ray karena ia punya bisnis perusahaan senjata seperti yang ayah punya. Aku datang ke Manchester untuk memulai kesepakatan kami. Dari situlah awal mula aku mengenal Ray. Makanya waktu itu aku tidak bisa langsung menyusulmu ke desa karena aku harus mengurusi semua hal yang kami butuhkan untuk bekerjasama dengan jomblo sejati itu. Dia kaya, tapi tidak punya pacar, kasihan sekali.” Leo tersenyum sendiri memikirkan sosok Ray.


“Keren darimana? Aku tidak yakin akan ada wanita yang mau dengan Ray walaupun dia kaya raya. Kau akan tahu jika nanti bertemu dengannya. Dia benar-benar orang yang membosankan. Aku menyebutnya manusia es kimo. Karena sikapnya sangat dingin melebihi es.”


“Kalau mendengar ceritamu, kenapa ia seolah mirip dengan ayah, ya? Sungguh aku penasaran bagaimana ayah bisa bertemu dengan ibu dan seperti apa kisah cinta mereka. Soalnya, ayah terlihat sangat dingin dan menakutkan, walaupun sebenarnya dia adalah sosok ayah yang hangat. Pasti orang seperti ayah sangat susah sekali untuk mendekati wanita.” Shena mencoba menebak-nebak kisah cinta mertuanya.


“Aku juga penasaran, Sayang. Apa yang ibu lihat dari sifat ayah yang dingin itu sehingga dia mau saja menikahi Ayah. Sampai sekarang, mereka tidak pernah menceritakan padaku seperti apa kisah cinta mereka. Dan yang lebih mengejutkanku, kamu ada berkat ancaman dari ayahku. Jika ayahku tidak mengancam ibumu agar mau menerima cinta ayahmu, mungkin kamu tidak akan tercipta untukku. Sungguh takdir yang luar biasa indah, bukan?”



“Kamu benar juga, kita memang berjodoh.” Shena mengecup lembut bibir suaminya sehingga membuat Leo jadi ingin melakukan ritual bikin anak lagi. Keduanya pun bergumul di bawah selimut untuk memenuhi hasrat birahi keduanya. Keduanya berharap setelah ini, akan tumbuh Leo dan Shena junior yang imut dan menggemaskan.

__ADS_1


***


Leo mengambil ponselnya untuk menelepon seseorang supaya ikut makan malam bersama dengan Raython. “Halo, Kei ... ini aku Leo. Bisakah kau sampaikan kepada Rendy. Suruh dia datang ke hotel untuk makan malam bersamaku sebagai tanda terimakasihku padanya ... benar. Kalau dia ingin mengajak pasangannya juga tidak apa-apa. Agar pertemanan ini bisa lebih erat lagi. Terlebih supaya jiwa jomblo Raython, temanku itu jadi meronta-ronta melihat kita berpasang-pasangan ... ehm, sampai ketemu lagi nanti malam ... haha, baiklah bye.” Leo menutup sambungannya dan menelepon seseorang lagi. “Kak Dimas ... kalian sudah selesai bertengkar? Makan malamlah bersamaku nanti sebelum kalian kembali ke Indonesia. Sekaligus untuk merayakan pernikahan kita berdua. Aku akan menunggumu dan akan kukirimkan dimana tempatnya. Sampai ketemu lagi nanti.” Leo pun kembali menutup teleponnya dan menatap Shena yang sedang duduk di depan cermin sambil menyisir rambutnya.


“Bagaimana kalau kita jalan-jalan dulu sebentar sampai makan malam tiba,” ajak Leo sambil melingkarkan tangannya di leher Shena dan memeluk erat tubuh istrinya.


“Ehm, aku juga bosan ada di kamar ini terus. Kau mau mengajakku kemana?”


Tanpa suara, Leo menggandeng tangan Shena dan menuntunnya keluar untuk menikmati kota London. Shena sangat senang berada di sini. Senyum mengembang terus saja terlihat diwajahnya, sebab tempat pertama yang mereka kunjungi adalah Jembatan menara (Tower Bridge), London.



BERSAMBUNG


****


terimakasih yang sudah mau memberikan dukungan like, vote dan komentarnya . .. love you all


NB: maaf untuk reader yang paling aku sayangi. soal visual aku terserah kalian saja ..silahkan ngehalu visual Leo sesuai kriteria kalian .. aku enjoy aja dan malah senang kalau kalian suka dengan karakter Leo yang aku ciptakan (bukan visualnya ya .. tapi karakternya).


Kenapa aku pakai Mas Kun Kun sebagai visual Leo meski badannya gak kekar seperti yang aku gambarkan? jujur karena aku lagi bucin dia .. hehehe.. boleh dong bucin dikit (jangan di bully ya hehe soalnya bucinku dah parah banget ... xixixi) ... terus juga Leo dan Shena sama-sama punya darah China dari ibu mereka di cerita ini... kisah kedua orang tua Shena dan Orang tua Leo sedang aku kerjakan mulai besok .. menurut haluku, mereka aku pilih jadi visual Leo dan Shena karena sama-sama artis China.


buat yang lain, boleh kok ngehalu sendiri visual Leo dan Shena sesuai yang kalian inginkan .. aku malah seneng banget ada yang nemenin ngehalu .. terimakasih banyak pokonya .. karena sudah bersedia ngikuti alur cerita cinta Leo dan Shena ..


satu lagi .. mungkin gaya bahasa yang aku pakai nggak sebagus author yang lain .. tapi aku berusaha menyampaikan otak haluku supaya kalian bisa terhibur dengan kisah ini .. pokoknya love you all ...

__ADS_1


dukungan dari kalian membuatku semangat untuk membuat cerita yang lebih bagus lagi .. terima kasih semuanya.


tetep ikutin kisah mereka ya ...


__ADS_2