Playboy Jatuh Cinta (The King In Love)

Playboy Jatuh Cinta (The King In Love)
episode 188 Penjelasan Shena


__ADS_3

Sepertinya masalah yang terjadi diantara Shena dan Leo sudah mulai menemukan titik terang. Kini tinggal giliran Laura, gadis itu hanya menatap suaminya dan berharap Roy tidak bertindak konyol seperti Leo.


“Urusan kamu sama aku belum selesai, Ra!” geram Roy pada istrinya. “Kamu harus jelasin semuanya ke ayah dan juga para tamu undangan. Aku sama sekali nggak nyangka, kamu kabur di pesta pernikahan kita hanya demi melihat konser idolamu? Kau anggap apa aku ini, ha?” Roy setengah berteriak.


“Roy!” bentak Shena. Gadis itu maju dan berdiri tegak di depan Laura seolah siap menjadi tameng pelindung sahabatnya. “Kamu nggak bisa ngalahin Laura. Aku yang betanggung jawab atas semua yang terjadi, bukan Laura. Laura bela-belain beli tiket konser ini dan mengambil resiko dengan mengacaukan pesta pernikahannya sendiri demi menuruti keinginanku.


Salahkan saja aku! Dan juga ... Leo junior yang ada di rahimku!”Shena mengelus lembut perutnya. “Aku sangat ingin melihat wajah orang yang mirip dengan suamiku. Aku sendiri juga tidak tahu kenapa? Tiba-tiba saja aku menginginkannya. Laura tahu itu dan ia rela melakukan apapun demi menuruti keinginanku. Ia juga tahu kalau Leo tidak akan mau menurutiku permintaanku yang satu ini, jadi Laura yang bertindak!” Shena sedikit berbohong demi melindungi Laura.


Roy dan Leo hanya saling pandang. “Kenapa calon anakmu begitu menyusahkan? Lihat kekacauan yang sudah ia buat? Belum lahir saja kita sudah dibikin repot begini? Bagaimana kalau dia sudah lahir?” protes Roy pada Leo.


“Kenapa kau jadi menyalahkan anakku?” Leo tidak terima Roy menyalahkan calon anaknya yang masih ada dalam kandungan Shena.


“Lalu siapa yang bersalah disini? Aku?” Roy sangat kesal dengan apa yang terjadi. Ia sudah menanggung malu dengan membatalkan pesta pernikahannya dengan Laura di depan keluarga besar mereka berdua. Belum lagi Roy harus membujuk keluarga besarnya agar mau memaafkan apa yang telah dilakukan Laura. Semua ini membuat Roy jadi pusing tujuh keliling.


“Iya! Kau saja yang disalahkan! Semua ini salahmu! Puas!” Leo mendengus kesal dan menggamit lengan Shena untuk pergi dari tempat ini. Sementara dari balik bahu Leo, Shena mengedipkan salah satu matanya pada Laura.


“Sial! Kenapa jadi aku yang salah, sih?” Roy menendang-nendang angin dengan kakinya sementara Laura hanya tersenyum simpul melihat akting Shena yang berhasil meluluhlantakkan hati Leo dengan kehamilannya.


“Shena beruntung dia punya Leo junior sebagai pelindungnya, Leo tidak mungkin mencincang Shena sementara ia dalam keadaan hamil muda. Untuk pertama kalinya aku iri pada Shena,” gumam Laura lirih.

__ADS_1


“Kau bilang apa barusan?” tanya Roy.


“Ah, nggak, aku .. hanya, bingung bagaimana, aku harus minta maaf padamu. Padahal, aku sendiri masih belum memaafkanmu karena sudah berani mengerjaiku sampai seperti itu, pakai acara pura-pura mati segala lagi?” Laura pergi meninggalkan Roy untuk menyembunyikan rasa malunya. Nggak mungkin dong Laura bilang pada Roy kalau dia juga ingin hamil seperti Shena. Mau ditaruh dimana muka cantiknya?


Sementara itu, Shena menggamit lengan Leo yang masih dongkol akut pada kembarannya. Leo bahkan menelepon ayahnya untuk memastikan bahwa ia tidak punya saudara kembar.


“Ayah! Katakan padaku? Siapa selingkuhanmu?” teriak Leo dengan penuh amarah. Shena hanya melongo menatap wajah suaminya. Dasar si Leo nggak ada akhlak! Berani sekali dia bicara seperti itu pada ayahnya sendiri.


“Heh, bocak tengik! Kau cari mati, ya? Apa alasanmu bilang seperti itu, ha?”


“Jawab saja, Yah? Siapa selingkuhan, Ayah?’


“Sial!” Leo hampir membanting ponselnya tapi dihalau oleh Shena dengan sebuah ciuman mesra. Shena mengisap lembut bibir Leo berharap amarah Leo mereda.


“Kenapa kau lakukan ini padaku, Shena? kenapa kau membuatku jadi bingung seperti ini? Sebenarnya, apa maumu? Kenapa kau mengidolakan orang yang mirip denganku? Tidak cukupkah kau hanya melihatku?” tanya Leo sambil terus menatap manik mata pujaan hatinya.


“Leo, terimakasih,” jawab Shena lirih. Shena tahu, saat ini Leo sedang sangat kesal padanya.


“Untuk apa? Setelah kekacauan yang aku buat?” tanya Leo lagi. Ia masih terlihat marah.

__ADS_1


“Karena sudah menyelamatkanku dulu." Shena mulai mencoba menjelaskan. "Aku belum mengucapkan terimakasih untuk yang waktu itu. Aku tidak tahu apa kamu ingat atau tidak? Dihari pertama kita menjadi mahasiswa baru, kau datang menyelamatkanku tepat sebelum aku ditabrak oleh geng motor yang ada di kampus kita.


Sejak saat itu, aku menyukaimu, tapi aku jadi ilfeel padamu karena kamu ternyata playboy kelas kakap yang suka bergonta ganti pasangan. Setiap kali kita papasan, kau menggandeng wanita yang berbeda-beda.


Sebanarnya aku potek banget waktu itu. Dan kebencianku padamu semakin memuncak saat aku tahu, kamu pacaran dengan Sasa dan kukira, kaulah penyebab kematiannya. Itulah kenapa, mati-matian aku menjauh dari orang sepertimu. Dan disaat yan bersamaan, aku melihat ajah Cai Xukun yang sama persis denganmu sedang beraksi di atas panggung dengan kerennya.


Awalnya, aku kira ia adalah kamu yang sedang menyamar, tapi ternyata bukan. Melainkan artis papan atasCai Xukun. Aku mengidolakannya karena wajahnya mirip denganmu. Paling tidak, meski aku tak bisa bersamamu, aku masih bisa melihara performanya. Itu suatu bentuk peralihan yang kulakukan supaya aku bisa melupakanmu meski nyatanya aku tetap jatuh cinta padamu.


Aku tahu, walaupun wajah kalian sama, kalian tetaplah orang yang berbeda. Cai Xukun hanya artis idola dan aku hanyalah fansnya, itupun semata-mata karena dirimu. Jika wajahnya tidak mirip denganmu, aku juga tidak akan mungkin mengidolakan dia.


Sedangkan kamu ... kamu adalah segalanya bagiku. Aku sangat sangat sangat mencintaimu lebih dari apapun. Jika kau masih marah, aku bersedia menerima hukuman apa saja yang kau berikan, tapi sebelum itu, izinkan aku melihat idolaku untuk yang terakhir kalinya. Apa kamu mengizinkanku?”tanya Shena penuh harap.


Shena menatap Leo yang hanya diam menatapnya. Tidak ada jawaban ataupun reaksi dari Leo. Mungkin kemarahan Leo kali ini benar-benar serius.


BERSAMBUNG


***


masih ada bonus 1 episode lagi ...

__ADS_1



__ADS_2