Playboy Jatuh Cinta (The King In Love)

Playboy Jatuh Cinta (The King In Love)
episode 209 Spesial imlek dan Valentine part 3


__ADS_3

Untungnya, ada salah satu anak didik bu Dewi, tidak sengaja melihat kejadian penculikan yang menimpa Shena. Anak itu bergegas lari untuk menyampaikan berita genting itu pada Leo.


“Ka Leo! kak Leo!” teriak anak itu dari kejauhan sambil berlari cepat ke arahnya.


“Hei, hei ... ada apa? Kenapa kau berlari seperti sedang dikejar-kejar hantu begitu?’ Leo berusaha menenangkan anak kecil itu.


“Kak Shena!” ujar anak itu sambil ngos-ngosan.


“Kenapa dengan istriku?”


“Dia ... dia diculik! Penculik itu membawanya ke arah sana!” anak itu menunjuk sebuah arah yang sepertinya menuju perbukitan. Senyum mengambang yang tadinya menghiasai wajah Leo, kini berganti dengan kemarahan yang amat sangat.


“Sial!” ia pun bergegas pergi meninggalkan semuanya dan berlari masuk ke dalam mobilnya. Tak butuh waktu lama bagi Leo untuk menemukan dimana lokasi Shena saat ini. Berkat gps yang ia pasang di ponsel Shena, dengan mudah Leo melacak keberadaan istrinya. Itu saran dari Xiaonai mengingat bahaya bisa mengancam keduanya kapan saja. Karena itu, Xiaonai membuatkan alat gps khusus untuk Leo yang dipasangkan di dalam ponsel untuk mengantisipasi kejadian seperti ini.


Leo mengambil jalan memutar dan memarkirkan mobilnya tepat di tengah jalan untuk menghadang langkah mobil yang menculik Shena. Shena sendiri sangat terkejut karena orang yang menculiknya adalah Rega.


“Apa yang Kakak lakukan? Kenapa menculikku seperti ini? Turunkan aku sekarang, atau nyawamu dalam bahaya jika sampai suamiku tahu kaulah pelakunya!” ancam Shena.

__ADS_1


“Huh, kalaupun dia tahu, mungkin kita berdua sudah tidak ada lagi disini. Sudah lama aku menunggu kesempatan ini. Aku kesulitan menembus keamanan rumah suamimu itu, tidak kusangka kalian berdua malah datang kemari. Aku tidak akan pernah menyia-nyiakan kesempatan ini.” Rega tersenyum puas karena mengira telah berhasil mendapatkan Shena.


“Apa yang kau inginkan dariku? Aku sudah menikah. Jangan seperti ini, Kak? Kau tahu ini tindakan kriminal. Kau bisa dikenai pasal berlapis,” bujuk Shena agar Rega tak melanjutkan aksi bodohnya yang bisa merugikan dirinya sendiri.


“Aku tidak peduli, Shena!” bentak Rega sambil terus mengemudikan laju mobilnya. “Aku tidak peduli. Aku akan membawamu pergi dari sini dan tidak aka ku biarkan kalian bertemu lagi. Sudah cukup Shena, aku tidak ingin kau bersamanya.”


“Kau gila, Kak! Kau sudah tidak waras!” ganti Shena yang berteriak. Rega yang ia kenal sekarag, bukanlah Rega yang dulu lagi. Cowok ini sudah berubah 180 derajat.


“Iya! Aku memang gila! Aku dibutakan oleh cinta! Aku tidak tahan lagi melihatmu bahagia dengan suamimu itu! Aku tidak terima!” kata-kata Rega, terdengar seperti psikopat.


“Kalau kau mencintaiku, harusnya kau bahagia jika melihatku bahagia? Kenapa kau malah menyulitkan orang yang kau cintai? Itu bukan cinta namanya. Itu ambisi! Kau tidak mencintaiku! Kau hanya berambisi memilikiku! Dan itu menunjukkan bahwa kau orang yang tidak pantas untukku! Jangan bandingkan dirimu dengan suamiku! Dia jauh lebih baik darimu!” Shena sudah tidak bisa mengontrol emosinya lagi.


Semakin lama, mobil yang dikendarai Rega semakin dekat. Rega pun terkejut karena di depan matanya, Leo sudah berdiri menghadang jalannya sambil melayangkan pistol ke arahnya. Seketika Rega menginjak Rem hingga terdengar bunyi berdecit yang sangat keras.


Begitu mobil berhenti, kesempatan itu Shena gunakan berlari ke arah Leo. Leo langsung melompat turun dari atas atap mobilnya saat melihat Shena menghampirinya. Leo merengkuh tubuh istrinya dengan tangan kanannya, sementara tangan kirinya masih memegang senjata dan siap menarik pelatuknya ada pergerakan dari Rega.


Rega sendiri gemetar melihat tatapan membunuh Leo yang menakutkan. Dalam hitungan detik, nyawa Rega bakal melayang jika Leo benar-benar menarik pelatuknya.

__ADS_1


“Apa kamu terluka, Sayang?” tanya Leo sambil menatap tajam Rega. Jawaban Shena menentukan apakah nyawa Rega patut diampuni atau tidak.


“Ehm, aku tidak apa-apa. Aku sama sekali tidak terluka.” Shena merebahkan kepalanya di dada Leo sekaligus meredam amarahnya. Shena tidak ingin suaminya itu membunuh orang di hari kasih sayang ini meski Rega patut mendapat balasan dari kemarahan Leo. Shena berusaha membuat Leo tenang supaya mereka berdua bisa kembali secepatnya ke rumah dan bertemu dengan ayah dan ibu Leo.


“Pergi kau dari hadapanku! Jika sampai aku melihatmu lagi, maka aku akan membunuhmu saat itu juga!” gertak Leo, dan Rega pun langsung melesat pergi begitu saja tanpa berkata apa-apa.


Leo menurunkan kembali senjatanya setelah memastikan Rega benar-benar pergi. Shena langsung memeluk Leo dengan erat. Ia sangat senang memilik suami yang selalu bisa melindunginya dalam bahaya apapun. Saat diculik Rega tadi, Shena sudah tahu kalau Leo pasti akan menyelamatkannya tepat waktu.


“Ayo kita pulang, Sayang. Hari sudah semakin sore. Ayah dan Ibu pasti sedang menunggu kita.” Leo mencium kening Shena dan kembali masuk ke dalam mobilnya.


***


Happy Ending ... selamat hari kasih sayang bagi yang merayakannya ya ... nantikan kisah Leo dan Shena di season 2 yang aku rilis sebentar lagi. Episode ini hanya bonus sebagai pengobat rasa kangen kalian sama kisah Leo dan Shena ... pokoknya love you all ...



Baca juga season 2 nya yang sudah rilis hari ini ya ... kelanjutan kisah Cintya Leo dan Shena

__ADS_1



__ADS_2