Playboy Jatuh Cinta (The King In Love)

Playboy Jatuh Cinta (The King In Love)
episode 31 Cinta dan Dendam


__ADS_3

Wanita yang di panggil Leo dengan sebutan Bibi itupun terkejut karena Leo bisa langsung tahu siapa dirinya yang sebenarnya. “Bagaimana kamu bisa tahu, kalau itu aku?” tanya wanita yang bernama Nunuk sambil mendekat ke arah Leo. Ia sama sekali tidak menyangka Leo sudah mengetahui identitasnya. Padahal, wanita itu ingin sekali memberi kejutan pertama pada seorang anak yang sudah diasuhnya selama kurang lebih 10 tahun. Namun, ia sendiri yang terkejut karena rencana pertamanya sudah gagal total lantaran Leo sudah tahu siapa dirinya.


“Bibi, kamu sudah mengasuhku lebih dari 10 tahun, bagaimana bisa aku tidak mengenali suaramu?” Leo berbohong pada Bibi pengasuhnya ini.


Faktanya, sebelum datang kemari, Leo sudah tahu bahwa yang menculik Shena dan menyanderanya adalah Bibi pengasuhnya sendiri. Semua itu berkat Xiao nai yang bisa langsung melacak di mana keberadaan Shena ketika Leo memberitahu Xiao nai kalau Shena sedang di culik.


Awalnya Leo sangat terkejut mengetahui bahwa orang terdekatnyalah yang melakukan tindakan sekeji ini. Namun, setelah Leo menyadari motif di balik semua yang dilakukan pengasuhnya, Leo pun mengerti dan berniat untuk menyadarkan kembali bibinya ini dengan catatan, ia akan memberi pelajaran pada setiap orang yang bekerja sama dengannya. Sebab, menurut penyelidikan Xiao nai, bibinya tidak bekerja sendirian. Ada komplotan yang berperan besar di balik semua tindakan yang dilakukan pengasuhnya saat ini, termasuk penculikan Shena. Ada beberapa orang yang memang sengaja merencanakannya tepat ketika Leo pergi.


Plak!


Nunuk menampar keras pipi Leo. “Sudah lama aku ingin melakukan ini pada orang br3ngsek sepertimu!” teriak Nunuk sambil menangis saking kesalnya. Wanita yang terkenal lemah lembut ini jadi berbeda dengan sebelumnya. Kini wajah wanita yang menculik Shena berubah jahat karena sedang diselimuti dendam dan amarah yang mendalam.


“Di mana, Shena?” tanya Leo yang menahan sakit atas tamparan keras dari bibi pengasuhnya.


“Huh, akhirnya kau menemukan juga seseorang yang benar-benar kau cintai, tapi sayangnya ... orang yang kau cintai ini, akan mati tepat di depan matamu.”


“Bibi!” teriak Leo.


“Diam kau!” wanita yang di panggil Leo dengan sebutan Bibi itu balas berteriak pada Leo.


“Kenapa Bibi melakukan, ini? jika Bibi dendam padaku, lakukan apapun yang Bibi mau! Tapi, jangan sakiti Shena. Dia sama sekali tidak ada hubungannya denganku.”

__ADS_1


Wanita penculik itu tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Leo yang rela mati demi melidungi orang yang dicintainya.


Sedangkan Shena sangat terkejut melihat kedatangan Leo meski cowok itu tidak bisa melihat ada di mana posisi Shena saat ini. Namun, yang lebih mengejutkan Shena lagi adalah, ternyata wanita yang menculiknya, merupakan pengasuh Leo sendiri yang Shena temui waktu itu. Shena benar-benar tidak menyangka, Bibi pengasuh yang sempat membuat Shena iri pada Leo karena perhatian dan kekahawatirannya, ternyata dalang di balik kasus penculikannya.


Saking terkejutnya, Shena hanya bisa mendengarkan pembicaraan mereka dari jauh tanpa bisa mengatakan apa-apa, sebab mulutnya juga kembali disumpal dengan kain yang diikatkan padanya tadi.


Jadi, wanita itu adalah Bibi pengasuh Leo yang waktu itu? pantas saja aku tidak asing lagi saat mendengar suaranya tadi. Kenapa juga Leo datang kemari?dasar bod0h!


Shena memikirkan bagaimana perasaan Leo setelah tahu bahwa orang terdekatnya, kini telah berbuat jahat padanya. Yang menjadi pertanyaan besar di benak Shena adalah, kenapa Bibi pengasuh yang merupakan orang terdekat Leo harus melakukan ini pada Leo. Motif apa yang membuat Bibi itu berubah jadi monster yang menakutkan? Padahal sebelumnya ia sangat lemah lembut layaknya seorang ibu yang menyayangi anak-anaknya.


“Tuan muda Leo, kau tahu?” ucap Nunuk setelah tawanya mereda. “Aku sangat menyayangimu layaknya putraku sendiri. Tapi, kau telah membuatku kehilangan orang yang paling aku cintai di dunia ini. Kau juga yang telah membuatnya menderita sehingga dia memutuskan mengakhiri hidupnya, dan sekarang, kau memintaku melepaskan orang yang kau cintai? Tidak semudah itu. Kau harus merasakan apa yang aku rasakan selama satu tahun terakhir ini. Kau juga harus merasakan bagaimana rasanya kehilangan orang yang kau cintai tepat di depan matamu! Karena itu, aku putuskan untuk membunuh orang yang kau cintai saat ini! Sekarang juga!” tegas bibi itu menggebu-nggebu sambil mengusap air matanya.


“Tidak! Bibi, aku tahu ... kamu pasti membenciku, tapi aku dan putrimu memang tidak bisa bersama. Sejak awal, kami sudah sepakat berpisah jika aku masih belum bisa mencintainya. Aku sudah berusaha, tapi tetap saja aku tidak bisa mencintainya, bagaimana bisa kami bersama jika aku tidak punya perasaan apapun padanya? Aku rasa, putrimu juga mengerti, bahwa cinta tidak bisa dipaksa.” Leo berusaha menjelasakan duduk permasalahan yang terjadi antara putrinya dan Leo.


“Bibi, aku tahu Shena tidak mencintaiku, itu karena reputasiku yang buruk selama ini, aku yakin dia akan mencintaiku jika dia tahu seperti apa aku yang sebenarnya. Karena itu, aku menahannya disisiku sampai ia tahu bahwa aku tidak seperti yang ia duga selama ini. Kamu tidak bisa menyamakannya dengan perasaan putrimu yang memaksakan dirinya bersamaku agar aku bisa mencintainya, Bi. Aku hanya menganggap putrimu seperti adikku sendiri. Tidak lebih dari itu!” terang Leo.


“Kalau begitu, buat putriku hidup kembali, baru aku akan melepaskan kekasihmu itu!” Nunuk membuat kesepakatan yang tidak mungkin bisa dipenuhi oleh Leo. Cowok itu hanya diam menatap pengasuhnya yang kini sudah resmi menjadi mantan pengasuhnya. “Kenapa? Tidak bisa, kan? Berarti aku juga tidak bisa memaafkan semua masalah yang kau ciptakan sehingga putriku memilih mati bunuh diri!” teriak Nunuk.


“Bibi, hentikan sampai di sini! Aku akan memaafkanmu dan melupakan semua kejadian hari ini, lepaskan Shena dan mari kita bicarakan masalah ini baik-baik. Dia tidak ada hubungannya dengan apa yang terjadi di antara kita berdua. Jangan libatkan dia!” Leo masih berusaha bernegosiasi dengan bibi pengasuhnya supaya mau membiarkan Shena pergi dari sini.


“Kau ingin dengar jawabanku? Huh, T-I-D-A-K! Tidak! Aku tidak akan membiarkan gadis itu hidup, karena aku tahu ... dialah satu-satunya gadis yang kau cintai. Tujuanku adalah, aku ingin kau merasakan apa yang aku rasakan saat ini. Betapa sedih dan sakitya hati ini kehilangan orang yang paling kau cintai. Selama ini kau tidak pernah merasakan hal itu, bukan? Sekaranglah saatnya, pembalasan dendamku akhirnya di mulai!”

__ADS_1


“Bibi! Kau bilang kau menyayangiku! Kenapa kau bersikap seperti ini pada orang yang kau sayangi?”


“Itu dulu! Sebelum kau memacari putriku? Kau tahu? putriku sangat bahagia bersamamu, ia menaruh harapan besar padamu, setiap hari dia membayangkan bagaimana ia akan mejalani hari-hari yang bahagia bersamamu. Tapi apa yang kau lakukan? Kau membuangnya seperti sampah!” teriak Nunuk sambil menangis tesedu-sedu karena teringat akan kenangan putrinya yang tertawa riang semenjak ia berpacaran dengan putra majikannya sendiri. “Aku sudah melarangnya untuk mendekatimu, tapi dia tetap bersikukuh ingin menjadi pacarmu walau dia tahu, kau itu suka gonta ganti pacar.” Nunuk yang tadinya menangis kini tertawa sendiri, “Anakku benar-benar bodoh karena telah tertipu oleh pesonamu!” Nunuk menatap tajam Leo dengan penuh kebencian.


Shena terperangah mendengar percakapan antara Leo dan pengasuhnya yang bernama Nunuk. Ia menebak-nebak siapakah putri dari wanita yang dipanggil Bibi oleh Leo. Sebab, ini bukanlah masalah biasa yang bisa diselesaikan hanya dengan berbicara. Pasti ada kesalahpahaman yang terjadi di antara mereka.


Mungkinkah ... gadis itu ... dia adalah Sasa?


Tiba-tiba beberapa orang masuk ke ruangan Shena dan memaksanya ke luar dari ruangan oleh beberapa penculik yang menyandera Shena. Gadis itu di seret dengan kasar ke sebuah ruangan yang di penuhi dengan komplotan penjahat yang menculiknya.


Di depan mata Shena, Leo di hajar habis-habisan oleh beberapa penjahat hingga terkapar di lantai. Gadis itu syok dan meronta-ronta agar terlepas dari cengkeraman penculik yang membawanya.


“Leooo ...,” teriak Shena seketika, gadis itu berlari menghampiri Leo dalam keadaan tangan terikat di belakang.


Shena langsung terduduk di sebelah Leo yang terluka. Leo menoleh ke arah Shena dan tersenyum manis padanya. Padahal, lukanya juga cukup parah karena habis dikeroyok.


“Shena, syukurlah kamu baik-baik saja, “ ucap Leo sambil berusaha merebahkan tubuhnya di samping Shena.


“Leo ....” Shena terlihat panik melihat banyaknya luka lebam di wajah tampan Leo. “Kenapa kamu datang kemari, ha? Lihat dirimu? Apa yang sedang terjadi? Kamu bisa saja mengabaikanku. Kenapa kamu kemari, ha? Jika kamu tidak datang, semua ini tidak akan terjadi? Kenapa kamu b0doh sekali?” teriak Shena antara marah, kesal tapi juga khawatir pada Leo.


****

__ADS_1


terimakasih buat semua yang bersedia membaca dan menunggu cerita ini ... semoga betah dan jangan bosan ya ..🙏🙏 terima kasih juga sudah memberikan dukungan yang bisa membuat penulis semangat untuk update lagi ..🙏🙏 eps. selanjutnya makin seru mohon bersabar ya .. karena masih dalam proses🤭🤭


salam manis dari penulis 😘😘


__ADS_2