
"Kenapa, kau hanya diam saja? Apa kau tidak percaya padaku?" tanya Shena dengan mata berkaca-kaca.
Namun, yang ditanya hanya diam seribu bahasa. Memarkan wajahnya yang dingin tanpa ekspresi apapun. Datar sedatar-datarnya.
"Kau sungguh tidak mau bicara padaku, huh? Aku hanya mencintaimu, Leo! Tidak ada yang lain," tegas Shena berusaha meyakinkan suaminya.
"Kalau kau benar-benar mencintaiku, harusnya kau tidak datang kemari!" Leo menatap Shena dengan kilatan api kemarahan yang sangat besar. "Pergilah, dan tinggalkan aku sendiri! Temui idolamu sana!"
Mulut Shena ternganga tak percaya mendengar ucapan Leo. Ia sungguh tidak tahu harus berbuat apa. Jujur saja, ini kali pertama dia melihat Leo marah kepadanya seperti ini. Bahkan hingga menyuruhnya pergi. Sebelumnya, Leo tidak pernah seperti ini. Semua jadi jelas sekarang, Leo tidak ingin melihat Shena lagi.
Tanpa berucap satu katapun lagi, perlahan Shena melangkah mundur, berjalan dan meninggalkan Leo seorang diri di sana. Namun, dari lubuk hati yang terdalam, Shena berharap, Leo mencegah kepergiannya, tapi ternyata suaminya itu hanya diam saja dan tetap berdiri di tempatnya.
Tiba-tiba saja, air mata Shena mengalir begitu deras. Loe menganggap Shena mengkhianati cintanya. Padahal, ia tidak bermaksud seperti itu. Meski ia mengidolakan kembaran Leo, hati dan cinta Shena tetap hanya untuk Leo dan sampai kapanpun, perasaan cinta itu tidak akan pernah berubah.
Dengan langkah gontai, Shena memutuskan tetap menyaksikan aksi panggung Cai Xukun di bangku penonton yang sudah tersedia untuknya. Shena sendiri juga tidak ingin menyia-nyiakan tiket konser yang sudah susah payah di dapat Laura.
Lagipula, Shena benar-benar potek sekarang, karena Leo marah besar padanya, ia juga butuh hiburan dan ketenangan. Satu-satunya yang bisa menghibur Shena saat ini hanyalah melihat konser idolanya yang wajahnya sama persis dengan Leo meski hatinya sedang kacau balau.
Anehnya, meski konser sudah di mulai, Shena tidak melihat Roy dan Laura, parasaannya juga jadi campur aduk tak karuan. Mungkin keduanya sedang pergi ke suatu tempat untuk menyelesaikan masalah mereka. Sedangkan Shena sendiri bingung harus berbuat apa. Ia sungguh tidak tahu apa yang akan Shena lakukan setelah ini karena Leo masih tidak mau bicara dengannya.
__ADS_1
Disaat semua orang berteriak histeris melihat aksi memukau Cai Xukun di atas panggung, hanya Shena seorang yang menangis karena memikirkan Leo. Suaminya, benar-benar marah padanya terlebih lagi Leo salah paham dengan perasannya. Beberapa orang yang ada di dekat Shena, jadi bingung sendiri melihat apa yang terjadi pada gadis itu, tapi mereka lebih memilih cuek dan menikmati konser artis idola mereka.
Begitu Cai Xukun beraksi di atas panggung, Shena semakin menangis tersedu-sedu. Gadis itu sama sekali tidak menyangka bakal berakhir bertengkar dengan Leo seperti ini. Rasanya benar-benar menyakitkan. Leo benar-benar marah pada Shena.
Tiba-tiba sebuah sapu tangan putih bertuliskan namanya dan juga nama Leo disodorkan di depan wajah Shena yang sudah sembab karena kebanyakan menangis. Shena terkejut karena orang yang memberikan sapu tangan tersebut adalah Leo, suaminya sendiri.
“Aku sudah janji padamu di depan makam mertuaku, tidak akan aku biarkan kau menangis lagi,” ucap Leo dengan lembut.
Shenapun langsung memeluk tubuh suaminya dengan erat dan terus menangis dipelukannya. Betapa bahagianya Shena saat ini karena Leo mau datang menghampirinya. Gadis itu sempat berpikir Leo bakal meninggalkannya sendirian di sini.
"Maafkan aku, Sayang. Aku janji tidak akan mengulangi kesalahanku lagi," isak Shena.
Pemandangan itu membuat orang-orang yang ada didekat Shena dan Leo jadi gemas sekaligus dongkol. Bagaimana tidak, sedang asyik-asyiknya melihat konser idola mereka malah ada sponsor dadakan yang menghalangi pandangan.
Apalagi beberapa diantara mereka menyadari bahwa wajah Leo, ternyata sangat mirip dengan artis idolanya yang kini masih beraksi di atas panggung. Semakin histerislah susana di tempat itu.
Suara teriakan hingar bingar, tak hanya ditujukan untuk artis Cai Xukun yang sedang menunjukkan aksi memukaunya di atas panggung, tetapi juga aksi Leo yang sok romantis pada Shena di depan semua orang.
Roy dan Laura yang baru datang jadi bingung dengan suasana heboh di acara konser ini. Mereka benar-benar terkejut setelah tahu sumber kehebohan itu, Laura bahkan terperangah ketika melihat Leo masih betah mencium Shena di tengah keramaian dalam hingar bingar aksi memukau artis idola Shena.
__ADS_1
"Daebak!" gumam Roy dan Laura bersamaan.
BERSAMBUNG
***
Leo
Cai Xukun yang beraksi di atas panggung
mampir juga di cerita terbaruku ya ...
dukung like, vote dan komentar nya juga..
terimakasih ... love you all
__ADS_1