
Leo benar-benar terkejut mengetahui bahwa orang yang mengetuk pintu kamarnya adalah orang yang mirip dengannya sekaligus artis idola Shena. Siapa lagi kalau bukan Cai Xukun. Leo tidak habis pikir, apa yang membawa orang itu datang kemari. Pikiran Leo langsung berubah negatif. Jadi, apapun alasan pria itu, Leo tidak akan membiarkan orang ini bertemu dengan istrinya.
“Pergi, kau!” usir Leo tanpa basa basi dan hendak menutup daun pintu, tapi langsung ditahan oleh Cai Xukun dengan tangannya.
“Tunggu! Please, cuma kalian berdua yang bisa membantuku!” artis itupun mencoba membujuk Leo agar mau menolongnya.
“Siapa Sayang ...,” tanya Shena yang langsung mengatupkan kedua tangan dimulutnya karena tak percaya melihat siapa yang datang. “Cai ... Xu-Kun?” Shena benar-benar terkejut setengah mati melihat siapa yang ada dihadapannya ini. Namun, ia mencoba mengontrol emosinya supaya Leo tidak cemburu dan mencoba bersikap biasa saja.
Melihat reaksi Shena yang sangat senang, mau tidak mau Leo mempersilakan artis idola Shena itu masuk ke dalam kamarnya walau dalam hati Leo lagi dongkol akut.
“Langsung saja, apa yang kau inginkan dari kami?” tatar Leo to the poin begitu artis idola Shena masuk ke dalam. Leo juga langsung mendudukkan Shena dipangkuannya agar bisa mengontrol pergerakan Shena. Dengan kata lain, Leo berjaga-jaga jangan sampai Shena hiteris berlebihan mengingat siapa tamu yang datang mengunjungi mereka.
“Kekasihku, Xiao Ling ... ia tidak ingin menemuiku lagi. Ia bilang, gara-gara aku ... ia salah menampar orang. Makanya aku datang mengajak kalian berdua untuk bertemu dengannya dan meluruskan masalah ini. Sungguh, aku sudah tidak tahu harus menggunakan cara apa lagi supaya aku bisa bertemu kembali dengannya.”
“Kau bisa menggunakan media, kenapa kau malah datang kemari?” tanya Leo dengan ketus. Sedangkan Shena hanya diam memerhatikan dan menyimak.
“Dia bukan wanita kalangan biasa. Dia putri salah satu konglomerat di negara ini. Jika aku menggunakan media tanpa izin mereka. Kau bisa bayangkan apa yang terjadi. Bukan karena takut popularitasku turun, tetapi kemungkinan besar kami tidak akan pernah bisa bersama lagi.”
“Huh, lalu apa hubungannya dengan kami? Aku heran, artis papan atas sekelas dirimu, tidak bisa menyelesaikan sendiri masalah kisah cintanya. Kau pikir aku dan Shena ini biro jodoh apa?” Leo benar-benar sewot kali ini. Kenapa ia tidak minta bantuan orang lain dan malah datang kemari.
“Aku hanya berpikir jika kalian berdua mau datang menemuinya, dan mau memaafkannya atas apa yang ia lakukan padamu, maka kami bisa membangun kembali hubungan ini. Hanya itu yang kini aku pikirkan. Tapi aku juga tidak memaksa kalian berdua. Maaf sudah mengganggu waktu istirahat kalian, permisi!” Xukun berdiri dan hendak pergi tapi dicegah oleh Shena.
__ADS_1
“Tunggu!” ucap Shena.
“Sayang, apa yang kamu lakukan?”tanya Leo marah.
Shena hanya menatap sekilas wajah Leo lalu beralih manatap tajam idolanya. “Aku akan menemuinya. Antarkan aku kesana,” ucap Shena yang langsung membuat Leo naik pitam. Ia bangun berdiri sehingga secara otomatis Shenapun juga ikut berdiri.
“Apa kamu sadar dengan apa yang kamu, katakan?” Leo terlihat benar-benar marah.
“Apa kamu lupa dengan apa yang kamu katakan padaku?” Shena malah mengajukan pertanyaan pada Leo dan tidak takut dengan kemarahan suaminya.
“Memangnya apa yang aku katakan padamu?” nada suara Leo mulai meninggi.
“Wanita aneh itu, kekasih artis idolaku itu ... kamu sendiri yang bilang, kalau ia mirip denganku. Seandainya posisi kita ditukar dengan mereka berdua. Aku yakin, kamu bakal melakukan hal yang sama seperti apa yang idolaku lakukan saat ini, bahkan bisa lebih dari ini. Aku hanya berusaha merasakan apa yang kamu rasakan seandainya itu yang terjadi padaku.” Shena berusaha menjelaskan pada Leo maksud dari tindakannya kali ini.
“Itu masalah mereka Sayang, kenapa kamu malah ikut campur?” Leo masih tidak terima dengan penjelasan Shena.
“Karena gadis itu merasa bersalah padamu, ia menghukum dirinya sendiri dengan merelakan hubungannya dengan idolaku ini untuk menebus kesalahannya. Ia tidak akan pernah memaafkan dirinya sendiri sebelum kita memaafkannya. Apa salahnya jika aku menemuinya dan membantu meluruskan masalah ini. Jika kamu tidak mau membantunya, maka aku sendiri yang akan menemui kekasih idolaku.” Shena hendak berjalan, tapi lengan Shena dicekal oleh Leo.
“Kamu tidak boleh pergi!” Leo menatap tajam mata Shena, sedangkan Shena sendiri sudah terlihat kesal dengan Leo yang masih saja cemburu padanya.
“Yang kulakukan saat ini bukan karena aku adalah fans beratnya, tetapi karena perasaan sesama wanita saja. Aku tahu bagaimana perasaan Xiao Lung saat ini? Jangan salah paham padaku, kamu tahu cuma kamu yang aku cintai, tidak ada yang lain.” Shena berusaha menjelaskan lagi supaya Leo mau mengizinkannya pergi.
__ADS_1
“Kamu tetap tidak boleh pergi ...,” Leo sengaja menggantung kalimatnya, “Tanpaku,” lanjut Leo sambil tersenyum simpul melihat wajah tegang didepannya. Shena sendiri terpana tak percaya kalau ternyata Leo mau menuruti keinginannya. Suaminya itu beralih menatap kembarannya sambil berkata, “Antar kami menemui kekasihmu itu!” ucap Leo dengan ekspresi datar sedatar permukan air kolam.
Senyum mengembang tergambar jelas di wajah Cai Xukun si artis idola Shena. Ketiganya keluar dari kamar dan menuju ke lokasi tempat tinggal Xiao Lung.
****
Sesampainya di lokasi tempat tinggal kekasih Cai Xukun, Shena langsung takjub melihat bangunan rumahnya yang megah dan mewah layaknya istana putri raja. Meski bukan pertama kali Shena melihat bangunan mewah, tetap saja ia kagum akan keindahan interior rumah konglomerat yang ada dihadapannya.
Begitu memasuki pintu gerbang, beberapa pengawal rumah menghentikan laju kendaraan mereka dan menanyakan identitas mereka semua.
Leo menghentikan mobilnya sambil menunggu antrian. Ia agak terkejut karena tiba-tiba saja, ada sedikit keributan di depan. “Ada apa lagi ini?” Leo melepas sabuk pengamannya dan sabuk pengaman Shena sebelum keluar dari mobilnya. “Ayo ikut aku, Sayang. Tidak akan aku biarkan kamu jauh dariku.” Leo menggandeng tangan istrinya dan mengecek apa yang terjadi di depan.
Leo mengamati keadaan sekitar dan ada yang sedikit mencurigakan. Sepertinya, ada yang aneh di tempat ini. Para pengawal itu juga seperti bukan pengawal resmi. Dari postur tubuh mereka, malah terlihat seperti kumpulan para preman bayaran. Namun, Leo tidak ingin bertindak gegabah. Ia tidak ingin membahayakan Shena walaupun Leo tahu kalau saat ini, mereka sedang berada bersama dengan orang-orang yang berbahaya. Leo yakin, pasti sedang terjadi sesuatu di dalam istana itu.
Sesuatu yang besar dan berbahaya. Leo juga melihat ada beberapa senjata api yang ia kenal siapa pemiliknya. Dan cowok itu tersenyum simpul karena telah menemukan sesuatu yang menarik. “Ayah pasti senang dengan apa yang aku dapat sekarang,” gumam Leo pada dirinya sendiri sambil menatap Shena yang juga menatapnya bingung.
BERSAMBUNG
***
dukung like, vote dan komentarnya ya .. terimakasih...
__ADS_1
mampir juga di cerita baruku ya. .