Playboy Jatuh Cinta (The King In Love)

Playboy Jatuh Cinta (The King In Love)
episode 113 Getaran Cinta


__ADS_3

“Dia masuk, Paman.” Xiaonai memberitahu pamannya bahwa tamu yang sedang mereka tunggu sudah datang.


Tamu spesial Byon kali ini tidak datang melalui pintu masuk rumahnya seperti halnya Beni tadi. Tapi, tamu ini datang melalui sebuah jaringan yang menembus sistem keamanan rumah Byon dan keluarganya. Beruntung ada Xiaonai yang siap memerangi semua jaringan yang hendak merusak sistem keamanan keluarga besar Pyordova.


Hanya atas izin Xiaonai saja, seseorang itu baru bisa mengirim pesan lewat jaringan yang dia inginkan. Seperti yang dilakukan Xiaonai saat ini. Ia mengizinkan tamu spesial Byon untuk memasuki jaringannya. Selama ada Xiaonai, tidak akan ada hacker manapun yang bisa menghack sistem keamanan keluarga Pyordova dalam bentuk apapun.


Byon, yang dari tadi standby di samping keponakannya, langsung menyalakan monitor dari remote control yang sedang ia pegang. Ia menyaksikan sebuah video seseorang yang sangat ia kenal. Video itu berisi pesan dari musuh bebuyutannya yang kini sudah berhasil melarikan diri dari penjara dan sudah membawa Carlos kabur bersamanya, yaitu Kenzo.


Inti dari pesan itu adalah, Kenzo akan membalas dendam pada keluarga Pyrdova terutama pada Leo karena sudah membuatnya marah. Begitu pesan itu berakhir, layar monitor Byon langsung meledak sehingga rekaman pesan dari Kenzo tidak bisa dijadikan bukti.


Namun, Xiaonai yang sudah memprediksi kalau hal itu bakal terjadi sudah merekam video itu dari layar ponselnya saat Byon menyaksikan pesan dari Kenzo di layar monitor.


“Cepat lacak keberadaannya,” perintah Byon dengan ekspresi tenang seperti biasa. Tidak ada rasa panik atau khawatir dengan ancaman Kenzo yang ingin membalas dendam pada Leo, putranya. Bagi Byon, Kenzo hanya binatang berwujud manusia yang tidak punya hati. Meski begitu, cepat atau lambat, Kenzo akan tetap mati jika memang saatnya sudah tiba, entah itu ditangannya sendiri, atau ditangan orang lain.


“Dia membajak sistem jaringan di kantor polisi pusat sebelum berhasil melarikan diri, pasti ada orang dalam yang membantunya, intinya ada anak buah Kenzo yang menyamar sebagai polisi di mana Kenzo di tahan. Sayangnya, saat ini dia dan kelompoknya tidak membawa alat komunkasi apapun sehingga keberadaannya sulit sekali diketahui. Tapi aku sudah memasang pengaman pada setiap jaringan yang ada. Jika suatu hari nanti dia menghubungi seseorang melalui alat komunikasi apapun, pasti akan langsug terdeteksi dari sistem ini.” Xionai menjelaskan sistem yang ia gunakan pada pamannya, Byon.


Byon pun mengangguk senang. “Ehm, kerja bagus Xiaonai, kau memang masternya. Pergilah dan ikutlah meramaikan pesta Leo dan Shena. Sisanya, biar nanti aku sendiri yang mengurusnya.” Byon menatap layar monitor yang baru saja dipakai oleh Xiaonai.


“Apa sebaiknya, paman memberitahu Leo dan Refald? Supaya mereka mulai waspada dari sekarang.”


“Tidak untuk saat ini, biarkan Leo menikmati pernikahannya dulu sampai kekuatan Refald kembali pulih. Aku yakin Kenzo tidak akan berani muncul dalam waktu dekat ini. Untuk sementara, biarkan dia menikmati sisa hidupnya dengan bersembunyi dimanapun dia berada. Kita tidak perlu buru-buru mengusiknya, dan juga biarkan para muda mudi itu menikmati masa bahagia mereka. Oh iya, selamat juga untuk kalian berdua, sebentar lagi kau juga akan jadi ayah seperti Refald.” Byon menepuk pelan bahu keponakannya.


“Terima kasih Paman, kalau begitu, kami permisi dulu.” Xiaonai menggandeng tangan Wei wei menuju ruang pesta Leo dan Shena.


“Apa rencana paman selanjutnya?” tanya Wei wei saat keduanya berjalan di koridor sebelum sampai di ruang pesta Shena dan Leo.


“Tidak ada yang tahu seperti apa rencana Paman. Dia selalu membereskan musuh-musuhnya dengan rapi, dan aman tanpa ada yang tahu jejaknya.”

__ADS_1


“Pamanmu benar-benar luar biasa, tapi kau juga sangat hebat.” Wei wei mengacungkan kedua jempolnya untuk suaminya yang langsung disambut kecupan mesra dari Xiaonai.


****


Shena membuka sedikit pintu kamar Laura yang sedang berbaring di ranjangnya dan di temani Roy yang duduk disampingnya. Gadis itu mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam ruangan karena melihat Roy sedang menggenggam erat tangan Laura.


Shena tidak ingin mengganggu mereka berdua jadi ia menutup kembali pintu kamar Laura dengan pelan agar keduanya tidak merasa terganggu. Shena enggan masuk kembali ke ruang pesta karena ia masih merasa belum pantas berbaur dengan seluruh keluarga Leo yang sangat luar biasa itu. Apalagi, Fey dan Refald sudah kembali ke kamar mereka untuk beristirahat.


Shena memutuskan untuk berjalan-jalan di taman sambil menghirup udara segar kebebesan. Taman luas yang ada di halaman depan istana Leo benar-benar indah dan menakjubkan. Meski suasana sudah malam, tapi pemandangannya tetap sangat mempesona.


Malam ini, Shena sangat bahagia. Karena untuk pertama kali dalam hidupnya ia benar-benar merasakan sebuah kasih sayang keluarga yang sesungguhnya. Ditambah lagi, ia sudah akan memulai hidup baru bersama orang yang dia cintai untuk selamanya. Hari ini, Shena seolah mendapatkan kembali keluarga kecilnya yang dulu sempat hilang dari hidupnya sejak ia masih kecil.


Shena duduk di tepi kolam air mancur sambil memainkan gemericik air dengan tanganya. Senyum mengembang di wajahnya terlihat jelas saat ia melihat potret wajahnya sendiri di dalam air kolam itu.


Tiba-tiba saja sebuah jas hitam menyelimuti bahunya sehingga membuat Shena terkejut sekaligus bahagia karena orang yang menyelimuti bahunya dengan jaz hitam itu adalah suaminya sendiri, Leo.


“Aku hanya ingin menghirup udara segar. Aku rasa, sekarang sudah aman, jadi aku bisa berjalan-halan sebentar di sini,” jawab Shena sambil memegang tangan Leo yang melingkar didadanya.


“Kau tidak lelah? Bagaimana kalu kita istirahat di kamar?”


“Ehm, aku masih ingin di sini sebentar, jika kamu lelah, istirahatlah dulu, nanti aku akan menyusul.”


“Bagaimana bisa aku meninggalkan istriku di sini sendirian? Aku akan menemanimu, sampai kamu siap untuk ... tidur bersamaku.” Leo memeluk tubuh Shena dengan erat.


Perlahan, Shena melepas pelukan Leo lalu berbalik badan menghadap suaminya. Gadis itu melingkarkan tangannya di leher orang yang amat sangat dicintainya. Leopun melingkarkan tangannya di pinggang Shena seolah keduanya sedang berdansa bersama.


“Leo, ah bukan, suamiku ... bolehkah aku tanya sesuatu?” Shena menatap mata Leo yang juga menatapnya.

__ADS_1


“Tentu saja, tanyakan apapun yang ingin kamu tanyakan, Sayang.”


“Bagaimana bisa kamu tahu kalau aku adalah ... gadis kecil yang dulu pernah menyelamatkan nyawamu saat kau masih kecil? Padahal kita sudah lama sekali tidak pernah betemu. Bahkan aku saja tidak mengenalimu.”


Leo mengecup kening Shena dengan mesra sebelum menjawab pertanyaan istrinya. “Itu karena aku merasakan sebuah getaran yang sama seperti saat aku masih kecil ketika aku berdekatan denganmu. Aku rasa getaran itulah yang dinamakan dengan perasaan cinta. Saat aku kehilangan jejakmu, Aku mendekati semua wanita yang aku temui, berharap aku bisa merasakan getaran yang sama seperti saat aku berada didekatmu saat masih kecil. Sayangnya, dari sekian banyak wanita yang pernah berkencan denganku, aku tidak pernah merasakan getaran apapun. Sangat berbeda jika aku berdekatan denganmu.


Sampai akhirnya aku bertemu denganmu, atau tanpa sengaja kita berpapasan, tiba-tiba saja jantungku berdetak sangat kencang, getaran itu sama seperti yang kurasakan saat aku masih kecil dulu ketika berdekatan dengan gadis yang pernah menyelamatkan nyawaku. Dari situ aku mulai mencari tahu siapa kamu dan aku terkejut namamu sama persis dengan nama gadis yang pernah menyelamatku.


Sayangnya, kamu tidak mengenaliku dan malah membenciku karena reputasiku sebagai playboy yang suka gonta ganti pacar. Aku terpaksa harus memutar otakku untuk bisa mendapatkanmu bagaimanapun caranya. Tidak peduli kamu menyukaiku atau tidak, kamu harus menjadi milikku walaupun itu harus dengan cara terpaksa.


Dan sekarang, aku sudah memilikimu seutuhnya, aku memiliki cintamu dan kita berdua juga sudah disatukan dalam sebuah ikatan suci yang membuat jiwa dan hati kita bersatu sebentar lagi.


Aku ... sangat mencintaimu Shena. Cuma kamulah satu-satunya wanita yang aku inginkan di dunia ini. Aku tidak ingin kehilanganmu lagi. Mulai hari ini, kita akan hidup bersama selamanya. Kita akan melalui hari-hari indah bersama. Suka duka bersama dan banyak lagi hal-hal yang akan kita lakukan bersama-sama.


Apa kau bersedia hidup bersamaku untuk selamanya, Sayang? Punya banyak anak dan menjalani kehidupan kita sehari-sehari sampai masa tua kita?” Leo mengecup kedua punggung tangan Shena lalu mengusap lembut pipinya.


Shena sendiri langsung berkaca-kaca mendengar kalimat panjang lebar dan tinggi Leo yang begitu menyentuh hati Shena. Gadis itu tersenyum sambil merebahkan kepalanya di dada Leo. Ia menangis dipelukan suaminya karena saking terharunya. Kata-kata Leo benar-benar membuat Shena terlena. Wanita mana yang tidak kelepek-kelepek jika suaminya bersikap romantis habis seperti Leo. Tiba-tiba saja, Shena jadi merasa malu sendiri.


Tanpa banyak bicara lagi, Leo menggendong Shena dan membawanya ke kamar yang sudah disediakan khusus untuk keduanya.


****


Wauuuuwww, ngapain ya mereka Hehehehe ... tunggu adegan selanjunyaaaa ya ...


Dukungan kalian dengan vote, like dan komentar selalu membuatku semangat untuk terus up kisah Shena dan Leo, terima kasih semuanya, love you all ...


Episode selanjutnya adegan itu ya ... tahu kan? Pasti udah gak sabar nunggu. Berhubung ada yang ngasih aku tips dan juga banyaknya vote sampai bikin aku terhuraaa, episode MP-nya akan aku up setelah ini. mohon sabar menunggu ya ...

__ADS_1


__ADS_2