
Haloo Semua, akhirnya babang Refald menyusul adeknya si Leo buat nyusul cetak ....
Seperti apa ya ... yuk kepoin 😍😍 karena di part ini apa part spesialnya ...
PART SPESIAL NOVEL CETAK PUTRA RAJA
(Khusus ada di novel cetaknya)
berikut adalah cuplikan part spesialnya. Yang penasaran yuk buruan beli 😍
Part Spesial
“Refald, gadis itu … gadis penari yang sedang menari itu … sepertinya … dia … minta tolong padaku.” Aku mulai mengutarakan apa yang kurasakan dan kulihat pada Refald.
“Aku tahu, tapi kau tak bisa ikut campur apapun di dunia lain ini, Honey. Sebab, ini bukan wilayahku. Kau bisa tetap hidup dan aman karena di dunia lain ini, kau dikenal sebagai istriku. Makanya para dedemit di sini tak bisa menyakitimu. Namun, jika kau ikut campur urusan mereka, maka segala peraturan yang sudah dibuat, tak berlaku lagi.” Refald menjelaskan apa yang harus dan tidak harus dilakukan selama kami ada di dunia lain entah karena alasan apa.
__ADS_1
Irama gamelanpun selesai dan para penari itu duduk di sebuah tangga tepat di bawah singgasana yang sepertinya, itu adalah singgasana Ratu Badaharui seperti yang Refald beritahukan padaku. Aku baru sadar, kalau aku dan Refald juga duduk disinggasana panjang, tapi posisinya lebih rendah dari singgasana yang dimiliki sang penguasa wilayah ini.
Mataku tak bisa lepas dari pandangan mata sang penari, yang terus menangis tanpa henti. Ingin sekali bertanya dan menenangkan gadis penari itu meski kami sudah berbeda alam. Namun, niatku kuurungkan karena Refald terus menggenggam erat tanganku dengan perlindungan ketatnya.
Maaf Nona, aku tak bisa membantu, batinku sedih.
Seolah mengerti apa yang kupikirkan, gadis penari itu semakin menangis tersedu-sedu. Aku terkejut, tapi yang lebih mengejutkan, tak ada seorangpun peduli pada tangisan gadis itu. Wajah mereka semua sangat datar tanpa ada ekspresi apapun, mereka semua terkendali dengan baik dan itu bukanlah jiwa mereka yang asli.
Sungguh, tempat ini benar-benar seperti neraka yang sangat menakutkan. Tidak salah lagi, mereka semua adalah budak dari penguasa wilayah ini.
Tak berselang lama, sesosok ular berukuran besar bagaikan naga, datang dan langsung berubah wujud menjadi wanita paling cantik di istana ini. Pakaian yang ia kenakan, sama seperti yang dikenakan para penarinya. Semua abdinya bersimpuh dan menundukkan kepalanya begitu sang ratu mereka datang.
Aku bisa merasakan aura hitam menyelimuti seluruh tubuh sosok wanita ular atau mungkin ia adalah siluman ular yang menjelma jadi wanita cantik penguasa wilayah ini. Auranya sangat menakutkan meskipun wajahnya sangat cantik rupawan. Di samping wanita itu, ada sesosok pria berwajah pucat pasi tanpa ekspresi. Ia tak punya emosi apapun dan pandangan matanya kosong seolah ia hanyalah patung yang menjadi pajangan ratu di dunia alam ghaib ini.
“Maafkan saya Ratu,” seru Refald dengan suara lembutnya yang merdu. “Saya tidak bermaksud menolak undangan Ratu, tapi … kami mencari waktu tepat untuk kami berdua, berkunjung ke wilayah ini. Maaf jika kedatangan kami kemari tak direncanakan sebelumnya dan mengganggu ketenangan Ratu.” Refald berbicara dengan lantang dan tenang. Genggaman tangannya di tanganku, semakin mengerat.
“Kau pandai sekali menyembunyikan istrimu dari semua pasukanku, Pangeran. Huh, aku akui, kau pangeran dedemit terhebat yang pernah aku temui. Darah istrimu, mengalir darah wanita paling agung yang aku kagumi dan aku sangat menginginkannya. Aku suka saat dia masih perawan, tapi sekarang, ia sudah menjadi istri ghaibmu. Sangat sulit bagiku, untuk menjadikannya bagian dari para penari-penariku …. hahahahahaha …” tawa Ratu yang dipercayai sebagai ratu Badaharui itu terdengar kencang dan lantang sehingga membuat bulu kudukku semakin berdiri merinding disko.
__ADS_1
Ratu itu mengincarku? Jeritku dalam hati antara percaya dan tidak percaya. Jika saja aku tak berada dalam perlindungan Refald, bisa jadi aku merupakan bagian dari penari-penari yang duduk manis di bawah kaki sang Ratu cantik tapi menakutkan itu.
Sekarang aku mengerti, inilah alasan Refald tak mengizinkanku ikut wisata sekolah di mana jalur yang kami lewati akan melewati alam ghaib yang dikuasai oleh Ratu Badaharui. Sejak awal, Refald tahu kalau ratu makhluk astral tak kasat itu mengincarku, makanya ia memberikan perlindungan ekstranya sekembalinya kami dari Jerman kala itu.
“Kita sudah buat kesepakatan sebelumnya, Ratu. Aku dan istriku takkan pernah mencampuri urusan kerajaanmu selama Anda juga tak mengusik ketenangan dan kebahagiaan kami.” Refald mengingatkan aturan dunia ghaibnya.
“Inilah yang sangat kusuka darimu, Pangeran. Tapi aku penasaran, apakah aku harus membunuhmu di sini, supaya aku … bisa menjadikan istrimu sebagai penariku dan kubuat dia menjadi penerusku. Hahahaha …” Ratu Badaharui itu tertawa lepas. Tapi bagiku, ada makna tersembunyi didalamnya meskipun itu hanyalah sebuah peringatan berbungkus candaan.
“Itu takkan pernah terjadi Ratu, Anda takkan bisa membunuhku ataupun mencoba menjadikan istriku sebagai bagian dari kerajaanmu. Anda tahu betul konsekuensi yang bakal Anda terima bila nekat melakukan hal itu. Saya rasa, kami tidak bisa lama-lama di sini, kami harus segera pergi.” Refald bersikap bijak dan tak terpancing sedikitpun. Ia mungkin tahu kalau Ratu di kerajaan ghaib ini mencoba memprovokasinya untuk memulai kericuhan.
Mata merah Ratu Badaharui langsung menatap tajam Refald sehingga suasana menjadi tegang. Orang-orang alias para makhluk astral yang ada didepanku tiba-tiba saja berbalik badan menatapku dan Refald lekat-lekat. Betapa terkejutnya aku ketika tahu wajah orang-orang itu begitu mengerikan dan tak beraturan, tak seperti para pasukan dedemit Refald yang menawan. Darah dan luka, ada disekujur tubuh wujud dedemit itu. Siapapun yang melihat mereka, pasti ingin muntah dan bahkan pingsan. Mereka benar-benar mengerikan lebih dari makhluk paling mengerikan yang pernah kulihat.
“Refald!” aku menggamit lengannya erat-erat. Sungguh aku sangat takut sekali.
“Tenanglah Honey. Mereka semua yang ada di sini, takkan bisa melukai kita.” Refald menatap waspada semua makhluk yang ada dihadapannya sembari menenangkanku.
.......................
__ADS_1
LANJUTAN KISAH INI AS DI NOVEL CETAKNYA YA ...
YUK BURUAN BELI 😍😍