
Leo datang menghampiri Cai Xukun yang sedang berdebat dengan beberapa pengawal rumah ini. Suami Shena itu membisikkan sesuatu di telinga artis idola Shena. Untuk beberapa saat artis itupun tertegun, tapi ia cepat mengerti maksud Leo dan kembali masuk ke dalam mobilnya.
“Sorry, Sir. Kami akan pergi dari sini. Maaf sudah mengganggu kenyamanan kalian semua, permisi,” ucap Leo tanpa melepas kacamata hitamnya sehingga ia bisa menghafal semua nama dan juga plat nomer semua kendaraan para pengawal gadungan ini.
Setelah menghafal dan merekam semua ke dalam otaknya, Leo pun menggandeng tangan istrinya sambil mengamati sekeliling, ia pun masuk ke dalam mobil dan berbalik arah meninggalkan istana bermasalah itu.
“Ada apa, Sayang. Kenapa kita malah putar balik?” tanya Shena masih bingung dengan tindakan suaminya. “Dan apa yang kau bisikkan padanya?”
“Rumah itu sedang disandera, Sayang. Kita tidak bisa masuk kesana, tapi kamu tenang saja, karena aku tahu siapa pelakunya ... mereka semua adalah orang yang dicari-cari oleh ayahku sejak lama,” terang Leo sambil fokus menyetir. Anehnya, Leo malah tersenyum senang seolah baru saja menemukan harta karun paling berharga.
“Apa? Jelaskan apa maksudmu? Bagaimana bisa? Berarti mereka semua yang ada di dalam rumah itu sedang dalam bahaya? Kenapa kita tidak menyelamatkan mereka? Dan kenapa kau malah senang?” Shena heran melihat tingkah laku suaminya yang terkesan menikmati apa yang sedang terjadi di rumah itu.
“Akan aku jelaskan nanti, Sayang. Sepertinya babymoon kita kali ini jadi lebih seru dan menyenangkan, tapi kamu tidak boleh jauh-jauh dariku. Tetap selalu ada didekatku, walau apapun yang terjadi, oke.” Leo mengusap lembut rambut istrinya sambil tersenyum senang seolah sedang mendapat mainan baru.
“Kau yakin ini tidak akan berbahaya?” Shena tidak yakin dengan apa yang ada dalam pikiran suaminya saat ini.
“Sayang, kamu lupa dengan siapa kamu menikah dan seperti apa keluarga suamimu ini. Kamu harus membayarku dengan mahal karena sudah bersedia mengeluarkan keahlianku dalam membasmi kecoak yang mengganggu kehidupan kekasih artis idolamu itu.”
Kalau suaminya berkata seperti itu, artinya akan ada pertunjukan seru yang mau dilakukan Leo. Untuk kesekian kalinya, Shena kembali merasakan jiwa gengster Leo keluar lagi.
“Apa aku boleh terlibat? Kenapa aku merasa bakal seru?” Shena jadi bersemangat kalau menyangkut artis idolanya dan kegilaan Leo lainnya.
“Tentu, selama kamu dalam pengawasanku. Dan tentu saja, Leo junior kita harus tetap baik-baik saja,” Leo mengelus lembut perut Shena sambil berkata, “Lihatlah aksi seru ayahmu ini, Sayang. Ini akan jadi momen seru kami sambil menunggu kehadiranmu ke dunia.” Leo tersenyum manis menatap Shena yang juga ikut tersenyum juga.
Kedua tangan Shena dan Leo saling bertautan mengusap lembut perut Shena yang sudah mulai sedikit lebih berisi dari sebelumnya. Leo kembali memerhatikan jalan dan terus melaju kencang.
__ADS_1
Leo berhenti disebuah tempat dimana artis papan atas Cai Xukun, sang idola Shena sedang menunggu mereka. Suami Shena itu tidak langsung turun dan masih standby di dalam mobil sambil menelepon seseorang, ia menatap tajam Xukun yang bediri di samping mobil ferarrinya. Mereka semua kini ada disebuah dermaga yang sepi dan tak berpenghuni.
“Pak Bas,” ucap Leo pada orang yang diteleponnya. “Dengarkan apa yang aku katakan. Kumpulkan semua pasukan ayah ke Sahanghai China. Jangan sampai ada yang curiga ... beritahu ayahku, kalau aku menemukan teman lamanya yang paling ia cinta. Aku akan menunggunya di sini bersama Shena sambil bermain-main sebentar dengan mereka. Jangan sampai terlambat ... ehm, aku akan menjaga istri dan calon anakku dengan baik, paman tenang saja.” Leo menutup sambungannya dan memberi kode pada Xukun agar masuk ke dalam mobilnya.
Shena sendiri masih tidak percaya, karena kini ia duduk satu mobil dengan dua orang paling spesial bagi Shena. Satu adalah artis idolanya, satunya lagi adalah suami hebatnya. Wah, sempurna sekali hidup Shena hari ini, tapi Shena berusaha bersikap biasa saja supaya Leo tidak lagi marah padanya walau dalam hati Shena saat ini, ia sedang jingkrak-jingkrak kegirangan.
Ingin rasanya ia menelepon Laura dan berbagi kebahagiaan ini dengannya, tapi niat itu Shena urungkan karena saat ini, sahabatnya itu pasti sedang berbulan madu dan Shena tidak ingin merusak momen bahagia Roy dan Laura.
“Apa yang kau katakan itu benar?” Xukun mulai bertanya pada Leo untuk memastikan informasi yang Leo bisikkan tadi. “Bagaimana kau bisa tahu kalau kekasihku sedang disandera?” tanya artis itu. Reaksinya sama seperti reaksi Shena saat mengetahui kabar mencengangkan ini.
“Ehm, itu benar. Permainan mereka juga sangat rapi sehingga tidak ada yang curiga pada mereka. Namun, Aku tahu dari senjata yang mereka gunakan, dan aku juga kenal beberapa orang yang menjadi bos para pengawal gadungan yang menyandera rumah kekasihmu.”
“Apa maksudmu? Aku sama sekali tidak mengerti.”
“Pemimpin orang yang menyandera kekasihmu, adalah orang yang dicari ayahku karena sudah banyak menggelapkan senjata api yang dibuat oleh perusahaan ayahku di Eropa. Selama ini, mereka bersembunyi dan berpindah-pindah tempat sehingga sulit sekali untuk dilacak. Tidak kusangka, mereka malah berada di sini.”
“Tentu saja, aku tahu semua jenis senjata apa saja yang diproduksi oleh perusahaan ayahku. Salah satu senjata itu adalah senjata yang digunakan oleh seluruh pengawal yang kita temui tadi. Senjata itu memang berbeda dengan yang lainnya dan mereka semua berhasil mencurinya dan mengembangkannya sendiri, tapi ayahku sudah menciptakan senjata baru dan pastinya bisa mengalahkan senjata yang sudah dicuri oleh orang itu.”
“Lalu, bagaiman dengan kekasihku? Sepertinya mereka sangat berbahaya? Aku takut terjadi sesuatu padanya jika tidak segera menyelamatkannya.”
“Aku rasa, semua orang yang ada di dalam rumah itu semuanya baik-baik saja, mungkin hanya dikendalikan saja oleh mereka untuk menutupi kedoknya. Mereka tidak akan membunuh siapapun kalau tidak ingin kedoknya terbongkar. Kemungkinan besar kekasihmu tidak mau lagi menemuimu karena ia tidak diperbolehkan berhubungan dengan orang luar.”
“Lalu, apa rencanamu?”
“Banyak! Kita akan gunakan popularitasmu sebagai seorang artis papan atas terkenal. Dan juga kecantikan istriku yang menggemaskan serta keahlianku dalam membuat onar. Bagaimana? Kau mau bermain-main dengan kami?’ tanya Leo pada artis idola Shena.
__ADS_1
“Apa kau yakin rencanamu akan berhasil? Bagaimana kalau kita lapor polisi saja? Itu jauh lebih aman untuk kita semua.” sepertinya artis idola Shena ini belum tahu siapa Leo sebenarnya.
“Polisi tidak akan berguna bila berhadapan dengan orang seperti mereka. Pemimpin mereka sangat kuat dan berkuasa. Huh, tetapi ia sangat bodoh.” Leo tersenyum kecut membayangkan wajah bodoh teman lama ayahnya. “Tujuan utama kita adalah menyelamatkan kekasihmu dan orang-orang terdekatnya agar bisa keluar dari rumah itu. Sisanya serahkan padaku dan juga ayahku.” Leopun menjabarkan semua rencana yang akan mereka lakukan untuk menyelamatkan kekasih artis idola Shena sekaligus, menangkap orang yang selama ini sudah dicari-cari oleh ayahnya.
Shena, sangat takjub dengan kecerdasan suaminya dalam menyusun rencana hanya dalam waktu sekejap. Bahkan Shena sendiri mulai berimajiasi membayangkan dua orang kembar ini berada dalam satu foto yang sama. Mereka berdua benar-benar mirip, tapi bagi Shena ... Leo lah yang paling keren baginya, dan suaminya itu adalah idola Shena sesungguhnya.
“Bagaimana? Kau siap?” tanya Leo di akhir penjelasan rencananya.
“Siap! Aku akan membalas kebaikan kalian berdua. Baiklah, aku pergi sekarang.” Xukun pun keluar dari dalam mobil dan kembali ke mobilnya untuk menyiapkan rencana tahap pertama.
Sedangkan Shena dan Leo kembali ke hotel mereka untuk beristirahat sekaligus menyiapkan segala sesuatu yang mereka butuhkan untuk bermain-main dengan para mafia berbahaya itu.
BERSAMBUNG
****
dukung like, vote dan komentarnya ya. .. love you all
bayangan Shena saat Leo dan idolanya foto bersama hehehe ..
bantu promosiin temen lagi ya. .
__ADS_1
jaanga lupa mampir ya ...