Playboy Jatuh Cinta (The King In Love)

Playboy Jatuh Cinta (The King In Love)
episode 171


__ADS_3

Leo dan Shena sukses membuat kehebohan dengan membuat gempar banyaknya berita yang langsung jadi trending topik di situs forum kampus mereka. Keduanya, langsung melesat pergi setelah meninggalkan kesan sok sweet dihadapan seluruh teman-temannya.


“Sekarang, jelaskan padaku ada apa ini? Kenapa kamu kelihatan gelisah sekali?” tanya Shena saat mereka ada di dalam mobil Ferrarinya Leo.


“Carlos sudah mulai beraksi menyerang musuh-musuhnya. Tidak menuntut kemungkinan, sasaran dia berikutnya adaah kita. Makanya kamu tidak boleh kamana-mana kecuali sama aku.” Leo menjelaskan sambil fokus menyetir.


“Tapi siapa Carlos? Dari dulu kamu tidak pernah mau menjelaskan siapa dia.”


“Dia putra dari anak buah ayahku yang melakukan korupsi diperusahaan Ayah. Aku berhasil menjebloskannya ke penjara tepat setelah sehari pertunangan kita, apa kamu ingat? Dan Carlos adalah orang yang menembakmu waktu itu. Dia, juga sangat terobsesi ingin merebutmu dariku. Makanya ia menghasut bibi Nunuk supaya mau bekerja sama dengannya dan menculikmu. Carlos berniat membunuhku agar ia bisa memilikimu seutuhnya. Tapi, rencananya gagal. Di detik terakhir sebelum ia membunuhku, Roy berhasil menembaknya sampai akhirnya sekarat. Dan yang lebih mengejutkan lagi adalah, Carlos ternyata keponakan Kenzo.”


“Apa? Jadi, dia juga ada hubungannya dengan Kenzo? Bukankah Kenzo itu ... musuhnya tuan Malik? Orang yang menculikmu dan membunuh orang tuaku?” Shena terkejut mendengar fakta baru dari Leo. Ia bahkan tidak percaya ada kebetulan semacam ini.


“Iya, dan Carlos adalah keponakannya. Dia sudah berhasil membuat onar, dengan menabrak kak Anita, mantan bibi iparnya sendiri.”


“Apa?” Shena semakin terperangah tak percaya dengan apa yang dikatakan Leo, sungguh ini kebetulan yang kejam. Shena tidak menyangka, musuh Leo ternyata musuh tuan Malik juga, dan sekarang, mereka berdua sedang dalam bahaya besar. Itulah kenapa Leo meminta Shena untuk tidak keluar kemana-mana sendirian tanpanya. “Apa sekarang kamu akan menemui tuan Malik? Bolehkah aku ikut denganmu?”


“Tidak, Sayang. Kamu sedang hamil dan butuh banyak istirahat. Akan lebih aman bagimu jika tetap berada di rumah. Biar semua masalah ini aku yang mengurusnya. Kamu jangan khawatir, oke. Itulah kenapa Xiaonai datang kemari. Kami sedang mencari tahu dimana keberadaannya sekarang, begitu dapat, aku akan mengerahkan seluruh anak buahku untuk menghancurkannya. Tapi sebelum itu, aku akan menemui tuan Malik dulu dan juga bicara pada bibi Jenny.”


Shena kecewa karena ia tidak diizinkan ikut dengan Leo, tapi apa yang dikatakan suaminya memang benar. Dalam situasi genting seperti ini, akan lebih baik jika dia diam di rumah supaya Leo tidak khawatir padanya dan bisa lebih berkosentrasi mengalahkan musuh-musuhnya. “Baiklah, hati-hati, Sayang. aku akan menunggumu pulang. Kabari aku jika terjadi sesuatu dan sampaikan salamku untuk bibi Jenny. Katakan kalau aku sangat merindukannya.” Shena merebahkan kepalanya di bahu Leo dan langsung mendapat kecupan manis dari Leo.


“Ehm, pasti akan aku sampaikan. Aku akan menemanimu sebentar, baru aku akan pergi.”


Begitu sampai di rumah, Leo menggendong Shena masuk ke dalam kamar dan menungguinya makan, setelah itu Leo juga menemani Shena hingga istrinya itu terlelap di pelukannya. Sebelum pergi, Leo mencium perut Shena yang masih rata dan lanjut mencium kening istrinya.

__ADS_1


“Aku akan kembali, Sayang. Sampai ketemu lagi, nanti.” Leo mengusap lembut rambut Shena dan pergi ke ruangan Xiaonai sebentar, dia juga menelepon ayahnya yang sedang ada di luar kota untuk memberitahu situasi genting yang sedang terjadi saat ini.


“Bagaimana dengan Shena, apa dia baik-baik saja?” tanya Byon dari seberang sana.


“Dia baik-baik saja, Ayah. Sekarang dia sedang tidur, ada Xiaonai dan istrinya di sini. Aku akan keluar sebentar. Kapan Ayah akan pulang?” tanya Leo.


“Sebentar lagi, baiklah kau urus semuanya dulu. Kerahkan semua anak buah kita untuk menangkap bajingaan itu, jangan biarkan dia lolos,” pinta Byon pada Leo.


“Baik, Ayah.” Leo menutup sambungan teleponnya, dan beralih menatap Xiaonai yang masih melacak di mana keberadaan Carlos saat ini. Bagaimana? Kau sudah menemukan lokasinya?” tanya Leo.


“Ehm, 10 menit lagi. Aku akan mengirimkannya langsung ke ponselmu. Bukankah kau tadi bilang ada urusan? Pergilah, aku akan menjaga Shena di sini.”


“Baiklah, titip dia ya, Kak. Dimana Kakak ipar?” tanya Leo yang sedari tadi tidak melihat keberadaan kakak iparnya.


“Oke, aku merasa tenang karena ada kau di sini dan kakak ipar, paling tidak, selama aku berkutat di luar sana. Shena ada yang menemani. Baiklah, aku pergi dulu, dan cepat kirim alamatnya padaku.” Leo bangkit berdiri dan berjalan mendekati pintu.


“Oke! Hati-hati dan semoga berhasil.” Xiaonai mengucapkan kalimat itu dengan penuh semangat.


Leo hanya melambaikan tangannya sebelum ia menutup pintu kamar Xiaonai. Secepat mungkin, Leo datang menemui bibi Jenny yang kini tinggal bersama dengan Elsa, putri angkat bibi Jenny. Leo sendiri belum pernah bertemu dengan Elsa, sebab bibi Jenny juga jarang membicarakan urusan pribadinya.


“Apa yang terjadi, Bi? Bagaimana bisa Carlos menabrak kak Anita, bagaimana keadaannya sekarang?” tanya Leo setelah bertemu dengan bibi Jenny di sebuah restoran dekat kediaman bibi Jenny sekarang tinggal.


Bibi Jenny pun mulai menjelaskan semua kronologi kejadian Elsa bisa mengenal Carlos, hasutan-hasutannya sehingga tejadi salah paham antara Elsa dan Zian. Sampai akhirnya terjadilah insiden kecelakaan yang menimpa Anita karena melindungi Elsa.

__ADS_1


Leo sangat geram hingga mengepalkan kedua telapak tangannya karena ia merasa lengah atas apa yang sudah Carlos lakukan terhadap keluarga orang yang dikagumi Leo. “Kenapa Bibi tidak memberitahuku lebih awal?” tanya Leo sambil menahan emosi.


“Saya tidak tahu kalau Carlos akan berbuat jahat pada Elsa, saya ingin menghubungi tuan muda tapi saya tidak ingin merusak bulan madu kalian berdua. Tuan Byon sendiri juga sedang dalam masalah mengenai rumah sakitnya. Saya bingung bagaimana cara saya memberitahu kalian.” bibi Jenny terlihat lebih bersalah daripada Leo.


“Ya, sudahlah, Bi. Nasi sudah menjadi bubur. Tidak ada yang perlu disesali. Aku sudah mengerahkan semua anak buahku untuk mencari keberadaan Carlos saat ini. Bibi jangan cemas, semua akan baik-baik saja. Sesekali datanglah menjenguk Shena, dia pasti senang jika melihat bibi datang karena saat ini, Shena sedang mengandung anakku.” Leo tersenyum menenangkan bibi Jenny agar ia tak merasa bersalah lagi.


“Benarkah itu, Tuan muda? Nyonya Shena hamil? Saya turut senang untuk kalian berdua. Maafkan saya karena sudah pamit tanpa bilang dulu pada kalian.” bibi Jenny mulai berkaca-kaca mendengar berita bahagia tentang kehadiran calon buah hati orang yang dikasihinya.


“Tidak apa-apa, Bi. Kami sangat mengerti, justru kami lah yang harusnya minta maaf karena tidak bisa membalas semua jasa yang pernah bibi lakukan pada kami. Aku akan menjemput Bibi begitu masalah Carlos ini selesai. Sekarang aku harus pergi dulu untuk menemui tuan Malik di rumah sakitnya. Sampai jumpa lagi, Bi. Jaga kesehatan Bibi baik-baik.” Leo bangkit dan berjalan keluar menuju rumah sakit KIA grub.


***


Mulai adegan seru ya ... siap-siaplah Dag Dig Dug.


Jangan lupa untuk ikutan give away ya ...love you all



Xiaonai



Leo

__ADS_1


__ADS_2