
Shena memutuskan untuk keluar dari rumah sakit dan kembali ke hotel karena tidak tahan dengan bau obat rumah sakit. Awalnya, Leo tidak mengizinkan Shena dan memintanya untuk tetap istirahat di rumah sakit ini, tetapi istrinya itu tetap bersikukuh ingin istirahat di hotel supaya bisa cepat kembali pulang ke Indonesia. Shena sudah tidak sabar ingin makan mi ayam kesukaannya.
Tidak ada yang bisa Leo lakukan selain menuruti permintaan Shena. Mereka pun kembali ke hotel tempat mereka menginap dimana sudah ada Xukun dan kekasihnya di dalam kamar mereka. Tentu saja Leo dan Shena terkejut karena ternyata, di dalam kamar Leo tidak hanya ada Xukun dan Xiao Lung saja, tetapi juga ada ayah Leo alias mertua Shena, Byon Pyordova.
Suasana menjadi canggung ketika Leo dan Shena datang. “Ada apa ini? Kenapa wajah kalian aneh begitu?” tanya Leo. Ia menggandeng tangan Shena dan membantunya duduk diatas ranjangnya. “Istirahatlah Sayang, jangan pedulikan mereka.” Leo mengusap lembut rambut Shena dan mengamati ayahnya yang berdiri tegak di depan Jendela membelakanginya tanpa bicara apa-apa.
Kenapa aku merasa aneh dengan mereka, batin Leo.
“Kenapa dengan wajah kekasihmu, Nona?” tanya Shena pada kekasih Xukun. Shena terkejut muka artis idolanya jadi benyok seperti itu. Sebab, tadi sebelum ia meninggalkan mereka berdua, wajah artis idolanya masih baik-baik saja. “Apa ada yang menyerang kalian? Bukankah pengawal Leo mengawal kalian dengan baik?” tanya Shena memastikan.
Tidak ada jawaban, Kun dan kekasihnya hanya diam. Xiao Lung mengompres wajah kekasihnya dengan air es agar bengkaknya hilang.
Byon langsung berdeham mendengar kata-kata Shena. Tanpa Shena tahu, Byonlah yang menyebabkan wajah artis idolanya jadi lebam tak karuan. “Ehem!”
Shena menoleh ke arah ayah mertuanya sambil berkata, “Ayah! Maaf, apa Ayah sedang haus? Akan aku pesankan minuman untuk Ayah,” ujar Shena tanpa merasa berdosa kalau kata-katanya merupakan pukulan telak bagi Byon.
“Tidak perlu, aku dengar kau baru pulang dari rumah sakit, sebaiknya kau istirahat saja.” Byon masih enggan menoleh ke arah anak-anaknya. Mungkin ia canggung juga karena telah salah memukul anak orang, seorang artis papan atas pula.
“Kau ubah gaya rambutmu sepertiku,” Leo mulai berkomentar soal Kun yang masih duduk dengan muka masam dikursi panjang. Leo tahu kalau ada yang aneh dengan situasi canggung ini. “Tunggu! Biar aku tebak.” Leo memandang wajah Kun dan ayahnya bergantian. “Ayah ... kaukah yang telah memukulnya? Kau pasti mengira bahwa artis idola Shena itu adalah aku dan wanita yang berdiri disampingnya adalah selingkuhanku? Kau marah, dan langsung memukulinya, Benarkan?” tebakan Leo tepat. Sedangkan Shena langsung mengatupkan tangan untuk menutup mulutnya karena terkejut mendengar apa yang dikatakan Leo barusan.
“Diam kau bocah tengik! Kenapa kau tidak bilang kalau kau punya kembaran disini? Anak siapa dia, kenapa wajahnya mirip sekali denganmu?” bentak Byon.
“Justru akulah yang harus bertanya pada, Ayah? Apa Ayah punya anak lain selain aku? Itulah alasanku menelepon ayah waktu itu. Apakah ayah punya selingkuhan?”
__ADS_1
“Apa kau bosan hidup, ha?” Byon semakin emosi dituduh putranya yang bukan-bukan. “Kau tahu aku sangat mencintai ibumu? Bagaimana bisa aku mengkhianatinya. Sama seperti yang kau rasakan pada Shena. Tidak mungkin aku punya anak lain selain dirimu?” Byon dan Leo saling berdebat mengenai kembaran Leo yang serba kebetulan ini.
“Hei kalian berdua!" ujar Kun yang tidak tahan mendengar perdebatan konyol antara ayah dan anak ini. "Berhenti berdebat tentang anak siapa aku ini? Yang jelas aku sama sekali tidak ada hubungan darah dengan kalian berdua. Aku juga tidak bisa memberitahu siapa keluargaku pada oang asing yang tidak ku kenal, karena itu sangat dirahasiakan mengingat aku adalah artis papan atas di negeri ini.
Aku memaklumi atas kesalahpahaman yang terjadi tadi, dan aku anggap tidak ada apa-apa. Itu karena Leo dan istrinya, sudah membantuku menyelamatkan kekasihku. Terimakasih untuk kalian berdua. Aku janji akan membalas kebaikan kalian.”
“Itu tidak perlu!” ujar Leo.
“Berikan saja tanda tanganmu!” seru Shena yang langsung mendapat lirikan tajam dari Leo. “Apaa? Aku hanya minta tanda tangan.” Shena jadi sewot pada suaminya.
“Aku bisa memberikan tanda tanganku padamu? Kenapa kamu minta dia? Pokoknya tidak boleh! Jangan berikan tanda tanganmu pada istriku.”
“Tanda tanganmu jelas beda dengannya! Mana mungkin kalian punya tanda tangan yang sama. Kembar identik saja karakteristiknya beda.”Shena masih berharap mendapat tanda tangan artis idolanya.
“Wuah, daebak!” ujar Shena tak percaya begitu juga dengan yang lainnya. “Kalian berdua adalah kloning yang sempurna. Ini sungguh luar biasa. Bagaimana bisa tanda tangan kalian hampir sama? Sugoi!” Shena benar-benar takjub.
“Sudah kubilang, tidak perlu minta tanda tangannya, minta padaku saja. Akan aku berikan tanda tanganku di seluruh tubuhmu nanti.” Sifat jahil Leo mulai muncul dan ia langsung mendapat jitakan keras dari ayahnya. "Adaow! Kenapa ayah menjitakku?”
“Kau pantas mendapatkannya! Jaga ucapanmu! Dasar anak nggak ada akhlak!” seru Byon.
Shena hanya tersenyum melihat wajah manyun Leo.
“Sekarang, aku punya satu masalah ...,” Kun menggantung kalimatnya. “Malam ini aku ada konser yang harus aku lakukan. Tidak mungkin aku tampil dengan muka bonyok begini. Apa ada saran? Para wartawan akan bertanya padaku mengenai lukaku ini. Apa yang yang harus aku lakukan?” Kun menatap tajam Leo, begitu juga dengan Shena dan Byon. Mereka berdua menatap Leo penuh makna.
__ADS_1
“Aku punya firasat buruk dengan tatapan mata kalian kepadaku.” Leo hanya bisa memejamkan mata karena tahu arti dari tatapan mata semua orang yang ada disini.
BERSAMBUNG
***
Nantikan kisah seru Leo dan Shena selanjutnya ... terimakasih ... love you all.
Biar halunya nyata, aku kasih visual ttd mereka berdua. Entah kenapa aku nggak bisa berhenti ngakak saat bikin part ini. Semoga semuanya terhibur, dan yang lagi sedih jadi gak sedih lagi, hehe.
Leo
Kun
omegot aku ngakak ... soalnya aku bingung, siapa yang harus aku jadiin Leo ataupun Kun, hahaha...
terserah kalian aja deh .. yang mana Kun yang mana Leo .. yang penting dua-duanya wauuuw .. hehe
__ADS_1
love you all ..