
Chang Rui tentu saja tidak akan marah dengan membabi buta layaknya seorang idiot, hanya karena Cuiyun diperlakukan seperti itru tidsk cukup untuk membuatnya kehilangan kendali.
Selama Cuyun tidak mengalami kerugian fisik apapun maka dia tidak akan membunuh mereka pada saat ini, paling paling dia hanya akan mempermalukan mereka dan memberi peringatan kepada mereka.
Sesampainya di perbendaharaan Istana, disana ada beberapa orang pelayan yang duduk dan menunggu dengan wajah angkuh. Lalu, Chang Rui berjalan mendekat dengan tenang.
“Berada dibawah siapa kalian berdua sehingga berubah menjadi sangat berani ?” Tanya Chang Rui dengan dingin.
Kedua orang itu terkejut lalu memandang satu sama lain sebelum akhirnya membalas pandangannya dengan berani.
"Kami adalah pelayan Putri Mahkota, Putri Qingyun. " Ucap kedua orang itu dengan bangga.
"Karena kalian adalah pelayan Putri Mahkota tentu saja akan sangat bangga, tapi apakah nyawamu bisa dibandingkan dengan Putri Yu Cheng Qing ?" Tanya Chang Rui dengan datar.
"Ha ha ha, apa maksudmu dengan hal itu ? Apakah nyawa kami bisa dibandingkan dengannya ? Tentu saja nyawanya tidak bisa di bandingkan, bahkan helaian rambut kami masih lebih berharga. "Ucap keduanya dengan tawa angkuh.
"Baiklah kalau begitu, maka aku akan menanyakan nya kepada Yang Mulia. " Ucap Chang Rui dengan senyum jahat.
"Tunggu ! Apa yang kau lakukan ?!" Bentak keduanya dengan marah.
"Apa yang aku lakukan ?" Tanya Chang Rui dengan sinis dan melangkah ke depan mereka, mendekat dan mendekat lalu mengeluarkan pedang pendeknya.
"Sebagai orang yang dipercaya untuk mengobati Putri Yu Cheng Qing, aku tidak ingin merusak reputasiku sendiri. Jika kalian membuat reputasiku rusak karena telah menunda obat untuk Putri Yu Cheng Qing, maka akan aku pastikan bahwa kalian tidak akan berakhir dengan baik. " Bisik Chang Rui dengan lembut.
Lalu Chang Rui berjalan untuk menuju ke Istana utama, tidak mudah untuk berjalan ke sana di hari yang gelap.
Sampai akhirnya dia sampai di Istana dan Kaisar tampak tidak senang ketika bertemu dengannya.
__ADS_1
"Yang Mulia, maaf menganggu waktu malam mu. " Ucap Chang Rui dengan lembut.
"Apa yang terjadi Tabib Chang ?" Tanya Kaisar dengan tidak sabar.
"Nyawa Putri Yu Cheng Qing di serahkan kepada diriku , tentu saja aku perlu bertanggung jawab dan bertindak hati hati. Hanya saja ada dua pelayan angkuh yang mempersulit datangnya obat kepadaku sampai enam jam, aku penasaran apa tanggapan Yang Mulia terhadap hal ini ?" Tanya Chang Rui dengan seringaian.
Wajah Kaisar sedikit berubah dan tampak serba salah, di satu sisi ia tahu bahwa itu adalah ulah Putri kesayangannya.
Tapi, disisi lain dia perlu menjaga martabatnya. Disini di depan banyak pejabat lain, Tabib sialan ini benar benar datang pada saat yang tepat.
Chang Rui menundukkan kepalanya dalam dalam, beberapa orang berpikir bahwa dia ketakutan.
Tapi, nyatanya dia hanya tertawa dalam diam ketika memikirkan hal ini. Jangan katakan bahwa dia kejam karena tidak menyisakan jalan keluar.
Jika menyisakan jalan keluar, maka Kaisar akan melepaskan semua ini begitu saja. Yu Cheng Qing telah meninggal karena kekejaman satu satunya keluarganya, Kaisar itu sendiri.
Yu Cheng Qing hanya memiliki Kaisar sebagai keluarganya dan Kaisar hanya menonton sambil berpangku tangan ketika melihatnya meninggal diam diam.
"Siapa yang begitu berani di Istana ?" Tanya seorang pejabat.
"Aku pikir akan lebih baik jika Yang Mulia memberikan keputusan dengan cepat, jika tidak maka orang orang akan menilai bahwa Yang Mulia adalah orang yang bias. " Balas yang lain dengan semangat untuk menjatuhkan Kaisar.
Ada begitu banyak orang ingin menjatuhkan Kaisar, satu hal yang harus dilakukan oleh Chang Rui akan menyediakan sumbu.
Semua orang bersiap untuk menghidupkan sumbu dengan penuh semangat. Chang Rui merasa bahwa tatapan Kaisar jatuh ke arahnya tapi siapa yang peduli ? Apakah itu akan membuatnya merasa takut ? Tentu saja tidak.
"Yang Mulia, aku melakukan semua ini demi nama baikku, jangan sampai nama baikku tercoreng karena aku tidak bisa merawat Putri Yu Cheng Qing. " Ucap Chang Rui dengan dingin dan mendesak Kaisar.
__ADS_1
"Panggil kedua pelayan yang dimaksud oleh Tabib Chang. " Ucap Kaisar dengan geram.
Tidak lama, dua orang pelayan dibawa di hadapan Kaisar, keduanya tampak ketakutan dan gemetar.
Dipaksa berlutut di samping Chang Rui, Chang Rui mengerutkan dahinya ketika bisa mendengar suara hantaman dengkul kedua orang ini ke tanah.
Tentu saja itu akan menjadi hal yang sangat menyakitkan, keduanya telah menangis dan berusaha untuk memohon ampun.
"Yang Mulia, mohon maafkan kami. Kami melakukan ini karena Perintah Putri, tanpa perintah dari Putri maka kami tidak akan berani untuk menjalankan hal ini. " Ucap keduanya.
Chang Rui tersenyum dalam diam dan memainkan jari jarinya dengan acuh tak acuh. Kedua orang ini terlalu pengecut.
Paling tidak, jika mereka mengakui kesalahan mereka maka mereka akan mendapatkan kematian yang damai.
Tapi, karena mereka telah berusaha untuk melimpahkan air penuh kotoran ini kepada Nona mereka, yaitu Putri Qingyun, maka tentu saja Kaisar akan membuat keduanya merasakan hal yang lebih buruk daripada kematian.
Chang Rui tiba tiba merasa kasihan kepada kemampuan berpikir keduanya yang sangat rendah sehingga tidak bisa membaca situasi dengan baik.
"Aku tidak percaya bahwa Putri Qingyun berniat untuk melakukan itu, kalian bahkan mengatakan bahwa nyawa Putri Cheng Qing tidak dapat di bandingkan dengan helaian rambut kalian. " Ucap Chang Rui memanas manasi.
"Kalian berdua dibawa oleh Qingyun dan sekarang kalian mencoba untuk menfitnah nya atas kejahatan yang telah kalian lakukan.Kalian berdua harus mendapatkan hukuman yang luar biasa. Belum lagi dengan mengatakan bahwa Cheng Qing tidak layak. " Ucap Kaisar dengan marah.
Tentu saja, marah karena Putri kesayangannya, Yu Qingyun telah dihina oleh kedua pelayan rendahan ini.
Jika itu hanya berkaitan dengan Yu Cheng Qing maka Kaisar tidak akan bereaksi sekeras ini.
"Yang Mulia, tidakkah hal ini harus di usut dengan baik ? Bagaimana jika memang kedua orang ini memiliki niat jahat dan memiliki komplotan lain ? Belum lagi dengan hal itu, masih ada banyak hal lagi seperti upaya pembunuhan terhadap Putri Cheng Qing. " Ucap seorang pejabat tua dengan sangat antusias.
__ADS_1
"Pejabat Cui, tampaknya kamu telah mendapatkan tenaga yang berlebihan hari ini. Suasana hatimu sedang sangat baik hari ini. " Ucap Kaisar menyindir pejabat tua itu.
"Yang Mulia telah terlalu memujiku, tulang tuaku tidak akan mampu bekerja terlalu banyak sehingga banyak melakukan aktivitas di balik tirai kamarku. " Ucap Pejabat Cui itu tanpa malu malu, Chang Rui sedikit memiringkan kepalanya dan menatap orang itu dengan datar.