
Nangong Li tidak terburu buru untuk menjawab pertanyaannya seolah olah tahu bahwa dirinya merasa sangat penasaran dan berusaha untuk membiarkannya jatuh kedalam.
Nangong Li memutar mutar cangkir teh yang ada di dalam genggamannya dan tidak pernah sekalipun berniat untuk menoleh ke belakang dan melihat wajah Chang Rui.
"Tidak pernah, tampaknya Nona Chang telah mengalami kelelahan sehingga merasa bahwa telah pernah bertemu di masa lalu. Nona Chang sebaiknya menyingkirkan prasangka itu karena kita tidak pernah bertemu sama sekali di masa lalu. " Jawab Nangong Li dengan datar.
Chang Rui yang mendengarkan inipun merasa bahwa jantungnya berhenti berdetak sebentar dan merasa bahwa nafasnya berubah menjadi sesak.
Sebenarnya, apa yang terjadi ? Mimpi aneh datang kedalam tidurnya dan memintanya balas dendam pada Nangong Li.
Sementara Nangong Li mengatakan bahwa mereka tidak pernah bertemu sama sekali, Chang Rui jatuh kedalam kebingungan sama sekali.
"Benar benar tidak pernah ?" Tanya Chang Rui dengan ragu.
"Tidak pernah sama sekali. Tidak tahu, Nona Chang mendapatkan ide luar darimana yang memungkinkan bahwa kita pernah bertemu satu sama lain di masa lalu. "Jawab Nangong Li dengan kejam.
Chang Rui mengepalkan tangannya dengan sangat erat sampai sampai buku buku jarinya memutih dan kukunya menembus kulitnya..
Darah membasahi tangannya dan pakaiannya sampai sampai mengalir ke lantai, tapi Chang Rui tidak merasakannya sama sekali.
Kepalanya kembali berdenyut sakit dan memaksa diri untuk tetap sabar.
"Kalau begitu, kenapa Tuan Nangong hanya membelakangi ku dari tadi dan tidak berani untuk menoleh ke belakang ?" Tanya Chang Rui entah keberanian darimana.
Tanpa diduga duga, Nangong Li benar benar membalikkan tubuhnya dan menatap mata Chang Rui.
Tatapan Nangong Li benar benar dingin dan tidak berperi kemanusiaan, seolah olah itu bukan tatapan dari manusia yang hidup.
Chang Rui menatap Nangong Li dengan tatapan yang rumit. Sebelum akhirnya Nangong Li kembali membuka mulutnya untuk mengatakan sesuatu yang menyakitkan.
__ADS_1
"Aku tidak pernah bertemu denganmu, Nona Chang. Aku tidak tahu, pikiran darimana yang membuatmu berpikir bahwa aku takut untuk menatapmu. "Ucap Nangong Li.
"Kalau begitu maka maafkan aku yang telah membuat fitnah terhadap Tuan Nangong, aku akan pamit kalau begitu. Maaf menganggu waktu bersantai milikmu. "Balas Chang Rui.
Chang Rui berjalan terburu buru untuk keluar dari kamar Nangong Li dan ketika tangannya menghapai pintu, Nangong Li menghentikannya.
"Nona Chang. " Panggil Nangong Li.
Chang Rui tidak menjawab dan hanya menoleh untuk menunggu perkataan selanjutnya dari Nangong Li.
"Sebaiknya, Nona Chang beristirahat lebih banyak sehingga tidak kelelahan sampai seperti ini. " Ucap Nangong Li tanpa rasa bersalah sementara Chang Rui menahan diri untuk tidak meledak.
Apa maksudnya dengan kelelahan sampai seperti ini ?! Apakah Nangong Li menganggapnya telah menghayal sampai separah ini ?
Nangong Li benar benar membuatnya darah tinggi, pria ini benar benar ingin dipukul.
"Apa maksud dari Tuan Nangong dengan seperti itu ? Aku pikir itu bukanlah nasihat melainkan ingin menyindir ku ?" Tanya Chang Rui dengan dingin.
"Jika begitu, maka aku meminta tolong kepada Tuan Nangong untuk tidak berkata kata berlebihan. " Balas Chang Rui dengan keras.
Chang Rui tidak bisa menerima penghinaan ini, jelas jelas dia hanya bertanya untuk kejelasan. Dia menanyakan hal ini bukan karena dia ragu semata.
Melainkan karena tatapan Nangong Li padanya setiap kali mereka bersama seolah olah sedang mengenang masa lalu.
Chang Rui benar benar merasa curiga akan hal ini, apalagi jika mengingat pertemuan pertama mereka.
Nangong Li tampak sangat terkejut dan ketika malam itu, mereka berciuman secara tidak sengaja.
Nangong Li tidak terkejut sama sekali seolah olah sudah memperkirakan hal tersebut sejak awal.
__ADS_1
Chang Rui langsung berjalan keluar dari kamar Nangong Li tanpa kata kata lain, sementara Chang Rui keluar, Long Yu yang telah menguping dari luar langsung berjalan masuk kedalam kamar Nangong Li.
"Lihatlah apa yang kamu lakukan, tidak hanya kamu membujuknya. Kamu bahkan menyakiti hatinya lagi. Aku benar benar tidak mengerti dengan jalan pikir mu. " Ucap Long Yu sambil geleng geleng kepala.
"Tutup mulutmu. " Balas Nangong Li dengan dingin.
"Tidak pernah, tidak pernah bertemu sama sekali. Aku pikir ini adalah omong kosong paling besar yang pernah aku dengar. " Ucap Long Yu dengan nada mengejek.
"Sudah kubilang, jika kamu tidak bisa mengatakan hal baik maka ada baiknya untuk menutup mulutmu sebelum aku memukul mu dengan keras. " Ucap Nangong Li dengan kesal.
"Kenapa kamu melakukan semua ini untuknya ? Apakah kamu tahu bahwa dengan seperti itu, hubungan mu dengannya akan berubah menjadi lebih jauh ?" Tanya Long Yu.
"Kenapa tidak ? Itu demi menolong dirinya, jika aku mengatakan yang sejujurnya maka dia akan terbebani oleh dendam. Aku berpikir, dengan membuatnya menyerah untuk mencari masa lalu yang hilang itu maka akan membantunya untuk melupakan masa lalu kelam itu. " Ucap Nangong Li panjang lebar.
"Biarlah dia membenci diriku baik dulu maupun sekarang, daripada dia menanggung semua dosa kelalaiannya karena tidak mampu menjaga semua pelayan yang mengabdikan diri dan nyawa mereka untuknya. " Lanjut Nangong Li.
"Tapi, apakah kamu pernah memikirkan perasaannya sekali saja ? Dia berhak untuk tahu semuanya, belum lagi. Apakah kamu benar benar bisa melakukan itu ? Apakah kamu benar benar tega untuk menyakiti dirimu sendiri ? " Tanya Long Yu bertubi tubi.
"Jika aku tidak mampu menyakiti diri sendiri maka aku tidak akan mampu maju sampai ke titik ini, tidak pernah. Tidak akan pernah aku bisa sampai ke titik ini. " Jawab Nangong Li.
"Kamu ini benar benar keras kepala sementara Chang Rui juga keras kepala , cocok sekali kalian berdua ini. Pasangan yang sangat keras kepala dan menyebalkan!" Seru Long Yu dengan murka.
"Jika aku keras kepala, maka apa hubungannya dengan mu ? Kamu telah terlalu banyak mencampuri urusan orang lain sampai gila. " Ucap Nangong Li.
Sementara disisi lain, Chang Rui duduk dengan dahi yang berkerut, masih tampak murka dengan semua yang terjadi.
Apa yang dimaksud dengan tidak pernah ? Chang Rui benar benar kesal , walaupun jawaban yang diberikan Nangong Li tidak salah.
Bagaimana jika memang apa yang dikatakan oleh Nangong Li benar ? Bahwa mereka tidak pernah bertemu satu sama lain ?
__ADS_1
Chang Rui tidak tahu harus bagaimana menyikapi hal ini dan masih takut untuk tidur, sebagaimana mimpi buruk itu menghampirinya.
"Karena aku tidak bisa tidur walaupun aku mengantuk, maka aku akan mencoba untuk meramu obat untuk para prajurit baru itu. " Gumam Chang Rui, berusaha untuk menenangkan emosi dirinya.