REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
284. Peperangan


__ADS_3

Chang Rui menatap ke arah Zhang Nie yang masih mundur dan belum ada tanda tanda akan memulai peperangan.


Memang ada sebuah waktu yang disebut dengan istirahat peperangan, diwaktu seperti itu maka kedua pasukan akan mundur ke bagian masing masing dan saling memprovokasi lagi.


"Kalian tidak akan pernah menang dan pada saat itu maka kalian bertiga akan menjadi mainan ku, bagaimanapun kalian bertiga terlalu cantik untuk disia siakan. " Ucap Zhang Nie.


Bing Fanrui dan Lin Junya langsung marah dan akan menyerang Zhang Nie tapi sejak awal Chang Rui sudah memperingatkan mereka untuk tidak terburu oleh amarah.


Mereka adalah Putri Bangsawan yang berbakat di Kerajaan Langit, bagaimana mungkin bisa mengalami hal hal seperti ini ?


Sementara Chang Rui yang sudah lama hidup di dunia fana , mendengar provokasi ini biasa biasa saja.


Bahkan dia pernah mendengar kata kata yang lebih kasar lagi dari ini. Tapi, tidak apa apa karena orang orang ini benar benar biasa saja dalam hal ini.


Chang Rui hanya menanggapi kata kata lecehan itu dengan senyum tipis yang mematikan, tidak ada yang bisa menentukan ekspresi apa yang akan digunakannya.


"Itu semua...... tergantung apakah kamu mampu menangani kami atau tidak, he he he. Atau mungkin kamu akan kehilangan kepala mu karena terlalu mengagumi kami. " Balas Chang Rui sambil tertawa malu malu.


"Tentu saja tidak, dalam berhadapan dengan wanita cantik aku sudah berpengalaman. Aku benar benar tidak sabar dengan kalian bertiga. Wajah wajah polos yang sangat memikat hati.... " Ucap Zhang Nie dengan ekspresi mesum yang membuat Bing Fanrui tidak tahan lagi.


Tapi Chang Rui menahan tangan Bing Fanrui yang akan segera menyerang dan menggelengkan kepalanya ringan.


"Tentu saja, itu semua kembali lagi padamu apakah kamu mampu atau tidak. Ada sebuah pepatah bahwa jangan memakan sesuatu yang tidak bisa kamu telan atau seekor katak yang menginginkan daging angsa, aku pikir kami harus lebih memikirkan hal ini. " Ucap Chang Rui dengan sindiran langsung.


"Apa maksudmu dari kata kata itu ?" Tanya Zhang Nie dengan bodoh.


"Aku pikir kamu adalah orang yang pintar tapi ternyata hanyalah seorang idiot, benar benar membosankan sekali. " Jawab Chang Rui sambil duduk dengan kedua tangan yang terlipat di depan dada.


"Apa maksudmu dengan seorang idiot, hah ?! Hanya karena aku tidak memahami sekelompok kata kata buruk rupa itu , kamu mengataiku bodoh ?!" Tanya Zhang Nie dengan marah.


"Setelah aku berpikir lagi, aku pernah mendengar bahwa ada Keluarga Zhang dari Dinasti Yuan. Dia melahirkan dua orang putra, satu adalah orang yang sangat cerdas dan berhasil menjadi menteri peperangan sementara saudaranya yang lain adalah sampah, hanya tahu bagaimana cara untuk bermain dengan gadis gadis cantik. Sampai akhirnya itu memalukan nama keluarganya karena menyinggung banyak keluarga bangsawan lain, bahkan dia tidak lolos dalam ujian masuk Akademi Kekaisaran. Aku tidak tahu apakah itu kamu atau bukan, Zhang Nie ?" Tanya Chang Rui sambil menaikkan sudut bibirnya.


Wajah Zhang Nie tampak menahan amarah ketika mendengar ceritanya, sudah dia tebak bahwa Zhang Nie ini adalah salah satu keluarga Fu Jin Yang.


Zhang Nie adalah Kakek buyut Fu Jin Yang, sayang sekali bahwa Keluarga Zhang harus hancur ditangan Ayah Fu Jin Yang.


Zhang Nie mengepalkan tangannya dengan erat dan tidak bisa mengatakan kata kata lain, tapi Chang Rui masih belum puas.


"Lalu, tidak hanya itu, aku mendengar bahwa sejak itu sebagai hukuman, ayahnya bahkan mengebiri putranya sendiri, hanya saja siapa yang tahu apakah dia masih hidup atau tidak ? Jika dia masih hidup sampai saat ini maka aku berharap dia mati, tapi bagaimana mungkin seorang manusia fana belaka masih hidup selama ini, bagaimana menurutmu Zhang Nie ? Bukankah ada orang yang lebih idiot darimu ? Bahkan ujian dasar Akademi Kekaisaran tidak bisa dilewatinya, tidakkah dia mengerikan ?" Tanya Chang Rui memanas manasi.


Zhang Nie menundukkan kepalanya dan mengepalkan tangannya di pedang lebarnya sebelum akhirnya mengangkat kepalanya.


"Serang !" Teriak Zhang Nie dengan lantang.

__ADS_1


Zhang Nie menerjang ke arahnya sementara Chang Rui sudah menebak lalu mengibaskan Cambuk Tulang Naga miliknya.


"Kenapa kamu begitu marah ? Kemana kata kata mesum milikmu ? Tidaklah kamu ingin menggodaku ?" Tanya Chang Rui sambil tertawa kecil.


"Tidak ! Aku ingin kamu mati !" Seru Zhang Nie.


"Apa yang salah denganmu, Zhang Nie ? Atau jangan jangan orang idiot itu adalah kamu ? Ha ha ha ha !" Tawa Chang Rui bahkan berubah menjadi lebih dan lebih dingin.


Orang yang berani untuk merendahkannya dengan kata kata hina itu maka harus menerima akibatnya, ini adalah salah satu kekuatannya.


Dia bisa menusuk titik sakit orang lain dengan mudah, dia adalah orang dengan pengetahuan yang luas dan dia percaya bahwa dunia ini kecil.


Dengan sedikit pengetahuan selama ingin menggabungkan semuanya dan memikirkannya dengan hati hati maka dia akan bisa mengetahui masa lalu orang lain.


Terutama karena Chang Rui adalah orang yang gemar untuk membaca sejarah sejarah yang telah di catat oleh para ahli.


Keduanya beradu senjata, Chang Rui tampak lebih mengerikan dengan cambuk nya. Cambuk Tulang Naga terus menerus meliuk liuk di tengah tengah keramaian orang orang yang mengelilinginya.


Sementara pedang milik Zhang Nie sendiri babak belur dibuat oleh Cambuk Tulang Naga, Chang Rui benar benar menyukai senjatanya ini.


Senjata kedua ini adalah senjata kesayangannya, Chang Rui benar benar menyukainya. Cambuk ini seolah olah memiliki kesadarannya sendiri jadi dapat mengejar musuh yang dihadapi.


"Bagaimana menurutmu, Zhang Nie ? Apakah kamu pikir bahwa tidak akan ada orang yang bisa mengetahui masa lalumu lagi ?" Tanya Chang Rui dengan tawa sinis.


Chang Rui sendiri tidak semudah itu untuk mengungkap kelemahannya sendiri di depan musuh.


"Kenapa ?! Bagaimana kamu bisa mengetahuinya sementara keluarga terkutuk itu sudah mati seluruhnya beberapa tahun lalu ?! Apakah suruhan ku berbohong padaku ?!" Tanya Zhang Nie dengan marah.


"Bawahan mu ? Siapakah itu ? Apakah itu adalah Yu Lian ?" Tanya Chang Rui dengan dingin.


Zhang Nie tidak menjawab dan hanya mendengus dengan dingin lalu menguatkan serangannya.


"Tidak perduli kamu tahu darimana, aku akan memusnahkan mu dengan ribuan orang disini agar tidak akan ada lagi orang yang tahu hal itu !" Seru Zhang Nie.


"Bagaimana rasanya ditertawakan oleh orang orang ? Berharap bahwa jika sudah menjadi Iblis besar maka kamu tidak perlu dipermalukan lagi ? Apakah kamu sadar bahwa dengan sikapmu lah yang menyebabkan dirimu dihina. Aku tidak suka menghina orang lain tapi jika orang itu memiliki model seperti dirimu ini maka aku tidak akan pernah keberatan. " Ejek Chang Rui lagi.


"Tutup mulutmu, dasar ja*lang ! Wanita murahan ini benar benar memiliki mulut sampah !" Teriak Zhang Nie.


"Seharusnya sebelum berteriak dan mengutuk maka kamu harus berkaca dan melihat dirimu sendiri apakah itu lebih cocok untuk ditujukan pada orang lain atau..... kepada dirimu sendiri !" Balas Chang Rui dengan sinis dan menyerang lagi dengan kekuatan penuh.


Jika tidak kekuatan penuh maka akan sulit baginya untuk menang , dia tidak banyak berkultivasi belakangan ini.


Dan Chang Rui menyesal karena kelalaiannya itu sehingga tidak mampu memulihkan kekuatan semulanya.

__ADS_1


Chang Rui terus menerus menyerang, keduanya masih terus menerus imbang dan Chang Rui sudah berhasil membuat peluang.


Sementara dia terus menerus menunda Zhang Nie sampai ke titik tertentu, Bing Fanrui dan Lin Junya telah melakukan pembantaian terhadap pasukan Iblis yang tidak sebanding dengan mereka.


Zhang Nie ingin melarikan diri dan membantu pasukannya tapi Chang Rui tentu saja tidak akan melepaskannya.


Chang Rui mendorong cambuk nya ke depan dan menghalangi langkah Zhang Nie yang membuat Zhang Nie terdorong beberapa langkah ke belakang.


"Ingin kabur, hm ? Padahal kita belum selesai bermain, hanya seperti ini saja kemampuanmu ?" Tanya Chang Rui meremehkan.


"Lihat saja ! Aku tidak akan pernah mengampunimu !" Seru Zhang Nie.


"Siapa yang meminta pengampunan mu ? Aku bukan bawahan mu, kenapa aku harus meminta pengampunan darimu ? Apakah kamu adalah kakekku ?" Tanya Chang Rui dengan geli.


"Lihatlah bagaimana pasukan mu mulai terkalahkan, tampaknya kali ini kami akan melakukan hal yang berbeda dari sebelumnya. " Lanjut Chang Rui memanas manasi Zhang Nie.


Orang yang mudah terbakar oleh emosi lebih mudah untuk dikendalikan, oleh karena itu Chang Rui selalu berhasil untuk mengolah kemarahannya.


Berulang kali dia akan marah karena sesuatu maka pada saat itu juga dia akan menghembuskan nafas untuk melepaskan amarahnya.


Pedang lebar milik Zhang Nie mengarah ke dadanya dan Chang Rui menghindar dengan menunduk dan langkah ke samping kanan.


Chang Rui melompat ke atas pedangnya sebagai pijakan lalu melilitkan cambuk nya di tangan Zhang Nie.


Zhang Nie memberontak dan memutar mutar tubuhnya, keduanya berputar bersama sementara Chang Rui menarik sekuat tenaga tangan Zhang Nie.


Zhang Nie tidak sengaja tersandung dan jatuh terjerembab ke tanah lalu Chang Rui dengan cepat menginjaknya.


Tiba tiba kekuatan sebenarnya meledak dari dalam tubuh Zhang Nie yang tanduk tumbuh di dahinya.


"Aku akan membunuhmu !" Teriak Zhang Nie dan sayap tumbuh di punggungnya.


Chang Rui melompat turun dari punggungnya dan menumbuhkan sayap lebarnya juga. Keduanya melesat ke udara dengan kekuatan penuh dan bertarung dengan sengit di atas langit.


Chang Rui memanfaatkan serangan dari sayapnya yang kuat dan besar untuk mengalahkan Zhang Nie.


Chang Rui benar benar percaya diri dalam pertarungan ini walaupun dia memiliki luka luka disini tapi itu bukan berarti dia kalah, dia hanya sedikit lengah di beberapa sisi.


Dengan ayunan pedangnya, itu menghasilkan suara besi yang diadu setelah mengenai pedang Zhang Nie.


Pada akhirnya ini adalah pedang yang dibuat dari Tulang Naga yang sangat langka di dunia ini bahkan hampir bisa dikatakan bahwa itu tidak ada karena tidak ada yang benar benar melihatnya.


Bahkan Huang Lingyi selaku Kaisar Langit tidak memilikinya, karena itulah Chang Rui mengatakan bahwa Kediaman Bulan itu luar biasa.

__ADS_1


__ADS_2