
Keesokan harinya, mereka hanya memiliki empat hari lagi sebelum akhirnya harus menuju ke Istana.
Hari ini, Jiu Hua dan Chang Bao Yu diundang untuk menuju ke kediaman Nangong Li dan yang dibiarkan masuk hanya mereka berdua.
Ini membuat Jiu Hua menjadi resah karena keempat pelayannya tidak di biarkan masuk.
"Tidak apa apa, itu biasa. " Bisik Chang Rui dengan tenang.
Jiu Hua menganggukkan kepalanya dan mereka mengikuti Long Yu lalu berjalan menuju sebuah paviliun.
Paviliun ini, Chang Rui untuk sejenak terdiam lalu akhirnya tersenyum tipis dibalik cadar nya.
Betapa naifnya pada malam itu, dia mengira bahwa dia akan melindungi Nangong Li padahal seharusnya dia melindungi dirinya sendiri.
Ternyata, mereka berbelok menuju aula, tentu saja Nangong Li tidak suka orang asing masuk ke dalam Paviliun nya.
Jadi, mustahil untuk mengadakan pertemuan di dalam Paviliun pria aneh itu. Chang Rui menatap sekitar aula, tidak ada yang aneh dan tidak ada yang berubah.
Hanya ada tambahan satu lukisan, seorang wanita yang menghunus kan pedang pendek dengan dibawahnya ada tulisan, Chang Rui.
"Ini pastilah Jiu Wangfei. " Ucap Chang Rui dengan suara yang antusias.
"Tidak lagi. " Ucap Nangong Li dari belakang.
"Jiu Wang. " Ucap Chang Rui dan Jiu Hua dengan sopan.
Nangong Li menatap nya dengan tatapan tajam yang membuat Chang Rui menjadi sedikit ragu dan tertekan.
"Apa maksud dari Jiu Wang dengan tidak lagi ? Setahu orang tidak terpelajar ini, Jiu Wangfei meninggal dalam keadaan masih menjadi istri Jiu Wang, dan tidak ada perceraian yang sah. Bagaimana ini bisa disebut dengan tidak lagi ?" Tanya Chang Rui dengan lembut.
Chang Rui memandang ke lukisan itu dengan tatapan rumit , sebenarnya apa niat dari Nangong Li ? Kenapa harus memajang wajahnya di aula ?
"Apa yang dikatakan oleh Nona Chang benar, hanya saja jika raganya tidak lagi hidup dan bisa menemaniku, bagaimana itu bisa dianggap sebagai Jiu Wangfei lagi ? Dia hanya bisa dianggap sebagai Jiu Wangfei di dalam ingatan. " Ucap Nangong Li dengan tenang.
"Tentu saja, mohon maaf atas kekurangan kemampuan ku dalam menganalisis sehingga menyinggung Jiu Wang. " Balas Chang Rui tanpa kemarahan.
__ADS_1
Keduanya saling menatap dengan tatapan tajam seolah olah ingin menembus satu sama lain hanya dengan tatapan setajam pisau itu.
Chang Rui benar benar ingin berteriak di depan Nangong Li dan memaki pria itu untuk melampiaskan kemarahannya.
Tapi, Chang Rui menahan semuanya dengan senyuman dan memasang wajah tidak tersentuh atau tergoyahkan.
"Hari ini, aku berniat untuk mengundang Nona muda Jiu dan Nona Chang untuk makan dan berkeliling kediaman ku atas permintaan Yang Mulia. " Ucap Nangong Li.
"Aku mendengar bahwa hubungan Jiu Wang dengan Yang Mulia sangat baik, bahkan demi Yang Mulia, dikatakan bahwa Jiu Wang mampu menyerahkan Istrinya. Tapi, semua ini hanya rumor, melihat kecintaan Jiu Wang pada mendiang Jiu Wangfei, rumor itu pastilah salah. "Sebelum Nangong Li bisa menjawab, Chang Rui telah membuat balasan terlebih dahulu.
"Nona Chang tampaknya begitu penasaran dengan mendiang istriku, apakah Nona Chang mengenalnya ?" Tanya Nangong Li dengan tenang.
"Tidak, aku tidak mengenal mendiang Jiu Wangfei. Hanya pernah mendengar beberapa legenda tentang dirinya, dikatakan bahwa dia adalah wanita yang pemberani, jadi aku mengagumi nya. Belum lagi dia memiliki paras yang sangat cantik, sangat sulit untuk tidak kagum padanya dan menjadikan nya sebagai panutan. " Ucap Chang Rui tanpa rasa malu.
Jiu Hua yang mendengar ini hampir tidak tahan dan benar benar ingin berteriak kepada orang orang ini.
Jelas jelas ini adalah orang yang sama tapi memuji diri sendiri tanpa rasa malu semacam itu, bukankah agak memalukan ?
Nangong Li yang mendengar ini hanya tersenyum tipis dan membiarkan mereka untuk memakan makanan yang disajikan di atas meja.
Chang Rui selalu menetapkan aturan semacam ini pada dirinya sendiri, tanpa di sadari oleh Chang Rui , hal semacam ini di perhatikan oleh Nangong Li.
Nangong Li menemukan kemiripan lain dengan Chang Rui, Nangong Li adalah orang yang teliti dan mencatat hal ini di dalam hatinya.
Chang Rui tidak akan pernah menyadari kecerobohan nya pada saat ini karena dia selalu terbiasa untuk memakan makanan dengan cara ini.
Setelah makanan selesai, mereka di ajak untuk berjalan jalan, Chang Rui melihat paviliun nya sendiri dan menemukan bahwa itu masih tidak berubah sedikitpun.
Kenapa tidak ada yang berubah sama sekali ? Belum lagi tempat ini di tutup, kenapa tidak ada orang yang tinggal ?
Menurut Nangong Xi maka seharusnya tempat ini di tinggali oleh Liu Qing Yuan, tapi tidak ada tanda tanda kehidupan disini.
Jiu Hua ingin melangkah masuk ke dalam kediaman ini tapi langsung dihentikan oleh suara Nangong Li.
"Nona muda Jiu, ada satu hal yang aku lupa beritahukan kepadamu. Kamu bisa pergi kemanapun di dalam ruangan ini, kecuali paviliun ku, paviliun ini, dan ruang bawah tanah. " Ucap Nangong Li dengan senyum dingin.
__ADS_1
Jiu Hua yang mendapat gertakan semacam ini langsung mundur dan mendekat ke Chang Rui karena merasa tertekan oleh intimidasi yang diberikan oleh Nangong Li.
"Jika aku boleh tahu, kenapa tidak boleh mendatangi paviliun yang sepi ini ?" Tanya Chang Rui.
"Jika Nona Chang ingin tahu maka ini dulunya adalah kediaman Jiu Wangfei, jadi untuk menghormati nya maka aku menutup paviliun ini untuknya. " Ucap Nangong Li dengan dingin, tidak lagi ramah seperti tadi.
Diam diam, Chang Rui merasakan tarikan di lengan pakaiannya dan sekali melihat ke bawah, itu adalah Jiu Hua yang sudah menarik pakaiannya dengan pelan yang menunjukkan bahwa gadis itu takut.
Chang Rui menggenggam tangan Jiu Hua untuk menunjukkan dukungan nya, Chang Rui sendiri tidak merasa terintimidasi karena telah terbiasa dengan nada Nangong Li yang bisa berubah secepat kilat.
"Tampak nya Jiu Wang tidak terlalu suka dengan bahasan ini maka aku tidak akan membahas nya lagi. " Ucap Chang Rui.
"Hanya saja, aku pernah mendengar dari beberapa orang di kediaman bahwa Jiu Wang mendapatkan pengkhianat yang telah mengkhianati Jiu Wang , itu adalah putri dari Keluarga Liu, Liu Qing Yuan. Dikatakan bahwa kecantikan Nona Liu, tiada duanya, aku penasaran dengan rupanya. Apakah aku bisa bertemu dengannya ?" Tanya Chang Rui.
"Apakah Nona Chang ingin bertemu dengannya ?" Tanya Nangong Li dengan senyum yang dalam dan aneh.
"Jika Jiu Wang mengizinkan maka aku ingin melihat rupa Nona Liu yang dikatakan tidak tertandingi ini. " Ucap Chang Rui.
"Jika begitu maka Nona muda Jiu, kamu bisa terus melihat dengan Long Yu akan menjagamu, kamu bisa pergi kemanapun yang kamu inginkan kecuali tiga tempat yang aku sebutkan tadi. " Ucap Nangong Li.
"Tapi.... jie jie !" Seru Jiu Hua dengan ragu.
"Tidak apa apa, Tuan Long akan menjaga mu dengan baik. " Ucap Chang Rui dengan yakin.
Long Yu lumayan bisa di andalkan, jadi Chang Rui merasa cukup yakin, lalu mengikuti Nangong Li.
"Jika aku bisa melihat, kenapa Nona muda Jiu tidak bisa ?" Tanya Chang Rui dengan dingin.
"Tampaknya, Nona muda Jiu dibesarkan dengan sendok emas di bibirnya sejak lahir jadi pasti tidak akan terbiasa dengan hal ini, tapi di sisi lain aku menemukan bahwa Nona Chang lebih tenang. " Ucap Nangong Li dengan misterius.
Chang Rui hanya diam sampai akhirnya menyadari bahwa mereka menuju sebuah ruangan yang mustahil bagi Chang Rui untuk tidak mengenalinya , ini adalah ruangan tempat dia di hukum sampai koma.
Ketika pintu dibuka, itu menunjukkan seorang wanita yang duduk di tepi dengan tatapan kosong dan tidak sadar, itu adalah efek duduk di ruang sunyi untuk waktu yang sangat lama.
Memang, Nangong Li telah memindahkan Liu Qing Yuan dari dalam penjara menuju ruang hukuman.
__ADS_1
"Inilah yang seharusnya di terima oleh seorang pengkhianat, apakah Nona Chang merasa terkejut ?" Tanya Nangong Li.