
"Balaskan dendam siapa ?" Tanya Chang Rui dengan bingung dan sakit kepala yang menyerangnya dengan kejam.
"Siapa yang ingin memintaku untuk balas dendam ?!"Teriak Chang Rui sambil berlutut dan memegang kepalanya dalam kesakitan.
Dia benar benar kesakitan akan hal ini. Chang Rui tidak tahu apa yang telah dilakukannya sampai sampai menderita seperti ini.
Chang Rui berdiri dan mencoba untuk berlari dari tempat tersebut, tempat yang gelap ini seolah olah sedang berusaha untuk melahapnya.
"Aku tidak akan membalaskan dendam orang orang yang tidak aku kenal !" Teriak Chang Rui.
"Bagaimana dengan kami ? Kamu mengatakan bahwa tidak mengenal kami ? Apakah kamu benar benar tidak mengenal kami ? Apakah kamu tidak merasa bersalah dengan mengatakan hal tersebut ?" Tanya suara di telinganya.
"Aku tidak mengenal kalian adalah fakta, apa yang harus aku sesali dan apa yang harus membuatku merasa bersalah ?" Tanya Chang Rui.
"Balaskan dendam kami, kalahkan Nangong Li. Dia adalah asal mula dari semua penderitaan mu. " Ucap suara itu.
Sebelum akhirnya Chang Rui terbangun dengan nafas yang terputus putus dan basah oleh keringat, ketika dia bangun itu adalah tengah malam dan dia sulit untuk kembali tertidur.
Apa maksud dari mimpi itu ? Apakah dia hanya sekedar bermimpi saja karena kelelahan atau karena ada petunjuk lain yang ingin di berikan padanya ?
Chang Rui selalu merasa bahwa pertemuannya dengan Nangong Li disini bukanlah yang pertama, tapi tidak bisa menjelaskannya dengan baik.
Dan ketika dia bertanya pada Nangong Li, maka Nangong Li akan selalu menjawab bahwa mereka tidak saling berhubungan satu sama lain di masa lalu.
Lalu, bagaimana Chang Rui ingin memaksakan nya ? Chang Rui benar benar berada di posisi dilema.
__ADS_1
Pada saat itu, ketika dia bertemu pertama kali dengan Nangong Li, itu adalah ketika pria itu berada di kuil yang sama dengan targetnya dan ketika dia menatap mata Nangong Li, rasa sakit yang luar biasa menyerang kepalanya.
Chang Rui merasa bahwa itu sangat aneh dan juga Nangong Li langsung mengetahui nama panggilannya hanya dalam sekali lihat.
Padahal dia hanya memberi tahu nama itu kepada Cuiyun pada saat itu, kenapa Nangong Li bisa mengetahuinya ?
Chang Rui merasa kecurigaan besar pada Nangong Li dan duduk termenung memikirkan hal ini dengan tenang.
Berusaha untuk tidak panik dan menerjang kamar Nangong Li untuk penjelasan.
"Sebenarnya, apa yang kamu sembunyikan, Nangong Li ?" Tanya Chang Rui dengan lemah dan menyenderkan kepalanya di dinding dengan mata terpejam.
"Siapa orang itu ? Kenapa mereka ingin aku membunuh Nangong Li untuk membalaskan dendam mereka ? Siapa mereka yang sebenarnya ? Lalu kenapa orang yang aku utus pergi ke Dinasti Qing tidak kunjung kembali ataupun mengirimkan surat, apakah dia menemukan hal yang tidak terduga di perjalanan ?" Tanya Chang Rui dengan bingung.
Dia telah mengutus tiga orang untuk berjalan di jalan yang berbeda untuk pergi ke Dinasti Qing dan mengumpulkan masalah tenang Nangong Li.
Sementara disisi lain, Nangong Li duduk di atas kursi sementara Long Yu berdiri di depannya, wajah Long Yu sangat serius seolah olah sedang membahas hal hal penting.
"Apakah kamu yakin untuk menahan orang orang Chang Rui ? Jika ketahuan olehnya maka akan menyebabkan pertengkaran antara kamu dan dia. " Ucap Long Yu.
"Tidak perlu banyak bicara, aku memiliki pertimbangan ku sendiri. Orang orang Chang Rui, jika dibiarkan pergi ke Dinasti Qing maka tidak akan sulit untuk mencari tahu tentangku dan pada saat itu maka semua akting yang telah aku lakukan selama ini akan menghilang. " Ucap Nangong Li dengan datar.
"Kamu benar benar gila, pada saat ini pasti Chang Rui sedang merasakan kegelisahan karena orang orang yang dikirimnya tidak kunjung kembali. " Ucap Long Yu.
"Kalau begitu, maka kirimkan saja surat untuknya. Paksa ketiga orang itu untuk menuliskan surat apa saja yang mengatakan bahwa aku hanyalah seorang pangeran malas yang tidak bisa apa apa dan diusir oleh Kekaisaran ku sendiri. " Balas Nangong Li dengan santai dan tampak puas dengan pemikiran nya.
__ADS_1
"Tidakkah kamu berpikir bahwa hal yang paling penting pada saat ini adalah menjelaskan padanya tentang bagaimana masa lalu ? " Tanya Long Yu.
"Tidak mau, jika tidak maka dia akan membenciku. Aku tidak sanggup untuk kehilangannya. " Ucap Nangong Li.
"Kamu memang tidak sanggup untuk kehilangannya tapi disisi lain kamu telah menghancurkannya secara perlahan lahan. Kamu ingin mengubur semua kesalahanmu tampanada yang mengetahui bahkan oleh Chang Rui sekalipun. " Balas Long Yu dengan terus terang.
"Baiklah, di dunia ini hanya ada kamu yang begitu memahami hatiku dan membuatku merasa sangat terharu. Jika kamu begitu paham dengan hati manusia, kenapa tidak pergi dan berkencan lalu menggunakan semua ilmu itu untuk dirimu sendiri ?" Tanya Nangong Li.
"Hmph ! Kamu mengejekku hari ini maka kamu akan menangis minggu depan, akan ku pastikan bahwa kamu akan menyesal dengan katabkatamu hari ini. " Keluh Long Yu.
"Tidak akan, seorang pria sejati tidak akan pernah menyesali keputusan yang telah dibuat. " Balas Nangong Li dengan bangga.
" Pria sejati, kentut mu. Benar benar menyebalkan dan kamu telah bermimpi terlalu banyak. "Ucap Long Yu.
Sementara disisi lain, Chang Rui yang masih di kamarnya dan tidak tahu bahwa ketiga bawhaannnya telah di tangkap oleh Nangong Li, masih duduk dan merenungi kehidupannya.
Sebenarnya apa yang masih dia inginkan lagi ? Kenapa dia selalu merasa bahwa masih ada hal yang belum dia lakukan sementara dia susah melakukan hampir semua yang harus dilakukan olehnya.
Chang Rui berdiri dan berjalan jalan di kamarnya lalu membuka jendela besar kayu untuk menghirup udara segar dan memperbaiki dirinya dibalik hembusan angin yang lembut yang menyegarkan.
"Jika saja aku bisa menjadi seperti bunga maka akan baik baik saja, dari kuncup , mekar, layu dan gugur, semuanya adalah rutinitas bunga biasa dan dia di takdirkan untuk menjadi seorang bunga abadi yang selalu mekar tanpa lelah untuk menghibur orang lain. " Ucap Chang Rui sambil memandang dirinya sendiri di pantulan cermin.
Mimpi buruk tadi terus berputar di otaknya tanpa henti yang membuatnya merasa bingung sekaligus ragu.
Sejak dia pertama kali kesini dan menjadi Yu Cheng Qing, tidak ada hal yang bisa membuatnya merasa ragu sampai tangannya gemetar.
__ADS_1
Tapi, pada saat ini tangannya bergetar karena ketakutan akan mimpi buruk yang telahnmenganggu tidur nyenyak miliknya semalam.
"Jadi, apakah itu nyata atau tidak ?" Tanya Chang Rui dengan tatapan heran sekaligus bingung tapi sayangnya tidak akan ada yang bisa menjawab pertanyaan ini.