
Chang Rui bersiap siap untuk mengganti pakaian dan pergi ke acara pernikahan antara Long Yu dan Jiu Hua.
"Jadi, bagaimana jika aku ikut ?" Tanya Chang Jian Ming.
"Terserah kakak saja, jika ingin ikut maka kereta kudaku akan bisa menampung kakak. Tapi jika tidak ingin juga tidak apa apa. " Ucap Chang Rui dengan santai.
"Aku tentu saja ingin ikut, aku ingin melihat pria mana yang berani untuk mengambil hati adikku. " Balas Chang Jian Ming.
"Kamu terlalu berlebihan, awas saja jika kamu kesana dan memukulnya maka aku akan mematahkan kakimu. " Ucap Chang Rui dengan candaan.
"Lihatlah bagaimana adikku yang dulunya penurut dan baik hati tiba tiba berubah menjadi begitu ganas hanya demi pria yang baru di temui nya. Apakah kamu tidak tahu bahwa hatiku sangat sakit ketika mendengarnya ?" Tanya Chang Jian Ming dengan nada yang menjijikkan.
Chang Rui memasang wajah seolah olah dia ingin muntah lalu menatap Chang Jian Ming dengan tatapan sinis.
"Kamu tidak cocok dengan ekspresi menyedihkan itu kak. " Ucap Chang Rui dan Chang Jian Ming menghapus ekspresinya.
Lalu bertindak seperti biasa dan melipat kedua tangannya di depan dada.
"Jadi, kapan kalian akan menikah secara resmi ? Aku akan datang untuk melihatnya. " Tanya Chang Jian Ming.
"Kapan saja kalau sempat. " Jawab Chang Rui dengan asal asalan.
"Kamu tidak bisa mengatakannya dengan begitu enteng , ucapan adalah doa. Kamu tidak boleh mendoakan dirimu sendiri tentang hal yang begitu buruk. " Tegur Chang Jian Ming.
"Asalkan kamu tahu, di dunia ini aku sudah meninggal tiga kali, kamu tahu ? Mulai dari tersedak air sampai bunuh diri, aku telah melakukannya berulang kali. " Ucap Chang Rui dengan malas.
"Apa ?! Kamu bisa meninggal hanya karena tersedak air ? Betapa menyedihkan nya, ha ha ha ! " Canda Chang Jian Ming dengan puas menertawakan Chang Rui.
"Tertawalah terus di atas penderitaan orang lain, kamu akan menyadari betapa tersiksa nya aku ketika kamu mengalaminya sendiri. " Balas Chang Rui dengan sinis.
Chang Rui mengemasi seluruh barang barangnya dan memasukkannya ke dalam kereta kuda.
Lalu, ketika Chang Rui keluar, dia bisa melihat Chang Qing Xin yang sedang bermain kejar kejaran dengan Jiu Qing.
Chang Rui menaikkan salah satu sudut bibirnya dan melanjutkan perjalanannya menuju kereta kuda.
Chang Rui merapihkan semua barangnya dan meninggalkan mahar yang akan diberikan oleh Jiu Qing untuk disimpan di rumah Chang Jian Ming.
Setelah itu, kereta kuda itu berubah menjadi kosong. Untunglah yang digunakan adalah kereta kuda pemberian Yu Lian.
Dengan begini, kereta kuda bisa menampung 5 sampai 6 orang. Jika menang tidak muat maka dia akan duduk di depan bersama dengan kusir.
Hal ini bukanlah hal yang sulit sama sekali karena kereta ini adalah kereta dengan bahan yang sangat baik.
Chang Rui melihat bahwa Chang Jian Ming membawa beberapa barang termasuk sebuah tongkat yang ada dibalik bingkai lukisan.
Chang Rui tahu bahwa itu adalah pedang yang telah disembunyikan untuk waktu yang sangat lama.
"Apakah kamu tidak membawa senjata sama sekali ?" Tanya Chang Jian Ming ketika melihat tubuh Chang Rui yang kosong.
__ADS_1
"Tentu saja bawa. " Ucap Chang Rui dengan santai dan menarik sedikit lengan pakaiannya lalu menunjukkan pedang pendek miliknya.
"Pedang pendek ? Aku tidak menyangka bahwa senjata yang akan kamu gunakan adalah pedang pendek, secara sebelumnya kamu selalu berlatih menggunakan pedang panjang. " Ucap Chang Jian Ming dengan kagum.
"Orang orang dapat berubah dengan cepat, aku menggunakannya karena ia praktis dan mudah untuk dibawa kemana mana serta mampu p mengecoh lawan dengan mudah. " Balas Chang Rui.
Chang Jian Ming mengangguk dan pada akhirnya, semua mahar tadi dikubur di salah satu tempat di ladang obat milik Chang Jian Ming agar tidak ketahuan oleh orang.
Setelah pintu dikunci menggunakan batang kayu, barulah mereka pergi naik ke atas kereta kuda. Chang Rui melihat bahwa setelah berlima berubah menjadi agak sempit dan sesak.
Jadi dia akan turun untuk duduk di depan, siapa yang menyangka bahwa Jiu Qing adalah orang yang peka dan menghentikan tindakannya lalu turun.
"Aku saja yang duduk di depan. " Ucap Jiu Qing dan Chang Rui menganggukkan kepalanya.
Memang muat untuk duduk berlima orang dewasa tapi pada akhirnya agak sesak. Chang Rui duduk dengan Chang Qing Xin sementara di depannya ada Fang Huai Li dan Chang Jian Ming.
Chang Rui membuka jendela agar tidak terlalu sesak dan udara yang bersih menyapa diri mereka dengan lembut.
Chang Rui sangat senang ketika angin menerpa wajahnya layaknya seseorang membelai wajahnya dengan penuh kasih sayang.
Chang Rui menikmati pemandangan yang indah di sekitar hutan disini, tentu saja hal ini tidak mudah untuk ditemukan.
Sebagaimana pada saat ini banyak dari hutan yang hanya menyisakan kegelapan dan kengerian, tidak banyak orang yang berani untuk masuk ke dalam hutan sendirian.
Tapi, Chang Rui benar benar tidak memiliki ketakutan pada hal apapun. Alih alih melihat hal ini sebagai seram, Chang Rui lebih melihatnya bahwa ini masih alami dan sesuai dengan alamnya.
Itu berubah menjadi bau amis terutama ketika melewati pasar, Chang Jian Ming dan keluarganya melihat Kota Wu dengan penuh kekaguman.
"Seingatku ketika aku datang kemari 18 tahun yang lalu, tidak ada kota seperti ini. Hanya ada kota yang penuh dengan wabah , tidak tahu kenapa dalam sekejap bisa berubah seperti ini. " Ucap Chang Jian Ming dengan kagum.
Chang Rui hanya tersenyum dalam diam sebelum akhirnya di balas oleh Jiu Qing yang duduk di depan.
"Ini semua berkat nona, sejak nona mengelola Kota Wu, kota ini berubah menjadi salah satu kota paling makmur dan tidak kalah dari Ibukota. Pajak yang ditetapkan juga lebih rendah dari Ibukota, hanya saja yang pasti semua orang tetap membayar jadi masih bisa menutupi seluruh kegiatan di kota." Ucap Jiu Qing dengan kebanggaan di dalam suaranya.
Chang Jian Ming menatap ke arahnya dengan tatapan terkejut lalu memandang kota Wu lagi.
"Ini benar benar kamu yang membangunnya ? Betapa hebatnya. " Ucap Chang Jian Ming ikut kagum.
"Tidak juga, aku hanya melakukan apa yang seharusnya ku lakukan. Aku tidak tega dengan mereka yang menderita terus menerus jadi aku menekan Kaisar untuk membiarkanku menjadi Walikota. Pada saat ini, aku menyerahkan semua urusan pada asisten ku yang satu lagi. " Ucap Chang Rui.
"Nona, aku akan turun disini saja. Aku akan membantu pekerjaan Fu Jin Yang, bagaimanapun istrinya akan masuk ke usia kehamilan besar, itu akan merepotkan baginya. " Ucap Jiu Qing.
"Baiklah, kamu turunlah disini. Aku percaya pada kinerja mu. " Balas Chang Rui dengan santai dan Jiu Qing menundukkan kepalanya dari samping jendela.
Lalu, mereka istirahat sebentar sebelum akhirnya menuju Dinasti Qing. Ketika sampai dihutan, siapa yang menyangka bahwa mereka akan dihadang bandit.
Chang Rui mengatakan kepada mereka untuk tidak turun dan tentu saja, hanya dengan Chang Rui seorang, tidak ada satupun yang lolos.
Lagipula mereka hanya sekelompok bandit di hutan yang tidak berpengalaman secara khusus. Sejauh ini tidak ada ancaman besar dan hanya menjalani hari hari mereka dengan santai.
__ADS_1
Dua hari berlalu di perjalanan dan tubuh mereka sudah pegal pegal, seharusnya mereka akan sampai dalam waktu beberapa jam.
"Apakah kamu baik baik saja ?" Tanya Chang Rui pada Chang Qing Xin karena terlihat pucat.
"Tidak apa apa, kak. " Jawab Chang Qing Xin dengan tertunduk lesu lalu Chang Rui menarik tubuh Chang Qing Xin untuk bersandar ditubuhnya.
"Kamu pasti mabuk perjalanan karena tidak tahan terlalu lama , terutama perjalanan 2 hari. " Ucap Chang Rui dengan pengertian dan mengambil sebuah jantung kain kecil dari kantungnya dan memberikannya pada Chang Qing Xin untuk dihirup.
Dengan begitu, Chang Qing Xin berubah menjadi lebih damai dan tenang. Itu adalah ramuan dengan obat penenang milik Chang Rui dan tidak lama kemudian Chang Qing Xin tertidur dipelukan Chang Rui.
"Chang Rui, kita gantian saja. Kamu pasti menderita pegal pegal setelah sampai nanti. " Ucap Fang Huai Li dengan kasihan.
"Tidak apa apa , ini tidak sakit. Selama dia bisa tenang dan tidak mabuk perjalanan lagi maka tidak masalah. " Ucap Chang Rui dan meminta untuk mengencangkan laju kuda.
Karena Chang Qing Xin sudah tertidur maka mereka sekelompok orang dewasa tentu saja tidak masalah dengan laju kuda yang mengencang.
Akhirnya, mereka sampai di Dinasti Qing setelah perjalanan 6 jam tambahan. Betapa melelahkannya dan ketika sampai disana, mereka ditahan oleh penjaga.
Tapi, pada akhirnya diberikan jalan masuk karena seorang pria berkuda datang untuk menjemput mereka, itu adalah Nangong Li.
Chang Rui tidak memberitahukan keberadaan Chang Jian Ming pada Nangong Li hanya mengatakan bahwa dia akan sampai dalam dua hari.
Di belakangnya ada calon pengantin yang baru akan menikah, Nangong Li mendekati jendela miliknya dan melihat ke dalam kereta kuda..
"Siapa mereka ?" Tanya Nangong Li.
"Kita bicarakan di kediaman mu saja. " Ucap Chang Rui.
"Long Yu, aku tidak tahu bahwa kamu begitu bergerak cepat !" Seru Chang Rui dengan tawa lebar.
"Jika tidak cepat maka aku takut bahwa dia akan menikah dengan orang lain, sekali aku berhasil membawanya aku takut yang kedua kali dia akan benar benar menikah dengan orang lain. " Balas Long Yu.
Long Yu pun berubah menjadi lebih berseri dan wajahnya lebih bersinar, lalu mereka datang ke kediaman Nangong Li.
"Bajingan ini ternyata sangat kaya di dunia fana ini. " Umpat Chang Jian Ming.
"Sssht ! Ada anak kecil disini dan kamu mengatakan hal yang begitu kasar ?!" Tanya Chang Rui dengan tatapan tajam.
"Ah maafkan aku. " Ucap Chang Jian Ming mengerti kesalahannya.
Fang Huai Li langsung membangunkan putrinya ketika mereka sampai di kediaman Nangong Li.
...----------------...
HADIAH BUAT KALIAN LAGI ! YAITU CRAZY UPP !!
Karena sudah mencapai 700 k popularitas dan 35 k like, maka author akan up 3 chapter hari ini, jangan lupa ikuti terus ya !
up : 1 / 3
__ADS_1