REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
210. Membuat Gaun


__ADS_3

Semuanya sudah ditentukan dan barulah masuk ke babak pertama yang sesungguhnya, Chang Rui benar benar sadar bahwa sejak saat ini maka lawannya tidak akan lagi sekelas Murong Fei.


Sementara disisi lain, Yu Cheng Qing palsu alias Hua Jin sedang ditanya oleh Yu Lian.


"Jadi, apakah kamu akan mengikuti Pesta Bulan ?" Tanya Yu Lian.


"Aku akan mengikuti Pesta Bulan apabila kondisi ku sudah membaik dan berharap bahwa aku tidak mempermalukan Ayahanda dengan penampilan sederhanaku. " Ucap Hua Jin.


"Jadi, apakah kamu memerlukan orang ku untuk mengurus hal ini padamu ? Kau bisa meminjam gaun dari kakakmu. " Ucap Yu Lian dengan tidak tulus.


"Tenang saja, walaupun aku miskin dan sudah terbiasa hidup hemat dan sederhana. Aku pasti tidak akan mempermalukan Ayahanda sampai sampai harus meminjam gaun dari kakak kakak yang lain. " Balas Hua Jin dengan penuh dendam.


"Tampaknya Pesta Bulan minggu ini akan ditunda lebih lama, biasanya hanya tiga hari tapi kali ini mungkin 7 hari. " Ucap Kasim yang selalu berada di dekat Kaisar.


"Kenapa begitu ?" Tanya Yu Lian dengan bingung.


"Itu semua dikarenakan banyaknya jumlah pendekar pada pertandingan kali ini. "Jawab Kasim.


"Maka itu bagus jika ada banyak orang yang datang pada tahun ini, bukankah akan lebih banyak kesempatan bagi saudara saudara Kekaisaran untuk memamerkan keagungan Istana Kekaisaran Yuan. " Ucap Hua Jin dengan senyum dingin dibalik cadar nya.


Wajah Yu Lian berubah menjadi muram karena Yu Lian tahu dengan jelas bahwa itu adalah sindiran yang diberikan oleh Yu Cheng Qing, bukanlah sebuah pujian.


Jelas jelas semua orang tahu bahwa kualitas dari keturunan Kekaisaran Dinasti Yuan terus menerus turun dari zaman ke zaman.


Pada saat ini, mereka telah merosot jauh baik Putra Mahkota dan putranya yang lain, tidak ada yang jauh lebih baik darinya.


Bahkan tidak ada yang setara dengannya, sementara anak perempuannya hanya ada sekumpulan wanita manja yang tidak tahu diri.


Pada saat ini, Yu Lian benar benar kesal dengan apa yang terjadi pada Kekaisarannya.


"Ayah tidak perlu terlalu khawatir, bagaimanapun bakat dari Putra Mahkota benar benar luas. " Ucap Hua Jin dengan nada yang agak mengejek.

__ADS_1


Sementara disisi lain, Chang Rui sesekali melirik untuk melihat apakah situasi masih aman untuk di lanjutkan dan Chang Rui beberapa kali melihat bahwa Hua Jin berbincang dengan Yu Lian.


Lalu merasa bahwa semuanya berada dalam kendalinya, sebelum akhirnya Kasim Liu mengumumkan sesuatu yang mengejutkannya.


"Para pahlawan, di karenakan oleh keterbatasan yang ada maka kami memutuskan untuk memperpanjang ini menjadi 6 hari dan 1 hari terakhir untuk penentuan Putri Bulan. " Ucap Kasim Liu.


"Jadi, karena hal tersebut maka pertandingan pembukaan hari ini akan di selesaikan. " Lanjut Kasim Liu.


Orang orang memprotes tapi tidak ada gunanya karena ini pastilah keputusan dari Yu Lian, sebagai penyelenggara acara ini.


Chang Rui benar benar tidak tahu dengan apa yang membuat Yu Lian tiba tiba mengubah rencana seperti ini.


Tidak tahu apakah penyamaran ini bisa bertahan selama 6 hari ? Chang Rui naik ke atas kudanya lalu langsung kembali menuju penginapan nya.


Chang Rui tiba tiba berpikir bahwa tidak ada gunanya meratapi ini, karena dia masih memiliki waktu maka dia akan merancang gaun untuk dirinya sendiri.


Dia akan menggunakan ini ketika Pertandingan untuk Putri Bulan, setelah memikirkan ini Chang Rui langsung berlari kedalam kamarnya dan menggambar.


Gaun itu sangat indah setelah digambar selama setengah jam, dibagian bawah yang mekar dengan sempurna dan dibagian dada atas terdapat sebuah pita berwarna perak.


Chang Rui membuat bagian lengan atas yang sempit dan bagian lengan bawah yang lebih lebar, tampak memberikan kekuatan lebih.


Dia juga akan mencari ornamen ornamen rambut yang memiliki kaitannya dengan bulan, tidak lama kemudian pintu kamarnya diketuk dan ketika dia mempersilakan masuk, yang masuk adalah Hua Jin.


"Betapa melelahkan nya, kau tidak tahu betapa khawatirnya aku bahwa penyamaran ini akan terbuka. " Ucap Hua Jin dengan helaan nafas.


"Jangan panik, selama kamu tidak panik maka dia tidak akan pernah menemukan identitas mu yang sebenarnya. Aku sama sekali tidak dekat dengannya, apakah kamu tahu beberapa penjahit ?" Tanya Chang Rui sambil menatap mata Hua Jin.


Setelah beberapa saat menjelaskan niat yang dimilikinya, Hua Jin tampak terkejut dan tidak habis pikir.


"Aku pikir kamu sudah gila ! Orang orang membuat gaun paling tidak beberapa bulan atau mungkin beberapa tahun dan sekarang kamu ingin membuat gaun hanya dalam 6 hari ?" Tanya Hua Jin dengan terkejut.

__ADS_1


"Tidak apa apa, aku akan mencari 4 atau 5 penjahit, sehingga mereka bisa membagi tugas dan ini akan menjadi lebih baik. Atau jika tidak, apakah kamu tahu bagaimana caranya untuk menjahit ?" Tanya Chang Rui.


"Aku bisa menjahit. " Ucap suara dari belakang dan ketika Chang Rui menoleh, itu adalah suara dari Liu Wuji yang berdiri di pintu.


"Kamu bisa menjahit ?" Tanya Chang Rui.


"Ya, aku sudah bisa menjahit sejak aku berusia 3 tahun , karena aku miskin maka aku belajar untuk menjahit pakaian untuk diriku sendiri. " Ucap Liu Wuji.


"Jika Nona percaya padaku, maka aku pasti tidak akan mengecewakan harapan dan kepercayaan yang telah Nona berikan kepadaku. " Lanjut Liu Wuji.


"Melihat ketulusanmu, baiklah. Aku akan membiarkanmu menjahit nya, aku juga akan membantumu. " Ucap Chang Rui dengan senyum tipis.


Selama orang yang dimaksud mengerti dengan apa yang di inginkannya maka tidak sulit untuk membuat gaun ini.


"Ayo kalian berdua , kita akan berjalan jalan hati ini. " Ucap Chang Rui dengan suasana hati yang baik dan pergi untuk mencari bahan untuk gaunnya.


Di toko kain, mereka disambut oleh seorang penjual yang menggunakan sesuatu yang sangat atraktif.


"Apa yang diinginkan oleh Tuan ?" Tanya penjual itu dengan nada genit dan Chang Rui baru sadar bahwa dia masih menggunakan pakaian pria.


"Aku ingin kain putih polos dengan bahan yang lembut dan terbaik, merupakan sebuah sutra. " Ucap Chang Rui.


"Kebetulan toko kami kedatangan sebuah kain yang dikatakan Kain Tangisan Duyung, ini bukan tanpa alasan melainkan karena memiliki warna yang sama dengan mutiara Duyung. " Ucap Penjual itu.


Chang Rui melihat kain itu dan langsung tahu bahwa itu adalah hal yang diinginkan olehnya !


"Aku akan membeli semuanya, berapa harganya ? " Tanya Chang Rui.


"59 Tael, " Ucap penjual itu.


"Mahal sekali, bagaimana jika 55 Tael ? Aku yakin kamu tidak akan rugi, katakan saja bahwa barang ini sudah lama tidak laku, bukan ?" Tanya Chang Rui dengan dingin dan membuka kartu tersembunyi dari penjual itu.

__ADS_1


__ADS_2