
Disisi lain , kedua pelayan Chang Rui baru saja di beritahukan masalah ini dan keduanya ingin pergi sambil menangis.
Tapi, sesuai dengan kata kata yang disampaikan Chang Rui, Zhang Yue menghalangi mereka berdua.
"Hentikan ! Wangfei meminta ku untuk menahan kalian berdua, jangan membuat kecewa Nona kalian !" Perintah Zhang Yue.
Qinlin dan Qiaoling perlahan lahan berjongkok dan menundukkan kepala mereka, tidak memberikan perlawanan lagi.
"Kenapa Nona harus se menderita itu ? Dia tidak melakukan kejahatan, dia tidak melakukan hal yang merugikan orang lain. Kenapa dia harus menderita begitu banyak ?" Tanya Qinlin dengan sedih.
"Nona telah membawa kami sejak muda, selalu merawat kami dengan baik layaknya keluarganya sendiri. Terhadap pelayannya, dia tidak pernah melampiaskan kemarahannya pada kami. Dia adalah orang yang sangat baik, kenapa langit sangat kejam padanya ?" Lanjut Qiaoling.
Tidak ada yang bisa menjawab hal ini, keduanya saling berpegangan satu sama lain dan berdiri.
"Terima kasih karena Tuan Zhang telah merepotkan diri sendiri untuk datang menemui pelayan rendahan seperti kami. " Ucap keduanya sambil menunduk sebelum akhirnya berbalik.
"Jika kalian ingin merubah nasib Nona kalian, maka kalian harus tumbuh menjadi lebih kuat dan patuh. " Zhang Yue memberikan nasehat ini sebelum akhirnya berjalan pergi.
Dipenjara yang dingin itu, di sel sebelah merupakan seorang pria tua dengan rambut yang menutupi wajahnya.
Orang tua itu duduk sendirian disana, tampak mengerikan. Sangat kaku layaknya ukiran boneka kayu.
Ketika sedang asik memperhatikan pria tua itu, pintu penjaranya di buka dan dua orang pria datang masuk ke dalam membawa cambukan.
"Apa yang dimaksud dengan Tuan ini ?" Tanya Chang Rui dengan dingin.
"Kami di perintahkan oleh Putra Mahkota untuk menanyai Jiu Wangfei dan menginterogasi Jiu Wangfei. " Ucap pria itu.
Chang Rui tertawa dingin ketika mendengar ini dan berdiri lalu berjalan mendekati pria ini dengan dingin.
__ADS_1
"Belum ada bukti yang memberatkan ku sebagai tersangka. Itu semua barulah dugaan Putra Mahkota. Karena aku menghormatinya, barulah aku mengikutinya dengan patuh. Jika itu orang lain, apakah akan sedamai ini. Kalian berdua sebaiknya pulang dan katakan hal ini kepada Putra Mahkota. " Ucap Chang Rui dengan arogan.
"Kami tidak bisa melanggar apa yang dikatakan oleh Putra Mahkota, jika tidak maka keluarga kami akan dimusnahkan oleh Putra Mahkota. Harap Jiu Wangfei tidak menyulitkan kami dalam menjalani tugas. " Pria itu tampak ragu ketika mengatakan hal ini.
Chang Rui tertawa terbahak bahak membuat beberapa tahanan lain menoleh kemari. Tangan Chang Rui terulur dan mencengkram dagu pria itu.
Sementara yang satunya, telah bersembunyi di belakang pria yang sedang dicengkram olehnya.
"Menggunakan taktik ini untuk membuat ku merasa kasihan, hm ? Kalian sebaiknya berlatih lebih baik, karena nada kalian sama sekali tidak sesuai. Katakan pada Putra Mahkota, ada baiknya untuk mengetahui batasan yang dia miliki !" Ucap Chang Rui mendorong kedua pria itu mundur.
Chang Rui menatap keduanya dengan tajam. Keduanya masih ingin maju tapi Chang Rui telah menendang keduanya.
"Kalian sebaiknya mengetahui status kalian dengan baik, tidak baik untuk terlalu patuh dengan Tuan kalian. Jika kalian mati, maka Putra Mahkota tidak akan memerdulikan kalian lagi. "Bisik Chang Rui dengan lembut.
Keduanya gemetar ketakutan dan segera mengunci pintu, Chang Rui berdiri dan melihat kedua orang itu pergi dengan tatapan tajam layaknya seekor elang yang sedang memantau mangsa nya.
Nangong Xi berusaha untuk mengambil kesempatan darinya ? Nangong Xi benar benar mencari kematian.
"Aku mendengar bahwa Jiu Wangfei melakukan perlawanan, hm ?" Tanya Nangong Xi.
"Perlawanan apa yang bisa aku lakukan terhadap penjaga penjara ? Apa yang aku lakukan hanyalah tindakan putus asa dariku, mohon Putra Mahkota tidak tersinggung. " Balas Chang Rui dengan suara yang lemah.
"Jiu Wangfei, kamu pasti berpikir bahwa adik ke empat ku ingin melindungi orang orangmu bukan ? Tapi, apakah kamu sadar bahwa sebenarnya, orang yang mengadukan masalah ini kepada ku adalah suamimu sendiri !" Ucap Nangong Xi dengan tawa dingin.
Chang Rui yang mendengar ini merasa dingin tapi memaksa dirinya untuk tidak memperdulikan kata kata Nangong Xi.
"Aku menawarkan untuk memberikannya orang yang sangat di tunggu tunggu olehnya, itu adalah bibi dari pihak ibumu, Liu Qing Yuan. " Lanjut Nangong Xi.
"Bukankah Liu Qing Yuan sudah lama meninggal ?" Tanya Chang Rui dengan mata yang membulat.
__ADS_1
"Itu adalah yang semua orang tahu, tapi pada akhirnya aku diam diam merawat nya di kediaman ku dan memberinya kehidupan yang baik. Tanpa keraguan, dia memberikan orang itu. Lalu, kamu mengira bahwa masalah pembunuh itu adalah hal yang aku berikan padanya. "
"Tapi pada akhirnya, itu adalah dia sendiri yang mengirimkan orang itu. Orang itu adalah orangnya sendiri, karena dia yakin bahwa kamu akan melindunginya. Jadi, dia memberi racun untuk melumpuhkan kekuatanmu, dengan begitu maka tidak peduli sebanyak apapun aku menyiksa mu maka jangan harap bahwa dia akan datang dan menolong mu. " Ucap Nangong Xi.
Chang Rui berusaha untuk tidak memasukkan semuanya ke dalam hatinya dan ingin menganggap bahwa semua kata kata Nangong Xi hanyalah omong kosong.
Tapi, pada akhirnya kenyataan dan fakta yang di dapatkan padanya hari ini telah menyatu menjadi satu dan kenyataan bahwa pengkhianatan ini telah menghancurkan nya.
Chang Rui menundukkan kepalanya ke bawah dan berusaha untuk menahan air mata yang ingin meluncur dari sudut matanya.
Pada akhirnya, ini adalah kesalahannya karena terlalu bodoh, karena telah mempercayai orang yang salah.
"Kamu harus membaca ini, jadi besok kamu harus berhenti melakukan perlawanan. " Ucap Nangong Xi.
Chang Rui mengambil surat di tangan Nangong Xi dan membacanya, dimana itu di tanda tangani oleh Nangong Xi dan Nangong Li.
Semuanya tampak nyata, Nangong Xi berjalan pergi dan menutup pintu penjara, Chang Rui menundukkan kepalanya dalam dalam dan merasakan bahwa hatinya berdarah.
Dalam kehidupan sebelumnya, pengkhianatan adalah hal yang tidak pernah terjadi dalam hidupnya.
Karena, dia tidak pernah mempercayai orang orang di sekitarnya. Tapi , kali ini , sekali dia mempercayai seseorang yang di anggap olehnya meyakinkan, dia pada akhirnya menemui pengkhianatan.
Benar benar rencana yang sangat baik, Nangong Li.
Chang Rui mengepalkan tangannya erat erat sampai sampai kukunya menembus kulitnya dan berdarah.
Kebencian yang dia miliki terukir di dalam tulang miliknya dan tidak akan hilang bahkan ketika dia berubah menjadi abu.
Chang Rui mengeluarkan pedang pendek yang selalu di bawanya dan melihat ini dengan penuh kebencian.
__ADS_1
"Akan ada waktunya dimana aku akan menikammu dengan pedang yang kamu berikan ini.... " Ucap Chang Rui dengan air mata yang mengalir.
Chang Rui menyekanya dengan kasar dan tampak tidak peduli bagaimana keadaannya saat ini.