
Chang Rui dan Cuiyun berjalan berdampingan dengan wajah yang sangat pucat. Tubuh Yu Cheng Qing bersandar pada tubuh Cuiyun yang menunjukkan bahwa dia tidak berdaya.
Sampai di depan Istana milik Kaisar, keduanya dilarang untuk bertemu Kaisar oleh kedua penjaga.
"Yang Mulia pada saat ini sedang bertemu dengan tamu penting dan siapapun tidak diizinkan untuk menemui Yang Mulia. " Ucap seorang penjaga itu sambil menyeringai.
Itu sudah lebih dari cukup untuk menujukkan bahwa penjaga itu berbohong, tampaknya ini adalah salah satu antek antek milik Yu Qingyun.
"Baiklah jika begitu maka kami akan kembali." Ucap Chang Rui dengan lembut.
"Nona ! Bagaimana kamu bisa menyerah dengan begitu cepat ?" Tanya Cuiyun dengan khawatir.
Jika ada orang yang menemukan bahwa Yu Cheng Qing ternyata sudah sadar dan tidak langsung melapor kepada Kaisar maka Yu Cheng Qing akan mendapatkan banyak masalah.
"Kedua penjaga ini mengatakan bahwa Yang Mulia sedang sibuk, apa yang bisa aku lakukan ?" Tanya Chang Rui.
Chang Rui membalikkan tubuhnya dan bersiap untuk berjalan kembali sebelum akhirnya menunjukkan seringaian jahat.
"Jika Yang Mulia mencari aku, maka aku harus menyalahkan kalian berdua. Jika sudah begini, maka aku hanya bisa meminta tolong kepada Tabib Chang untuk melaporkan hal ini kepada Yang Mulia. " Ucap Chang Rui dengan lemah.
"Kedua penjaga ini menolak untuk membiarkanku masuk, tapi membiarkan Putri Qingyun untuk masuk. Apakah Putri Qingyun adalah orang yang dimaksud penting oleh kedua penjaga ini ?" Tanya Chang Rui dengan nada yang dingin.
Kedua penjaga itu langsung berubah ekspresi dan Chang Rui menoleh ke belakang dengan senyum jahatnya.
"Apakah kalian tahu apa akibat dari membohongi keluarga Kekaisaran ?" Tanya Chang Rui dengan penuh tekanan.
"Kau tidak memiliki kemampuan untuk memfitnah kami seperti itu !" Teriak salah satu penjaga dengan marah.
Chang Rui berjalan ke depan dan menampar mereka berdua dengan kuat, tidak lama dari belakang muncul seorang Kasim kecil, Kasim Liu.
"Apa yang sedang terjadi ?" Tanya Kasim Liu dengan tidak senang.
"Kasim Liu, ka... kami hanya melakukan tugas kami. Wanita gila ini yang membuat keributan !" Bentak salah satu penjaga yang ditampar.
__ADS_1
"Kasim Liu, lama tidak bertemu. Kamu telah tumbuh menjadi lebih tinggi, umur kita hanya berbeda sedikit. " Ucap Chang Rui dengan tawa kecil.
"Putri Cheng Qing. " Ucap Kasim Liu dengan datar tapi tidak ada hormat dalam suaranya.
"Kenapa Putri Cheng Qing menampar kedua orang ini ?" Tanya Kasim Liu.
"Kasim Liu, kamu bahkan memanggilku sebagai Putri, tapi kedua orang ini dengan lancang nya menunjukku dengan tangan kotor mereka lalu berteriak padaku dengan tidak sopan. Menurut peraturan Kekaisaran, apa yang harus diberikan kepada kedua orang ini ?" Tanya Chang Rui dengan lembut.
"Kasim Liu..... Kasim Liu ! Kami bisa menjelaskan hal ini kepadamu. " Ucap kedua penjaga itu sambil menangis.
"Aku pikir, akan terlalu mudah untuk melepaskan mereka hanya dengan menampar mereka. Jika aku tidak salah ingat maka harus ada 20 kali cambukan untuk kedua orang ini. Aku yakin, Kasim Liu tidak akan melewatkan ini bukan ?" Tanya Chang Rui.
"Mohon maaf atas ketidak nyamanan yang dirasakan oleh Putri Cheng Qing, aku akan menindak lanjuti hal ini. " Ucap Kasim Liu masih sama datarnya.
"Baiklah, aku tahu bahwa Kasim Liu adalah orang yang bisa di andalkan. " Ucap Chang Rui dengan senyum cerah yang kekanak kanakan.
Liu Chang, nama Kasim Liu yang hanya berbeda dua tahun dari Yu Cheng Qing terkejut ketika melihat tingkah laku Yu Cheng Qing.
"Apa yang di inginkan oleh Putri Cheng Qing dengan datang kemari ?" Tanya Kasim Liu dengan lebih hormat.
"Pada saat ini aku ingin melaporkan kepada Yang Mulia atas sadarnya aku dari koma, tapi tampaknya aku tidak di terima disini. " Ucap Chang Rui dengan senyum sedih.
"Kedua penjaga ini mengatakan bahwa Yang Mulia sedang menerima tamu terhormat sehingga tidak ada yang bisa menemuinua, tapi aku menemukan disana ada selendang milik Putri Qingyun yang terjatuh. Apakah ini yang dimaksud dengan tamu terhormat ?" Tanya Chang Rui dengan senyum dingin.
Dalam sekejap, ekspresinya berubah drastis yang membuat semua orang terkejut, Chang Rui menunjuk ke arah sudut pintu, disana ada sedikit selendang milik Yu Qingyun.
Yu Qingyun adalah seekor merak sejati dan akan mengenakan apapun yang termahal, bahkan tidak ragu untuk menggunakan beberapa selendang sekaligus, itulah yang membuatnya tidak akan pernah menyadari jika ada satu selendangnya yang jatuh.
Kasim Liu melihat ke arah yang di tunjuk oleh Chang Rui sebelum akhirnya memilih untuk mengambil jalan tengah.
"Putri Cheng Qing harap menunggu sebentar, pelayan kecil ini akan memeriksa dan meminta persetujuan Yang Mulia. " Ucap Kasim Liu dengan wajah yang rumit.
Chang Rui mengangguk dengan lembut dan tersenyum penuh makna, Liu Chang tidak berani berdiri disana lebih lama sebelum akhirnya melarikan diri.
__ADS_1
Chang Rui tahu apa alasan Liu Chang bertindak seperti itu, sepertinya ada perasaan kehilangan, tapi itu adalah salahnya sendiri.
Dulu, Liu Chang dan Yu Cheng Qing sangat sering bermain bersama sama, satu adalah Putri Kaisar yang terbuang sementara yang lain adalah Putra dari mantan Perdana Menteri.
Karena Liu Chang adalah putra tunggal, ayahnya meminta untuk bergaul dengan orang orang penting seperti Yu Qingyun dan bukan seperti Yu Cheng Qing.
Yu Cheng Qing yang tidak sengaja mendengar percakapan inipun langsung mundur karena ketakutannya sendiri.
Liu Chang kecewa karena Yu Cheng Qing yang langsung putus asa, sementara Liu Chang sendiri pada awalnya ingin melawan ayahnya untuk hubungan pertemanan mereka.
Setelah bermain bersama selama lebih dari tiga tahun, mustahil untuk tidak menumbuhkan perasaan.
Yu Cheng Qing selalu kesepian dan menemukan Liu Chang adalah orang yang sangat lembut dan tampak juga berpendidikan.
Tapi, pada akhirnya mereka terpisah sampai akhirnya mereka bertemu lagi dua tahun lalu. Yu Cheng Qing sangat senang ketika bertemu lagi dengan Liu Chang tapi menemukan bahwa Liu Chang telah berubah.
Yu Cheng Qing berusaha untuk mendekati Liu Chang dengan segala cara tapi Liu Chang hanya menanggapi dengan segala kedataran miliknya.
Karena ingin mendekati Liu Chang juga, itu membuat Yu Cheng Qing harus selalu bertemu dengan Yu Qingyun.
Hanya saja, Liu Chang tidak pernah tahu setiap perjuangan yang diberikan oleh Yu Cheng Qing bahkan sampai saat Yu Cheng Qing meninggal.
Sangat disayangkan sekali bahwa kisah cinta itu harus berakhir disana dengan menyedihkan.
Setelah Chang Rui melihat ini , Chang Rui menyadari bahwa sebenarnya cinta Yu Cheng Qing tidak bertepuk sebelah tangan.
Melainkan Liu Chang masih kecewa dengan Yu Cheng Qing karena langsung putus asa dan memutuskan hubungan pertemanan mereka.
Karena itulah Chang Rui mengatakan bahwa kehilangan Yu Cheng Qing pada saat ini adalah karena keegoisan milik Liu Chang.
Seandainya Liu Chang sedikit jujur saja pada dirinya sendiri dan menerima perhatian yang diberikan oleh Yu Cheng Qing maka mungkin Liu Chang tidak akan kehilangan Yu Cheng Qing.
Tapi, sekarang semuanya sudah terlambat.
__ADS_1