
"Apakah kamu tahu sebuah kalimat yang terkenal ini, jika kamu tahu terlalu banyak maka itu tidak akan baik untukmu. " Bisik Nangong Li.
Chang Rui yang mendengar kata kata Nangong Li tidak terintimidasi dan hanya tertawa ringan.
Chang Rui duduk bersila dan mengambil ancang ancang seolah olah ingin bertapa dan memfokuskan diri.
"Apakah kamu kehilangan kata kata untuk membalas ku ?" Tanya Nangong Li dengan sedikit rasa senang yang bisa di dengar dari nada suaranya.
"Aku hanya tidak ingin menghabiskan tenagaku dengan orang gila. " Balas Chang Rui dengan acuh tak acuh.
"Apakah kamu tidak takut jika aku membunuh mu disini karena merasa tersinggung oleh mulut berbisa mu itu ?" Tanya Nangong Li.
"Jika aku semudah itu untuk ditindas maka aku tidak akan sepercaya diri ini untuk datang kemari dan melihat Wangye. " Chang Rui tertawa ringan dan menunjukkan kepercayaan dirinya.
"Wangye juga harus tahu jika Wangye membunuhku disini maka akan menimbulkan banyak masalah , aku percaya jika Wangye bukanlah pria bodoh yang akan termakan oleh amarah. " Lanjut Chang Rui tidak lupa untuk menyelipkan sindiran.
"Bagaimana kamu bisa tahu jika aku tidak berani membunuhmu disini dan aku lebih memilih untuk menanggung banyak masalah ?" Tanya Nangong Li.
"Jika begitu, maka itu tidak akan menjadi hal yang mudah. " Jawab Chang Rui.
Nangong Li mendorong mundur kursi rodanya di dalam kegelapan dan Chang Rui mengeluarkan pedang pendeknya.
Chang Rui tidak bisa melihat apapun, pada saat ini yang terlihat olehnya hanyalah bilah pedang pendeknya.
Berbeda dengan bilah pedang Nangong Li yang berwarna hitam pekat, sama gelapnya dengan tempat ini yang membuat itu tidak terlihat.
Chang Rui tidak berusaha lebih keras untuk melihat ke depan melainkan memejamkan matanya untuk menggunakan indra pendengarannya.
Chang Rui memutar pedang pendeknya dan pedang Nangong Li menahan pedang pendek miliknya.
Terdengar suara dentingan pedang yang intens di ruangan gelap ini, Chang Rui melompat ke belakang dan menahan pedang Nangong Li yang mengarah kepada kepalanya.
__ADS_1
Kedua pedang berkualitas bagus itu bergesekan dengan kencang dan menimbulkan percikan api.
Chang Rui terdorong mundur beberapa langkah tapi ini adalah kemajuan besar sejak dia bisa menahan serangan Nangong Li.
Pada hari dia datang ke kediaman ini, dia bahkan tidak bisa menahan satu serangan dari Nangong Li.
Tapi, sekarang dia bertahan lebih dari 5 serangan, ini adalah kemajuan yang bagus. Chang Rui akan terus meningkatkan nya di masa depan.
"Kamu bagus dalam bela diri , kemampuan mu telah meningkat sangat jauh. " Ucap Nangong Li.
"Tentu saja , jika tidak bukankah aku akan mengecewakan Wangye ?" Tanya Chang Rui dengan sinis.
"Sejujurnya, kamu saat ini bahkan masih mengecewakan. Hanya dengan kekuatan mu seperti ini dan berharap agar bisa mengalahkan Permaisuri ? Kamu telah bermimpi terlalu banyak. " Cibir Nangong Li.
"Aku memuji mu karena takut jika aku mengatakan yang sebenarnya padamu saat ini maka aku akan bisa melihatmu menangis dengan keras. " Lanjut Nangong Li.
"Kenapa aku harus menangis ? Untuk hal yang tidak berguna seperti ini ? Wangye, kamu telah meremehkan ku. Sejak awal, aku hidup ditengah ejekan dan cibiran orang lain. Apakah satu kalimat mu bisa menyakitiku ? Itu bahkan tidak menyentuh sisik paling luar milikku. " Balas Chang Rui dengan tajam.
Chang Rui tidak memasukkan kata kata ini ke dalam hati tapi entah kenapa ini masih agak sakit, Chang Rui tahu kalau ini ditujukan untuk kehidupan pemilik tubuh.
Tapi, Chang Rui mengingat sebuah kalimat sama yang diberikan oleh kedua orang tuanya di kehidupan lalu.
Chang Rui menghela nafas dan punggungnya merosot di dinding, lalu perlahan lahan terduduk di tanah dan memejamkan matanya.
Tampaknya, pelatihan Nangong Li tidak akan berakhir untuk waktu yang lama.
"Berapa lama lagi kamu akan disini ?" Tanya Chang Rui.
"Kenapa ? Kamu sudah tidak tahan ?" Tanya Nangong Li balik.
"Kenapa aku tidak tahan ? Aku hanya takut jika melihat mu terlalu lama disini dan sakit jantung, lalu meninggal. Aku tidak akan bisa terhindar dari kejahatan ini. " Ejek Chang Rui.
__ADS_1
Chang Rui membawa isyarat lain dalam kata kata nya yang mengisyaratkan bahwa Nangong Li hanya bisa menjebak orang lain selama ini.
Setelah 3 jam berada di ruangan gelap itu, walaupun menjadi tidak terlalu sunyi karena keributan kecil yang mereka buat tapi ini masih membantu mereka meningkatkan indra mereka.
Chang Rui berpikir sejenak , walaupun pelatihan ini kejam dan keras. Chang Rui berpikir kalau ini semua tidak sepenuhnya salah.
Setelah dipikir pikir, Chang Rui bahkan akan menjalani pelatihan kejam semacam ini di masa depan untuk membantunya jika terjadi sesuatu.
Keduanya berjalan keluar dari ruangan gelap itu, Chang Rui mendorong kursi roda milik Nangong Li dan menarik pintu yang menutupi dengan lantai atas.
Disana ada sebuah tangga yang membentuk landaian bukan tangga pada umumnya. Ini dibuat cukup landai agar tidak jatuh ke belakang.
Chang Rui tahu hal ini karena di kehidupan lalu , Chang Rui telah melihat hal semacam itu.
Sesampainya diatas, itu adalah ruang kerja sekaligus kamar milik Nangong Li.
Akhirnya, Chang Rui berhasil melihat terang kembali, benar benar menakutkan untuk berada di dalam ruangan gelap semacam itu.
"Wangye , alasan aku datang kemari adalah untuk memberikan ini untukmu. Kamu bisa membawa ini kepada tabib lain untuk melihat apakah tanaman tanaman ini beracun atau tidak. Jika tidak beracun dan kamu sudah yakin maka suruh bawahan mu untuk membeli dalam jumlah banyak karena kita akan memulai proses penyembuhan mu. " Ucap Chang Rui dengan wajah serius dan memberikan sebuah kertas terlipat rapih.
"Apakah kamu tidak takut jika setelah aku mendapatkan ini maka aku akan membakar jembatan setelah melewatinya ?" Tanya Nangong Li.
(Membakar jembatan setelah melewatinya : membuang atau menyingkirkan orang yang telah memberikan keuntungan padanya setelah tidak dibutuhkan lagi. )
"Kenapa aku harus takut ? Tidak ada takaran disana, satu satunya hal yang bisa memberi takaran adalah aku. Pada akhirnya, jika Wangye terus bersikeras untuk mencoba membuat obat sendiri maka itu hanya akan ada dua kemungkinan, satu tidak akan pernah menimbulkan efek pengobatan. Kedua adalah menemukan kematian." Peringat Chang Rui dengan nada sinis.
"Apakah kamu begitu percaya diri ? Di dunia ini, aku bisa mengundang puluhan tabib ternama dari seluruh dunia, kenapa aku tidak bisa menemukan takaran yang tepat ?" Tanya Nangong Li.
"Aku tidak yakin untuk semua hal , tapi dalam hal pengobatan aku berani menjamin. Bahwa di dunia ini hanya ada satu aku yang bisa mengobatimu , karena aku adalah..... " Chang Rui menghentikan kata katanya sejenak dan tersenyum tipis.
"Reinkarnasi Dewi Pengobatan !"
__ADS_1