REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
226. Diskusi II


__ADS_3

"Kamu tampaknya berubah dengan begitu cepat, hm ?" Tanya Yu Lian yang merasa bahwa dia telah kehilangan dukungan.


Sebelumnya Yu Lian merasa di atas angin karena mendapatkan dukungan dari Chang Rui tapi pada saat ini Chang Rui berniat untuk menghentikan kasus juga membuat Yu Lian merasa di pojokkan oleh sekelompok bawahannya.


Dia adalah penguasa, kenapa dia harus tunduk pada kata kata dari bawahannya ? Bukankah seharusnya bawahannya yang tunduk pada perintahnya ?


Yu Lian secara tidak langsung merasa serakah dan haus akan kekuasaan tapi sayangnya tidak memiliki kemampuan untuk itu, sudah dikatakan bahwa Yu Lian ini benar benar kurang kemampuan dan cara berpikirnya yang aneh bahkan membuatnya lebih tidak layak.


Chang Rui sendiri memahami betul bagaimana cara berpikir Yu Lian dan langsung tahu dengan jelas apa yang akan dikatakan oleh Yu Lian.


"Yang Mulia, hamba ini memang tidak memiliki banyak pengalaman sehingga mudah berubah. Hamba ini merasa bahwa apa yang dikatakan oleh Perdana Menteri Zhong tidak salah sehingga langsung mendukung kata kata Perdana Menteri Zhong. " Ucap Chang Rui dengan polos.


"Aku ingin hal ini di tindak lanjuti dan diperiksa sampai jelas, jika ada di antara kalian yang berani untuk berkhianat maka jangan salahkan aku karena melakukan pembersihan. " Ucap Yu Lian dengan dingin dan masih tidak ingin melepaskan kasus ini maka Chang Rui akan memberinya kesempatan sementara Zhong Li sendiri sudah khawatir dan berulang kali menatap Chang Rui untuk menanyakan tindakannya selanjutnya.


"Yang Mulia, walaupun hamba ini hanyalah pengabdi pemula. Tapi, hamba ini tahu jika melakukan pembersihan maka sama saja dengan jatuhnya sebuah pemerintahan. Yang Mulia tidak boleh melakukan hal ini dengan terang terangan, jika tidak maka akan membuat kepercayaan orang orang hilang. Mari kembali fokus pada penyerangan orang bar bar di Kota Wu. " Ucap Chang Rui mengendalikan topik pembicaraan.


Semuanya berakhir dengan baik dan 3000 pasukan lain dikirim ke Kota Wu untuk membantunya, itupun berkat dari bantuan Perdana Menteri Zhong dalam kata katanya.


"Perdana menteri, aku ingin berbicara denganmu sore nanti tidak tahu apakah bisa atau tidak. " Ucap Chang Rui.


"Tentu saja bisa. " Jawab Perdana Menteri Zhong sebelum akhirnya mereka pamit.

__ADS_1


Chang Rui kembali ke Istana hanya untuk melihat Yu Lian yang sedang emosi dan membanting banting barang yang ada di ruangannya.


"Tidak ada gunanya untuk membanting benda benda seperti itu, ayah. Kamu selalu ingin mengetahui orang yang berkhianat darimu bukan ? Maka aku akan membantumu sedikit tapi apa keuntungannya bagiku ?" Tanya Chang Rui.


"Apa yang kamu inginkan ? Selama kamu bisa membantuku untuk mengungkapkan siapa pelakunya maka aku akan mengabulkan permintaan mu. " Ucap Yu Lian dengan antusias.


"Orangnya adalah Zhong Li. " Jawab Chang Rui dengan acuh tak acuh.


Brakkk !


"Sudah kuduga, lalu kenapa kamu membelanya ? Apakah kamu berniat untuk berkhianat ?" Bentak Yu Lian dengan murka.


"Percuma untuk marah denganku, ayah. Aku sedang menyelamatkan wajahmu yang berharga jika tidak maka orang orang kru akan datang untuk mengucilkan mu, jangan membuat musuh waspada. Hanya ini yang bisa aku beri tahu pada Ayah. " Ucap Chang Rui dengan wajah datarnya yang khas.


"Aku ingin, 3000 prajurit yang terlatih bukan seperti yang sebelumnya. Jangan menganggap bahwa aku tidak tahu apa apa tentang rencana licik mu, ayah. " Jawab Chang Rui lalu berdiri dan berjalan pergi.


Chang Rui berjalan menuju kediaman Perdana Menteri Zhong lalu masuk kedalam ruang kerjanya.


"Perdana Menteri, aku membantumu tadi bukan tanpa syarat. Tapi ada satu hal penting yang perlu kamu ketahui bahwa identitas mu telah diketahui oleh Ayah sejak awal dan dia ingin membunuh mu dengan tangannya sendiri. " Ucap Chang Rui pada Zhong Li.


Zhong Li yang mendengar ini tampak terkejut dan berpikir dengan keras, Chang Rui tentu saja berniat untuk mengadu domba kedua orang ini dan bertengkar.

__ADS_1


Pada saat itu maka dia akan menjadi orang yang mendapatkan keuntungan paling banyak dari pertarungan ini.


"Bagaimana mungkin ? Aku sudah bekerja dengan sangat hati hati selama ini. Tidak mungkin ada yang membocorkan nya, aku benar benar tidak tahu hal ini di dapatkan dari mana. " Ucap Zhong Li dengan pusing.


"Perdana Menteri Zhong sebenarnya tidak cukup hati hati bahkan orang awam sepertiku bisa mengetahuinya dengan jelas. Aku datang untuk membantu karena aku tidak tahan dengan tingkah laku ayahku, kamu seharusnya sudah dengar bagaimana reputasi yang beredar tentang ku bukan ?" Tanya Chang Rui dengan helaan nafas seolah olah apa yang dikatakan di rumor, benar benar asli.


"Aku tahu tentang hal itu, aku bisa memahami tindakan dari Tuan Putri. Jadi bagaimana menurut Tuan Putri, apakah aku akan bisa memiliki kesempatan untuk menggulingkan tahkta dari Kaisar ?" Tanya Zhong Li dengan antusias.


"Karena aku datang kemari maka aku pasti memiliki solusinya, hanya saja tidak ada keuntungan nyata bagiku selain balas dendam. Aku takut bahwa ini akan menjadi tindakan yang merugikan diriku sendiri, aku ingin tahu hal apa yang bisa di tawarkan oleh Perdana Menteri Zhong padaku sebagai ganti dari ini. " Ucap Chang Rui dengan senyum tipis.


"Aku akan memberikan 5 juta Tael. " Ucap Zhong Li.


"Hanya 5 juta Tael ? Begitu sedikit, bukankah ini penghasilan mu selama satu minggu ? Bagaimana jika berubah menjadi 20 juta Tael, bagaimanapun dengan tambang milikmu maka tidak sulit bagimu untuk mengumpulkan uang sebanyak ini. " Ucap Chang Rui.


"Baik, tidak apa apa 20 juta Tael. Tapi apa yang bisa ditawarkan oleh Tuan Putri ?" Tanya Zhong Li.


"Aku memiliki rahasia bahwa Putra Mahkota sebenarnya penyakitan dan dia akan terbaring di bawah cahaya bulan purnama dalam keadaan setengah sadar, orang seperti ini tidak akan bisa memimpin tahkta. Ini adalah buktinya, tulisan dari tabib dan obat yang ada di kamarnya. " Ucap Chang Rui sambil mengeluarkan tulisan tabib yang berbeda dengan tulisan orang biasa.


"Benar benar ada penyakit seperti itu ? " Tanya Zhong Li.


"Ya, benar benar ada , buktinya Putra Mahkota tidak pernah keluar pada saat malam bulan purnama. Jika bukan karena hal ini, karena hal apa ? Permaisuri adalah orang yang paling aku benci, tentu saja aku tidak akan repot repot mengarang cerita untuk hal ini. Dengan kesempatan ini maka peluang bagi Tuan Zhong untuk menggantikan tahkta akan berubah menjadi lebih besar. " Jawab Chang Rui.

__ADS_1


"Ha ha ha ! Langit benar benar berpihak padaku dan tidak membiarkan ku untuk menerima kekalahan yang menyedihkan !" Tawa Zhong Li dengan antusias tanpa tahu bahwa semuanya adalah bohongan.


Orang orang tidak tahu bahwa Chang Rui sendiri adalah seorang tabib dan tulisannya sendiri hampir sama dengan Tulisan dari Tabib Kekaisaran.


__ADS_2