REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
84. Berjalan Bersama


__ADS_3

Chang Rui memakan makanan nya dengan tenang ketika makanan mereka berdua datang terlebih dahulu, antara dia dan Jiu Hua.


Chang Rui mengangkat sedikit cadar nya dari bagian bawah lalu menyelipkan nasinya, ini adalah kesalahannya karena tidak ingin menggunakan riasan sehingga dia harus menderita seperti ini bahkan ketika dia akan memulai makan.


Siapa yang menyuruh Nangong Li berkeliaran disini ? Benar benar menyebalkan. Tidak tahu sudah berapa kali Chang Rui mengutuk Nangong Li di dalam hati.


Tapi, orang yang dimaksudkan hanya duduk dengan wajah tanpa rasa bersalah di sampingnya.


"Apakah ada sesuatu di wajahmu sehingga Nona Chang terus menatap wajahku ?" Tanya Nangong Li dengan terus terang.


"Tidak ada, aku hanya merasa bingung kenapa Jiu Wang bisa ada disini. " Ucap Chang Rui.


"Apakah aku tidak boleh datang kemari ?" Tanya Nangong Li balik.


"Tentu saja boleh , aku merasa senang hanya saja sedikit bingung. Bagaimanapun Jiu Wang adalah orang yang sangat sibuk, bagaimana bisa meluangkan waktu untuk berjalan jalan kemari. " Jawab Chang Rui.


Keduanya saling menatap satu sama lain dengan sengit dan tidak ada yang mau mengalah.


"Walaupun Nona Chang mengatakan tidak masalah tapi wajah Nona Chang tampaknya tidak sejalan dengan kata kata Nona Chang. Wajah Nona Chang menunjukkan ketidak setujuan. " Balas Nangong Li.


"Apa yang dimaksud dengan ketidak setujuan ? Aku menutup seluruh wajahku dengan cadar, bagaimana Jiu Wang bisa melihatnya dan menilainya ?" Tanya Chang Rui dengan nada menantang.


"Aku hanya bercanda, Nona Chang tidak harus menganggap ini sebagai hal yang sangat serius. " Ucap Nangong Li dengan senyum misterius.


Kenapa rasanya orang orang yang ditemuinya belakangan ini menjadi lebih dan lebih misterius ? Ini tidak masuk akal !


Pertama ada Dewa Kehidupan yang menyisakan teka teki tidak bertanggung jawab dan membuatnya sangat penasaran.


Kedua, ada Yuan Xinyun yang mengatakan semuanya dengan penuh teka teki. Ketiga ada Nangong Li !


Apakah ketiganya telah bekerja sama untuk menjebaknya dan mempermainkan nya ? Chang Rui benar benar tidak habis pikir.

__ADS_1


Tidak lama dari itu, makanan milik Long Yu dan Nangong Li akhirnya telah datang. Jadi, mereka mulai membagi ikan asam manis dengan sumpit mereka.


Chang Rui terkejut karena ketika menunduk, di mangkuk nasinya ada daging ikan asam manis yang sudah habis di mejanya.


Sebagian besar daging di berikan nya pada Jiu Hua karena Jiu Hua menyukainya maka Chang Rui memberikannya pada gadis itu.


Tapi ini, satu potong besar tanpa tulang telah ditaruh di dalam mangkuknya.


"Tampak nya Nona Chang telah berubah menjadi sangat kurus belakangan ini sehingga aku memberikan ini padamu, jangan sampai membuat ku harus menikah dengan tengkorak. " Ucap Nangong Li.


Chang Rui terdiam ketika melihat ini , ini adalah bagian favorit nya, dimana itu mendapatkan bagian paling banyak bumbu.


Chang Rui benar benar kehilangan cara untuk bereaksi sebelum akhirnya memaksakan diri untuk tetap tersenyum.


"Terima kasih, Jiu Wang karena telah memberikan ini kepadaku. " Ucap Chang Rui dengan tenang.


"Tentu saja, aku murah hati dan disukai oleh banyak orang. " Balas Nangong Li dengan narsis.


Chang Rui menahan dirinya agar tidak mengangkat tangannya dan memukul Nangong Li karena kepercayaan diri gila yang dimiliki oleh pria itu tentang diri nya sendiri.


"Sebagai tanda terima kasihku, aku akan memberikan sayuran hijau ini kepada Jiu Wang sebagai bentuk keperdulian ku. Bagaimanapun Jiu Wang adalah orang yang bekerja keras dan memerlukan sayur sayuran hijau untuk menopang kesehatan tubuh Jiu Wang. " Ucap Chang Rui dengan senyum tipis.


Chang Rui memberikan semua sayur sawi miliknya kepada Nangong Li, wajah Nangong Li sedikit berubah dan tampak tertekan dengan semua sayur sawi ini.


Setelah semuanya, akhirnya mereka mengakhiri acara makanan yang melelahkan ini.


Setelah itu, barulah Chang Rui berdiri dan baru saja akan pelit dengan buru buru tapi siapa yang menyangka bahwa Nangong Li akan lebih cekatan.


"Karena hari ini sangat baik dan langit tampak sangat cerah, itu berarti bahwa pertemuan kita dimulai dari takdir langit. Karena begitu, maka akan sangat di sayangkan apabila kita langsung kembali. Bagaimana jika kita berjalan jalan terlebih dahulu, Nona Chang ?" Tanya Nangong Li.


"He he, sangat disayangkan sekali bahwa aku harus menolak permintaan Jiu Wang, bagaimanapun aku harus menjaga adik Hua dan mengantarnya kerumah. " Ucap Chang Rui.

__ADS_1


"Tidak perlu, Long Yu akan mengantarnya, aku yakin Nona Jiu tidak akan keberatan bukan ?" Tanya Nangong Li.


Tekanan yang di berikan oleh Nangong Li pada Jiu Hua membuat Jiu Hua takut. Jadi Jiu Hua benar benar ingin mengiyakan.


Tapi, disisi lain Jiu Hua adalah orang yang setia dan melihat bahwa jie jie nya tidak senang dengan Nangong Li membuat Jiu Hua tidak bisa mengiyakan hal ini.


"Baiklah jika begitu, aku memohon kepada Tuan Long untuk mengantarkan adik Hua sampai ke kediaman Jiu Qi dengan baik. " Ucap Chang Rui dengan cepat mengambil keputusan.


Jiu Hua tidak akan tahan digertak seperti itu oleh Nangong Li, jadi Chang Rui memutuskan untuk mengambil langkah terlebih dahulu.


"Jie jie. " Lirih Jiu Hua dengan sedih.


Chang Rui sedikit menganggukkan kepalanya untuk menenangkan Jiu Hua , lalu mereka turun dan bersiap untuk pergi.


Sementara Nangong Li yang membayar semua yang telah mereka pesan tadi.


"Tidak apa apa, pulanglah dulu ya. Long Yu adalah orang yang bisa di andalkan, jika kamu membutuhkan sesuatu maka kamu akan bisa mengatakannya padanya. " Ucap Chang Rui dengan lembut dan mengelus rambut Jiu Hua.


Jiu Hua menganggukkan kepala nya dengan tidak rela dan tampak seperti seekor anak anjing yang akan dititipkan di pusat perawatan hewan oleh pemilik nya.


Chang Rui tidak bisa tidak merasa gemas dengan tingkah laku milik Jiu Hua. Jadi hanya memeluk gadis kecil itu.


"Tuan Long, aku menitipkan Adik Hua kepadamu. Tolong jaga dia. " Ucap Chang Rui dengan tenang tapi ada tekanan dalam suaranya yang menunjukkan bahwa dia serius.


"Nona Chang bisa tenang." Ucap Long Yu dengan sopan.


Chang Rui tersenyum tipis lalu berbalik dan berjalan menuju Nangong Li yang sudah menunggu nya untuk berjalan bersama.


Chang Rui dan Nangong Li berjalan ke arah yang berlawanan dengan arah yang akan dituju untuk sampai ke kediaman Jiu Qi.


"Jadi, karena Jiu Wang telah mengajakku , maka tolong sebutkan apa tujuan Jiu Wang ?" Tanya Chang Rui dengan senyum tipis.

__ADS_1


"Menurut Nona Chang, kemana aku harus mengajak Nona Chang ?" Tanya Nangong Li.


"Jiu Wang memiliki selera yang tidak bisa di bandingkan dengan orang biasa, aku tidak berani menebak karena takut akan mengungkap kan kebodohan ku. " Ucap Chang Rui.


__ADS_2