REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
268. Undangan Pernikahan


__ADS_3

"Bagaimana kamu bisa dibandingkan dengan Nangong Li ? Dia termasuk sebagai salah satu Dewa yang paling berbakat dan tampan, apakah kamu bahkan layak untuk disandingkan dengannya ? Aku tidak tahu gadis yang mengantre untukmu itu apakah mereka buta atau mereka hanya menjadikan mu sebagai pelampiasan. Atau mungkin mereka kasihan padamu, tampangmu sangat cocok untuk menjadi orang yang tersakiti. " Ucap Chang Rui dengan pedas.


Kata kata Chang Rui tentu saja menusuk tepat di titik sakit Chang Jian Ming, penggemar yang dia bangga banggakan, bagaimana mungkin menjadi bahan ejekan Chang Rui sampai ke titik ini ? Chang Jian Ming benar benar tidak bisa menahan penghinaan ini tapi pada akhirnya hanya bisa menelan amarahnya dengan sabar.


Seperti inilah kehidupan kakak adik yang normal, ketika mereka berpisah maka mereka akan saling mencari sampai setengah mati.


Tapi, ketika mereka bertemu satu sama lain maka mereka akan saling bertengkar dan memamerkan apa yang telah mereka miliki layaknya musuh bebuyutan.


Tapi, menjadi orang yang paling tidak setuju juga jika ada orang yang membully saudaranya dan menjadi garda pelindung terdepan.


Chang Rui menganggap bahwa itu sebagai bentuk cinta di antara kakak dan adik yang normal terjadi, sama seperti dia dan Chang Jian Ming.


"Aku pikir, kamu harus bertanya pada suami mu itu. Dia mengencani tiga gadis sekaligus pada saat itu dan membuat ratusan gadis patah hati. " Ucap Chang Jian Ming.


"Aku pikir ini memang sesuai dengan gayanya, terlihat dari cara bicaranya yang sudah sangat ahli. " Ucap Chang Rui setuju dan mengangguk ngangguk kan kepalanya.


"Tapi kamu masih memilih untuk bersamanya bahkan ketika kamu tahu bagaimana sifatnya ? Aku tidak tahu apakah kamu kelewat pintar atau kamu sudah idiot. " Ejek Chang Jian Ming.


"Idiot ? Aku pikir kamu yang idiot. Jangan mengejek orang lain jika kamu belum berkaca, memarahi orang lain dengan membabi buta, aku tentu saja tidak akan melakukan hal yang sama." Balas Chang Rui.


Keduanya saling menatap satu sama lain dengan sengit dan pada akhirnya, Chang Jian Ming memutuskan untuk mengalah setelah mendapatkan cubitan penuh cinta dari Fang Huai Li.


"Suamiku, kamu harus mengalah pada Chang Rui. Aku pikir, kamu juga harus berkaca terlebih dahulu. " Ucap Fang Huai Li mendukung keputusan Chang Rui.


"Lihat bagaimana kakak ipar pun setuju dengan kata kataku. " Balas Chang Rui dengan penuh kemenangan.


"Kalian sekarang bekerja sama untuk menindas ku ? Aku ini hanya seorang pria yatim piatu. " Ucap Chang Jian Ming dengan ekspresi menyedihkan.

__ADS_1


"Lalu bagaimana dengan kami ? " Tanya Chang Rui dan Fang Huai Li dengan tatapan tajam.


Lalu keduanya memukuli Chang Jian Ming dengan emosi sampai sampai Chang Jian Ming babak belur.


"Ada baiknya kamu menjaga mulutmu sebelum mengatakan sesuatu, jika tidak maka aku tidak akan keberatan untuk menangani mu. " Ucap Chang Rui dengan tatapan kejam.


"Uh aku takut sekali ! Aku menyesal bahwa aku sudah sangat senang ketika kamu kembali !" Seru Chang Jian Ming dengan tatapan tajam.


Lalu keduanya saling menatap tajam, lalu pada akhirnya Chang Jian Ming menarik dirinya dan mengangkat kepalanya dengan bangga.


"Aku pikir, alih alih kasihan denganmu aku lebih kasihan dengan Nangong Li. Aku tidak tahu apa yang dilihatnya dari dirimu. Kamu begitu merepotkan untuk di urus. " Ucap Chang Jian Ming.


Sementara Chang Rui menutup telinganya dengan kedua tangannya dan tampak sombong pada Chang Jian Ming.


"Biarkan orang yang membenci untuk tetap membenci, aku tidak akan mengurusi orang yang iri pada kehidupan ku. " Ejek Chang Rui.


Ketika mereka akan kembali berdebat, tidak lama masuk dua orang yaitu Jiu Qing dan Chang Qing Xin.


"Qing Xin, cepat katakan terima kasih pada bibi mu. Dia adalah orang yang telah menyelamatkan nyawamu. " Ucap Fang Huai Li dengan buru buru ketika melihat putrinya.


"Santai saja, kak Huai Li. Sudah kewajiban ku untuk menolong keponakan ku yang manis. Seperti dirimu, dia benar benar cantik. Qing Xin, kamu bisa memanggilku bibi atau mungkin kakak, karena bagaimanapun umur kita hampir sama. " Ucap Chang Rui dengan senyum tipis.


"Umur kita hampir sama ?" Tanya Chang Qing Xin dengan terkejut.


Sementara Chang Jian Ming memasang wajah jijik ketika dia mendengarkan Chang Rui meminta untuk dipanggil kakak.


"Hm, aku baru berusia 20 tahun. Jadi kamu bisa memanggilku kakak, agar tidak terlalu canggung." Ucap Chang Rui.

__ADS_1


"Hm, aku akan memanggilmu kakak ! Terima kasih banyak kakak karena telah menolong nyawaku, aku benar benar seperti terlahir kembali ketika sudah diselamatkan oleh kakak. " Ucap Chang Qing Xin sambil menundukkan kepalanya dalam dalam dan ingin berlutut.


"Tidak, tidak, jangan berlutut. Anggap itu seperti hadiah pertemuan kita, kita belum pernah bertemu sama sekali karena aku terpisah dari ayah dan Ibumu. Jadi anggaplah ini sebagai hadiah pertemuan kita, jangan terlalu memikirkan nya. " Ucap Chang Rui dengan buru buru menahan tubuh Chang Qing Xin.


"Qing Xin, jika kamu ingin belajar ilmu pengobatan maka kamu harus belajar dengan kakak ini, dia adalah ahlinya. " Bisik Fang Huai Li dengan geli.


"Tidak tentu saja, Ayahmu lebih paham tentang hal ini. Tapi aku sangat senang kalau kamu menyukai tentang ilmu pengobatan, kamu mengingatkan ku pada kakekmu. Setiap hari, dia akan duduk di ladang tanaman obat miliknya. Dia akan marah jika aku bermain dan merusak tanaman obatnya sekali saja. " Canda Chang Rui.


"Itu sama seperti Ayah, dia juga sama marahnya." Jawab Chang Qing Xin dengan ekspresi polosnya.


Sementara Chang Rui menertawakan kepolosan Chang Qing Xin dan perubahan ekspresi Chang Jian Ming yang menjadi kusut.


Tiba tiba Chang Rui melihat sesuatu yang bercahaya di depannya, itu berwarna merah dan berupa surat , tampaknya ini berasal dari Nangong Li mengingat bahwa warna kesukaannya adalah merah dan merah melambangkan dirinya.


"Apakah ini dari Nangong Li ? Bagaimana jika aku melihatnya terlebih dahulu ?" Tanya Chang Jian Ming.


"Bermimpilah ! Aku tidak akan memberikannya padamu. " Ucap Chang Rui dan mengibaskan tangannya untuk melihat surat itu..


Walaupun dia mengatakan tidak akan menunjukkan tapi semua orang di ruangan itu bisa melihat isi suratnya.


'Long Yu dan Jiu Hua akan menikah minggu depan dan keadaan disini termasuk damai, bisakah kamu datang kemari ? Apakah kamu baik baik saja disana ? Atau perlu aku datang kesana ?'


Isi suratnya seperti itu dan Chang Rui tersenyum lebar ketika melihat isi surat itu, ini adalah undangan pernikahan !


"Siapa yang akan menikah ?" Tanya Chang Jian Ming.


"Bawahan setia Nangong Li dengan adik angkat ku. " Jawab Chang Rui dengan antusias.

__ADS_1


"Tampaknya banyak orang yang menjadi adik angkat mu, ya. " Sindir Chang Jian Ming.


__ADS_2