
Sesampainya di kediaman milik Yu Cheng Qing, disana ada Cuiyun yang sedang berdebat dengan seorang pria.
Itu adalah Kasim Liu, Chang Rui berjalan mendekat dan mendengarkan apa yang sedang diperdebatkan oleh kedua orang itu.
"Aku ingin melihat Putri Cheng Qing. " Ucap Liu Chang.
"Tanpa janji maka tidak bisa dilakukan, ini adalah perintah dari Tabib Chang. Pada saat ini Nona sedang tertidur pulas, tolong kembalilah di lain waktu. " Ucap Cuiyun sambil menahan diri untuk gemetar.
"Jika begitu maka aku akan menunggu disini. " Ucap Liu Chang dengan keras kepala.
Chang Rui yang melihat bahwa hal ini tidak memungkinkan baginya untuk muncul sebagai Chang Rui.
Chang Rui dengan ilmu meringankan tubuhnya yang sangat baik, berlari ke belakang kediaman dan masuk melalui jendela.
Dengan sangat cepat melepaskan ikat rambut nya dan membiarkan rambutnya berantakan dan tampak acak acakan.
Sementara pakaiannya menggunakan gaun putih yang indah tanpa sulaman apapun yang menunjukkan kepolosan.
Chang Rui berjalan ke depan dengan wajah yang mengantuk lalu tampak menguap.
"Siapa yang membuat keributan di kediamanku ?" Tanya Chang Rui dengan dingin.
"Nona ! Anda sudah bangun. " Seru Cuiyun dengan terkejut.
"Tentu saja, mendengar adanya banyak sekali kebisingan. Apa yang ingin dilakukan oleh Kasim Liu padaku ?" Tanya Chang Rui.
"Putri Cheng Qing , apakah aku boleh berbicara denganmu ?" Tanya Liu Chang dengan ragu.
Semua keberanian yang ada pada Liu Chang telah sepenuhnya menciut ketika melihat Yu Cheng Qing dalam keadaan acak acakan.
Sebagian orang akan merasa bahwa orang dengan rambut yang acak acakan akan mengurangi kecantikan yang dimiliki oleh mereka.
Tapi, Chang Rui muncul disini dengan rambut acak acakan tanpa ada kekurangan sedikitpun. Justru menimbulkan aura yang berbeda.
__ADS_1
Secara tidak langsung, Liu Chang terpesona oleh aura milik Yu Cheng Qing, paling tidak orang yang dia anggap Yu Cheng Qing.
Pemilik tubuh asli, tidak akan pernah memiliki aura seperti ini karena pemilik tubuh asli ini adalah seorang pengecut yang nyata.
Tidak mampu memberikan perlawanan apapun dan menerima semua yang dilakukan oleh orang lain padanya.
Hanya Chang Rui yang bisa menimbulkan hal semacam ini , Chang Rui memberi tanda kepada Cuiyun dan Cuiyun mundur.
Chang Rui duduk di meja kayu yang sederhana di bagian depan kediaman milik Yu Cheng Qing dan mempersilakan untuk Liu Chang duduk.
"Maafkan aku Kasim Liu, aku ingin mengundang mu kedalam, tapi jika aku melakukan itu maka akan menimbulkan prasangka buruk dari orang lain. " Ucap Chang Rui.
"Tidak perlu..... disini saja sudah cukup. " Ucap Liu Chang.
Tidak lama Cuiyun datang membawa teh hangat sebelum akhirnya mundur lagi dan menyisakan jarak 5 meter untuk mereka berbicara pribadi.
"Jadi...... apa yang ingin dikatakan oleh Kasim Liu padaku ? Kita sudah lama tidak bertemu satu sama lain sejak hari itu, aku pikir tidak ada hal lain yang harus dikatakan. Ah ya, aku melupakan bahwa aku harus berterima kasih kepada Kasim Liu karena telah memberikan bantuan di Aula Kaisar pada saat itu. Cuiyun, bawa hadiah yang aku siapkan !" Perintah Chang Rui.
Yang dimaksud oleh Chang Rui adalah pertemuan antara Yu Cheng Qing dengan Liu Chang terakhir kali, itu sudah lumayan lama.
"Ini adalah sepatu yang aku buat untuk Kasim Liu. " Ucap Chang Rui.
Liu Chang menyentuh itu dan tampak agak membeku ketika melihat benda ini.
"Ini bukan yang terbaik tentu saja , tapi kamu tahu bahwa keuangan ku tidak terlalu baik jadi aku hanya bisa memberikan ini kepada Kasim Liu. Tolong terima ini. " Ucap Chang Rui.
Liu Chang merasa bahwa dia menjadi lebih sedih ketika memikirkan ini, Chang Rui yang mengetahui penyebab kesedihan Liu Chang hanya tersenyum tipis.
Sepatu ini dibuat juga oleh Yu Cheng Qing ketika mereka berumur 10 tahun, ini adalah versi yang lebih besar.
Ketika Yu Cheng Qing masih hidup, dia telah menyulam sepatu ini dan ingin memberikannya kepada Liu Chang.
Tapi, pada akhirnya Liu Chang mengacuhkannya dan pergi untuk mengurus tugas dari Kaisar. Pada saat perjalanan pulang, Yu Cheng Qing di dorong ke dalam kolam kering oleh Yu Qingyun .
__ADS_1
Jadi, Chang Rui mewakili Yu Cheng Qing untuk memberikan sepatu ini kepada Liu Chang.
"Sebenarnya , pada saat itu aku ingin memberikan ini kepada Kasim Liu , tapi Kasim Liu adalah orang yang sangat sibuk. Tidak bisa di bandingkan dengan seorang pengangguran sepertiku. Aku seharusnya tidak berharap terlalu banyak. " Ucap Chang Rui.
Chang Rui bersiap untuk pergi sebelum akhirnya Liu Chang membuka suara ketika dia baru saja akan bangkit.
"Tunggu sebentar. " Seru Liu Chang.
"Ya ?" Tanya Chang Rui.
"Aku..... datang kemari, apakah kamu bisa seperti dulu lagi ? Seperti kita yang dulu. " Ucap Liu Chang.
"Bukan aku yang tidak bisa, tapi kamu yang tidak ingin menurunkan ego mu, pada saat ini, semuanya telah berubah menjadi dingin. Aku bahkan telah muak dengan hal ini , jika Kasim Liu hanya ingin mengatakan ini maka pulanglah. Karena, aku tidak ingin mendengarkan ini lagi. " Ucap Chang Rui sebelum akhirnya berdiri dan berjalan.
"Cheng Qing ! Itu benar, aku yang tidak ingin menurunkan sisi egoisku sehingga membiarkan kamu menderita begitu lama. Seandainya aku ingin berhenti sebentar saja dan menoleh kepadamu, apakah kamu akan berubah menjadi seperti ini ?" Tanya Liu Chang.
"Apa yang dimaksud dengan kata-katamu Kasim Liu ? Bukankah ini adalah hal yang kau inginkan ? Kamu ingin aku melawan bukan ? Aku telah melakukan apa yang kamu inginkan dan kamu ingin aku kembali menjadi seperti dulu lagi ? Ini adalah jalan tanpa jalan pulang. " Ucap Chang Rui dengan dingin.
"Kamu telah berubah sangat banyak, mungkin ini juga baik untukmu....... jika begitu maka aku akan pergi, jaga dirimu. Di masa depan, seandainya kamu membutuhkan bantuan maka aku akan berusaha untukmu. " Ucap Liu Chang.
Chang Rui hanya melirik ke belakang sejenak sebelum akhirnya mengibaskan lengan pakaiannya dan pergi dengan langkah yang angkuh.
Tapi, begitu sampai dalam, Chang Rui duduk termenung, sangat di sayangkan bahwa Yu Cheng Qing harus berakhir dengan kisah cinta yang lama ini.
Ketika di hadapkan dengan kisah cinta ini, Chang Rui benar benar tidak memiliki cara lain untuk menghentikannya.
Hanya bisa memutuskan ini dengan kejam dan jangan memberikan harapan, dengan begitu maka tidak akan ada yang tersakiti di masa depan.
Membahas cinta lama ini benar benar membuka pandangan Chang Rui. Sebelum kematiannya, Yu Cheng Qing mengatakan bahwa dia membenci Liu Chang.
Tapi, jika dia berdiri disini, apakah kebenciannya pada Liu Chang akan luntur ? Itu mungkin akan luntur.
Kata kata yang diucapkan pada saat saat seperti itu seringkali adalah ucapan penuh keputus asaan, Chang Rui memikirkan ini dengan hati yang sakit.
__ADS_1
Tidak tahu apa yang membuatnya merasa sakit ketika membahas cinta lama ini.