
Chang Rui yang membutuhkan waktu untuk menyadari hal ini langsung memukul Nangong Li ketika dia sadar.
Chang Rui menjauhkan dirinya dari Nangong Li dan duduk dengan kedua matanya yang membelalak.
Wajahnya pucat dan matanya menunjukkan ketakutan ketika melihat Nangong Li. Lalu, menyentuh bibir nya sendiri dengan tatapan tidak percaya.
"Tidak mungkin...... tidak mungkin.... aku tidak percaya bahwa ini adalah kenyataan. " Ucap Chang Rui dengan tatapan kosong.
"Apakah kamu gila ?" Tanya Chang Rui dengan lemah.
"Ya, aku pikir aku sudah gila. " Ucap Nangong Li dengan santai dan tampak acuh tak acuh dengan kejadian ini.
"Ini bukan pertama kalinya bagi kita, kita akan segera bertemu lagi di masa depan. " Lanjut Nangong Li lalu berjalan pergi.
Chang Rui yang masih tenggelam dalam pemikirannya tidak menyadari kepergian Nangong Li.
Ketika dia sudah sadar dengan keadaan yang ada di sekitarnya, itu sudah terlambat untuk mendaratkan lebih banyak pukulan pada Nangong Li.
Karena pria itu sudah berada di gerbang luar dan mereka berjarak lebih dari 800 meter.
"Sialan Nangong Li ! Aku mengutuk mu dan 7 leluhur mu !!!!" Teriak Chang Rui.
Tapi, Nangong Li pura pura tidak mendengar nya dan berjalan pergi dengan sangat tenang dan senang.
"Sialan, apa yang terjadi padaku ? Kenapa aku begitu lengah ? Kenapa aku berpikir dengan sangat lambat ? Kemana Chang Rui yang tepat tanggap dan mudah untuk berbaur ?" Tanya Chang Rui sambil memukul kepalanya dengan kedua tangannya.
"Arghhh !!! Aku benar benar membenci mu ! " Teriak Chang Rui dengan frustrasi ketika memikirkan Nangong Li.
__ADS_1
Chang Rui menghela nafasnya dengan lelah setelah dia berteriak dengan sangat kencang, paling tidak kekesalannya sudah sedikit berkurang dengan semua ini.
"Lihat saja, aku akan membalas ini di masa depan. Aku akan membalas dendam ini dua kali lipat. Aku tidak menyangka bahwa dia adalah pria yang mesum dan tercela. Mengambil keuntungan dari gadis kecil yang tidak berdaya seperti itu. Aku berharap bahwa dia mendapatkan karma dari ini. Aku berharap bahwa dia mendapatkan semua balasan dari tindakan tercela ini. " Ucap Chang Rui merutuki tindakan tercela milik Nangong Li.
Bibirnya yang masih suci pada saat ini telah di nodai oleh tindakan tercela milik Nangong Li itu, padahal mereka tidak mengenal satu sama lain.
Kenapa pria itu mengatakan bahwa ini bukan yang pertama kali ? Siapa orang ini ? Apakah ada sesuatu yang telah dia lupakan atau sebenarnya orang yang di kenali oleh orang itu adalah Yu Cheng Qing ?
Apakah karena benturan yang di alami oleh Yu Cheng Qing membuat nya telah melupakan beberapa ingatan tentang Nangong Li ini ?
Tapi, Cuiyun sama sekali tidak mengetahui masalah Nangong Li jadi bisa di pastikan bahwa Yu Cheng Qing dan Nangong Li tidak saling mengenal satu sama lain.
Tapi, bagaimana Nangong Li bisa mengenalinya ? Dia berasal dari zaman modern, bagaimana dia bisa dikenali disini ? Apa yang membuatnya di kenali disini ?
Puluhan pertanyaan memenuhi kepalanya dan membuatnya bingung sekaligus pusing, pemikiran ini tidak bisa diselesaikan dengan mudah.
"Apakah ada orang yang sedang mengutuk mu ? Tidak biasanya kamu terserang flu. " Ucap Long Yu yang menaiki kuda di samping jendela Nangong Li.
"Mungkin saja , aku tampan, hebat dan tidak tertandingi, tentu saja akan ada banyak orang yang mengutuk ku. Mereka tahu bahwa tidak bisa menghadapiku secara langsung jadi mereka mengutuk ku di belakang. " Balas Nangong Li dengan percaya diri sekaligus asal asalan.
Long Yu memutar matanya dengan kesal ketika mendengar jawaban dari Nangong Li, lalu mendecakkan lidahnya.
"Sialan, kamu terlalu percaya diri. Apa yang bisa d membuat iri dari orang gila semacam dirimu ini. " Ucap Long Yu dengan tidak tahan.
"Iri adalah tanda tidak kemampuan, dengan kata katamu seperti itu, itu sudah bisa dikatakan kamu iri denganku. Temanku yang baik, aku katakan pada mu, tidak ada gunanya untuk iri denganku. " Ucap Nangong Li dengan tenang.
"Tidak ada gunanya, hentikan semua kepercayaan dirimu yang berlebihan itu. Itu benar benar membuatku muak. Sejak kamu bertemu dengannya, kamu telah berubah menjadi lebih hidup dan lebih nyata di bandingkan sebelumnya. "
__ADS_1
"Sebelumnya kamu sangat pendiam dan hanya membalas ku dengan satu atau dua patah kata, tapi pada saat ini kamu mengatakan lebih banyak daripada seorang sarjana Kekaisaran. Ini benar benar luar biasa, apakah cinta bisa merubah orang sejauh itu ?" Tanya Long Yu dengan helaan nafas.
"Kamu akan merasakan yang sama jika kamu sudah merasakan perasaan ini. " Ucap Nangong Li.
"Aku pikir aku tidak akan pernah merasakannya dalam hidup ku, aku terbiasa sendirian dan lebih terbiasa lagi untuk hidup dengan mu. " Balas Long Yu.
Long Yu mengatakan ini bukan tanpa alasan, dia mengatakan hal ini adalah karena dia adalah kakak tertua di keluarganya.
Dia memiliki beberapa adik perempuan, dan sejak kecil dia sudah di didik untuk berbagi dengan adiknya dan harus menjaga adik adiknya bahkan ketika dia masih belum bisa menjaga dirinya sendiri.
Dia di tuntut untuk menjadi dewasa lebih cepat daripada yang seharusnya, dia dituntut untuk menjadi lebih dan lebih sempurna sebagai orang yang dewasa.
Jadi, dia terbiasa untuk merawat orang lain dan melupakan dirinya sendiri. Karena itulah dia sampai saat ini merawat Nangong Li yang sudah dianggap nya sebagai saudara sendiri.
Nangong Li, walaupun sekilas terlihat sangat dingin dan menyebalkan, tapi sebenarnya adalah orang yang sangat baik, juga tidak merepotkan untuk di urus.
"Kamu tahu sendiri bagaimana aku tumbuh, bagaimana aku bertambah dewasa. Aku pikir, aku tidak akan bisa fokus dengan satu orang. " Ucap Long Yu dengan tenang.
"Itu bukan berarti kamu harus pesimis, kamu tampan juga dan berasal dari keluarga terpandang, aku pikir kita harus berpisah. " Ucap Nangong Li dengan tiba tiba dan mengejutkan Long Yu.
"Kenapa seperti itu ?" Tanya Long Yu dengan bingung sekaligus khawatir.
Mereka telah bersama bertahun tahun , berpisah berarti mereka mengambil jalan masing-masing, ini sangat berat untuk dilakukan.
"Karena kamu tampan dan berasal dari akar yang baik, pasti ada banyak gadis yang mau denganmu. Tapi, jika kamu terus menerus bersama denganku maka kamu hanya akan terus melajang. Karena para gadis itu hanya akan memandang ku. " Ucap Nangong Li dengan menyebalkan.
"Sialan, sia sia semua kebaikan dan kesabaran yang telah aku berikan untuk menunggu kata-kata mu yang tidak bermutu itu !" Seru Long Yu dengan kesal dan menjatuhkan kembali kain pembatas di jendela.
__ADS_1