REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
253. Mengadu Domba


__ADS_3

Sesampainya di Istana, Chang Rui tidak ditahan sampai akhirnya bertemu dengan Kasim Liu di hadapan pintu Ruangan Kaisar.


"Kasim Liu, apakah Yang Mulia ada di dalam ruangannya?" Tanya Chang Rui.


"Tentu saja, apakah Tuan Putri ingin menemui Yang Mulia ?" Tanya Kasim Liu.


"Ya, aku ingin bertemu dengan Yang Mulia. Aku sudah lama tidak melihat kondisinya dan ingin melihat apakah Ayahanda baik baik saja, apakah menurut Kasim Liu ada yang salah dengan tindakanku itu ?" Tanya Chang Rui dengan santai.


"Tentu saja tidak, hanya saja kondisi Yang Mulia pada saat ini sedang tidak terlalu baik. Aku pikir itu kondisi yang tidak terlalu memuaskan untuk bertukar rindu . " Jawab Kasim Liu.


"Kasim Liu, kamu tampaknya sudah menyesuaikan diri dengan baik di Istana ini hanya dalam waktu yang singkat, memang langkah yang hebat bahwa kamu bisa beradaptasi hanya dalam waktu yang tidak sampai 1 tahun. Kamu bahkan bisa menyingkirkan dua orang kepercayaan Yang Mulia. " Ucap Chang Rui dengan senyum seringaian.


Lalu Chang Rui maju dua langkah dan menjinjit, membuat postur seolah olah dia akan mencium Kasim Liu.


Tapi, bibirnya menempel di daun telinga milik Kasim Liu lalu membisikkan sesuatu dengan lembut.


"Liu Chang, mempertimbangkan bahwa kita memiliki beberapa hubungan baik di masa lalu maka aku akan mempertimbangkan untuk tidak mengatakan seluruh kejahatan ayahmu, jangan bilang bahwa aku tidak tahu tentang semua proses masukmu ke dalam Istana. Aku mendengar dengar bahwa Ayahmu sangat murah hati bahkan mengambil beberapa datang menjadi kekasih gelap dan juga memberikan beberapa puluh batang emas. Kamu benar benar menghabiskan banyak. " Ucap Chang Rui.


Tiba tiba tubuh Kasim Liu bergetar dan menahan diri untuk tidak menyerang sementara Chang Rui hanya menarik sudut bibirnya dan membentuk senyum palsu.


Jika ini adalah Yu Cheng Qing maka mungkin akan merasa kesulitan untuk menghadapi Liu Chang.


Tapi karena ini adalah Chang Rui maka siapa yang peduli dengan hubungan masa lalu ? Chang Rui tidak memiliki sentimen apapun yang harus dibahas dengan Liu Chang.


Itu tidak berbeda jauh dengan bertemu orang asing yang bisa digunakannya sebagai pion. Hanya saja, mengingat bahwa dia menumpang di tubuh Yu Cheng Qing maka dia sedikit menghargai perasaan yang dimiliki oleh Yu Cheng Qing dan Liu Chang.

__ADS_1


Jika tidak maka sudah lama Keluarga Liu Chang menjadi langkah awalnya, karena Liu Chang telah di hindarinya maka dia harus memulai langkahnya dari Xu Yue.


Xu Yue adalah tipe orang yang pandai berkamuflase jadi sulit untuk mengatakan dia berada di pihak mana.


Jadi sebenarnya Xu Yue berasa di pihak Kaisar tapi juga tidak sepenuhnya mendukung Kaisar yang membuat Kaisar memiliki kecurigaan pada Xu Yue.


Chang Rui memanfaatkan itu dengan mendorong Perdana Menteri Zhong untuk mengambil alih dengan mendukung tindakan Xu Yue untuk dilepaskan.


Sementara bagi Perdana Menteri Zhong, Xu Yue termasuk salah satu orang yang penting dan bisa diandalkan.


Jadi semuanya menjadi lebih mudah untuk ditangani, dengan begitu Chang Rui memanfaatkan ini untuk menabur perselisihan ditengah Perdana Menteri Zhong dan Kaisar.


Bagaimanapun, memuakkan untuk melihat keduanya terus menerus berada ditengah hubungan yang ambigu.


Keduanya membentuk kedamaian yang aneh tapi Chang Rui ingin mengganti keduanya dengan orang yang lebih layak untuk kedua posisi itu.


Ketika dia berjalan masuk, Chang Rui bisa melihat bahwa Yu Lian sedang melihat berkas berkas dengan penerangan yang remang remang.


Tampak begitu menyedihkan, seperti pria tua yang dipaksa untuk bekerja dihari tuanya yang seharusnya damai.


Oleh karena itu maka Chang Rui akan memberikan kedamaian yang seharusnya di dapatkan oleh Yu Lian ditengah hari tuanya.


"Ayahanda, Cheng Qing sudah lama tidak kembali dan sangat merindukan Ayahanda disini. Jadi aku segera bergegas kembali. " Ucap Chang Rui dengan lembut.


"Katakan saja apa maumu ? Kamu tidak akan datang kemari tanpa keinginan , bukan ?" Tanya Yu Lian dengan suara serak lalu terbatuk batuk.

__ADS_1


"Apakah kamu sudah mendengar bahwa Xu Yue ditahan ? Atas beberapa kasus, dia melakukan hal hal yang merusak reputasi dan aku yakin bahwa Ayahanda sudah mengetahui hal ini. " Ucap Chang Rui.


"Xu Yue ditahan ? Siapa yang menahannya ? Kenapa aku tidak mendapatkan berita tentang itu sebelumnya ? Kemana Liu Chang ?!" Tanya Yu Lian dengan marah.


"Ayahanda, tidak ada gunanya bagimu untuk marah dengan begitu besar bagi orang yang tidak berguna itu. Aku adalah orang yang memerintahkan penahanannya, dikarenakan tidak hanya dia mencoreng nama baik, dia juga berkolusi dengan Perdana Menteri Zhong !!" Ucapan Chang Rui terasa seperti sambaran petir untuk Yu Lian.


"Lancang ! Bagaimana kamu bisa menahan orang tanpa seizin ku ?! Apakah kamu sudah tidak memandangku sebagai seorang Kaisar lagi ?!" Tanya Yu Lian sambil memukul meja.


"Yu Lian, jangan salahkan orang orang atas ketidak mampuan mu. Kamu mengatakan bahwa orang orang harus tunduk dibawah kekuasaan mu, tapi pada kenyataannya. Apakah kamu mampu untuk menguasai semua itu ? Jika harus mengatakannya dengan jujur maka kamu tidak lebih dari pria tua yang serakah. " Ucap Chang Rui dengan datar.


"Kamu begitu lancang ! Aku akan menghukummu ! Aku akan memenjarakanmu !" Teriak Yu Lian dan menunjuknya dengan jari hari berkerut nya.


Chang Rui menangkap tangan Yu Lian dan memelintir nya yang membuat Yu Lian menjerit kesakitan.


"Ada baiknya kamu menurut disini jika tidak ingin mati, semua orang yang berada di sekitarmu adalah orang orang kepercayaan Perdana Menteri Zhong, mulai dari Liu Chang sampai Xu Yue. " Ucap Chang Rui dengan senyum lembut tapi kata katanya tidak sesuai dengan ekspresinya.


Kata kata Chang Rui mengandung kekejaman yang tidak seharusnya ditunjukkan oleh seorang anak pada ayahnya, hanya saja dalam hubungan kekeluargaan maka tidak diperlukan semua keramahan antar keluarga itu.


Yang dibutuhkan adalah kelicikan dan kepandaian, jika kamu adalah orang yang pandai maka itu akan menjadi penyelamat mu di tengah Istana yang kejam.


"Aku tidak mengatakan semua ini tanpa bukti karena kamu bisa mengeceknya sendiri tapi aku takut jika kamu akan ketakutan sampai mati karena hal hal tersebut. " Ucap Chang Rui.


"Lepaskan aku !" Seru Yu Lian.


Chang Rui melepaskan Yu Lian karena dia tidak ingin Yu Lian mati pada saat ini, jika Yu Lian mati maka akan ada banyak hal yang menimpa Dinasti Yuan.

__ADS_1


Dikatakan bahwa sebuah Dinasti tidak diperbolehkan kehilangan pemimpinnya jika tidak maka akan menyebabkan kepanikan bagi seluruh warga Dinasti Yuan.


Dan Chang Rui tidak ingin hal tersebut terjadi pada Dinasti Yuan.


__ADS_2