
"Tampaknya Tuan Nangong masih belum mengetahui hal ini, sangat mengherankan bahwa semua bawahan Tuan Nangong tidak ada yang memberi kabar. Atau, semuanya hanya tinggal nama ?" Tanya Chang Rui sambil tertawa ringan.
"Lancang ! Kau mendapat kabar itu dari mana ! Jangan asal menuduh Kaisar Nangong !" Bentak Yu Lian dengan murka.
"Ini, ini adalah surat yang diberikan oleh Tuan Muda Liu padaku, silakan ayah membacanya sendiri. " Ucap Chang Rui dengan nada menantang.
"Disana, semuanya jelas adalah tulisan Tuan Muda Liu dan juga ada segel miliknya. " Lanjut Chang Rui.
Yu Lian membacanya dengan dahi yang berkerut lalu menatap ke arahnya dengan tatapan tajam.
"Jika begitu, kenapa Liu Chang tidak mengirimkan nya kepadaku ? Melainkan mengirimkannya kepadamu ?" Tanya Yu Lian dengan tidak percaya.
"Aku mendengar bahwa semua surat yang di kirimkan oleh Tuan Muda Liu untuk Ayah telah di cegat. Aku sebenarnya penasaran bahwa Tuan Nangong sudah mengetahui hal ini dan masih berusaha untuk memanfaatkan ayah, sehingga tidak ingin Ayah mendapatkan kabar ini !" Tuduh Chang Rui.
"Tidak, tidak ! Aku tidak mungkin melakukan hal tersebut. " Ucap Nangong Xi.
"Kau adalah pengkhianat tidak punya sopan santun, kau kira dimana kau saat ini berada ?! Kau berada di Dinasti Yuan dan berusaha untuk menutupi kebenaran dari wajah Kaisar, apakah nyalimu sebesar itu ?!" Bentak Chang Rui pada Nangong Xi.
Nangong Xi langsung berlutut dan memohon lalu memasang wajah ketakutan ketika melihat kemarahan yang tampak di wajah Yu Lian.
"Cheng Qing, kembalilah ke kamarmu. Aku akan menyelesaikan ini dengan Tuan Nangong. " Ucap Yu Lian dengan suara yang pelan tapi membawa aura membunuh.
"Ayah, tidak perlu merepotkan dirimu sendiri. Biarkan putrimu menunjukkan bakti dan aku akan menunjukkan apa konsekuensi dari orang yang mencoba untuk membohongi Ayah, bagaimana ? " Tanya Chang Rui dengan antusias.
Seperti yang telah di duga olehnya, memang ada kerja sama diantara Nangong Xi dan Yu Lian. Sehingga dengan dia menyiksa Nangong Xi maka itu akan mempermalukan Yu Lian secara tidak langsung.
"Kamu masih muda, belum memiliki pengalaman. Belum lagi kamu adalah seorang wanita, akan sangat baik jika kamu diam diam di kediaman mu. Jika kamu kesepian maka kamu bisa memelihara burung untuk menemani mu, jangan ikut campur dalam urusan ini. " Ucap Yu Lian dengan kesal.
"Ayah, jika aku tidak mulai pada saat ini maka kapan ? Aku benar benar ingin membantu Ayah untuk mengawasi ini, jika Ayah tidak percaya maka Ayah bisa memberiku beberapa tugas. Tapi , dengan syarat, jika aku berhasil melakukan semua tugas yang Ayah berikan maka Ayah akan memberikan posisi Ketua Pengawal Bayangan. " Ucap Chang Rui dengan senyum ringan.
__ADS_1
"Jika aku tidak berhasil maka aku akan duduk diam seperti yang Ayah minta, bahkan apapun yang Ayah inginkan, akan aku usahakan untuk aku penuhi. " Lanjut Chang Rui.
"Posisi Ketua Pengawal Bayangan sudah kosong sejak pertama kali dibuat, apakah kamu berani untuk menerimanya ?" Tanya Yu Lian dengan sinis.
Pengawal Bayangan adalah pasukan khusus yang memiliki kekuatan tinggi dan hanya takut kepada Kaisar.
Selain Kaisar maka semuanya bisa ditangkap, Chang Rui mengambil langkah ini untuk membawa pengaruhnya ke dalam Istana.
Untuk dapat menduduki sebuah tempat yang tinggi, maka perlu untuk mendaki satu persatu jika tidak maka kamu akan sangat mudah untuk tergelincir jatuh.
Yu Lian mengambil sebuah gulungan kertas dan mulai menulis apa saja yang akan dilakukan oleh Chang Rui untuknya.
Disana, ada 10 tugas yang sangat sulit untuk di penuhi, jangka waktu hanya 6 bulan. Chang Rui menyeringai dan membaca tugas pertama.
"Terima kasih karena telah memberi kepercayaan Ayah kepada Cheng Qing, Cheng Qing pasti tidak akan mengecewakan mu." Ucap Chang Rui dengan semangat.
"Pengawal, bawa pergi Tuan Nangong !" Perintah Chang Rui.
Melainkan Yu Lian ingin menyingkirkan Chang Rui, walaupun Chang Rui pintar tapi dia tidak bisa bela diri.
Paling tidak itulah yang di pikirkan oleh Yu Lian ketika memberikan tugas ini, secara tidak langsung, Yu Lian ingin Chang Rui mati dalam misi ini.
Dan pada akhirnya, jika semuanya bisa dilewati, Yu Lian ingin Chang Rui hanya diam di kediamannya.
Jadi, sangat kecil untuk kemungkinan Chang Rui lolos dari misi yang diberikan oleh Yu Lian ini. Yu Lian tampaknya benar benar kejam, bahkan pada putrinya sendiri.
Yu Lian tidak tahu bahwa orang yang menempati tubuh itu bukanlah Yu Cheng Qing lagi, tapi masih begitu kejam.
Jika pada putrinya bisa begitu kejam, apalagi pada orang lain ? Nangong Xi terus meronta ronta ketika di seret.
__ADS_1
Sesampainya di luar, Chang Rui berdiri dengan gagah dan penuh dengan semangat yang membars, untuk menunjukkan otoritas yang dia miliki pada saat ini.
"Dengarkan perintah ku ! Nangong Xi melakukan kejahatan besar dengan membohongi Kaisar dan mencegah berita yang datang kepada Kaisar. Menurut hukum maka dia akan dicambuk 35 kali dan diantar ke Kekaisarannya untuk di adili !" Perintah Chang Rui.
"Jika terbukti ada yang melakukan tindakan tidak baik dengan cara membantu Nangong Xi secara diam diam, maka hukuman Nangong Xi akan ditambah menjadi dua kali lipat dan orang yang membantunya akan mendapatkan 30 kali cambukan dan pemecatan !" Perintah Chang Rui.
Semua orang langsung bekerja dengan keras, suara pukulan demi pukulan membuat semua orang ketakutan. Orang orang menebak tentang berapa banyaknya tulang milik Nangong Xi yang patah dalam pukulan ini, sangat mengerikan.
Orang orang mulai melihat Chang Rui dengan sudut pandang yang baru, atau lebih tepatnya melihat Yu Cheng Qing.
Mereka semula mengira bahwa Kaisar mengirimkan Yu Cheng Qing karena Kaisar ingin mempermalukan nya di depan banyak orang.
Tapi, siapa yang menyangka bahwa Yu Cheng Qing benar benar memiliki kemampuan untuk melakukan ini.
"Setelah ini, kirimkan Nangong Xi ke Kekaisaran nya dan biarkan Kekaisarannya memutuskan untuk melakukan apa padanya. " Perintah Chang Rui.
"Ya, Putri !" Seru semua orang yang ada disana.
Chang Rui melihat yang kedua, itu adalah misi untuk menaklukkan seorang pedagang garam yang telah tidak membayar pajak selama tiga tahun.
Itu adalah pedagang garam paling kaya, sebenarnya pajaknya telah dibayarkan tapi pada orang lain.
Pedagang Garam itu dan pejabat setempat telah bekerja sama satu sama lain dan pada akhirnya di ketahui oleh pihak Istana.
Chang Rui memikirkan ini dan mengetahui bahwa masalah ini agak merepotkan.
"Cuiyun, bagaimana dengan kuda yang aku minta padamu ?" Tanya Chang Rui.
"Ya, Nona. Aku sudah menyiapkannya. Apakah kita akan berjalan sekarang ?" Tanya Cuiyun.
__ADS_1
Dan Chang Rui mengangguk, akan ada baiknya jika mereka langsung berjalan menuju tempat yang telah mereka tuju.