
Chang Rui pergi sendirian kali ini dan bersiap untuk bertarung dengan orang orang, sebagaimana dia adalah orang yang pemberani maka Chang Rui bisa dikatakan memiliki jiwa petarung yang kuat.
"Saudara Feng Xian !" Panggil seorang pemuda dan berusaha untuk dekat dengannya.
"Selamat pagi. " Ucap Chang Rui dengan ramah.
"Sepupuku adalah orang yang menjadi Pelayan Kekaisaran, dikatakan bahwa babak pertama ini memiliki banyak hal baru, jika bisa berkelompok dengan Saudara Feng Xian, maka aku mohon bantuannya. " Ucap pemuda itu.
"Tentu." Balas Chang Rui dengan santai dan pemuda itu dipanggil oleh temannya lalu pamit padanya.
Chang Rui menemukan bahwa pemuda itu tidak terlalu hebat dalam seni bela diri hanya saja kemampuannya bernalar cukup baik.
Jika tidak baik, maka hanya akan menerima kekalahan. Paling tidak, orang orang seperti ini akan mampu untuk bertahan selama dia bisa berkelompok.
Itu adalah sebuah fakta, jika kamu tidak terlalu kuat dan tidak ingin berkelompok maka sulit untuk berdiri sendiri.
Berbeda dengan Chang Rui yang memiliki kekuatan jauh di atas orang orang ini sehingga dia tidak perlu khawatir bahkan jika dia mencari masalah sebelum dia bertarung dengan seseorang.
"Kau yang bernama Feng Xian ?" Tanya suara di belakangnya, ketika Chang Rui menoleh Chang Rui langsung mengetahui siapa yang menjadi pemilik suara.
"Memang benar, ini adalah aku. Tidak tahu apa yang membuat Pangeran Ketiga sampai sampai mencari diriku secara pribadi, sungguh sebuah kehormatan besar. " Ucap Chang Rui dengan sindiran.
"Memang seperti itu, karena aku adalah eksistensi yang Agung maka ada baiknya kalau kamu menundukkan kepalamu. Kamu terus menerus menyembunyikan wajah mu di balik topi jerami apakah karena kamu tahu bahwa wajahmu jelek ?" Tanya Pangeran Ketiga.
"Apakah Pangeran ketiga datang kemari hanya untuk menghina diriku ? Apakah ini ada hubungannya dengan Pangeran Ketiga ?" Tanya Chang Rui dengan datar.
__ADS_1
Pangeran Ketiga tampak terkejut dengan jawaban darinya, tapi siapa yang peduli. Apakah dia benar benar takut dengan Pangeran Ketiga ? Tentu saja tidak.
Jika harus melihat, bahkan jika Pangeran ketiga adalah putri dari Selir Agung, siapa yang peduli ? Chang Rui pada saat ini memiliki profesi ganda dengan sebagai seorang Walikota dan Putri Kekaisaran, apakah bisa dibandingkan dengan Pangeran Ketiga ?
Selama dia menunjukkan identitasnya yang sesungguhnya maka Pangeran Ketiga tidak akan memiliki kemampuan untuk melawan dirinya.
"Berani beraninya kau melawan Yang Mulia ! Atas dasar apa kamu bisa mempertanyakan Yang Mulia Pangeran ketiga ?!" Tanya dayang dayang Pangeran Ketiga.
"Aku pikir ini hanya kompetisi untuk manusia, siapa yang menyangka bahwa disini juga ada pertandingan antara anjing penjilat. " Jawab Chang Rui dengan datar.
"Kau ?!"Pangeran Ketiga tampak tertekan dengan kata katanya tapi siapa yang peduli.
Chang Rui benar benar tidak bisa lebih peduli lagi daripada ini, Chang Rui benar benar kesal. Dia jelas jelas dalam suasana hati yang sangat baik ketika dia datang tadi, siapa yang menyangka bahwa Pangeran Ketiga telah merusak semuanya ?
Chang Rui harus memberi sedikit gertakan pada pria tidak tahu diri ini agar tidak berani untuk memikirkan gertakan lagi di masa depan.
Pangeran Ketiga menyadari bahwa dia tidak akan bisa maju lagi. Karena orang orang telah memandangnya maka akan sulit untuk bertindak terang terangan.
"Lihat saja bagaimana ke depannya ! Aku akan membalaskan dendam ku padamu !" Bentak Pangeran Ketiga laku pergi dari sini sementara Chang Rui masih berdiri disana dengan tatapan bosan.
"Sekelompok bocah. " Gumam Chang Rui.
Menurut kenangan yang di miliki oleh Yu Cheng Qing maka Pangeran Ketiga ini tidak memiliki riwayat buruk, yang dikatakan tidak terlalu baik adalah Pangeran Kedua dan Putra Mahkota.
Pangeran Ketiga memiliki temperamen yang berapi api tapi tidak sampai ingin membunuh seseorang, Pangeran Ketiga sangat ingin mendapatkan pujian dari seseorang tapi pada akhirnya dijatuhkan seperti ini di hadapan banyak orang hari ini oleh Chang Rui.
__ADS_1
"Sangat berani, saudara Feng kamu harus menjaga dirimu di masa depan, jika tidak maka kamu akan menderita. Orang yang ingin menjilat Pangeran Ketiga ada sangat banyak maka kamu harus menjaga diri baik baik. Orang orang semacam itu, benar benar tidak layak untuk di singgung. " Ucap seorang pria yang lewat.
"Tentu saja, aku memiliki rencana cadangan. Terima kasih atas kekhawatiran dari saudara ini." Ucap Chang Rui dengan ramah.
"Tentu saja, aku hanya mengingatkan mu. Karena aku melihat bahwa kamu sangat berbakat sehingga ingin kamu aman. "Ucap pria itu.
Lalu pada akhirnya, pertandingan babak pertama barulah dimulai yang sesungguhnya. Masing masing membawa kartu untuk menunjukkan identitas mereka masing masing.
"Hari ini, kami akan membawa kalian ke sebuah Dimensi Kuno yang telah ada selama 3 ribu tahun, di dalamnya ada ribuan monster yang sangat kuat. Selama kalian membunuhnya satu maka kalian akan mendapatkan satu inti monster. Siapapun yang bisa mendapatkan inti monster terbanyak maka akan bisa menjadi pemenang, hanya ada tempat bagi 100 orang terbanyak selama 6 jam. " Ucap Kasim Liu dan dua pelayan mengangkat sebuah pintu Kekaisaran yang tampak sangat indah.
Ketika pintu di buka, menunjukkan sebuah alam yang lain dan baru. Chang Rui benar benar tertarik dengan hal ini, apakah ini yang di namakan dengan pintu antar dimensi ?
Ini benar benar ada ? Chang Rui benar benar tidak menyangka keberadaan pintu misterius ini.
"Kalian harus masuk dan bertahan disana, tidak. ada yang dilarang disini. " Ucap Kasim Liu.
Chang Rui pada akhirnya yang pertama kali berjalan masuk sementara yang lain tidak ada yang berani untuk maju terlebih dahulu..
Sebelumnya mengatakan bahwa mereka tidak akan takut bahkan jika harus melawan singa dan sekarang mereka bahkan tidak berani untuk masuk ke dalam dimensi yang telah disiapkan.
Satu kesan ketika dia masuk, maka dia bisa melihat sesuatu yang sangat indah layaknya taman Eden.
Chang Rui tidak pernah melihat taman yang begitu indah seperti ini sebelum akhirnya sadar bahwa ada yang salah dengan semua ini , terutama ketika dia menoleh ke belakang dan menyadari bahwa tidak ada orang yang mengikuti di belakangnya.
"Apakah setiap orang yang masuk di lemparkan ke tempat yang berbeda beda ? " Tanya Chang Rui dengan heran dan berjalan jalan untuk melihat lihat sekitar.
__ADS_1
Chang Rui tidak bisa melihat adanya keberadaan hewan hewan atau monster seperti yang dikatakan oleh Kasim Liu.