REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
279. Eksekusi


__ADS_3

"Kalau begitu maka aku harus merepotkan Paman nantinya. " Ucap Nangong Xiu dengan santai sampai akhirnya mereka sampai di tempat air kejujuran.


Disana, orang orang akan dirantai dan setiap 3 menit air akan meninggi sampai menenggelamkan kepala. Ketika sudah sampai di ujung, air akan kembali menyurut.


Kedua orang itu sudah beberapa kali mengalami cobaan tampaknya dan sebentar lagi akan mencapai batasnya.


"Siapa yang mengatakan terlebih dahulu akan bisa keluar dari sana. Pasti tidak nyaman bukan dengan hal ini. " Ucap Chang Rui.


"Aku ! Aku akan mengatakannya terlebih dahulu !" Ucap Ruo Yun.


"Aku akan mengatakannya ! Aku yang memaksanya untuk membuat dekret palsu !" Ucap Zhang Bin dengan panik.


"Penjaga, bawa kedua Menteri baik ini untuk keluar dan dengarkan kata kata mereka. Aku penasaran apakah mereka mengatakan sesuatu dengan jujur atau tidak. " Ucap Chang Rui.


"Dimulai dari kamu, Menteri Zhang. " Ucap Nangong Xiu dengan tenang dan bijaksana.


Terlihat kebijaksaannya yang langka, bahkan Nangong Xi tidak memiliki seperempat dari kehebatan Nangong Xiu dalam memimpin sebuah Kekaisaran.


"Jadi, putriku mengatakan bahwa dia ingin menikah dengan Nangong Li. Jadi, aku meminta Ruo Yun untuk melakukan ini. Tentu saja , dia tidak mau tapi setelah di iming imingi hadiah dia langsung menginginkannya. " Ucap Zhang Bin.


"Sialan ! Kamu yang memaksaku sebelumnya !" Teriak Ruo Yun dengan panik.


Chang Rui mengangkat tangannya untuk membungkam Ruo Yun lalu menatap ke arah Zhang Bin.


"Lalu, apa yang kamu berikan pada Ruo Yun agar dia menyetujuinya ?" Tanya Chang Rui.


"Aku memberikannya lima gadis dari barat, dia belakangan ini benar benar sangat menyukai gadis dari barat dan ingin mengambil mereka sebagai selir. " Jawab Zhang Bin.

__ADS_1


"Jika aku tidak salah menduga maka putrimu ada dua bukan ? Apakah yang meminta menikah dengan Nangong Li ini adalah putri tertuamu ?" Tanya Chang Rui.


"Itu benar, kedua anakku terpaku pada kediaman Nangong Li. Ini adalah kesalahanku karena tidak mendidik mereka dengan baik. " Ucap Zhang Bin sambil bersujud.


"Oh , jadi secara tidak langsung kalian membuat perintah Kaisar hanya setara dengan lima wanita dari barat ?" Tanya Chang Rui.


"Betapa lancang nya kalian, memalsukan perintah dari ku hanya untuk hal hal remeh seperti ini ? Jika hari ini kalian berani seperti ini maka di masa depan kalianlah yang akan memerintah dunia. Jangan anggap aku takut bahwa aku akan kehilangan dukungan dari kalian. " Ucap Nangong Xiu dengan dingin.


"Yang Mulia, kami telah memiliki banyak pengikut belakangan ini, kami akan menyerahkan ini kepadamu sebagai bentuk permintaan maaf kami. " Ucap Ruo Yun.


"Tidak perlu, karena hal ini adalah hak yang ku miliki. Tampaknya aku kurang tegas dalam hal ini, di masa depan jika ada yang ingin membangkang dan tidak menurut padaku maka aku terpaksa untuk membangun kekuatan baruku. "Ucap Nangong Xiu.


Chang Rui menunjukkan senyum bangga miliknya, orang seperti Nangong Xiu tentu saja memiliki pendirian yang kuat.


Tidak seperti beberapa orang lainnya. Bisa dikatakan Nangong Xiu ingin seluruh kekuatan tidak terbagi menjadi beberapa fraksi melainkan menjadi satu kekuatan yang utuh.


Bukan tidak mungkin untuk menjatuhkan Dinasti Yuan, mengingat bahwa Dinasti Yuan pada saat ini sedang dalam keadaan kacau.


"Jadi, hukuman apa yang harus aku berikan pada pengikut yang tidak setia seperti kalian ?" Tanya Nangong Xiu.


"Mohon maafkan kami, Yang Mulia ! Kami akan melakukan apa saja yang bisa kami lakukan untukmu, jangan melakukan hal yang diluar batas Yang Mulia ! Jika tidak maka kamu akan di kecam oleh banyak orang. " Ucap Ruo Yun berusaha untuk mempengaruhi pemikiran Nangong Xiu.


"Kalau begitu, apakah kamu secara tidak langsung mengatakan bahwa Kaisar harus mengampuni tindakan tercela kalian ? Jika hal ini tersebar dan kalian masih hidup dengan baik, barulah Kaisar mendapatkan kecaman. Kaisar bahkan tidak takut untuk menghukum keluarganya sendiri, apalagi dengan kalian ? Kalian pikir kalian siapa ?" Tanya Chang Rui dengan sinis.


"Baiklah karena semuanya sudah di pastikan bahwa mereka sudah pasti bersalah, minta orang orang untuk menyegel kediaman mereka dan menahan seluruh keluarga tanpa ada yang di bebaskan , jika kurang satu saja maka kalian akan tahu apa akibatnya. " Jawab Nangong Xiu.


"Lalu, bagaimana dengan kedua orang ini ?" Tanya Chang Rui.

__ADS_1


"Bawa mereka berdua untuk di eksekusi di pasar timur agar semua orang mengetahuinya. Jangan sampai ada yang tidak tahu dengan kejahatan mereka. " Ucap Nangong Xiu dengan dingin.


Nangong Xiu tidak terkesan dengan permohonan ampun dari kedua orang itu dan hanya berjalan pergi.


"Aku meminta maaf padamu karena telah membuat keributan di kediaman mu , karena sudah terbukti bahwa hal ini tidak berkaitan denganmu. " Ucap Chang Rui.


Chang Rui tidak pernah segan untuk mengakui jika dia melakukan hal yang salah, memangnya apa yang salah dengan tindakannya ?


Dia tidak melakukan tindakan kriminal apapun, dia hanya mengakui kesalahannya lagipula meminta maaf tidak bayar.


"Bibi Kekaisaran harus segera berdiri jika tidak maka Paman akan datang kemari dan mengamuk. Tidak apa apa, dengan begini maka aku jadi mengetahui kinerja mereka yang buruk. Untuk apa memelihara bawahan yang bisa menggigit ku suatu hari nanti. " Bales Nangong Xiu dengan ringan.


"Darimana kamu memiliki semua kebijaksanaan ini ?" Tanya Chang Rui.


"Bijaksana ? Ha ha ha, aku masih jauh dari itu. Aku hanya ingin berubah dan mengubah semua pemikiran orang orang tentang Kaisar, aku tidak ingin meneruskan jalan beracun yang ditinggalkan ayahku. " Jawab Nangong Xiu.


"Hmmm itu baik juga, untuk meninggalkan jalan itu. Karena hal itu tidak hanya untuk melukai orang lain melainkan akan melukai dirimu sendiri juga. " Ucap Chang Rui.


"Aku tahu, bibi Kekaisaran karena kamu ada disini maka aku akan meminta saran mu sebagai tetua. " Ucap Nangong Xiu.


"Katakan saja, walaupun aku tidak belajar secara resmi tapi aku pikir aku juga tidak sebodoh itu. " Balas Chang Rui.


"Aku sebenarnya merindukan Ibuku hanya saja aku tidak tahu apakah aku harus mengujunginya, jika aku mengunjunginya mungkin aku tidak akan sekuat ini. " Ucap Nangong Xiu.


"Ikuti kata hatimu, jika kamu benar benar merindukannya maka pergilah dan jenguk dia. Bagaimanapun dia adalah ibumu, kamu harus melihatnya sesekali. " Saran Chang Rui.


"Hm, aku pikir aku akan pergi melihatnya pada akhir pekan. Hanya saja mungkin itu akan agak melelahkan. " Keluh Nangong Xiu.

__ADS_1


Sampai akhirnya mereka berada di depan dan Chang Rui menatap Nangong Xiu.


"Terima kasih karena tindakan adil dari Yang Mulia , maafkan aku karena merepotkan mu. " Ucap Chang Rui sambil menundukkan kepalanya sejenak.


__ADS_2