
"Tidak sakit. " Balas Chang Rui dengan buru buru.
"Silakan lanjutkan ceritamu, aku akan mendengarkan dengan sepenuh hati. " Lanjut Chang Rui.
Nangong Li tersenyum samar dan kembali mengobati luka Chang Rui sambil bersiap untuk bercerita lagi.
"Semua orang berpikir bahwa aku begitu beruntung, lahir dari cabang utama lalu terlahir dengan sendok emas di mulutku. Aku benar benar ingin tertawa ketika mendengar semua ini. " Ucap Nangong Li sambil memejamkan matanya sejenak.
"Aku memiliki dua saudara laki laki yang lebih tua, keduanya sangat ambisius. Saudara kedua ku adalah Pangeran Ketiga jika kamu belum pernah dengar. Kakak Pertama dan kakak ketiga selalu mendapat dukungan dari Permaisuri, berbeda dengan ku. " Ucap Nangong Li sambil tersenyum penuh duka.
Chang Rui untuk sejenak terdiam dan tidak memiliki kata kata untuk menjawab kata kata Nangong Li.
"Kenapa Permaisuri begitu membencimu ?" Tanya Chang Rui dengan ragu.
"Ada beberapa hal yang berada di luar kendaliku telah terjadi, Permaisuri membenciku lebih dari apapun. " Jawab Nangong Li.
"Lalu, siapa yang menyebabkan kamu mengalami keracunan seperti ini ? Kamu tentu saja tidak akan memiliki semua ini hanya karena kamu ceroboh bukan ?" Tanya Chang Rui dengan pelan pelan untuk mencari tahu.
"Aku mendapatkan semuanya karena pengkhianatan yang dilakukan oleh asisten Jenderal milikku. Asisten Jenderal ada dua orang, satu adalah Long Yu dan yang lain adalah dia. " Ucao Nangong Li.
"Lalu, dimana pengkhianat ini sekarang ?"
"Dia sudah mati, dia memilih untuk menemui kematian daripada mengakui kesalahannya padaku. Dia adalah orang paling bodoh yang pernah aku temui. " Tatapan Nangong Li berubah menjadi dingin.
"Untuk siapa dia bekerja sehingga memilih untuk memunggungi mu ?"Tanya Chang Rui.
" Untuk siapa menurutmu ? Di dunia ini, tidak akan ada yang bisa memerintah nya kecuali aku dan Nangong Xi. Dia berasal dari keluarga Liu, keluarga Ibumu." Ucap Nangong Li.
"Apakah dia pria atau wanita ?" Tanya Chang Rui dengan sedikit bergetar.
Tangan Chang Rui yang sedang terbenam dibalik gaunnya perlahan lahan mengepal dengan erat.
__ADS_1
"Tentu saja dia wanita, dia adalah wanita paling hebat yang pernah aku temui. Dia mampu memimpin sebuah pasukan , dia bisa memberi kedamaian tapi sayangnya cintanya yang tidak berguna telah menghancurkan nya. Jadi, maksud dari ceritaku kali ini adalah..... "Nangong Li menghentikan kata katanya dan mengangkat kepalanya untuk menatap wajah Chang Rui yang pucat.
Tangan Nangong Li terulur untuk mencengkram dagu Chang Rui dengan kuat.
"Cinta adalah hal yang tidak berguna, jadi jangan menjadi bodoh sepertinya. " Ucap Nangong Li dengan senyum iblisnya.
"Lihatlah betapa seriusnya wajahmu, kamu benar benar mempercayai omong kosong yang aku buat ? Itu semua hanyalah karangan untuk mengerjai mu dan kamu benar benar mempercayainya?" Tanya Nangong Li dengan nada mengejek.
"Sepertinya, kakiku sudah lebih baik. Aku akan kembali dan tidak akan menganggu Wangye lagi. " Ucap Chang Rui dengan dingin.
"Apakah kamu marah karena aku mengerjai mu ? Bagaimana mungkin kamu marah hanya karena candaan ku ? Aku hanya bercanda, jangan terlalu mudah marah. " Nangong Li mengatakan semuanya tanpa rasa bersalah bahkan lebih menyulut emosi Chang Rui.
"Tidak berani, aku mohon pamit. " Ucap Chang Rui lalu berjalan pergi dengan bekas merah yang sangat jelas di dagunya.
Semua yang dikatakan oleh Nangong Li adalah kemungkinan benar dan ada juga kemungkinan salah.
Hanya saja, mendengar dan melihat berapa emosionalnya Nangong Li untuk Gadis dari Keluarga Liu ini membuat Chang Rui merasa kurang nyaman, hatinya menjadi sedikit sesak, tidak tahu perasaan macam apa ini.
"Ada apa denganmu ? Kenapa kamu tampak begitu kacau hari ini ?" Tanya Yuan Xinyun sambil menahan tubuh Chang Rui agar tidak jatuh.
Kaki Chang Rui belum sepenuhnya sembuh dan telah dipaksa untuk berlari dengan cepat pada jarak yang jauh.
Pada saat ini, luka yang sebelumnya telah tertutup sekarang telah terbuka sepenuhnya lagi.
"Aku akan menceritakan nya padamu. " Ucap Chang Rui dan Yuan Xinyun membantu Chang Rui untuk duduk di sebuah ruangan pribadi agar mereka bisa bercerita dengan puas.
"Jika aku merasakan sakit ketika aku mendengar orang lain menceritakan tentang orang lain dengan begitu bangga, maka perasaan apa itu ?" Tanya Chang Rui dengan gugup.
Chang Rui telah membuat beberapa tebakan liar di dalam hatinya, tapi semakin dia menduga maka semakin dirinya merasa ketakutan.
"Apa ? Itu adalah perasaan jatuh cinta ? Aku hanya membuat dugaan, jangan terlalu tertekan. " Ucap Yuan Xinyun dengan buru buru saat melihat wajah pucat Chang Rui.
__ADS_1
Chang Rui memegang tangan Yuan Xinyun dan Yuan Xinyun bisa merasakan betapa dinginnya tangan Chang Rui saat ini.
"Jika memang ini adalah cinta, maka aku akan dengan segera menghancurkan nya. " Ucap Chang Rui dengan penuh tekad.
"Kenapa begitu ? Bukankah ini bahkan belum mekar sepenuhnya ?" Tanya Yuan Xinyun tidak mengerti kenapa Chang Rui begitu gugup.
"Karena..... aku tahu kalau hubungan ini tidak akan pernah bisa berjalan. Aku tahu kalau semua ini hanyalah palsu, aku tahu jika aku tetap membiarkan perasaan yang menganggu ini maka aku tidak akan bisa menjalankan rencanaku di masa depan. " Ucap Chang Rui dengan mata yang memerah.
Setelah mendengar kata kata Chang Rui barulah Yuan Xinyun menyadari sesuatu.
"Mungkinkah...... yang kamu sukai pada saat ini adalah Nangong Li ? " Tanya Yuan Xinyun.
Chang Rui melepaskan tangan Yuan Xinyun dah membanting tubuhnya ke belakang lalu menghela nafas kasar.
Bajingan sialan itu, salah siapa harus memberinya wajah yang sangat tampan ? Chang Rui merutuki dirinya sendiri, bagaimana mungkin selera dirinya begitu rendah ?
Seseorang semacam Nangong Li bahkan bisa disukai olehnya ? Cepat atau lambat, Nangong Li pasti akan menjadi musuhnnya, bagaimana mungkin dia bisa merasakan hal semacam ini ?
"Jangan dianggap serius, aku hanya bercanda. " Ucap Chang Rui dengan tawa lebar.
Melihat Chang Rui tertawa dengan sangat lebar dan tidak memiliki beban membuat Yuan Xinyun percaya dengan kata kata Chang Rui kalau dirinya telah dikerjai.
"Kamu telah menakuti ku sampai mati ! Aku benar benar ketakutan ketika mendengar ini !" Keluh Yuan Xinyun sambil mengelus dadanya dengan panik.
"Bagaimana mungkin aku bisa menyukai seorang terkutuk seperti dirinya ?" Tanya Chang Rui dengan tawa meremehkan.
Yuan Xinyun mengira kalau pertanyaan ini diberikan untuk meremehkan Nangong Li, tapi siapa yang tahu jika ternyata Chang Rui menggunakan kalimat ini untuk mencela dirinya sendiri ?
Chang Rui adalah orang yang keras pada dirinya dan orang lain, jika dia telah menetapkan sebuah garis maka jangan harap baginya untuk melangkah keluar dari garis.
Itu adalah prinsip Chang Rui sejak lama dan tidak akan pernah berubah bahkan dalam kehidupan yang ini.
__ADS_1
Untuk rencananya yang besar dan rencana balas dendamnya yang sempurna, perasaan yang menganggu ini tidak akan pernah bisa menghalangi nya.