REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
181. Seorang Murid Palsu


__ADS_3

Chang Rui memutuskan untuk membiarkan Xu Yang dalam kondisi itu selama 3 jam, nanti baru diturunkan.


"Jangan lupa, berikan dia makan. Berikan dia kue yang sudah tersisa dari tiga hari lalu, hanya satu keping. Jika aku melihat ada yang lebih, maka aku pasti akan membuat kalian sama buruknya dengan dia. " Ucap Chang Rui dengan serius kepada penjaga penjara.


Penjaga penjara langsung menundukkan kepala dengan keringat dingin, mereka sudah melihat sendiri betapa kejamnya Chang Rui dalam menyiksa tahanan.


Bahkan, bulu kuduk mereka masih berdiri sampai saat ini karena takut. Mereka memandang satu sama lain dan terpaksa untuk mengambil di kotak sampah untuk mencari kue kering dari tiga hari lalu.


Ketika mereka mendapatkannya, itu sudah sekeras batu dan tidak yakin bahwa Xu Yang tidak akan mati karena tersedak.


Kedua penjaga penjara itu benar benar merasa ingin menangis, di satu sisi mereka tidak boleh berbaik hati kepada Xu Yang.


Tapi, disisi lain mereka juga harus menahan nyawa Xu Yang. Jika tidak maka Nona baru mereka akan menjadi murka karena hal ini.


Semula, mereka tidak terlalu puas karena pemimpin yang baru adalah seorang perempuan dan percaya bahwa Chang Rui tidak akan bisa mengelola tempat yang sudah setengah hancur ini.


Siapa yang menyangka bahwa Chang Rui bahkan bisa mengelola ini jauh lebih baik di bandingkan dengan kekuasaan Chang Yue Qing.


Terutama pada saat ini telah membungkam ketidak puasan orang orang karena dia naik sebagai pemimpin Kota Wu.


Sementara di sisi lain, Chang Rui dan Nangong Li sudah naik ke atas untuk menghirup udara segar bersama. Chang Rui menatap ke arah Nangong Li dengan senyum tipis.


"Bagaimana jika aku melihat kemampuan Tuan Nangong dalam berkuda terlebih dahulu ? Jika tidak maka aku tidak akan bisa menilai. " Ucap Chang Rui dengan polos.


"Kemampuan berkuda ku sederhana dan tidak bisa di bandingkan dengan saudara Kekaisaran ku yang lain, semoga saja tidak membuat Nona Chang menertawakan ku. " Ucap Nangong Li dengan hati hati.


Nangong Li benar benar ingin membuat dirinya sebagai orang yang ceroboh. Semua ini adalah untuk Chang Rui, jika bukan untuk Chang Rui maka untuk siapa lagi ?


Di dunia ini, satu satunya orang yang dia sayangi dan dia cintai adalah Chang Rui. Orang lain yang dekatnya hanya Long Yu dan Zhang Yue.


Sementara keluarga aslinya, benar benar tidak ada yang layak untuk kasih sayangnya yang berharga.

__ADS_1


Nangong Li melihat bahwa Chang Rui sejak tadi menahan senyum, mungkin senang ketika mendapatkan seorang murid baru meskipun palsu.


Chang Rui membawa Nangong Li ke sebuah lintasan kuda yang luar biasa besar disana, terlihat bahwa disana ada begitu banyak kuda berbagai jenis.


Chang Rui memilihkan Nangong Li seekor kuda jantan yang tinggi tapi penurut, lalu melihat cara Nangong Li naik kuda.


Itu agak canggung tapi tidak ada kesalahan yang fatal dan Chang Rui menganggukkan kepalanya, itu adalah hal yang wajar.


Baginya, selama orang itu bisa mengendarai kuda maka hal yang lain bisa di sesuaikan. Chang Rui benar benar serius dengan perannya sebagai seorang guru bagi Nangong Li.


"Cobalah berjalan. " Ucap Chang Rui lalu Nangong Li tidak kunjung berjalan yang membuat Chang Rui bingung.


"Kenapa Tuan Nangong tidak segera bergerak ?Apakah ada yang salah dengan kudanya ?" Tanya Chang Rui dengan heran.


"Tidak ada yang salah dengan kudanya, hanya saja biasanya aku berjalan di temani oleh pelayan ku jika tidak maka aku akan memilih untuk naik sebuah kereta kuda dan tidak pernah berjalan sendirian. " Ucap Nangong Li sambil berbohong dengan sangat lancar.


"Benarkah seperti itu ? Jika begitu maka aku akan menemani Tuan Nangong untuk pertama kalinya, di masa depan Tuan Nangong harus belajar untuk mengendarai kudanya sendiri. Jika tidak maka kamu akan kesulitan. " Saran Chang Rui dengan tulus.


"Ya, aku mengerti, aku akan belajar dan aku akan tinggal di Kota Wu selama tiga bulan. Apakah Nona Chang bersedia untuk menerimaku ?" Tanya Nangong Li dengan ekspresi sedih yang di buat buat.


Chang Rui jatuh ke dalam kebingungan, bukankah Nangong Li ini agak terlalu berlebihan ? Ini hanyalah sebuah pelatihan sederhana yang bisa di dapatkan di banyak tempat.


Chang Rui mengambil kuda lain dan menunggang kuda itu dengan pelan sambil menarik tali kekang milik Nangong Li.


"Kamu harus mengayunkan tali kekang nya seperti ini. " Ucap Chang Rui memberi perintah dan memegang tangan Nangong Li untuk memberikan instruksi dengan hati hati.


Alih alih memperhatikan Chang Rui, Nangong Li justru terpaku dengan wajah Chang Rui yang bersinar di bawah cahaya matahari.


Semula, dia merasa bahwa wajah Chang Rui terkesan biasa saja tidak ada yang istimewa dari diri Chang Rui.


Nangong Li telah melihat puluhan atau bahkan ratusan wanita yang jauh lebih cantik daripada Chang Rui.

__ADS_1


Tapi, pada saat ini entah kenapa Nangong Li merasa bahwa dirinya tidak akan pernah bisa menemukan orang yang bisa menandingi kecantikan tanpa tanding milik Chang Rui.


Kecantikan itu tidak hanya tampak di luar melainkan dari dalam juga, setiap tindakannya menunjukkan keanggunan dan tampak manis.


Chang Rui yang merasa bahwa dirinya telah di tatap oleh Nangong Li, langsung mengangkat kepalanya dan menatap mata Nangong Li.


"Apakah Tuan Nangong mendengar penjelasan ku ?" Tanya Chang Rui dengan helaan nafas.


"Tidak, tolong bantu aku jelaskan lagi. Tanganku gemetar karena tidak terbiasa memegang tali kekang. " Ucap Nangong Li dengan sedih.


"Jika begitu maka tolong perhatikan tanganku jangan hanya melihat wajahku. " Ucap Chang Rui dengan salah tingkah.


Chang Rui benar benar tidak tahu harus tertawa atau menangis di tengah situasi yang canggung ini.


"Entah kenapa aku tidak bisa berpaling, wajah Nona Chang bersinar begitu terang layaknya cahaya matahari. " Ucap Nangong Li.


Chang Rui menahan diri untuk tidak jungkir balik ketika mendapatkan godaan dari Nangong Li. Tampaknya dia sudah terlalu meremehkan Nangong Li.


Sebelumnya, dia mengira bahwa Nangong Li adalah orang yang kaku, siapa yang menyangka bahwa itu akan menjadi muridnya , murid pertamanya.


"Guru, bagaimana jika kamu memegang tanganku seperti ini. Tolong genggam lebih kuat, jika tidak maka aku akan melepaskan tali kekang lagi. " Ucap Nangong Li.


Chang Rui pun menuruti saja, sementara Nangong Li mengambil keuntungan dalam kesempatan yang ada ini untuk kembali dekat dengan Chang Rui.


Chang Rui tiba tiba merasa bahwa dirinya sudah gila karena perasaan ini. Jantungnya berdetak dengan begitu cepat, membuat dirinya seolah olah akan meledak.


Wajahnya juga memanas, benar benar tidak mengerti dengan apa yang telah menimpanya pada saat ini.


Mengingat bahwa dirinya tidak memiliki pengalaman dalam hal percintaan. Sudah berlatih selama satu jam, akhirnya Chang Rui memutuskan untuk mengakhiri sesi pembelajaran.


"Kita sudahi disini saja, besok aku akan melanjutkan pembelajaran ini. " Ucap Chang Rui sambil menepuk bahu Nangong Li.

__ADS_1


"Baik, aku akan menunggu panggilan dari Nona Chang jika begitu. " Balas Nangong Li sambil dibantu turun oleh Chang Rui.


Keduanya saling menatap satu sama lain dengan senyum yang rumit dan penuh makna sebelum akhirnya berjalan pergi ke arah yang berbeda.


__ADS_2