REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
244. Masakan Rumah


__ADS_3

Chang Rui merasa bahwa dirinya benar benar merasa lelah, dia benar benar merindukan masakan rumah.


Di masa lalu, setiap tahunnya akan ada ibunya yang membawa makanan khas daerahnya untuk merayakan tahun baru.


Jadi, Chang Rui secara tidak langsung sedikit merindukan momen momen itu. Tapi, sejujurnya Chang Rui hanya merasa bahwa itu adalah satu satunya hal yang bisa diambil hal baiknya.


Jika tidak maka dia tidak tahu hal apa yang bisa di kenang dari masa lalunya di kehidupan modern. Chang Rui kadang kadang merasa tidak tahu apa yang telah menjadi hal baik yang harus dia kenang.


Chang Rui menghela nafasnya dengan lembut sebelum akhirnya bangkit duduk dan menelan makanan yang diberikan oleh Cuiyun, itu selalu enak seperti biasanya.


Hanya saja selalu ada yang kurang dengannya, Chang Rui tidak tahu apa yang aneh dengannya hanya saja dia merasa bahwa dia terlalu aneh dan menjadi emosional.


Chang Rui kembali menghela nafas sebelum akhirnya membawa piring dan cangkir makanannya ke belakang lalu yang membuatnya terkejut adalah Fu Jin Yang dan Cuiyun yang sedang berciuman panas di bagian dapur.


"Aku sangat mencintaimu, kamu harus menjaga hidupmu. " Ucap Cuiyun dengan tatapan nanar.


"Aku tentu saja akan kembali ke sini lagi setelah melihat kamu melahirkan bayi yang lucu. " Ucap Fu Jin Yang.


"Menurutmu, apakah Nona akan merestui hubungan kita ? Aku takut bahwa kita akan dipisahkan.... aku sangat takut tapi aku tidak berani melanggar perintah Nona, bagaimanapun Nona adalah satu satunya keluargaku yang masih hidup disini. " Ucap Cuiyun dengan berlinangan air mata.


"Aku yakin bahwa dia pastilah akan menerima kita dan bayi kita, kita harus menyiapkan beberapa uang untuk menyiapkan kelahiran bayi kita. " Balas Fu Jin Yang dengan lembut dan menyeka air mata Cuiyun.


Chang Rui merasa bahwa dirinya agak iri bahwa mereka bisa begitu dekat sementara dia dengan Nangong Li harus terpisah dengan begitu jauh, tapi Chang Rui tahu bahwa dia tidak boleh egois.


Karena seluruh Rakyat Dinasti Qing bergantung pada keberadaan Nangong Li, jika Chang Rui membawa Nangong Li maka sama saja dengan membawa pergi Dewa Pelindung dari Dinasti Qing.


Chang Rui tidak ingin hal ini terjadi pada orang orang yang ada di Dinasti Qing, Chang Rui memilih untuk menahan diri baik baik.


"Aku memiliki beberapa tabungan dalam semasa hidupku, aku tidak tahu berapa itu ? Ayo kita lihat. " Ucap Fu Jin Yang.


Sebelum itu, Chang Rui telah pergi terlebih dahulu dan masuk kedalam kamar Fu Jin Yang. Chang Rui memasukkan sejumlah Tael, mungkin sekitar 250 Tael atau mungkin lebih.


Chang Rui tidak tahu juga, dia memasukkan semua uang yang ada di dompetnya. Alasan Chang Rui tahu keberadaan dari tempat tersembunyi ini adalah karena Fu Jin Yang pernah menunjukkan tempat ini secara tidak sengaja.


Chang Rui melihat bahwa Fu Jin Yang sudah mendekat bersama dengan Cuiyun jadi, Chang Rui langsung kabur setelah merapihkan barang barang Fu Jin Yang yang dibukanya.


Jika diberi secara langsung maka akan menurunkan harga diri milik Fu Jin Yang dan Chang Rui tidak ingin hal tersebut terjadi, jadi Chang Rui membiarkan Fu Jin Yang untuk menemukan uang yang telah disimpannya bertahun tahun.


Chang Rui bersembunyi dibalik pilar ketika dua orang yang sedang di dalam mabuk asmara itu melewatinya, keduanya masuk dan menutup pintu rapat rapat.


Chang Rui duduk di ruang kerjanya dan Jiu Qing datang untuk menunjukkan laporan perkembangan selama ini.


"Jiu Qing, apakah kamu tidak berniat untuk mencari pasangan ?" Tanya Chang Rui.


"Kenapa kamu tiba tiba bertanya seperti itu ?" Tanya Jiu Qing dengan dahi yang berkerut.


"Bagaimanapun kamu adalah satu satunya penerus yang ada di Keluarga Zhuge, kamu harus meneruskan nya kepada generasi muda. Karena tidak ada kekangan maka kamu bisa menikah dengan gadis yang kamu cintai, bahkan jika itu datang dari kalangan rakyat biasa saja. " Ucap Chang Rui dengan lembut.


"Tidak.... tanganku basah oleh darah, aku masih harus membalaskan dendamku, jalanku dipenuhi dengan pisau, aku penuh dengan hasrat membunuh. Aku tidak akan membawa orang lain bersamaku di jalan ini. " Ucap Jiu Qing.

__ADS_1


"Kenapa ? Apakah dendam mu lebih penting daripada meneruskan keturunan Keluarga Zhuge ?" Tanya Chang Rui.


"Bukan seperti itu, hanya saja ketika di medan perang maka aku tidak tahu apakah aku masih bisa kembali atau tidak. Aku tidak tahu apakah bisa bertemu dengan orang yang aku cintai lagi atau tidak. " Jawab Jiu Qing.


"Lagipula, selain diriku ada orang lain yang mampu menanggung tugas menurunkan garis darah Keluarga Zhuge. " Lanjut Jiu Qing dengan misterius.


"Ada saudaramu yang selamat ? Dimana dia ?" Tanya Chang Rui.


"Dia...... aku sebenarnya tidak ingin menyebutkan hal ini padamu , aku pikir ini terlalu memalukan tapi setelah aku pikirkan lagi. Apa yang dia katakan benar benar tidak salah sama sekali. Aku memiliki seorang adik perempuan yang diasingkan ke rumah bordil, dia akhirnya di angkat menjadi selir pria yang dia cintai tapi sayangnya pria itu adalah pria hidung belang yang sudah tua. Aku tidak rela melihatnya dengan orang semacam itu di sisa hidupnya. "


"Menurutku, jika dia ingin hidup dengan baik maka bisa saja menikah dengan seorang pria biasa yang penting bisa makan sehari hari dan menjadi satu satunya wanita. Tapi dia berkata bahwa pria ini sangat dicintai olehnya dan pria ini bisa memberikan apa yang dia inginkan, sementara aku sebagai kakaknya benar benar tidak mampu memberikan apapun. Jadi kami bertengkar hebat , aku tidak ingin menemuinya lagi dan dia tidak ingin menemuiku lagi. Biarlah kami menjalani kehidupan masing masing. " Ucap Jiu Qing dengan tangan terkepal.


Jiu Qing tampak berusaha untuk meredam amarahnya yang memuncak, tapi siapa yang tidak marah dan kecewa ketika berada di posisi Jiu Qing.


Chang Rui berdiri dan menepuk nepuk bahu Jiu Qing dengan lembut. Chang Rui diam diam memberi semangat pada Jiu Qing yang tampak putus asa itu.


"Tidak apa apa, perlahan lahan tapi pasti. Kamu harus menjaganya diam diam. Jika tidak maka kamu akan menyesal di masa depan. " Ucap Chang Rui.


Sementara disisi lain, Cuiyun tampak mengidam makanan daerahnya juga jadi Chang Rui yang mendengar ini langsung memasakkannya makanan.


Chang Rui tahu sedikit tentang masalah daerah kelahiran Cuiyun dari ingatan yang dimiliki oleh Yu Cheng Qing, jadi Chang Rui berusaha sebaik mungkin untuk memasak.


Cuiyun memakan masakannya sampai menangis karena terlalu senang, jadi Chang Rui duduk di depannya dan menatap Cuiyun dengan penuh perhatian.


Chang Rui melihat bahwa Cuiyun akan meminum air gula tapi pada akhirnya Chang Rui menghentikannya dan memberikan air putih pada Cuiyun.


"Ini adalah air putih , aku melihat bahwa wajahmu pucat, kamu harus meminum minuman yang tanpa rasa. "Ucap Chang Rui dengan perlahan.


"Tentu saja, kamu bisa menikah dengan orang yang kamu cintai. Ingatlah bahwa kita itu saudara, bukan lagi pelayan dan atasan. Aku bisa saja melayani mu dan kamu melayani ku, kita bisa saling melayani satu sama lain. Jadi, karena kamu membahas ini, apakah kamu sudah memiliki seseorang di dalam hatimu ? Katakanlah padaku, aku akan menjadi wali dirimu dan jika dia berani maka datanglah ke hadapanku untuk melamar. " Ucap Chang Rui dengan penuh keyakinan.


"Aku memang memiliki seseorang tapi aku takut bahwa Nona akan tidak setuju dan marah padaku.. " Ucap Cuiyun.


"Selama itu bukanlah orang jahat, kenapa aku harus marah ? Yang menjalani kehidupan pernikahan itu adalah kamu, kamulah yang berhak untuk menentukan pasanganmu sementara aku hanya bisa memberikan nasehat padamu. " Nasehat Chang Rui dan memenangkan Cuiyun.


"Hmm..... aku akan mencoba untuk berbicara dengannya. Aku akan memintanya untuk datang dan menemui Nona. " Ucap Cuiyun sambil menahan tangis.


"Anak baik, kenapa kamu ingin menangis dengan hal hal ini ? Ayo makanlah, jika tidak maka makanannya akan dingin. " Ucap Chang Rui sambil mengelus kepala Cuiyun.


Chang Rui menatap ke arah sudut dan melihat bahwa ada Fu Jin Yang yang berdiri di sudut ruangan.


"Fu Jin Yang, kenapa kamu harus bersembunyi ? Apakah kamu lapar juga ? Kebetulan aku memasak makanan lebih, kemari dan makanlah bersama. " Ucap Chang Rui dengan santai.


Bisa dirasakan bahwa Cuiyun gemetar ketakutan dan tampak gelisah, sementara Fu Jin Yang sendiri juga ragu.


Tapi pada akhirnya Fu Jin Yang masih duduk di sebelah Cuiyun dan memakan masakannya, sementara Chang Rui hanya menonton.


"Fu Jin Yang, setelah ini aku ingin kamu datang ke ruangan ku. " Ucap Chang Rui dengan senyum tipis lalu berdiri dan berjalan menuju ruangannya.


"Apakah Nona sudah tahu ? Bagaimana ini ?" Tanya Cuiyun dengan panik.

__ADS_1


"Tenanglah, aku tidak merasa bahwa Nona ingin memisahkan kita jika dia benar benar sudah tahu. Aku akan berbicara dengannya setelah ini dan mendengar bagaimana pendapatnya terkait hubungan kita. " Jawab Fu Jin Yang sambil mengelus kepala Cuiyun.


"Semoga Nona setuju dengan hubungan kita... dan kita bisa berjalan ditempat terbuka. " Lirih Cuiyun.


Chang Rui yang sedang membaca buku tiba tiba mendengar suara ketikan pintu ruang kerjanya dan Chang Rui menyuruh masuk.


"Apakah ada yang bisa ku bantu ?" Tanya Fu Jin Yang.


"Aku ingin memberikan mu tugas untuk memancing musuh di luar perbatasan, apakah kamu berani ?" Tanya Chang Rui.


Fu Jin Yang yang mendengar ini langsung terkejut dan tampak terpukul dengan pernyataan yang dibuat oleh Chang Rui.


"Aku.... aku... aku.... " Fu Jin Yang tergagap dan tidak bisa menjawah pertanyaan Chang Rui.


"Bukankah kamu mengaku bahwa kamu adalah pria paling berani di Kota ini ? Bagaimana mungkin kamu tidak berani untuk melakukan ini ?" Tanya Chang Rui.


Fu Jin Yang yang mendengar ini langsung mendapatkan kekuatan baru dan mengepalkan tangannya dengan erat erat.


"Baik, aku akan mencobanya sebaik mungkin. Akan ku usahakan untuk membawa sebanyak mungkin musuh dengan satu nyawa ku ini. " Ucap Fu Jin Yang sambil berdiri.


"Duduklah, aku hanya bertanya seandainya bagaimana jika kamu mendapatkan tugas ini. Kamu tidak perlu khawatir, satu satunya hal yang ingin aku katakan adalah kamu harus yakin dengan kekuatanmu sendiri dan yakin bahwa kamu akan pulang setelah pergi ke peperangan karena ada dua nyawa yang menunggumu untuk pulang. " Ucap Chang Rui.


"Kamu..... sudah tahu ?" Tanya Fu Jin Yang.


"Di dalam kediaman ini, hal apa yang aku tidak ketahui ? Huft, kalian benar benar memandangku sebagai wanita jahat yang berhati sempit, jika kalian ingin berhubungan maka kalian tinggal mengatakannya denganku, apakah begitu sulit ?" Tanya Chang Rui dengan kesal karena dia benar benar di anggap sebagai wanita jahat yang berhati sempit.


"Ini adalah salahku karena terlalu gugup, aku takut bahwa kamu tidak akan setuju karena setelah ini aku tidak akan bisa sepenuhnya fokus pada peperangan." Jawab Fu Jin Yang sambil menundukkan kepalanya.


"Ketahuilah bahwa aku hanya mencari bawahan yang setia dan bukan mencari senjata pembunuh bagiku, kamu harus tahu bahwa kamu sendiri adalah manusia dan memiliki hati. Kamu berhak untuk menentukan kehidupanmu. Hanya saja ada satu pesanku, karena dia adalah adikku maka aku ingin kamu datang melamarnya secara resmi sehingga dia resmi menjadi istrimu di depan mata Kekaisaran. " Ucap Chang Rui dengan datar.


"Tapi jika mendaftarkannya di pengadilan maka identitas ku akan ketahuan. " Balas Fu Jin Yang dengan gugup.


"Tenang saja, serahkan saja padaku. Jika tidak, maka tidak berguna untuk memiliki kakak Ipar seorang putri Kekaisaran. " Ucap Chang Rui dengan datar.


"Baiklah, aku mengerti. Aku akan menghitung hari baik untuk mengadakan pertunangan lalu pernikahan secara resmi, aku sangat senang ! Jika Cuiyun mendengar ini maka dia akan senang juga. " Seru Fu Jin Yang dengan antusias.


"Selamat menempuh hidup baru, aku ikut bahagia dengan hal ini padamu. Semoga kamu bisa mempertahankan kedamaian ini untuk waktu yang lama. " Ucap Chang Rui dengan senyum tulus.


Lalu Fu Jin Yang tidak bisa menahan diri lagi dan melarikan diri dari sana untuk bertemu dengan Cuiyun.


Sementara Chang Rui sendiri membayangkan bahwa itu adalah Nangong Li, siapa yang akan menjadi wali pernikahan baginya ?


Chang Rui membayangkan pernikahan yang sederhana dan damai tapi di datangi oleh orang orang yang berharga baginya.


Chang Rui pada akhirnya memejamkan mata dan tidak tahan lagi untuk membayangkan ini. Chang Rui keluar untuk menghirup udara segar , tapi yang di dapatnya hanyalah udara dingin yang membekukan tulang.


Chang Rui benar benar berjalan dibawah salju tanpa menggunakan apapun, dia baru saja meninggalkannya Nangong Li dan rasa rindunya telah membentuk sebuah gunung.


Hanya ketika salju menumpuk di bahunya, baru bisa merendam kerinduannya. Chang Rui memejamkan matanya untuk menikmati salju yang turun, tapi pada akhirnya dia tidak bisa merasakan apapun.

__ADS_1


Ketika Chang Rui mendongakkan kepalanya, Chang Rui bisa melihat sebuah payung merah yang menutupi kepalanya.


__ADS_2