
Tu Yuan ditundukkan oleh Xu Liang dan Fu Qing dan dipaksa berlutut di depan Nangong Li.
"Lepaskan aku ! Dasar sialan ! Apakah kau tahu siapa yang mendukungku ?!" Bentak Tu Yuan.
"Oh ? Siapa itu ? Siapa yang bisa membuatmu menjadi tanpa hukum dan menghina Yang Mulia ?" Tanya Nangong Li sementara Chang Rui berdiri di belakang Nangong Li layaknya seorang pengecut, benar benar sesuai dengan karakter nya yang beredar di keramaian.
"Walikota Guan, kamu adalah seorang pejabat yang dipilih oleh Ayahanda secara pribadi tapi melakukan hal yang memalukan seperti ini ? Apakah kamu sudah tidak memandang Yang Mulia lagi di hadapanmu ?" Tanya Nangong Li dengan dingin.
Mendengar kata kata dari Nangong Li membuat kaki Guan Chong gemetar ketakutan dan jatuh berlutut lalu bersujud.
"Bawahan yang rendah ini layak untuk mati ribuan kali atas kejahatannya ! " Ucap Guan Chong sambil bersujud.
"Kakak keempat, tidak menyangka jika kamu akan disini juga. " Ucap seorang pria dengan pakaian elegan dan memegang kipas, tampak seperti seorang pria terpelajar.
"Siapa dia ?" Bisik Chang Rui.
"Adik kedelapan, kamu sudah lama tidak keluar. Aku penasaran hari bagus apa ini yang membuatmu datang kemari secara pribadi. " Ucap Nangong Li dengan datar.
Setelah mendengar jawaban secara tidak langsung dari Nangong Li, Chang Rui langsung menyadari siapa orang di depannya ini.
Seorang Putra dari Selir Agung, Pangeran Kedelapan, Nangong Yuyan.
"Yuyan melihat bahwa hari ini cerah dan tidak menyangka untuk melihat Kakak keempat disini, bahkan dengan kakak ipar. " Ucap Nangong Yuyan dengan sopan.
Chang Rui tersenyum dan maju untuk memberikan salam.
"Chang Rui merasa kagum dengan kepribadian Pangeran Kedelapan yang tidak pernah berhenti untuk mempelajari delapan kebajikan. " Ucap Chang Rui dengan sopan.
"Saudari ipar terlalu menatap tinggi kepadaku, aku sangat merasa terharu. Sepertinya kita akan bisa berkomunikasi dengan baik di masa depan. " Balas Nangong Yuyan dengan senyum indah layaknya musim semi.
Bisa dikatakan bahwa Nangong Yuyan adalah ketampanan yang luar biasa juga tapi tidak langka untuk ditemukan.
Paling tidak, akan ada orang semacam ini yang lahir setiap tahunnya. Tampak sangat ramah dan murah senyum, tipe seperti ini adalah orang yang tampak muda didekati walaupun sebenarnya tidak.
__ADS_1
Selama ini, dikatakan bahwa Nangong Yuyan telah berkutat di dalam kamarnya dan membaca ribuan gulungan baru dan lama di dalam perpustakaan.
Tidak ada banyak informasi tentang orang ini, Chang Rui jadi tidak memiliki kesan buruk untuk orang ini.
Tapi, Nangong Li tidak tampak antusias dengan kedatangan Nangong Yuyan kali ini. Jadi, Chang Rui berpikir akan ada baiknya jika dia mengambil alih situasi agar mencegah setiap kemungkinan dari kegagalan.
"Karena Pangeran Kedelapan telah datang kemari secara pribadi juga maka akan lebih baik jika kita datang bersama ke Istana. " Ucap Chang Rui.
"Sayang sekali, bahwa aku tidak bisa ikut untuk menemui Ayahanda , aku izin pamit kepada Kakak Keempat dan kakak ipar , temanku masih menunggu. Hari ini, kami akan mencari beberapa tempat bersejarah yang tertulis. " Nangong Yuyan menolak dengan halus.
"Jika begitu, maka harap Adik kedelapan menjaga dirinya sendiri di perjalanan. " Ucap Nangong Li.
"Wangye , dia lebih muda darimu 3 tahun bukan ? Tapi tampaknya dia adalah pemuda yang pintar. " Ucap Chang Rui mengatakan penilaiannya pada Nangong Li.
"Semakin pintar seseorang maka semakin mencurigakan. " Balas Nangong Li dengan sinis.
Chang Rui tidak tahu apa yang dimaksud oleh kata kata sinis Nangong Li dan hanya bisa memikirkan dua kemungkinan.
Yang pertama adalah Nangong Li tidak ingin dirinya memuji orang lain, secara Nangong Li adalah orang yang memiliki harga diri tinggi.
Chang Rui akan percaya pada pemikiran keduanya karena Istana menyimpan banyak rahasia.
Ibu Nangong Yuyan meninggal ketika diusia muda dan Nangong Yuyan hanya dirawat oleh seorang pelayan kepercayaan ibunya.
Jika Nangong Yuyan adalah orang yang periang dan naif seperti yang ditunjukkan tadi maka bagaimana dia bisa bertahan sampai hari ini ?
"Walikota Guan, kesehatan Wangye ku tidak baik. Aku berharap kamu bersedia untuk menghadap Kaisar dan menjelaskan ini kepada Yang Mulia. "Ucap Chang Rui.
Walaupun itu adalah kata kata permohonan tapi dari nadanya, Guan Chong dengan jelas akan dipaksa pergi bersama dengan mereka.
Guan Chong tentu saja tidak berani untuk menolak niat dari kedua anggota Kekaisaran di depannya.
"Xu Liang , Fu Qing, bawa penjahat itu untuk pergi menghadap Yang Mulia !" Perintah Nangong Li.
__ADS_1
Chang Rui berjalan mendorong kursi roda Nangong Li dan disana sudah ada kereta kuda milik kediaman Nangong Li.
"Kamu benar benar bertindak seolah olah semua dalam genggaman mu, anggap ini satu kemenangan untukmu. " Ucap Nangong Li dengan dingin.
"Wangye , di papan catur ini maka tidak ada yang boleh lengah. Tapi, aku akan memberitahu padamu, kita adalah satu kelompok yang sama. Aku akan berusaha untuk menjagamu dengan baik. " Ucap Chang Rui dengan tawa kecil.
Nangong Li mendengus dingin dan tidak menjawab kata katanya. Long Yu sudah menunggu dengan wajah khawatir.
"Apakah Tuan baik baik saja ?" Tanya Long Yu.
"Apakah kamu tidak bisa melihat apakah aku baik baik saja atau tidak ?" Tanya Nangong Li dengan tajam.
Long Yu segera menutup mulutnya dan tahu jika Nangong Li tidak dalam kondisi suasana hati yang baik.
Jika dalam kondisi semacam ini maka Nangong Li akan berulah lebih buruk dari macan betina yang cemburu.
Mereka semua datang ke Istana dan Chang Rui berjalan menuju Kasim Liu yang merupakan salah satu Kasim penjaga pintu aula Kaisar.
"Tolong beritahu Ayahanda , putra ini sudah lama tidak mendatanginya sehingga menjadi sangat merindukannya. Tolong sampaikan pesanku padanya, hari ini aku datang membawa seseorang untuk di adili dana meminta keputusannya. " Ucap Nangong Li dengan sopan.
Kasim Liu tampak terkejut dengan permintaan yang tiba tiba ini lalu melihat Tu Yuan yang dipaksa untuk berlutut.
"Harap tunggu sebentar, Pangeran Keempat. Hari ini, Yang Mulia tidak dalam keadaan yang baik, jadi aku akan menanyakan terlebih dahulu kepada Yang Mulia. " Ucap Kasim Liu.
"Maaf merepotkan Kasim Liu. " Ucap Chang Rui.
"Tidak apa apa, tidak apa apa, aku tidak berani menerima hal ini. " Ucap Kasim Liu lalu berjalan kedalam.
Tidak lama, pintu dibuka dari dalam dan mempersilakan Nangong Li dan Chang Rui untuk masuk menghadap Kaisar.
"Kami memberi salam kepada Yang Mulia, berharap Yang Mulia dilimpahi keberkahan selama ribuan tahun. " Ucap keduanya dengan kompak lalu disusul oleh Guan Chong.
Wajah Kaisar tampak pucat tapi Chang Rui tidak terlalu peduli dengan hal ini, dimata Chang Rui, Kaisar ini hanyalah salah satu batu pijakan.
__ADS_1
Karena musuh sebenarnya dari dia adalah Keluarga Qing, Kaisar saat ini adalah seorang pengecut yang bahkan tidak bisa menyuarakan pendapatnya sendiri.