
Setelahnya, perjalanan menjadi lebih damai walaupun terjadi beberapa gangguan. Tidak ada satupun gangguan yang berarti.
Mereka hanyalah perampok perampok kecil yang merampok ketika melihat orang lewat, mereka pasti mengira bahwa dia adalah seorang pedagang kaya.
Kemungkinan juga itu adalah gangguan yang disiapkan oleh Menteri yang diasingkan ini, Chang Rui bertanya tanya siapa nama orang ini.
Karena kasusnya sudah sangat lama, terlah berlalu sekitar 25 tahun, maka Cuiyun juga tidak mengetahui banyak tentang hal ini.
"Betapa menyedihkan nya, orang orang ini. " Ucap Chang Rui dengan helaan nafas ketika melihat penduduk yang tidak memiliki makanan yang cukup.
Hati Chang Rui seperti sedang teriris iris ketika melihat pemandangan yang menyakitkan ini, mengingat kunjungannya ke salah satu negara yang dilanda oleh kekeringan ekstrem.
Tentu saja itu adalah sebuah pekerjaan sukarela yang tidak disukai oleh sebagian orang, mereka bahkan sulit untuk memberi makan pada diri mereka sendiri.
Apalagi membayar seorang tenaga kesehatan ? Chang Rui menahan diri untuk tidak langsung turun sebelum akhirnya kereta kudanya berhenti.
"Kenapa kereta kudanya berhenti ? " Tanya Chang Rui dengan suara yang arogan.
"Maaf Nona ! Ada seorang pria yang menghalangi jalan !" Ucap Jiu Qing dengan gemetar.
Ini sudah masuk ke dalam rencana mereka, menteri yang diasingkan ini tentu saja tidak akan
membiarkan mereka lewat dengan mudah bahkan jika dia tidak tahu akan ada orang Kekaisaran yang datang.
Orang yang menghadang mereka ini pastilah antek antek menteri yang diasingkan itu dan selalu menjaga tempat ini.
Selama melihat sebuah kereta kuda maka akan datang untuk menghalangi mereka.
"Menjauhlah jika tidak maka aku akan membunuhmu !" Ucap Fu Jin Yang dengan angkuh.
"Hmph ! Disini adalah daerahku, berani beraninya kalian begitu angkuh di hadapan ku !" Bentak orang yang menghadangnya.
"Kenapa kami tidak berani ? Kami membawa dekrit Kaisar secara resmi disini, aku mendengar bahwa ada orang yang di utus secara pribadi oleh Yang Mulia disini. Dimana hamba yang tidak berbakti itu ?" Tanya Chang Rui tanpa keluar dari balik tirai miliknya.
Kata katanya provokatif dan menunjukkan keangkuhan, dengan begitu maka pastilah orang yang diutus ini akan datang dan melihatnya.
"Kau ?!" Orang yang menghalangi mereka tampak menggeram sebelum akhirnya terdengar langkah kaki lain.
"Utusan Chang Yue Qing tidak berbakti dan tidak bisa menerima dekrit dari Yang Mulia tepat waktu !" Ucap suara pria tua di depan.
Chang Rui tertawa ringan walaupun terkejut karena nama pria ini adalah Chang Yue Qing , sama seperti namanya.
"Kepada Utusan di Kota Wu, aku mengirimkan Putriku Yu Cheng Qing, untuk memberantas Wabah di Kota Wu, aku harap kau bisa bekerja sama dengannya !" Ucap Chang Rui dengan tenang.
Chang Rui membacakan dekrit yang tertulis, itu ditulis oleh Yu Lian secara pribadi dan memiliki segel giok naga milik Yu Lian.
Chang Rui menjulurkan tangannya kedepan dan Fu Jin Yang menerima Dekrit itu laku memberikannya kepada Chang Yue Qing.
__ADS_1
"Hamba Chang Yue Qing menerima Dekrit ini !" Ucap Chang Yue Qing dengan suara yang lantang.
Chang Rui menyeringai dibalik tirai dan mengangkat salah satu kakinya keatas kakinya yang lain.
"Jadi, tunggu apalagi ? Apakah harus membuat putri ini menunggu lebih lama ?!" Tanya Chang Rui dengan arogan.
Untuk menunjukkan kesannya sebagai seorang putri yang pemarah tanpa kemampuan apapun maka dia harus menunjukkan sifat yang arogan.
Sebenarnya ada sebuah contoh nyata dari sifat yang dia ambil ini, tidak perlu jauh dan lihatlah Yu Qingyun.
Yu Qingyun adalah contoh nyata dari segala kesombongan ini, Chang Rui sebenarnya lelah dengan akting sebagai orang arogan ini.
Dimana dia harus meninggikan nada bicaranya setiap beberapa kata, bagaimana mungkin Yu Qingyun bisa hidup dengan itu selama belasan tahun ?
"Tentu saja, mari kita pergi ke Kediaman hamba rendahan ini terlebih dahulu. " Ucap Chang Yue Qing.
Chang Yue Qing tentu saja ingin melihat apakah dia membawa banyak ahli atau tidak , karena itulah dia memerintahkan kepada Fu Jin Yang dan Jiu Qing untuk bertindak sebagai pengawal biasa.
"Tuan Putri, kenapa pengawalan anda begitu sedikit ? Apakah kamu menemui masalah di jalan ?" Tanya Chang Yue Qing.
"Kebetulan kami hanya membawa 12 orang tapi sayangnya terjadi beberapa hal di perjalanan kemari, Ayah mengatakan bahwa disini sangat aman terutama dibawah bimbingan Tuan Chang. Jadi aku tidak membawa terlalu banyak pengawal bersama ku. Jadi, di masa depan aku harus menggantungkan diriku kepada Tuan Chang !" Ucap Chang Rui.
"Tentu saja.... sudah kewajibanku untuk menjaga Tuan Putri. " Ucap Chang Yue Qing dengan berat hati.
Chang Rui hanya tertawa angkuh untuk membalas tanggapan penuh keberatan itu seolah olah dia tidak mendengar keberatan yang di ajukan oleh Chang Yue Qing.
Tentu saja Chang Yue Qing memiliki temperamen tersendiri dan memiliki beberapa harga diri yang masih harus di pertahankan bahkan jika dia di asingkan ke sebuah kita terpencil seperti Kota Wu.
Jika harus jujur, maka Chang Rui akan mengatakan bahwa orang seperti Chang Yue Qing adalah orang yang lebih berbahaya dibandingkan Yu Lian.
Kenapa dia mengatakan hal itu ? Karena Chang Rui memiliki beberapa instingnya sendiri, sebagai orang yang memiliki pengalaman dari kehidupan sebelumnya.
Chang Rui telah melihat beberapa jenis orang, salah satunya adalah orang seperti Chang Yue Qing ini, orang yang sudah di khianati dan berubah menjadi jahat.
Orang seperti Chang Yue Qing adalah orang yang mampu untuk menerima penghinaan dan menahan semua penderitaan untuk rencana yang lebih besar.
Berbeda dengan orang seperti Yu Lian yang cenderung terlihat ganas dan mudah terbaca. Jadi, Chang Rui harus lebih berhati hati agar penyamarannya tidak terbuka.
Lalu menunggu waktu yang tepat untuk mengambil kesempatan dan menyerang Chang Yue Qing.
"Tuan Chang, apakah masih lama untuk mencapai kediaman mu ? Kenapa udara hari ini begitu panas, aku tidak tahan dengan semua ini." Keluh Chang Rui.
"Harap Tuan Putri bersabar. " Ucap Chang Yue Qing dengan datar.
Chang Yue Qing tentu saja tidak datang kemari dengan jalan kaki, melainkan menunggangi seekor kuda.
Chang Rui bisa mengetahui itu dari suara tapak kaki kuda yang terdengar dari balik tirai.
__ADS_1
"Cuiyun ! Apa lagi yang kamu tunggu ?! Apakah harus ku perintahkan terlebih dahulu baru kamu akan mengambil kipas mu ? Makin lama menjadi semakin malas !" Bentak Chang Rui dengan suara yang lantang.
Nada suara Chang Rui seolah olah takut bahwa orang di luar tidak akan mendengarkan suaranya dan berusaha untuk mengeraskan suaranya lebih dan lebih dari itu.
"Ya... ya.... Nona ! Mohon maafkan aku ! Aku memiliki kakak dan adik !" Ucap Cuiyun dengan nada akan menangis.
Seperti yang dikatakan oleh Chang Rui kemarin, karena Cuiyun tidak bisa membantu dalam pertarungan fisik.
Maka Cuiyun akan menjadi kunci utama untuk menunjukkan keangkuhan Chang Rui. Cuiyun mengambil kipas dan mengipasi Chang Rui.
"Lihat kemana arah kipas mu !" Teriak Chang Rui.
Chang Rui merasa bahwa tenggorokannya kering karena terlalu banyak berteriak dan memerintah sana sini.
"Tidak perlu bagi Tuan Putri untuk begitu marah, kediaman hamba ini ada di depan dan hamba ini akan pastikan bahwa Tuan Putri mendapatkan pelayanan terbaik dan tidak kalah dari Istana. " Ucap Chang Yue Qing dengan tidak senang ketika mendengar teriakan demi teriakan milik Chang Rui.
"Dengan kata lain, apakah itu berarti kediaman Tuan Chang sama megahnya dengan Istana ?" Tanya Chang Rui dengan jebakan.
"Tentu saja, hamba ini tidak berani mengatakan hal tersebut. Bahkan kediaman hamba ini tidak bisa dibandingkan dengan sepersepuluh Istana. " Ucap Chang Yue Qing.
"Kenapa Tuan Chang begitu canggung dan menggunakan kata kata hamba ini atau hamba itu, Ayahanda mengatakan bahwa kita adalah keluarga dekat. Tuan Chang telah membantu Ayahanda di masa lalu, pasti kebaikan ini bisa bertahan selama ribuan tahun. " Balas Chang Rui sambil tertawa sembrono.
"Tentu saja..... tentu saja...... Kebaikan ini akan bertahan selama ribuan tahun. " Ucap Chang Yue Qing dari depan dengan nada agak berat.
Ketika itu mereka sampai di pekarangan kediaman milik Chang Yue Qing, yang pertama turun adalah Cuiyun dan membantu Chang Rui untuk turun dari kereta kuda.
Chang Rui tersenyum tapi mengutuk dalam hati, pria ini benar benar tidak tahu malu ! Ini adalah Istana tapi dalam versi yang lebih kecil, setiap detail bahkan dibuat sama persis, benar benar memalukan untuk melihat bentuk seperti ini.
Chang Rui benar benar tidak habis pikir dengan cara pikir Chang Yue Qing, disamping samping ini adalah pekarangan yang sangat luas, tidak bisa dijelaskan dengan kata kata sederhana.
Tapi , ketika berjinjit dan memicingkan mata untuk melihat pandangan yang lebih jauh maka akan mulai menyadari bahwa semua ini hanyalah ilusi optik.
Semua ini terlihat indah tapi pemandangan disebelahnya bahkan tidak bisa dikatakan sebagai indah.
Itu adalah bangunan yang kumuh , ini seperti gunung ditengah hutan tandus.
"Ternyata kediaman Tuan Chang sangat luar biasa indah, Tuan Chang benar benar memiliki selera seni yang tinggi. Tampaknya disini sangat menyenangkan untuk ditinggali, bukankah begitu Tuan Chang ?" Tanya Chang Rui sambil melirik ke arah Chang Yue Qing.
"Ha ha ha, aku sebagai pria tua menjalani kehidupanku dengan nyaman di sini berkat rahmat dari Yang Mulia. " Ucap Chang Yue Qing.
Barulah Chang Rui bisa melihat dengan jelas bagaimana rupa dari Chang Yue Qing yang sejak tadi berbincang dengannya.
Itu adalah seorang pria dengan punggung yang sedikit bungkuk, wajahnya tampak ramah dan bersahabat.
Rambutnya sudah sepenuhnya putih, sama dengan janggut dan alisnya. Tampak seperti pria yang berada di umur sekitar 70 atau 80 tahun.
"Jika begitu membahagiakan maka aku akan menyampaikannya kepada Ayah ketika aku kembali ke Istana, Ayah pasti senang karena Tuan Chang begitu menikmati hadiah pemberiannya. " Ucap Chang Rui dengan niat ganda didalam kalimatnya.
__ADS_1
like 13 k : 1 / 3