REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
98. Melupakan


__ADS_3

Chang Rui duduk di depan makam para pelayannya lalu tertawa dengan keras, lapangan ini kosong.


Bahkan jika dia berteriak sampai pita suaranya putus, itu masih tidak akan ada yang mendengar.


Hujan perlahan lahan mulai turun, Chang Rui memejamkan matanya ketika air hujan mulai membasuh wajahnya.


Chang Rui duduk disana dan air mata mengalir dari kedua mata indahnya, tapi siapa yang mengetahui apakah dia sedang menangis atau tidak ?


Semuanya bergabung menjadi satu dengan air hujan, Chang Rui memandang papan nama di depannya.


"Aku pikir, ada baiknya bagiku untuk melupakan semua kenangan ini. Aku benar benar ingin melupakan semuanya, Dewa Kehidupan jika kamu mendengar kata kataku maka tolong bantu aku..... " Lirih Chang Rui dengan lemah.


"Orang orang berpikir bahwa aku adalah orang yang kuat jadi mereka tidak pernah mencoba untuk memahami ku bahwa aku sendiri seorang manusia dan memiliki perasaan, aku bisa merasa sedih atau marah tapi aku menyimpannya sendiri. "


"Aku sendiri merasa bahwa aku tidak sekuat itu, aku tidak kuat dengan semua ini..... " Lanjut Chang Rui sambil terisak dan mencengkram dadanya sendiri.


Tringgg!!


Suara dentingan besi terdengar, itu adalah pedang pendeknya yang jatuh dari sela pakaiannya.


Chang Rui menatap pedang pendek itu dengan tawa kecil. Lalu mengarahkan pandangannya ke langit.


"Jadi inilah jawaban yang diberikan oleh langit padaku ? Memintaku untuk mengakhiri semuanya sendiri ?" Tanya Chang Rui dengan marah.


Chang Rui menarik pedangnya lalu menaruh pedang pendeknya dileher, semua kenangan yang indah tiba tiba muncul.


Chang Rui memejamkan matanya ketika darah mulai menetes lalu pedang itu meluncur jatuh dari tangannya.


"Ketika aku sudah mengumpulkan semua tekadku, kenapa kamu menghentikan ku ? Dengan semua kenangan indah itu ?" Tanya Chang Rui dengan marah.


Chang Rui tidak tahu harus marah kepada siapa lalu meraih pedang pendeknya untuk sekali lagi dan memotong lehernya sendiri.


Darah tumpah dimana mana dan Chang Rui tertawa tanpa suara sebelum akhirnya berbaring di tengah hujan.


Chang Rui memejamkan matanya dan memimpikan bahwa Nangong Li mendekatinya dan berjongkok disebelahnya.


"Aku membencimu.... " Ucap Chang Rui tanpa suara.

__ADS_1


Chang Rui kehilangan kesadarannya sepenuhnya sebelum akhirnya sebuah cahaya terang datang dan menampakkan seorang pria yang tampan.


"Kalian ini..... benar benar merepotkan. " Ucap pria itu dengan decakan lidah.


Seorang pria dengan rambut yang diikat dengan sangat rapih, berwarna putih perak berjalan dan mengangkat tubuh Chang Rui lalu berjalan pergi.


Wajah itu sangat indah, tapi sangat mirip dengan seseorang, itu sangat mirip dengan Nangong Li.


Hanya saja, memiliki perbedaan drastis di antara mereka, satu memiliki rambut sehitam tinta sementara yang lain memiliki rambut seputih salju, sangat bertolak belakang.


Pada saat ini, pria itu membawa pergi Chang Rui lewat tembok dengan ilmu meringankan tubuhnya yang luar biasa.


Diluar, pria itu bertemu dengan seorang wanita cantik yang memiliki tubuh yang matang dan menggoda.


Wanita ini mengenakan pakaian ketat dan cukup terbuka, tampak memasang riasan yang sangat indah.


"Aku pikir, ini adalah dunia manusia dan tempat kamu melakukan tugas bukan pergi ke tempat yang terlarang. " Ucap pria itu dengan dingin.


"Bagaimana kau bisa begitu dingin ? Sebagai Dewi Cinta, aku bahkan bisa melihat begitu banyak cinta yang terhalang status di tempat yang kau sebut terlarang itu. " Balas Wanita itu dengan senyum bahagia.


"Semuanya sudah seperti ini , jangan sampai perintah Kaisar Langit tidak terpenuhi, kamu bisa menanggung nya sendiri. " Ucap Pria itu sangat dingin sebelum akhirnya pergi.


"Deng Li Fei, apakah kamu tidak memiliki pekerjaan lain ?" Tanya Pria itu dengan tidak sabar.


"Tentu saja tidak ada, aku sudah menyelesaikan semuanya milikku. Kamu saja yang tidak becus sehingga tidak bisa menyatukan pasangan yang seharusnya. " Ucap Deng Li Fei, nama Dewi Cinta.


"Itu semua salahmu ! Kamu terlalu banyak bermain main !" Bentak Pria itu dengan murka tapi Deng Li Fei bahkan tidak mundur justru semakin maju.


"Jangan melupakan, jika aku melakukan kesalahan maka itu masih bisa ditoleransi oleh Kaisar Langit. Tapi, jika kamu yang melakukannya, aku pikir kamu akan dibuang ke alam fana. " Ucap Deng Li Fei dengan nada rendah lalu melihat Chang Rui yang digendong oleh pria itu.


"Sangat cantik, pantas saja semua orang menyukainya. " Lanjut Deng Li Fei.


"Kamu telah mengatakan nya pada setiap wanita yang lewat. " Keluh pria itu.


"Kenapa memang nya ? Apa yang salah dengan memuji mereka semua ? Semua wanita cantik dengan pesona masing masing, apa yang salah dengan ucapan ku ?" Tanya Deng Li Fei dengan sinis.


Pria itu tidak menjawab Deng Li Fei lagi hanya menghela nafas dengan kasar lalu menempatkan Chang Rui di atas sebuah kereta kuda.

__ADS_1


"Kenapa Dewa Kehidupan perlu berbohong padanya tentang identitas nya ? Dia adalah seorang Dewi. " Ucap pria tadi dengan penasaran.


"Zhong Yi, ada beberapa hal yang bisa diucapkan dengan kata kata sementara yang lain tidak bisa. Jadi, sebaiknya kamu memikirkan nya terlebih dahulu sebelum mengatakannya. Karena Dewa Kehidupan telah melakukan ini maka pasti ada alasannya. " Ucap Deng Li Fei.


"Lalu, bagaimana kita akan membawanya untuk menemui takdirnya sebagai Dewi Pengobatan ?" Tanya Zhong Yi dengan ragu.


"Biarkan takdir yang melakukan semuanya, kita hanya perlu membawanya kembali ke garis yang telah di tetapkan. Lalu, pasangannya, juga bukan orang sembarangan. " Ucap Deng Li Fei dengan senyum tipis.


"Tapi, posisi Dewa mana lagi yang kosong dan harus diisi ?" Tanya Zhong Yi dengan penasaran.


"Aku adalah Dewi yang adil dan penuh cinta jadi aku memberikannya pasangan yang memiliki tingkat yang sama dengannya, apakah kamu tahu bahwa Dewa Perang melakukan sebuah kejahatan besar sehingga dia dihukum dan diasingkan oleh Kaisar Langit ?" Tanya Deng Li Fei dengan senyum penuh arti.


Zhong Yi langsung mengerti apa yang dimaksud oleh Deng Li Fei.


"Baiklah kalau begitu, kita akan menghapuskan ingatannya. Jika begitu, tidakkah mereka akan saling membunuh satu sama lain ?" Tanya Zhong Yi.


"Tidak akan. " Ucap Deng Li Fei dengan penuh keyakinan.


Zhong Yi menempelkan telapak tangannya di kepala Chang Rui dan melantunkan sebait mantra yang tidak bisa di mengerti lalu ada sebuah bola cahaya di tangannya.


Zhong Yi merapalkan mantra yang lain lalu bola cahaya itu dililit oleh sebuah rantai hitam lalu kembali masuk kedalam kepala Chang Rui.


Itu adalah ingatan Chang Rui yang telah dirantai oleh Zhong Yi, seperti yang diminta oleh Chang Rui sendiri.


"Seperti yang kamu minta, jalanilah kehidupan barumu. Biarkan keadaan berbalik dan mendukung mu. " Ucap Deng Li Fei memegang tangan Chang Rui.


"Di masa depan, kita akan bertemu lagi. Baik sebagai teman ataupun sebagai rekan. " Lanjut Deng Li Fei dengan penuh makna.


...----------------...


visualisasi



Nangong Li


__ADS_1


Zhong Yi


Note : Actually Castnya sama ya, ada yang tau siapa nama aktor ini ? Yang tahu bisa komen sementara yang penasaran bisa cari di ig author @kc.novel_writer , jangan lupa follow ya hehe


__ADS_2