REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
119. Memberikan Sedikit Bantuan


__ADS_3

Wajah polos Cuiyun menatap wajah Nona nya dengan bingung, mungkin karena bahasa yang digunakan oleh Chang Rui terlalu tinggi sehingga tidak bisa di mengerti oleh Cuiyun yang belum pernah merasakan cinta.


Sebenarnya ini agak lucu, Chang Rui juga belum pernah merasakan sesuatu yang disebut mencintai seorang laki laki.


Tapi, Chang Rui juga merasakan kelelahan ketika mencintai orang lain tanpa dicintai balik terutama ketika mencintai kedua orang tuanya.


Tapi, apa yang bisa didapatkannya ? Yang di dapatkannya adalah tuntutan dan tuntutan dari kedua orang tua nya yang tidak pernah puas dengan apa yang dimiliki olehnya.


"Aku tahu kamu tidak mengerti, maafkan aku. Aku hanya sembarangan bicara, kamu tidak perlu berpikir terlalu keras. Di masa depan, ketika kamu memiliki orang yang kamu cintai maka aku berharap kamu tidak akan merasakan ini. " Ucap Chang Rui dengan lembut.


"Cuiyun, aku memiliki sesuatu untuk kamu lakukan. " Ucap Chang Rui.


Chang Rui mendekatkan bibirnya dengan telinga Cuiyun yang membuat Cuiyun merasa gugup sampai sedikit gemetar.


"Nona tenang saja..... Cuiyun akan melakukannya dengan baik. " Ucap Cuiyun tergagap ketika di hadapkan dengan hal ini.


"Apa yang membuat mu malu, hm ? Kita adalah sama sama wanita. " Ucap Chang Rui dengan acuh tak acuh.


Chang Rui berbaring dengan malas di kursi rotan yang ada di kediaman ini.


"Minta orang orang untuk merenovasi barang barang disini. Semuanya sudah hampir hancur, jangan sampai membuat ku tampak seperti orang tanpa uang. Eh jangan, aku adalah orang yang berbeda dengan Chang Rui. Jika aku melakukan ini maka orang orang akan mencurigaiku. Jika begitu maka aku hanya bisa terus menerus menetap di status sebagai seorang Putri miskin ini. " Ucap Chang Rui sambil menghela nafas kesal dan memandang sekitarnya dengan perasaan yang lebih kesal lagi.


Chang Rui menjulurkan kakinya ke atas pegangan kursi sementara kepalanya berada di atas pegangan kursi rotan yang lain.


Ini adalah perasaan yang enak, walaupun keras tapi tulangnya terasa sangat nyaman. Semuanya diluruskan dan diistirahatkan dengan baik.


Semua ini adalah benda yang baik tapi sayangnya tidak di rawat dengan baik. Bahkan kursi ini berdebu dengan begitu tebal.


Hanya mengandalkan Cuiyun sendirian untuk membersihkan tempat seluas ini ? Tentu saja itu tidak masuk akal.


Minimal, perlu adanya dua atau tiga orang tambahan untuk membersihkan tempat ini.

__ADS_1


"Ingat untuk melakukan apa yang aku minta dengan sangat hati hati, jangan sampai ada orang yang tahu bahwa aku yang mengirim bantuan. Lalu, carilah toko yang bisa di percaya. Jika kamu ragu maka kamu bisa menggunakan cadar untuk menutupi wajah mu. " Ucap Chang Rui memberikan nasehat.


"Ya, Nona. " Ucap Cuiyun.


Chang Rui menggulung lengan pakaiannya ke atas dan sebuah pedang pendek jatuh, Chang Rui menangkapnya sebelum pedang pendek yang indah itu menyentuh tanah.


Lalu menyelipkan nya di ikat pinggang miliknya dan mulai membersihkan kursi yang membuat Cuiyun terkejut dengan tingkah lakunya.


"Nona ! Biarkan aku yang melakukan semua ini, kenapa kamu yang melakukannya ?" Tanya Cuiyun dengan shock.


"Tidak apa apa, sana pergilah untuk melakukan apa yang aku perintahkan. Jika tidak maka itu akan terlambat. Menurut perkiraan ku maka saat ini mereka baru saja berjalan keluar dari Istana Kekaisaran. Jika menyangkut prajurit, Istana selalu menjadi orang yang kejam. " Keluh Chang Rui.


"Percayalah padaku, karena ini adalah kelompok yang sebenarnya tidak ingin mereka kirim. Maka Kaisar sebenarnya tidak ingin mereka kembali lagi, ini sama dengan tugas bunuh diri bagi mereka. Liu Chang juga tahu itu, karena itulah dia memberi pesan sebelum dia pergi. Karena dia merasa cemas dan tidak percaya diri akan kembali lagi kemari. " Ucap Chang Rui.


"Nona, jika begini bukankah kamu harus menyusulnya agar kamu tidak menyesal ?" Tanya Cuiyun.


"Menyusulnya ? Tentu saja tidak perlu, aku yakin dia akan kembali. " Ucap Chang Rui.


Chang Rui tahan menggunakan 50 ribu Tael miliknya untuk di tukarkan semuanya dengan perbekalan.


Cuiyun berjalan pergi dengan pakaian sederhana yang indah, lalu berjalan pergi, Chang Rui menghela nafas dengan lelah.


"Anggap ini adalah bantuan untuk semuanya, dengan ini aku mengakhiri hubungan kita. Lebih tepatnya antara Yu Cheng Qing dan kamu. " Ucap Chang Rui.


Setelah itu Chang Rui kembali sibuk dengan urusan kebersihan yang dilakukan olehnya. Sementara disisi lain, Liu Chang yang memimpin pasukan yang berisi 500 orang.


Hanya membawa satu karung besar makanan untuk perjalanan bolak balik, ini sama sekali tidak cukup.


"Aku akan menggadaikan semua yang aku gunakan. " Ucap Liu Chang sambil melepas tali pinggangnya yang terbuat dari emas.


Lalu melepas gelangnya yang juga terbuat dari emas dengan sebuah manik berlian. Satu satunya yang enggan dia lepaskan adalah kalung perak polos yang digunakannya di balik pakaiannya.

__ADS_1


Ini adalah satu satunya pemberian Yu Cheng Qing, mungkin terlihat bukan sesuatu yang berharga. Tapi Yu Cheng Qing sendiri kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.


Fakta bahwa Yu Cheng Qing tahan untuk memisahkan uangnya sedikit untuk memberi hadiah ulang tahun padanya membuatnya terharu.


"Komandan, tidak ada gunanya. Orang disini adalah orang kaya, kita tidak akan bisa menukarkan nya dengan jumlah pangan yang banyak. " Ucap salah satu pasukan.


"Komandan tidak perlu khawatir, walaupun tubuh kami besar dan kekar tapi kami tidak makan banyak. " Ucap yang lain sambil tertawa.


"Bagaimana ini bisa terjadi ? Aku akan mencoba untuk mendapatkan sebanyak yang aku bisa. " Ucap Liu Chang dengan sedih.


Orang sebanyak ini, hanya diberikan satu karung besar ini, bukankah ini terlalu menyedihkan ? Mereka menempuh perjalanan yang jauh, meninggalkan ibu, istri dan anak mereka tapi pada akhirnya mendapatkan ini.


Baru saja Liu Chang akan berjalan pergi, seorang pedagang dengan gerobak besar mendekati mereka.


"Ada seorang Nona yang memintaku untuk memberikan ini kepada kalian, tidak hanya beberapa kilogram. Tapi, dia menukarkan 50 ribu Tael untuk membeli persediaan seluruh pasar. " Ucap pria tua itu sambil tertawa.


Liu Chang tertegun ketika melihat pasokan pangan sebanyak ini dengan mata kepalanya sendiri. Ini adalah sangat banyak, 50 ribu Tael, itu bukan sesuatu yang bisa di keluarkan dengan mudah.


Siapa yang ingin membantunya ? Liu Chang benar benar kehabisan ide. Liu Chang benar benar ingin mengira bahwa ini adalah pemberian dari Yu Cheng Qing.


Tapi, Yu Cheng Qing bahkan tinggal di gubuk reyot ditengah hutan, bagaimana harus menghasilkan uang sebanyak ini ?


Semua ini 5 kali lipat lebih banyak daripada yang diberikan Istana, mereka tidak perlu takut bahwa mereka akan kelaparan ditengah jalan.


"Komandan, langit telah memberkati kita. " Ucap seseorang.


"Apakah ini putri Qingyun ? Putri Qingyun bisa mengeluarkan uang sebanyak ini layaknya sedang mengibaskan tangan. " Goda salah satu prajurit.


Liu Chang juga telah memikirkan ini, memang benar bahwa Yu Qingyun bisa melakukan ini. Tapi, dengan temperamen nya, maka Yu Qingyun akan mangantarnya sendiri bukan sebagai anonim seperti ini.


Ini benar benar membuat kepalanya akan pecah tapi tidak ada gunanya untuk mengurusi hal ini. Yang penting adalah pasukannya tidak akan mati kelaparan lagi.

__ADS_1


__ADS_2