
"Kenapa begitu pemarah ? Kamu akan menakuti anak anak. " Canda Chang Rui menggoda Cui San yang sudah marah sampai sampai seluruh jenggotnya akan terbakar sampai habis.
"Tuan Nangong, aku harus merepotkan mu untuk membawa orang ini di kudamu. Bagaimanapun orang ini adalah Paman dari Putri Mahkota. Aku tidak berani untuk semena mena. " Ucap Chang Rui..
"Ha ha ha, aku tahu bahwa kamu tidak berani dengan Putri Mahkota. " Ucap Cui San tertawa kemenangan sebelum akhirnya meratap dengan sedih.
Chang Rui tidak membalas kata kata penuh provokasi itu dan terus tersenyum seperti biasa, Nangong Li sendiri mengerti dengan maksud Chang Rui.
Chang Rui baru saja akan menjelaskan niatnya, siapa yang menyangka bahwa Nangong Li sudah mengerti terlebih dahulu bahkan sebelum dia menjelaskannya.
Chang Rui tidak pernah melihat seseorang yang sangat mengerti dirinya seperti ini, ini mungkin adalah yang pertama bahkan dalam dua kehidupan miliknya ini.
Nangong Li menyeret Cui San ke arah kudanya dan mengikat dikaki kudanya, maksudnya membawa dengan kuda Nangong Li bukanlah membawa Cui San naik melainkan menyeret Cui San dengan kuda.
Nangong Li mengikat Cui San yang memberontak dengan tatapan datar seolah olah tidak terganggu dengan trik sekejam ini, Chang Rui sendiri sudah siap apabila ada keluhan dari Nangong Li.
Tanpa di duga, dia benar benar tidak mendapatkan keluhan sedikitpun yang keluar dari Nangong Li.
"Berani beraninya kamu mengikat ku di kaki kuda mu ! Apakah kamu tidak mendengar bahwa kamu harus membawaku dengan kudamu !" Teriak Cui San.
"Diam." Ucap Nangong Li dengan singkat tapi penuh dengan penekanan.
Tatapan Nangong Li berkilat membawa nafsu membunuh yang besar dan membuat Cui San takut, tidak pernah dia melihat sekelompok orang yang mengerikan semacam ini.
Chang Rui sendiri terkejut bahwa Nangong Li bisa berubah dalam sekejap, ini tidak seperti Nangong Li biasanya yang sering dia lihat.
"Kau !" Teriak Cui San dengan tertahan.
Chang Rui sendiri langsung kembali ke tujuan mereka yang semula.
__ADS_1
"Aku sebagai Walikota Kota Wu, aku ingin merekrut pria yang berumur diatas 15 tahun dan dibawah 35 tahun !" Seru Chang Rui.
"Siapapun yang mengikuti akan mendapatkan makanan dan uang !"
Ketika dia menyebutkan ini, orang orang langsung berkumpul dan akhirnya mengumpulkan sekitar 37 orang. Chang Rui menghitung dan melihat dengan agak puas.
Satu satunya hal yang membuatnya agak tidak puas adalah kondisi orang orang ini yang membuatnya meringis.
Orang orang ini tidak bisa dikatakan sebagai manusia. Jika manusia maka haruslah memiliki tanda tanda kehidupan tapi mereka semua ini adalah sekelompok orang dengan tulang dan kulit.
"Baik, aku akan pergi ke Desa disebelah dan akan kembali lagi kesini nanti, pada saat itu aku akan memberikan semuanya di Kota Wu. Kalian sebaiknya mengumpulkan orang sebanyak mungkin, jika ada saudara yang sedang berburu maka bisa mengajak juga. Aku tidak memaksa, semuanya bergantung pada kalian semua. Aku akan mengatakan satu hal lagi yang paling penting, ini adalah tugas untuk menjaga dengan nyawa. Siapapun bisa kehilangan nyawa dalam pekerjaan ini, ada lebih baiknya mempertimbangkan berulang kali dan jangan hanya melihat keuntungannya. " Peringat Chang Rui.
Chang Rui menatap ke arah Yuan Qiqi lalu meninggalkan anak itu di Desa Hongli karena nanti dia akan kembali kesini lagi.
Tujuan selanjutnya adalah Desa Yue, disana dikatakan adalah kelompok orang orang pandai besi.
Jika memang seperti itu maka ada baiknya untuk merekrut orang orang pandai besi yang bisa membantu mereka untuk menempa senjata.
Mereka akhirnya tiba di Desa Yue yang dimaksud oleh Chang Rui, kondisi Desa itu tampak lebih baik dibandingkan Desa Hongli.
"Apakah kalian adalah pengelana ?Kami bisa menyediakan penginapan untuk kalian. " Ucap seorang pria muda dengan pakaian yang terawat.
"Aku ingin bertemu dengan Kepala Desa. " Ucap Chang Rui dengan tenang.
"Kepala Desa ? Apakah ada sesuatu yang ingin di bicarakan? Bisa membicarakannya denganku, bagaimanapun kondisi tubuh ayahku tidak terlalu baik dan tidak bisa bertemu dengan tamu. " Ucap pria muda itu.
"Ini adalah hal yang penting , jika tidak bisa memanggilnya kemari maka kami yang akan kesana." Ucap Chang Rui.
"Tolong katakan niat kalian dengan jelas ! Jika tidak maka jangan salahkan kami karena menyerang ! Desa kami sudah lama damai tapi kami tidak keberatan untuk mengangkat pedang kami kembali !" Seru pria muda itu dan beberapa pria lain muncul dengan tombak.
__ADS_1
"Kamu mengatakan akan mengangkat pedang tapi mereka mengangkat tombak, bukankah ini mempermalukan dirimu sendiri ? Mereka tidak mendengarkan perintah mu. " Ucap Chang Rui main main.
"Baiklah aku tidak akan main main lagi, aku datang kemari tanpa niat jahat. Kalian bisa lihat ini. " Lanjut Chang Rui sambil melepaskan pelat nama miliknya.
"Yu, apakah kamu seorang Putri Kekaisaran ?" Tanya pemuda itu langsung berubah sikap.
"Kamu memiliki pengetahuan yang lebih luas dibandingkan bajingan tua ini. " Ucap Chang Rui dengan puas.
Lalu pemuda itu baru menyadari bahwa ada Cui San yang terseret seret di belakang kaki kuda dan mereka merasa ngeri.
"Perkenalkan aku adalah Zhang Nan dan ayahku, Zhang Lingyuan, aku tidak sengaja mempersulit Putri hanya saja kondisi tubuh ayah sedang tidak sehat. " Ucap Zhang Nan dengan serius.
"Kalau begitu, Tuan muda Zhang. Apakah kamu bersedia untuk membawaku menemui Ayahmu ?" Tanya Chang Rui.
"Tentu saja. " Ucap Zhang Nan.
Chang Rui turun dari kuda dan mengikuti langkah Zhang Nan menuju ke sebuah gubuk kayu yang sederhana, di dalamnya cukup rapih dan indah untuk ukuran sebuah rumah kayu.
Di dalamnya ada seorang pria berambut putih yang terbaring tapi tatapannya penuh dengan kekejaman , benar benar seorang pejuang.
Chang Rui mendengar bahwa Kepada Desa Zhang pernah menjadi seorang pemimpin dari beberapa ratus pasukan di perbatasan.
Tentu saja dia adalah seorang pejuang sejati San menghabiskan masa tuanya di Desa yang damai ini.
"Tuan Zhang, aku adalah Yu Cheng Qing. Aku adalah Walikota Kota Wu yang baru , aku memberi hormat kepadamu. " Ucap Chang Rui menundukkan kepalanya sedikit.
"Tidak perlu sungkan, apakah ada yang diperlukan ?" Tanya Zhang Lingyuan dengan suara yang serak.
"Aku akan jujur, aku kemari untuk merekrut pemuda berbakat dari Desa Yue untuk bergabung dengan prajurit Kota Wu. " Ucap Chang Rui dengan terus terang.
__ADS_1
"Jika begitu, maka lebih baik Nona pulang saja. Kami, Desa Yue sudah damai belakangan ini, tidak ingin lagi terlihat ke dalam perang berdarah yang tidak berkesudahan. " Ucap Zhang Lingyuan dengan luka mendalam.