
"Aku menebak bahwa kamu tidak mengetahui itu bukan ?" Tanya Nanging Li dengan senyum penuh kemenangan.
"Apakah aku tahu atau tidak, itu bukan urusanmu !" Bentak Chang Rui dengan dingin.
"Kenapa begitu terburu buru, apakah kamu benar benar tidak penasaran dengan asal usul pedang pendek itu ? Bisa saja, itu membawamu pada seseorang. " Balas Nangong Li, masih tampak sangat tenang.
Chang Rui mengeratkan genggamannya pada pegangan pintu sampai sampai buku buku jarinya berubah menjadi putih pucat, seolah olah tidak memiliki darah.
"Apakah kamu mencoba untuk memancing ku dengan trik murahan ini ? Jika aku tidak tahu, apakah kamu akan tahu asal usul dari pedang pendek ini ? Kita baru bertemu pertama kali, tidak memiliki dendam satu sama lain !" Ucap Chang Rui.
"Jika kamu tidak tahu, belum tentu orang lain juga sama tidak tahunya dengan dirimu. Kamu adalah seseorang dengan pengetahuan yang kecil, apakah bisa mengatakan jika kamu tidak tahu mana orang lain tidak tahu ? "Tanya Nangong Li dengan usil.
Jelas jelas Nangong Li tahu bahwa Chang Rui tidak suka di remehkan apalagi di pertanyakan seperti ini, ini telah melukai harga diri milik Chang Rui.
"Diam ! Dasar bajingan, seharusnya aku tidak perlu datang ke kuil itu. " Umpat Chang Rui dengan kesal.
Lalu Chang Rui berjalan pergi, memilih untuk tidak mendengarkan kata kata dari Nangong Li lagi, sementara Nangong Li yang di tinggalkan sendirian di dalam ruangan tampak tersenyum lebar sebelum akhirnya melepaskan dirinya.
Sejak awal, penguncian titik akupuntur semacam ini tidak bisa digunakan untuknya. Dia hanya bermain main dengan Chang Rui, siapa yang menyangka bahwa Chang Rui akan menganggap bahwa dirinya benar benar serius ditahan oleh trik murahan ini ?
Ada bagusnya juga bahwa Chang Rui tidak mengingat dirinya dan tidak bisa mengenang masa lalu.
Karena, baru baru ini, karena dia berhasil memukul mundur Orang Bar bar. Beberapa orang memberinya julukan sebagai Raja Neraka.
__ADS_1
Walaupun julukan ini terdengar sangat kuat tapi nyatanya agak kurang nyaman untuk di dengar apalagi oleh orang yang di sukainya.
Jika tidak, bukankah itu akan menimbulkan kesan kejam setiap kali orang melihatnya ? Apalagi jika Chang Rui yang mendengarnya.
Ini akan membuat penilaian Chang Rui padanya menjadi semakin buruk, Nangong Li tidak bisa menerima hal semacam ini.
"Ada bagusnya juga gadis itu tidak peduli dengan hal sekitarnya, hanya saja aku sedikit khawatir pada nya. Kenapa dia berubah ? Apakah ada hal yang berubah tapi tidak aku ketahui ?" Tanya Nangong Li dengan heran.
Secara fisik, tidak ada yang terlalu berbeda dengan Chang Rui yang di ingatnya, juga tidak terlalu sama. Tapi, dari segi tingkah laku, itu bisa dikatakan sama persis.
Bahkan, cara bicara, temperamen, dan setiap geraknya masih sama dengan Chang Rui. Nangong Li tidak percaya bahwa ada orang yang bisa bertindak dengan begitu sama.
Tidak lama, seorang pria berlari masuk ke dalam ruangan itu, sementara Nangong Li berdiri di jendela layaknya penunggu jendela.
Berdiri disana lalu membuka jendela dan memetik sebuah bunga yang ditanam di bagian luar jendela. Nangong Li bertindak seolah olah tidak tahu bahwa seseorang sudah berjalan masuk.
"Seorang pria, hm ? Ini sangat menarik. " Ucap Nangong Li tanpa menoleh.
"Jelaskan lebih banyak tentang pria ini. " Perintah Nangong Li.
"Dikatakan seorang Tabib yang datang kemari di usianya yang ke 21 tahun. Sudah lama hidup di gunung untuk meneliti tanaman obat, menolong seorang putri terbuang yang hampir meninggal, Yu Cheng Qing. Yu Cheng Qing adalah orang yang kamu bawa tadi. "
"Yu Cheng Qing, diracuni sampai mati oleh seorang tabib kelas dua yang dipesan oleh Putri kesayangan Yu Lian, Yu Qingyun. Menurut ku, hampir tidak ada kesempatan bagi Yu Cheng Qing untuk hidup, dia telah di dorong ke dalam kolam kering dan kepalanya membentur keras. Tidak di obati dengan baik lalu di beri racun. Tiba tiba datang seorang tabib sakti Chang Rui ini yang menolongnya dan dia hidup. " Ucap Long Yu dengan bingung.
__ADS_1
"Sebenarnya ini agak sederhana jika menghubungkan dengan semua keajaiban yang dia perbuat sebelumnya, itu adalah satu orang. Yu Cheng Qing dan Tabib Chang Rui adalah satu orang. " Ucap Nangong Li dengan tenang.
"Apakah kau telah menjadi gila karena kesepian ? Satu adalah wanita sementara yang lain adalah pria !" Seru Long Yu.
"Bukan tidak mungkin baginya untuk menyamar sebagai pria, aku telah melihatnya menggunakan pakaian pria sebelumnya dan itu benar benar tidak berbeda dengan pria pada umum nya, terutama ketika dia mengikat seluruh rambutnya ke atas seperti yang aku lakukan. " Ucap Nangong Li.
"Tapi, bagaimana dia bisa menjadi Yu Cheng Qing ?" Tanya Long Yu dengan penasaran.
"Aku tidak tahu, tapi aku menebak bahwa hal ini sama seperti sebelumnya. Dia telah bereinkarnasi kembali tapi entah kenapa, dia tidak memiliki ingatan yang lengkap. Dia hanya tahu bahwa pedang pendek itu berharga bagi nya tapi tidak tahu kenapa itu berharga baginya. "Jawab Nangong Li.
"Dengan pedang pendek itu, maka aku percaya bahwa dia akan mengingat kenangan itu, cepat atau lambat. " Ucap Long Yu dari belakang memberikan semangat pada Nangong Li yang tampak putus asa.
"Semua itu, akan di kembalikan kepada takdir. Jika takdir berkehendak untuk membiarkan ku kembali bersamanya, maka itu akan baik. Jika menurut takdir aku tidak layak untuknya, maka itu juga tidak masalah selama dia bahagia. " Ucap Nangong Li sambil memiringkan sedikit kepalanya dan menatap ke arah luar.
"Ini tidak seperti dirimu yang putus asa, kamu selalu semangat dengan hal hal yang ada. Tapi, kali ini kamu benar benar putus asa sampai ke tingkat ini. Ini adalah pertama kalinya aku melihat mu dalam kondisi ini. " Long Yu menggelengkan kepalanya ketika melihat kondisi Nangong Li yang menyedihkan.
Nangong Li tidak menjawab dan hanya tersenyum lalu menjatuhkan bunga yang di pegangnya itu. Bunga itu meluncur turun melewati beberapa lantai dengan anggun.
"Jika memang aku dan dia berjodoh, maka aku yakin bahwa aku akan bertemu dengannya di masa depan. " Ucap Nangong Li sebelum akhirnya berjalan meninggalkan tempat itu.
"Apa langkah yang akan kamu lakukan selanjutnya ?" Tanya Long Yu sambil berlari mengikuti langkah cepat milik Nangong Li.
Nangong Li tidak langsung menjawab dan tiba tiba berhenti yang membuat Long Yu menabrak punggungnya dengan keras.
__ADS_1
"Kenapa kamu mengikuti ku dengan begitu semangat ?" Tanya Nangong Li dengan ekspresi heran.
"Kau ?! Aku mengikutimh karena mengkhawatirkan mu ! Sia sia saja kekhawatiran ku yang berharga. " Keluh Long Yu ketika melihat wajah Nangong Li yang menyebalkan.