
Tidak lama kemudian, Chang Rui pun berjalan turun untuk berjalan ke perjamuan yang telah disiapkan oleh Chang Yue Qing.
Sebenarnya ini adalah Perjamuan Hongmen, bukannya dia tidak tahu tapi akan ada banyak pembunuhan tersembunyi di dalam perjamuan ini.
Walaupun tahu itu berbahaya, Chang Rui bahkan tidak berusaha untuk menghindar. Karena...... justru itulah yang membuat semuanya menjadi seru !
Chang Rui merasakan bahwa kehidupannya hampa dan dia harus sekali sekali mencari sesuatu yang menantang di kehidupannya.
Ketika dia turun ke aula, disana sangat indah dan penuh dengan kain kain merah, ada begitu banyak wanita cantik.
Tidak kalah dari selir selir Kekaisaran, Chang Rui melihat semuanya dengan semangat dan duduk berseberangan dengan Chang Yue Qing.
Di samping samping Chang Yue Qing terdapat 6 wanita yang sangat cantik, tampaknya ini adalah harem yang telah di bentuk oleh Chang Yue Qing.
Dari sini bahkan bisa dilihat seberapa besar obsesi yang di miliki oleh Chang Yue Qing untuk Istana.
Mungkin itu sudah sampai ke tahap dimana tidak bisa di jelaskan dengan kata kata lagi, mulai dari pekarangan, bentuk bangunan bahkan bagian dalamnya juga sama persis.
Chang Yue Qing saat ini bahkan sudah menggunakan jubah emas yang sering digunakan oleh Yu Lian.
Chang Rui tertawa ringan ketika melihat jubah milik Chang Yue Qing, walaupun sekolah terlihat sama tapi tidak benar benar sama.
"Tuan Chang, kamu tampaknya benar benar seorang pemimpin, aura yang kamu tunjukkan benar benar berwibawa. Kota Wu pastilah tempat yang damai dibawah pemerintahan mu. " Ucap Chang Rui memberikan pujian.
Kata katanya sekilas terdengar memuji Chang Yue Qing habis habisan tapi pada kenyataannya hanya menyindir rubah tua itu.
Bahwa Chang Yue Qing tidak lebih dari seorang pemimpin Kota kecil seperti Kota Wu, benar benar seorang pemimpin kecil.
Chang Yue Qing tidak marah dan hanya tertawa ringan.
"Tuan putri terlalu memuji ku, aku menggunakan ini karena aku menyukainya. " Ucap Chang Yue Qing tidak keberatan dengan kata katanya.
__ADS_1
"Itu benar benar sangat cocok dengan Tuan Chang, dengan begini aku baru bisa melihat kemiripan antara Tuan Chang dan Ayah. Bagaimanapun, Ayah dan Tuan Chang adalah saudara sumpah. " Balas Chang Rui dengan senyum ceria.
Kata katanya benar benar tidak membawa beban tapi cukup untuk membuat lawan bicaranya mengalami kemarahan ekstrem.
Tampaknya, setelah ini Chang Yue Qing harus meminum dan menerima perawatan darah tinggi.
Wajah Chang Yue Qing berubah menjadi senyum masam dan Chang Rui masih tidak berhenti juga untuk menganggu Chang Yue Qing.
"Tuan Chang, kamu ingin tersenyum, kenapa menahannya sampai sampai membantu wajah yang masam seperti itu ?" Tanya Chang Rui dengan nada main main.
Jika sudah berkaitan dengan menyalakan api amarah orang lain, maka dia adalah jagoannya. Dia adalah nomor satu dalam melakukan ini.
Di dunia ini, dia yakin bahwa tidak akan ada orang lain yang bisa menandingi dirinya dalam hal ini.
Chang Rui tertawa jahat di dalam hatinya dan melihat penderitaan yang dialami oleh Chang Yue Qing.
Chang Yue Qing yang mendengar kata katanya terpaksa untuk tertawa dan menepuk punggung salah satu selirnya.
"Namanya adalah Jin Lu Lu, dia adalah selirku dan memiliki beberapa kemampuan dasar dalam menari, harap Tuan Putri bisa menikmati pertunjukkan ini. " Ucap Chang Yue Qing.
Barulah Chang Yue Qing terlihat tersenyum sungguhan, Chang Rui tidak akan membiarkan senyum penuh kemenangan itu bertahan lama.
Jin Lu Lu mengambil pedang dan mulai menari, di iringi alunan musik yang lembut dan mempesona, Chang Rui benar benar menikmatinya tapi juga tidak lengah.
Jin Lu Lu meliuk liuk di panggung dan menunjukkan kecantikannya, benar benar kecantikan yang langka.
Sayang sekali bahwa harus berakhir malam ini, Chang Rui menghela nafas dengan kasihan ketika melihat beberapa orang orang ini.
"Bagus sekali ! Tarian pedang dikatakan harus di pelajari selama 10 tahun untuk bisa mengikuti ritmenya. " Ucap Chang Rui dengan antusias.
Chang Rui menundukkan kepalanya untuk minum dan sebuah pedang melintas di atas kepalanya.
__ADS_1
Pedang milik Jin Lu Lu melintas di tempat dimana dia seharusnya menaruh kepalanya, Chang Rui pura pura terkejut dan bertepuk tangan.
"Bagaimana mungkin bisa sepas itu ?! Selir Jin benar benar luar biasa. " Ucap Chang Rui berpura pura bodoh.
Chang Rui menyenderkan kepalanya di dinding dan pedang Jin Lu Lu melintas tepat di depannya, Jin Lu Lu tampak terkejut dengan hal ini.
Terlihat dari wajahnya, Chang Rui kembali tegak sebelum akhirnya menggeser tubuhnya sedikit kesamping.
Sebuah pedang terlepas dari tangan Jin Lu Lu dan menancap tepat di samping tubuh Chang Rui, jika Chang Rui tidak menghindar sedikit kesamping maka itu akan menembus jantungnya.
"Upaya pembunuhan !" Teriak Cuiyun.
Chang Rui terkejut dan dibawa oleh Cuiyun untuk mundur, Fu Jin Yang dan Jiu Qing datang lalu mengarahkan pedangnya ke Chang Yue Qing.
"Tenang, tenang, hanya kesalahpahaman !" Ucap Chang Yue Qing.
""Kesalah pahaman apa ?! Jelas jelas Selir mu itu berniat untuk membunuh Tuan Putri !" Teriak Cuiyun dengan marah.
"Tuan Chang, aku tidak menyangka bahwa kamu akan selicik ini." Ucap Chang Rui dengan wajah yang syok, tangan kanan nya dipeluk oleh Cuiyun yang memberi ilusi bahwa Chang Rui adalah orang yang lemah dan rapuh.
"Apalagi yang kurang ? Kamu telah mendapatkan hidup semewah ini dari kebaikan hati Ayah ! Kenapa kamu ingin membunuhku ?! Apakah kamu tidak puas dan berniat untuk menjadi seorang Kaisar ?!" Tanya Chang Rui dengan sinis.
Chang Yue Qing tiba tiba berhenti memasang wajah palsu dan tersenyum dingin, lalu berjalan ke depannya.
"Apakah kamu tahu dengan maksud dari memberikan kebaikan yang dimaksud oleh Ayah mu ?" Tanya Chang Yue Qing dengan wajah yang mengerikan.
"Apa yang kamu coba lakukan ?! Menakuti ku ?! Apakah kamu tahu apa akibat dari menakuti Tuan Putri ?" Tanya Chang Rui dengan gemetar ketakutan.
"Di Ibukota, kamu adalah Putri tapi disini kamu adalah tahanan. Aku akan berbaik hati padamu karena kamu mirip dengan seseorang yang aku kenal. " Ucap Chang Yue Qing dengan tatapan tajam.
Chang Rui tiba tiba mengingat sesuatu dan mulai tertawa, tampak tidak percaya dengan pemikirannya sendiri.
__ADS_1
"Aku, pada akhirnya tahu kenapa orang orang menyebut takdir adalah hal yang paling kacau dan tidak bisa diuraikan layaknya benang yang kusut, benar benar sebuah kesalahan. Sebuah kesalahan yang sangat besar. " Gumam Chang Rui dengan senyum miris.
Bonus Like 13 k : 3/3