REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
27. Bertemu Putra Mahkota


__ADS_3

Ketika berada di perjalanan, Chang Rui merasa bahwa dirinya telah tenggelam ke dalam lamunan. Pikirannya berkecamuk dan satu persatu kenangan muncul di ingatannya.


Semua pertanyaan seperti puzzle kosong yang ada di dalam otaknya, ini terasa ganjil sekaligus aneh. Tapi, dengan kekuatannya saat ini, hak apa yang dimiliki olehnya untuk menyelidiki keluarga Kekaisaran.


Kali ini, Long Yu membawa kereta kuda melewati jalan resmi sehingga lebih cepat, tidak seperti sebelumnya.


Mari anggap ini sebagai salah satu bentuk kebaikan Nangong Li, jangan membebani pikiran sendiri dengan masalah masalah kecil, teruslah berpikir positif.


Chang Rui merasa bahwa punggungnya beberapa kali menabrak dinding kayu milik kereta kuda yang keras dan kaku.


Terasa sangat sakit, tapi Chang Rui berulang kali menarik nafas lalu membuangnya. Setelah itu, Chang Rui memaksakan diri untuk tetap tersenyum.


"Sabar.... sabar, tidak boleh cepat marah. Jika tidak maka akan ada banyak kerutan di wajahku. " Gumam Chang Rui.


Chang Rui menenangkan dirinya sendiri agar tidak tenggelam dalam kemarahan akibat 'rahmat baik' yang diberikan oleh Nangong Li.


Nangong Li ini....... benar benar membuat Chang Rui kehilangan kata kata dan kebingungan bagaimana untuk membalas pria ini !


Sesampainya di Istana, Chang Rui berhenti di depan halaman Istana Kaisar dan memutuskan untuk memberi hormat pada Kaisar terlebih dahulu.


Siapa yang menyangka bahwa baru saja turun dari kereta, Chang Rui mendongak untuk melihat siapa orang yang di depannya.


Chang Rui melihat ada Putra Mahkota yang berdiri dengan tatapan terkejut didepannya, Chang Rui tidak menunjukkan ekspresi apapun di wajahnya.


"Salam kepada Yang Mulia Putra Mahkota, sejak menjadi Jiu Wangfei, aku belum pernah bertemu dengan Putra Mahkota secara langsung, ini adalah kesalahanku. Mohon Putra Mahkota tidak memasukkan hal ini ke dalam hati. " Ucap Chang Rui, hanya menunduk dan tidak berlutut.


Karena, saat ini status mereka sama. Bahkan bisa dibilang bahwa mereka saat ini adalah saudara ipar, jadi tidak diperlukan untuk berlutut.


Nangong Xi memandang Chang Rui dengan tatapan kagum karena kecantikan yang dimiliki oleh Chang Rui.

__ADS_1


"Apakah ini benar benar Chang Rui ?" Tanya Nangong Xi dengan terkejut.


Awalnya, Nangong Xi berniat untuk menindas Jiu Wangfei yang baru ini, sudah sejak lama bahwa Nangong Xi tidak suka dengan mantan tunangannya itu.


Siapa yang menyangka bahwa ketika dilihat lagi kalau Chang Rui sangat cantik, bahkan lebih cantik daripada Chang Qiao Ye ?


Chang Qiao Ye adalah orang yang cantik dan memiliki kecantikan yang langka, tapi sayangnya sikapnya dan wajahnya terlalu membosankan.


Berbeda dengan Chang Rui yang memberikan kesan sangat berbeda layaknya seorang Dewi yang nyata.


Nangong Xi benar benar tidak bisa mendeskripsikan kecantikan Chang Rui dengan kata kata semata, perlu dikatakan bahwa itu adalah luar biasa.


Penyesalan membanjiri hati Nangong Xi karena telah melepaskan kecantikan semacam ini dari genggamannya.


Nangong Xi benar benar ingin menghancurkan adiknya menjadi ribuan keping, kenapa selalu Nangong Li yang beruntung ?!


Nangong Xi juga ingin memarahi Chang Qiao Ye karena telah menghasut nya untuk menjodohkan Chang Rui dengan Nangong Li.


Long Yu yang mendengar ini diam diam tertawa dalam hati, seperti Tuan dan Nyonya nya merupakan orang orang yang pandai dalam memainkan peran. Keduanya memiliki kemampuan khusus untuk mengelabui orang lain.


Bisa dikatakan bahwa Chang Rui dan Nangong Li adalah pasangan yang cocok, setelah memikirkan ini, Long Yu langsung menghapus pemikirannya atau jika Tuannya mengetahui hal ini maka dia akan menjadi sasaran kemarahan dari Tuannya.


Tuannya tidak suka dan tidak tertarik untuk menjalin hubungan asmara dengan siapapun, Tuannya bisa membuang apapun demi mencapai sesuatu dan sudah pasti tidak akan menganggap serius Chang Rui.


Long Yu merasa bahwa ini agak di sayangkan, Chang Rui jelas jelas kandidat yang sangat baik. Sayang sekali harus mendapatkan suami seperti Nangong Li , yang bisa mengorbankan apapun untuk mencapai tujuannya.


Nangong Xi yang ditegur oleh Chang Rui tiba tiba tersadar dan ikut menunduk untuk memberikan salam.


"Jiu Wangfei benar, aku sudah tidak sopan. Harap adik ipar tidak memasukkan ke dalam hati. Apakah adik ku baik baik saja ? Kenapa dia tidak datang ?" Tanya Nangong Xi.

__ADS_1


"Sayang sekali bahwa Wangye sakit, jadi hanya aku yang bisa datang kemari. Wangye telah menghabiskan semalaman panjang untuk menemaniku dan membuatnya menderita. " Chang Rui menghela nafas menyesal.


Dan benar saja, dalam waktu sekejap, wajah Nangong Xi berubah menjadi pahit dan hijau. Chang Rui tertawa puas di dalam hatinya, pemilik tubuh ini akan puas ketika melihat reaksi menggelikan milik Nangong Xi.


"Ha ha, sepertinya aku akan segera mendapatkan keponakan. " Nangong Xi tertawa dengan canggung.


"Aku akan pamit terlebih dahulu, Jiu Wangfei. " Ucap Nangong Xi.


"Tentu, aku pamit juga. Harap jaga dirimu, Putra Mahkota , aku tidak akan mengantar. " Balas Chang Rui.


Lalu Nangong Xi berlari karena tidak tahan, Qinlin mendekatinya dan memberikan sebuah jempol padanya.


Chang Rui hanya tersenyum tipis dan tatapannya menjadi tajam, bersiap untuk beradu mulut dengan Kaisar dan menjalankan rencana gila yang diberikan oleh Nangong Li.


Chang Rui menggerakkan giginya dan kasim memberikan berita kedatangannya, dengan suara yang lantang dan jelas.


"Jiu Wangfei telah tiba !" Teriak kasim dengan suara yang lantang.


Chang Rui berjalan masuk dengan kepala yang terangkat dan senyum teduh, setiap langkahnya penuh dengan kepercayaan diri.


Setelah sampai di hadapan Kaisar, Chang Rui berlutut dan memberikan salam kepada Kaisar.


"Salam kepada Yang Mulia, semoga Yang Mulia selalu dilimpahi oleh kesehatan dan kekayaan. " Ucap Chang Rui.


"ha ha ha, berdirilah Rui'er, hubungan ku dengan Chang Zi sangat dekat layaknya saudara yang dilahirkan dari ibu yang sama. Sekarang kamu adalah menantu ku, aku tentu saja akan menganggapmu sebagai putriku sendiri. " Ucap Kaisar dengan ramah.


Chang Rui tersenyum tapi tidak menunjukkan tanda tanda terkesan yang berlebihan , hanya tersenyum tenang.


"Hari ini, Rui'er datang sendirian lagi dan berharap bisa menemani Yang Mulia. Wangye mengatakan bahwa Yang Mulia seringkali merasa kesepian jadi Rui'er ingin mengabdikan diri sebagai menantu yang baik dan warga yang baik, berharap bisa membantu meringankan beban dari Putra Surga. " Ucap Chang Rui dengan hormat dan bersujud di depan Kaisar.

__ADS_1


Putra Surga adalah nama lain dari Kaisar, Chang Rui sengaja menggunakan kata kata ini agar Kaisar merasa bahwa dia adalah orang yang tulus.


"Anak itu..... dia membuatmu kesulitan bukan ? Dia telah mempersulit mu dengan mengatakan omong kosong semacam itu. " Keluh Kaisar dengan main main tapi tidak bisa menahan senyum lebar.


__ADS_2