REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
67. Pengkhianatan II


__ADS_3

"Aku akan membalaskan dendam ini, bahkan jika aku meninggal disini, hari ini atau besok, aku akan menjadi hantu gentayangan yang menghancurkan kehidupanmu !" Sumpah Chang Rui.


Chang Rui meneteskan darahnya sendiri yang menunjukkan bahwa dia bersumpah dengan serius.


Chang Rui menyenderkan tubuhnya di dinding dan merasa bahwa kekuatan dan tenaga dalamnya menghilang karena hal ini.


Karena hal baik yang diberikan oleh Nangong Li, dia harus kehilangan kekuatannya untuk sementara waktu.


Untuk mengalahkan beberapa pasukan biasa maka tidak akan menjadi masalah tapi ketika menghadapi seorang ahli maka dia akan berada dalam masalah.


Racun ini mungkin tidak membahayakan nyawanya dan hanya bisa menghalangi tenaga dalamnya selama 3 sampai 5 hari.


Tapi, pada akhirnya, itu adalah waktu yang cukup bagi Nangong Xi untuk membunuhnya tanpa halangan.


"Rencana yang baik.... rencana yang baik sekali.... ha ha ha !! " Chang Rui tertawa dengan lantang dan melihat ke sekeliling.


Semakin dia tertawa maka semakin dia merasa kesakitan, semakin dia tertawa maka semakin dia merasa sesak.


Ternyata..... inilah perasaan dari pengkhianatan. Inilah perasaan dari ditinggalkan.


Sudah seharusnya, dia tidak percaya pada Nangong Li. Chang Rui berpikir dia bisa mempercayai Nangong Li karena pria itu berada di pihak yang sama dengannya.


Tapi, Chang Rui lupa , bahwa Nangong Li masihlah orang Kekaisaran. Bagaimana mungkin akan melakukan sesuatu yang merugikan Istana nya sendiri ?


"Kebencian ini, aku tidak berani untuk melupakannya di masa depan. Terima kasih karena telah mengajarkan ku bagaimana akibat dari mempercayai orang yang salah dan tidak layak. " Lirih Chang Rui.


Sementara di sisi lain, Zhang Yue sedang mendobrak masuk ke dalam ruangan Nangong Li.


"Apa yang sedang kau lakukan ?! Kau bekerja sama dengan Nangong Xi ?! Apakah kau sudah berubah menjadi gila ?!" Bentak Zhang Yue.


"Kenapa ? Apa yang salah dengan hal itu ? Selama itu menguntungkan ku maka itu tidak akan menjadi masalah. " Ucap Nangong Li dengan santai.


"Aku pikir , kamu telah sepenuhnya berubah. Nangong Li yang telah menjadi temanku telah sepenuhnya hilang. Kamu saat ini bekerja sama dengan musuhmu, kamu bahkan lebih buruk daripada sampah. Semua yang kamu lakukan ini akan sia sia hanya untuk seorang Liu Qing Yuan !" Teriak Zhang Yue.


"Kau bahkan memerintahkan orang untuk menyingkirkan kedua pelayan Chang Rui, kamu bahkan mengungkapkan dimana para pelayan Chang Rui termasuk Yuan Xinyun, mereka semua akan di eksekusi besok. Apakah kamu puas ? Apakah kamu senang dengan hal baik yang kamu lakukan ini ?! " Zhang Yue bahkan berteriak sampai matanya memerah.


"Nangong Li, kamu benar benar bajingan. Jika aku menjadi Chang Rui, maka aku akan membunuhmu dan memberikan semua usaha untuk menghancurkan mu. Nangong Li, kamu benar benar mengecewakan. " Lanjut Zhang Yue sebelum akhirnya pergi.


Seluruh pelayan Chang Rui diberikan kepada Nangong Xi untuk eksekusi oleh Nangong Xi atas kejahatannya, sementara Chang Rui akan diseret untuk menonton.


Ini adalah balasan dari Nangong Xi karena Nangong Xi sangat membenci Chang Rui. Nangong Li memikirkan semua ini dan tidak mengerti apa yang salah dengan dirinya.


Dalam kehidupan ini, dia telah membunuh banyak orang, kenapa ketika memikirkan kata kata Zhang Yue telah membuatnya merasa bersalah dan merasa sakit ?


Nangong Li mengepalkan tangannya dan melihat hari dimana itu telah mendung sepenuhnya.


Keesokan harinya

__ADS_1


"Tuan, Nona Liu telah dikirimkan. " Ucap suara Long Yu.


Liu Qing Yuan dibawa masuk dengan cadar, Nangong Li tampak terkejut ketika melihat seseorang yang selama ini hanya berada di mimpinya.


Nangong Li mengulurkan tangannya untuk menurunkan cadar yang digunakan oleh Liu Qing Yuan.


"Ah - Li, maafkan aku. Semuanya terjadi karena kesalahan ku dan membuat mu menjadi seperti ini. " Ucap Liu Qing Yuan dengan tatapan yang jernih.


Nangong Li mendengarkan semua suara ini dan merasa bahwa ini adalah yang ditunggu tunggu olehnya.


Apa yang di katakan oleh Liu Qing Yuan adalah apa yang ditunggunya selama satu tahun belakangan ini, kenapa dia tidak merasa puas.


Kenapa dia merasa bahwa semuanya terlalu canggung, kenapa dia merasa semuanya begitu palsu ?


Tiba tiba bayangan seseorang melintas di kepalanya, Nangong Li memikirkan hal ini dan menggelengkan kepalanya.


"Wangye, aku percaya padamu. " Suara ini berbisik di telinga Nangong Li dan membuatnya kehilangan keseimbangan.


Nangong Li memikirkan kalimat ini di dalam hatinya dan merasa bahwa semuanya terlalu kabur.


"Bahkan jika aku ingin kamu mati, maka tidak hari ini !" Suara lain datang dan menghantam pikiran Nangong Li.


"Ah - Li, Ah Li ! Apa yang terjadi denganmu ?" Tanya Liu Qing Yuan.


"Pergi ! Pergi !!" Perintah Nangong Li dengan marah.


"Tidak, jangan menangis ! Dia tidak akan menangis hanya dengan ini ! Kamu bukan dia !" Teriak Nangong Li dengan kepala yang sakit.


Nangong Li menarik pedangnya dan menaruhnya di leher Liu Qing Yuan yang membuat gadis itu ketakutan tapi tidak berani terus merengek lagi.


"Dia tidak akan menangis seperti ini..." Gumam Nangong Li.


Semakin dia berusaha untuk mengenyahkan rasa bersalahnya, maka semakin kepalanya dipenuhi oleh kenangan itu.


Long Yu berlari masuk dan mencengkram kerah Nangong Li dengan keras.


"Apa yang kamu lakukan ?! Apakah kamu telah gila ?!" Bentak Long Yu dengan murka.


"Aku sudah gila.... sepenuhnya gila. Kenapa aku tidak puas ketika aku telah mendapatkan apa yang aku inginkan ?" Tanya Nangong Li dengan sedih.


"Nangong Li, apakah kamu tahu ? Chang Rui pada saat ini, telah sebenarnya hancur. Apakah kamu senang sekarang ?! Aku tidak dekat dengannya, juga tidak mengenal nya untuk waktu yang lama. Tapi, apa yang kamu lakukan itu telah keterlaluan !" Teriak Long Yu.


"Nangong Li, untuk pertama kalinya dalam kehidupan ku yang pendek ini, aku merasa benar benar kecewa denganmu, sangat kecewa. Apakah kamu tahu ?" Tanya Long Yu dengan sedih.


Sementara disisi lain, Chang Rui telah berganti pakaian menjadi pakaian biasa miliknya dan kedua tangannya di tahan oleh kedua orang.


Chang Rui berlutut di depan umum dan melihat wajah wajah yang dibenci nya, sayang sekali bahwa tidak ada wajah orang yang paling di bencinya.

__ADS_1


Chang Rui bersumpah untuk membalaskan dendam ini ! Di depannya, ada Yuan Xinyun yang menatapnya dengan sedih.


"Aku telah melibatkan mu dalam masalahku.... " Lirih Yuan Xinyun.


"Seharusnya, yang mengatakan ini adalah aku. Mengingat semua orang mengincar mu karena aku. " Bisik Chang Rui dengan lembut.


"Jangan salahkan dirimu sendiri, aku telah menyayangimu layaknya putriku sendiri. " Balas Yuan Xinyun.


Sebelum akhirnya sebuah pedang menembus tubuh Yuan Xinyun yang sedang berlutut berhadapan dengannya, darah memuncrat ke wajahnya.


"Xinyun !!!!" Teriak Chang Rui dengan histeris.


Matanya membulat sempurna dan air matanya mengalir, air mata penuh kebencian ini tidak akan bisa di hapuskan bahkan dalam dua kehidupan !


Satu persatu orang dibawa ke depannya dan yang terakhir adalah Qinlin dan Qiaoling.


"Kami tidak keberatan untuk mati bersama kamu, kamu telah memberikan cahaya baru pada kami. " Bisik Qinlin dan Qiaoling.


"Qinlin, Qiaoling..... " Ucap Chang Rui dan memberontak.


Tapi, kedua tangannya digenggam dengan erat, di seberang sana, ada Nangong Xi yang masih berdiri di atas angin.


Qinlin dan Qiaoling dibunuh di depan matanya sendiri membuat Chang Rui berteriak.


"Qinlin ! Qiaoling !" Teriak Chang Rui dan ingin meraih mereka tapi tidak bisa.


"Akibat dari mencoba melakukan perlawanan kepada Istana adalah seperti ini, mencoba untuk melawan Istana dengan cara yang menyedihkan ini bahkan tidak sanggup untuk menakuti seorang preman. " Ejek Nangong Xi.


Chang Rui di dorong ke depan Nangong Xi yang membuat kedua lututnya berdarah, Chang Rui menatap Nangong Xi dengan penuh kebencian lalu tertawa.


"Dendam ini, akan ku balaskan di kehidupan selanjutnya !" Ucap Chang Rui dengan gerakan penuh kejutan menarik pedang di lengan pakaiannya.


Chang Rui menikam dadanya sendiri, tepat di jantungnya, Chang Rui perlahan lahan terduduk dan darah mengalir dari sudut bibirnya.


"Aku menolak untuk mati ditangan seorang pengecut sepertimu. " Ucap Chang Rui.


Di belakang Nangong Xi, ada Nangong Li yang baru saja datang dengan Long Yu.


"Aku membencimu. " Bisik Chang Rui sebelum akhirnya jatuh ke belakang dan terbaring dalam posisi terlentang.


...----------------...


Note : Ayo, ngaku siapa yang sampe nangis nih ? Kalau gitu sama ya, Author juga sampai nangis nih nulisnya.


Ini semua belum berakhir ya, Nangong Li juga masih belum berhenti. Nangong Li itu masih abu abu, enggak terlalu suka tapi enggak juga terlalu benci.


Jadi, bisa dibilang, reaksi Nangong Li sebelumnya terhadap Liu Qing Yuan itu karena rasa bersalah.

__ADS_1


Lalu, Nangong Li sebenarnya sudah cinta sama Chang Rui cuma enggak nyadar aja.


__ADS_2