
Chang Rui memutuskan untuk mengambil rencana lain , karena dia tidak bisa menjadi selir kecil milik Hu Yi.
Maka dia akan berubah menjadi seorang Tabib, untuk menjadi terkenal maka dia harus memulai dari bawah terlebih dahulu.
Menurut informasi yang diberikan dan di beli olehnya, dia mendapat informasi bahwa Hu Yi memiliki jantung yang lemah sejak muda dan seringkali akan pingsan tiba tiba.
Chang Rui menebak bahwa Hu Yi mendapatkan kelainan jantung ketika dilahirkan, sehingga Chang Rui akan mengambil jalan ini.
"Fu Jin Yang, sewalah salah satu kios yang untuk aku gunakan membuka praktek. Aku memiliki beberapa tugas untuk di selesaikan dan tugas ini akan aku berikan waktu 2 minggu. " Ucap Chang Rui dengan tatapan tajam.
"Lalu, Jiu Qing, kau pertama kali berpura pura terluka, aku akan mengobati mu dan kamu menyebarkan ini kepada banyak orang. Dengan begini maka akan ada banyak orang yang penasaran. " Lanjut Chang Rui.
"Baik, ini adalah hal yang mudah untuk dipahami." Ucap Fu Jin Yang dan Jiu Qing.
"Nona, apakah kamu benar benar bisa mengobati luka luar ?" Tanya Jiu Qing dengan penasaran.
"Ya, aku mempelajari beberapa teknik pengobatan sederhana. " Jawab Chang Rui dengan rendah hati.
"Bisakah Nona menyembuhkan luka ditanganku ini ? Jika aku bisa menyembuhkan nya maka aku tidak akan menakuti setiap gadis yang akan berkencan dengan ku lagi. " Ucap Jiu Qing sambil menggulung lengan pakaiannya.
Chang Rui melihat bahwa ada luka besar, tidak heran bahwa gadis gadis akan ketakutan dan menangis ketika melihat luka mengerikan ini.
Tapi, Chang Rui yang berkaitan dengan pisau bedah yang paling tidak akan di lihatnya seminggu sekali, jadi ini sama sekali tidak membuat nya tercengang apalagi menunjukkan ekspresi berlebihan.
"Tenang saja, aku akan mengobati mu. Ini adalah sebuah salep, jika kamu menggunakannya di pagi hari dan sore hari selama 2 bulan berturut-turut maka itu akan memudar dan menghilang. " Ucap Chang Rui sambil tersenyum samar dan menyerahkan sebuah wadah.
__ADS_1
Wadah itu sangat kecil dan indah membuat Jiu Qing agak ragu untuk menerima barang seberharga itu.
"Tidak apa apa, terima saja. Ini hanya untuk satu bulan, jangan terlalu banyak jika tidak maka akan memunculkan ruam di sekitar luka mu. Bulan depan, aku akan meracik yang baru dan memberikan nya kepada mu. " Ucap Chang Rui dengan rendah hati.
"Terima kasih ! Terima kasih Nona ! Nona sangat rendah hati dan baik hati, aku akan berusaha sebaik mungkin untuk menyebarkan kebaikan Nona. " Balas Jiu Qing dengan senyum antusias.
"Tidak apa apa, santai saja. Oh ya, tolong gunakan nama Lian Hua. Ini terinspirasi dari teratai, karena aku lumayan suka dengan teratai." Ucap Chang Rui.
Keduanya langsung mengangguk dan menjalankan tugas mereka, sementara Chang Rui mengarahkan pandangannya ke arah Cuiyun.
"Carikan aku pakaian laki laki, tolong. " Ucap Chang Rui.
"Tentu saja, Nona bisa tenang. Aku akan mencarikan nya dan tidak akan mengecewakan Nona. " Ucap Cuiyun dan berjalan pergi.
Chang Rui menyandarkan kepalanya di dinding dan merasa pusing hanya dengan memikirkan Nangong Li.
Sebuah bayangan dan perasaan muncul, Chang Rui menggelengkan kepalanya dan berusaha untuk mengenyahkan apa yang ada di pikirannya.
Chang Rui benar benar tidak habis pikir dengan semua pikiran tidak pantas yang dia miliki pada saat ini.
"Tenangkan dirimu, selama kamu menjalankan tugas dengan baik dan cepat maka kamu akan bisa menghindari bajingan itu di masa depan dan tidak bertemu dengannya lagi. " Ucap Chang Rui sambil memukul kepalanya pelan dengan kedua tangannya.
Chang Rui tampak frustrasi dengan kenangan yang diberikan oleh Nangong Li pada pertemuan terakhir mereka.
Tiba tiba, seekor merpati mengetuk jendelanya jadi Chang Rui membuka jendela lalu melihat bahwa ada surat yang terikat di kaki merpati itu.
__ADS_1
"Burung yang sangat pintar, minumlah sedikit teh dan makan kacang ini. " Ucap Chang Rui.
Burung itu seolah olah mengerti dengan niat baik milik Chang Rui langsung meminum dari cangkir miliki Chang Rui dengan paruhnya lalu mematuk biji bijian yang ada di atas meja.
Sementara Chang Rui membuka gulungan itu yang merupakan amplop dengan segel Kekaisaran.
Chang Rui membukanya dan di dalamnya tertulis bahwa itu ditujukan untuk Yu Cheng Qing.
"Nangong Xi telah kabur selama perjalanan dan orang yang mengawalnya kembali ke Dinasti Qing telah menghilang. " Ucap Chang Rui membaca surat tersebut dan di bagian bawah ada tanda milik Kaisar, itu adalah stempel milik Yu Lian jadi tidak mungkin ini adalah berita palsu.
"Berani sekali, siapa yang ingin membantu Nangong Xi yang telah diturunkan itu ? Apakah ini berhubungan dengan kedatangan Nangong Li kemari ? Apakah perubahan Tahkta yang disebutkan itu hanyalah dalih yang dibuat oleh Dinasti Qing agar aku mengembalikan Nangong Xi kepada mereka ? " Tanya Chang Rui dengan ribuan pertanyaan di benak nya.
Satu satunya yang menonjol adalah pemikiran buruk nya pada Nangong Li, entah kenapa wajah pria itu tidak menunjukkan bahwa dia adalah orang yang baik.
"Tapi, jika memang ada hubunganya dengan Nangong Li, maka ini agak kurang masuk akal. Di bandingkan dengan seorang saudara yang tidak disukai dan seorang paman Kekaisaran yang mengurus segalanya, tentu saja yang kedua lebih menarik. Kenapa Nangong Li harus membawa Nangong Xi secara diam diam ? Ini pasti ada pihak lain yang membantu, mungkinkah Yu Lian ?" Tanya Chang Rui.
Pikiran Chang Rui melayang ketika memikirkan kedekatan yang tidak masuk akal antara Yu Lian dan Nangong Xi.
Mereka seharusnya belum pernah bertemu satu sama lain, mungkinkah Nangong Xi adalah kerabat Yu Lian ?
Chang Rui tidak bisa memikirkan apapun selain hal ini, hanya saja ini tidak masuk akal. Satu bermarga Nangong sementara yang lain bermarga Yu.
Lalu, jika Yu Lian benar benar ingin menyelamatkan Nangong Xi, maka seharusnya Yu Lian menghentikannya pada saat itu.
Tentu saja ada kemungkinan lain yang membuat Yu Lian melakukan semua ini, yaitu adalah...... Yu Lian ingin Nangong Xi mengetahui kekuatan dan kekuasaannya tapi tidak ingin Nangong Xi meninggal.
__ADS_1
Chang Rui memikirkan ini dalam diam, tangannya mengepal dengan erat tapi ekspresi wajahnya tidak berubah.
"Jika benar benar seperti yang ada di bayangan ku, maka harus ku akui bahwa dia adalah Kaisar yang luar biasa. Dengan begini maka semua nya menjadi lebih seru, ayo kita lihat bagaimana ini berjalan. " Ucap Chang Rui sambil tertawa dingin.