
Chang Rui tersenyum dengan penuh makna ke arah Xu Shu Rui yang akan melayangkan kata kata protes.
"Tuan muda Xu masih tidak setuju dengan semuanya ? Atau sebenarnya dalam hati Tuan Xu tidak menganggap nilai dalam kata kata Yang Mulia ?" Tanya Chang Rui dengan penuh makna.
Sekilas hanya untuk menjatuhkan Xu Shu Rui tapi pada akhirnya Chang Rui secara tidak langsung menyudutkan Xu Shu Rui dengan tuduhan yang sangat berat.
Jika benar, maka Xu Shu Rui dapat dihukum gantung dihadapan semua orang hanya dengan beberapa kata kata.
Tapi, tampaknya walaupun Xu Shu Rui ini menyebalkan tapi dia masih memiliki otak yang tersisa.
"Hamba ini tidak berani, mohon Yang Mulia tidak membawa hal ini kedalam hati, orang rendahan ini mengatakan sesuatu dengan asal asalan dan mempertanyakan kesetiaan hamba ini kepada Yang Mulia. " Ucap Xu Shu Rui langsung berlutut dan menyebut Chang Rui dengan orang rendahan.
"Yang Mulia, tentu saja aku tidak mengatakan hal ini dengan sembarangan. Siapapun akan tahu apa yang akan dikatakan oleh Tuan muda Xu, dengan begitu apakah yang aku katakan salah ?" Tanya Chang Rui dengan santai dan masih dalam posisi berdiri.
Tentu saja, Chang Rui tidak terlalu takut dengan hal ini. Lagipula, Xu Shu Rui ini adalah orang yang akan dengan mudah dia kalahkan.
Tapi, Chang Rui tiba tiba ingat bahwa dia membawa seseorang yang lain tapi orang ini hanya diam saja sejak tadi.
Apakah orang ini telah pingsan karena ketakutan ? Ketika Chang Rui menoleh ke belakang ternyata semua perkiraannya salah karena Ye Qing masih belum pingsan.
Dan masih mendengarkan kata katanya dengan baik baik, seolah olah tidak takut sedikitpun sama sepertinya.
"Pada saat ini kita sedang menyinggung keponakan Kaisar, apakah kamu tidak takut ?" Canda Chang Rui.
"Tuan Feng tampaknya tidak takut, kalau begitu maka aku tidak akan takut juga. Bagaimanapun kekuatanku rendah, hanya bisa bergantung pada keputusan yang dibuat oleh Tuan Feng. " Ucap Ye Qing dan entah kenapa Chang Rui merasa bahwa ada arti lain di dalamnya.
__ADS_1
Ye Qing seolah olah ingin mengatakan bahwa dia menyerahkan seluruh kehidupannya kepada Chang Rui dan Chang Rui bebas untuk melakukan apa saja.
Chang Rui tidak bisa tidak merasa terharu ketika mendengar ini, melihat bahwa ada seseorang yang begitu mempercayainya membuatnya merasa lebih hebat.
"Kalau begitu maka Tuan Ye tenang saja, aku pasti tidak akan membiarkan kita kembali dengan malu. Bagaimanapun, keponakan Kaisar ini hanya dengan nama. " Ucap Chang Rui dengan suara yang pelan tapi penuh makna.
Maksud Chang Rui adalah alasan kenapa Xu Shu Rui tidak terlalu di lirik oleh Yu Lian adalah karena Xu Shu Rui adalah cabang keluarga yang tidak cukup untuk di perhitungkan martabatnya di depan Kekaisaran.
Bahkan martabatnya sebagai seorang Putri terbuang masih jauh lebih tinggi dibandingkan Xu Shu Rui, jika dia memerintahkan untuk membunuh Xu Shu Rui maka pria itu tidak akan memiliki kemampuan untuk menolak "niat baiknya".
Dikatakan bahwa Tuan Xu atau Marquis Xu, memiliki begitu banyak hubungan asmara dan Xu Shu Rui adalah salah satunya. Beruntung bahwa Xu Shu Rui memiliki bakat di bidang seni bela diri sehingga mampu menarik perhatian orang orang atau jika tidak maka nasibnya tidak akan jauh berbeda dengan anak pelayan lainnya.
Ya, Xu Shu Rui adalah putra dari seorang pelayan yang dibawa naik ke atas ranjang oleh Marquis Xu. Chang Rui berpikir untuk berurusan dengan Marquis Xu ini baik cepat ataupun lambat, terutama karena Marquis Xu ini memiliki banyak kejahatan.
Wanita yang memiliki harga diri itu akan dipaksa olehnya untuk meletakkan martabatnya untuk diinjak injak dan hamil anaknya.
Semua orang telah menutup mata akan hal ini karena Marquis Xu adalah pemilik tanah dan juga, Marquis Xu adalah kakak laki laki dari Selir Xu.
Karena Kaisar tidak mampu memberi ketegasan pada hambanya yang bertindak nakal, maka Chang Rui terpaksa untuk turun tangan sendiri dan memberi sedikit pelajaran.
Chang Rui akan membuatnya kehilangan semuanya, Chang Rui akan membuat Marquis Xu tahu bagaimana jika harga diri diletakkan dan diinjak injak oleh orang lain.
"Tuan Xu, aku pikir kamu sebaiknya mengurusi keluargamu dengan baik. Aku mendengar ada beberapa rumor yang tidak sedap tentang Keluarga Marquis Xu. Terutama pada Ibumu, ah ya bagaimana dengan nasibnya ? Oh itu bukan Ibumu ya ?" Tanya Chang Rui dengan senyum tipis.
"Kau ?!"Teriak Xu Shu Rui dengan murka.
__ADS_1
Xu Shu Rui telah menanggung aib dengan memanggil Nyonya rumah sebagai Ibu sementara Nyonya Rumah selalu merendahkannya dengan ibunya.
"Apakah kalian akan bertarung atau tidak ? Jika tidak maka kalian berdua akan di diskualifikasi. " Ucap Kasim Liu dengan penuh peringatan.
"Tentu saja sangat ingin bertarung tapi sayangnya Tuan Xu tidak mekikiii niat untuk bertarung, melainkan ingin mengajak untuk berdebat dalam kata-kata layaknya seorang sarjana terpelajar. " Ucap Chang Rui.
"Oh ya, Tuan Xu berapa umurmu tahun ini ?" Tanya Chang Rui.
"21 tahun. " Jawab Xu Shu Rui dengan perasaan yang tidak enak.
"Sudah 21 tahun, kita seharusnya seumuran tapi kenapa aku masih tidak bisa melihat Tuan Muda Xu di Akademi Kekaisaran ?" Tanya Chang Rui dengan polos seolah olah tidak berdosa.
Ini adalah fakta umum dimana semua orang tahu bahwa Xu Shu Rui yang telah melewati 6 tahun usia untuk belajar, telah mencoba sebanyak 6 kali untuk memasuki Akademi Kekaisaran tapi sayangnya tidak ada satupun nilainya yang mendekati 5 .
Memang, bisa dikatakan bahwa Xu Shu Rui ini bodoh dalam akademik. Memiliki otot tapi tidak dengan otak, benar benar menyedihkan.
Ketika mendengarkan hal ini, wajah Xu Shu Rui langsung memerah dan menyerangnya dengan marah.
Dengan kedua jarinya, Chang Rui menangkap kata pedang milik Xu Shu Rui lalu memutarnya dan mendorongnya ke depan sehingga Xu Shu Rui yang tidak memiliki pijakan yang tepat langsung disambut oleh Qin Ming.
"Kakak seperguan baik baik saja ?" Tanya Qin Ming yang sejak tadi diam karena anak itu adalah anak yang pemalu, tidak seperti Xu Shu Rui yang tidak tahu malu.
"Aku tidak apa apa, aku hanya kurang siap saja. Aku tidak percaya bahwa aku tidak bisa mengalahkan dua bajingan yang mengandalkan keberuntungan ini !" Seru Xu Shu Rui.
"Kadang kadang, sebelum berbicara harus berkaca terlebih dahulu agar tidak membuat diri sendiri menjadi malu !" Balas Chang Rui.
__ADS_1