REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
278. Kemurkaan


__ADS_3

Chang Rui bahkan tidak berlutut lagi dan langsung berdiri, menandakan bahwa dia menolak untuk menerima titah.


"Berlutut ! Betapa kurang ajarnya kamu !" Teriak Zhang Bin.


"Ayo bertemu di Kekaisaran, mari lihat siapa yang kurang ajar ?!" Teriak Chang Rui dengan tatapan tajam.


Dia sedang dalam kondisi yang kacau ada sekelompok orang yang mengacaukan perasaannya.


Mungkin semua orang di Kekaisaran ini tidak tahu bahwa dia sudah kembali tapi tidak dengan Nangong Xiu dan Qing Ying Ke, kedua orang itu tahu dengan baik bahwa dia sudah kembali kemari.


Apakah pembelajaran dan peringatan yang dia berikan sebelumnya tidak terlalu berpengaruh ? Kalau begitu jangan salahkan dia kalau dia membantai banyak orang.


Chang Rui tidak pernah takut untuk melawan orang yang membuatnya tidak senang. Berani mencarikan istri untuk Nangong Li berarti siap untuk mati.


"Prajurit ! Bawa wanita kurang ajar ini ! Karena dia berani menentang titah Kaisar !" Bentak Ruo Yun.


"Siapa namamu ? Ruo Yun ya ? Aku mengingat bahwa kamu baru saja diangkat tahun lalu, kita pasti belum pernah bertemu satu sama lain. Sayang sekali kebanyakan orang yang mengenalku disini sudah mati bersama dengan Nangong Xu. " Ucap Chang Rui dengan seringaian yang mengerikan.


"Berani beraninya kau menyebut Kaisar terdahulu kami dengan begitu kurang ajar ! Prajurit ! Tangkap wanita kurang ajar ini !" Perintah Zhang Bin.


Lalu, tidak lama Chang Jian Ming keluar setelah mendengar ada keributan.


"Ada apa ini ?" Tanya Chang Jian Ming.


"Kak, aku sepertinya harus meminjam pedangmu. Jika menggunakan pedangku maka akan sulit untuk membunuh banyak orang, betapa rindunya aku dengan suasana ini. " Jawab Chang Rui sambil terkekeh kejam.


Chang Jian Ming bahkan bergidik ngeri karena mendengar tawa Chang Rui, Chang Jian Ming sendiri adalah orang yang paling tahu tentang tabiat adiknya.


Jika adiknya sudah tertawa dengan begitu mengerikan maka sudah bisa dipastikan bahwa pembantaian tidak dapat dihindari.


Banyak orang yang tidak tahu tapi Chang Jian Ming tahu dengan jelas, Chang Rui adalah orang dengan hati yang besar tapi ketika sedang kacau maka hatinya akan lebih sempit daripada orang berpikiran pendek.


Chang Jian Ming tidak tahu hal apa yang menyebabkan Chang Rui mengamuk begitu parah.


Chang Rui menarik pedang Chang Jian Ming dan membunuh tiga prajurit yang ingin menyentuhnya dengan satu tebasan.


Darah mengalir dari sudut pedang dan Chang Rui tersenyum bahagia lalu berjalan mendekat ke arah kedua orang utusan itu.


"Kalian ingin menikahkan Nangong Li dengan seorang putri Menteri kan ? Kemarilah dan bawa gadis itu kemari, aku ingin bertemu dengannya. " Ucap Chang Rui dengan senyum miring.


"Asalkan kalian tahu, siapa aku. Aku adalah Chang Rui, istri Nangong Li. Kalau kalau kalian pernah mendengar nama besarku. " Lanjut Chang Rui.


"C... Chang Rui ? Aku mengingat bahwa kamu sudah mati 3 tahun lalu ! Bagaimana kamu masih bisa disini ?! " Tanya Ruo Yun dengan panik sekaligus khawatir.

__ADS_1


"Aku memang sudah mati tapi aku kembali bangkit untuk mengejar orang orang serakah seperti kalian, berani beraninya ingin merebut Nangong Li !" Jawab Chang Rui dengan sentakan.


Ketika mendengar kata kata Chang Rui barulah Chang Jian Ming paham kenapa Chang Rui begitu marah akan hal ini.


Siapa yang menyangka bahwa kedua idiot ini datang ditengah keresahan hati Chang Rui untuk mengacaukan nya.


Ibarat menambah minyak kedalam kobaran api , itu adalah perumpamaan yang tepat untuk menggambarkan tindakan idiot kedua orang ini.


Chang Rui menendang kaki Ruo Yun yang terdengar suara patahan tulang dan membuat pria paruh baya itu jatuh berlutut di depannya.


"Aduhhh ! Beraninya kau ?! Aku adalah pejabat Kekaisaran, aku akan menghukummu !" Ucap Ruo Yun.


"Bahkan...... Nangong Xiu harus berpikir dua kali untuk berurusan denganku jika dia masih ingin hidup. " Balas Chang Rui dengan dingin dan beralih pada Zhang Bin yang akan kabur.


Chang Rui melemparkan kembali pedang Chang Jian Ming pada pemiliknya lalu menarik sesuatu dari pinggangnya, orang orang langsung membulatkan mata mereka ketika melihat Chang Rui mengeluarkan sebuah cambuk.


Cambuk yang diambil dari kediaman bulan tentu saja bukan hal yang sembarangan, benda itu dengan pintar mengikat mangsanya dan menyeretnya ke depan Chang Rui lalu memukulnya dengan kuat.


"Itu adalah Cambuk Naga, bagaimana kamu bisa mendapatkannya ? Kediaman Bulan sudah mengakuimu sebagai pemilik ?" Tanya Chang Jian Ming dengan kagum.


"Di hadapanku, mahkluk mana yang tidak bertekuk lutut bahkan Kediaman Bulan tidak terkecuali. " Jawab Chang Rui.


Chang Jian Ming memandang adiknya dengan penuh kekaguman seolah olah ingin menunjukkan kepada khalayak ramai bahwa inilah adiknya yang pemberani dan penuh dengan akal cerdik.


Sesampainya di gerbang, orang yang menjaga gerbang sudah pernah melihatnya dan cepat cepat membuka pintu.


"Umumkan kehadiranku pada Nangong Xiu, aku ingin dia keluar dalam lima menit jika tidak maka aku akan membakar istananya. " Perintah Chang Rui dan penjaga itu tahu bahwa dia tidak main main dengan ancamannya jadi langsung pergi untuk memanggil Nangong Xiu.


Kasim berjalan keluar untuk menyambutnya, dan terkejut melihat kondisi Ruo Yun dan Zhang Bin.


"Kamu bawa mereka ke aula, aku merasa jijik hanya dengan menyentuh pakaian mereka. " Ucap Chang Rui dengan wajah ingin muntah dan menggosok gosok pakaiannya.


"Nona, eh Nyonya, kenapa kamu membawa Menteri Zhang dan Menteri Ruo seperti ini ? Apakah mereka melakukan kesalahan sampai sampai menyinggungmu ?" Tanya kasim Ju.


"Kamu harus menanyakannya kepada Kaisar mu tentang apa yang dia suruh untuk perbuat kepada dua orang idiot ini. " Jawab Chang Rui dengan datar dan masuk ke dalam aula untuk menyapa Nangong Xiu.


"Bibi Kekaisaran, apa yang membuatmu begitu panik ?" Tanya Nangong Xiu sebelum akhirnya terkejut karena dua orang yang dipilih olehnya secara pribadi diseret dengan begitu mengenaskan.


"Apa maksud dari tindakan ini ? " Tanya Nangong Xiu dengan dingin.


"Kamu bertanya padaku apa maksud dari tindakanku dan masih memanggilku bibi Kekaisaran secara tidak tahu malu ? Aku telah salah menilaimu sebelumnya , kamu lihat ini dengan baik baik. " Jawab Chang Rui melemparkan ke arah Nangong Xiu tentang dekret Kekaisarannya.


Kemurkaan nya tidak tertahankan oleh siapapun dan Nangong Xiu membaca dekret itu dengan terkejut.

__ADS_1


"Aku tidak membuat dekret ini. Ini adalah kesalah pahaman, lagipula untuk apa aku membuat ini ?" Tanya Nangong Xiu dengan salah satu alisnya yang di naikkan.


"Lalu, apakah kamu secara tidak langsung mengatakan bahwa ini buatan dari kedua bawahan mu ini ?" Tanya Chang Rui.


"Aku akan mengeceknya sendiri, Bibi Kekaisaran tidak perlu khawatir. Jika mereka benar benar berkolusi untuk memalsukan Dekret Kekaisaran maka tidak ada kesempatan untuk lolos bagi mereka, kedua keluarga harus di eksekusi di depan umum mengingat dengan hukum yang ada disini untuk menegaskan bahwa tidak ada yang boleh melakukan hal ini. " Jawab Nangong Xiu.


"Aku akan membantumu untuk mendapatkan jawabannya bagaimana ? Aku adalah orang yang tidak sabaran, aku benar benar ingin melihat bagaimana kedua orang ini mengakui kesalahan mereka. " Ucap Chang Rui.


"Bagaimana Bibi Kekaisaran ingin mendapatkan jawaban dari mereka sementara kamu memukulnya sampai dia pingsan. " Ucap Nangong Xiu dengan geli dan turun dari tahktanya untuk berjalan ke arahnya.


"Kamu benar benar tidak mirip dengan kakek atau ayahmu. " Ucap Chang Rui memuji Nangong Xiu.


"Aku tidak tahu apakah itu pujian atau sindiran tapi akan ku anggap sebagai pujian, sebagaimana Paman selalu memanjakanku bahkan jika aku adalah putra dari orang yang telah melumpuhkan nya. Jika aku adalah dia maka aku akan membunuh seluruh keluarganya tapi paman tidak melakukan hal yang sama. " Ucap Nangong Xiu.


"Karena pamanmu tidak ingin naik ke atas tahkta, Nangong Li hanya ingin ketenangan dan kedamaian. Alih alih dengan kekuasaan, dia lebih senang menjelajah. " Ucap Chang Rui dengan emosi yang reda.


Chang Rui memerintahkan Kasim Ju untuk menyiram air ke wajah kedua orang ini dan langsung saja kedua orang ini tersadar kembali.


"Bawa mereka ke air kejujuran. " Ucap Nangong Xiu dengan tenang dan bijaksana.


Chang Rui melihat bahwa laki laki ini didewasakan oleh keadaan , bahkan lebih bijak dibandingkan sebagian besar orang.


Dia tahu mana yang baik dan mana yang buruk, dia mampu menyisihkan perasaan pribadinya dan mementingkan semuanya terlebih dahulu.


"Tampaknya, Kekaisaran Qing akan mencapai sebuah kejayaan yang baru. "Puji Chang Rui.


"Pujian dari Bibi Kekaisaran terlalu berlebihan, aku pikir bahwa menjadi Kaisar adalah saat kamu mendapatkan semuanya tapi ternyata aku salah. Aku sangat kesepian jadi aku tahu kenapa Paman tidak menginginkannya. Aku juga tidak berniat untuk menikah, aku menginginkan kehidupan menyendiri walaupun seluruh Menteri mendesak ku untuk menikah. Jika ada gadis yang bisa merebut hatiku maka aku akan setia pada gadis itu saja sama seperti yang dilakukan oleh Paman. " Ucap Nangong Xiu.


"Kalau seperti itu bagus. Semoga bertemu dengan gadis yang baik. " Doa Chang Rui.


Nangong Xiu ini benar benar dilahirkan untuk menjadi seorang Kaisar, keputusan tepat bagi Nangong Li untuk memilihnya ke atas tahkta, dia bahkan bisa menghukum ibunya sendiri apalagi orang lain.


"Menjadi seorang Kaisar pastilah tidak mudah bagimu, terutama di usia ini tapi aku yakin bahwa kamu bisa beradaptasi. " Ucap Chang Rui.


Keduanya berjalan berdampingan untuk menuju tempat hukuman Zhang Bin dan Ruo Yun.


"Aku sudah mulai beradaptasi, bangun ketika ayam belum berkokok dan tidur lebih larut malam daripada burung hantu. Aku sudah terbiasa dengan hal itu. " Balas Nangong Xiu dengan menyedihkan.


"Kadang kadang kamu harus mengambil waktu libur untuk beristirahat jika kamu tidak ingin mati di usia muda. " Ucap Chang Rui.


"Jika aku liburan, apakah Paman akan menggantikan ku menangani urusan Kekaisaran sebagai gantinya ?" Tanya Nangong Xiu dengan candaan.


Nangong Xiu tentu saja tidak takut untuk menyerahkan pekerjaannya pada Nangong Li karena Nangong Xiu tahu bahwa Nangong Li tidak akan mengambil posisinya.

__ADS_1


"Mungkin saja. " Jawab Chang Rui sambil menaikkan kedua bahunya.


__ADS_2