
Chang Rui berjalan ke dalam pusaran itu dan melewatinya dengan tubuh yang penuh luka, ketika pasir pasir tajam dan keras itu menghantam tubuh nya.
Itu menghasilkan luka gores karena kecepatan dari pasir pasir yang menghantam nya. Chang Rui berjalan lebih cepat sebelum akhirnya jatuh berlutut dan hampir saja terseret oleh angin.
Chang Rui dengan cepat mengeluarkan pedang miliknya lalu menancapkan nya di dalam tanah.
Di dalam tanah itu, Chang Rui bertahan dan menahan diri dari serangan itu lalu terus berjalan.
Tangan Chang Rui telah di penuhi oleh darah dan dia terombang ambing dalam ketidak pastian, tidak tahu apakah ini akan segera berakhir atau tidak.
Chang Rui terus berjalan dan berjalan sebelum akhirnya menemukan Bunga Tujuh Kehidupan ditengah tengah pusaran angin.
Chang Rui langsung mengambilnya dengan hati hati dan memperlakukan nya layak nya sebuah harta yang tidak ternilai harga nya.
Chang Rui tidak menyangka bahwa dirinya akan berubah menjadi seperti ini, dimana dia akan melakukan apapun untuk menolong Nangong Li.
Chang Rui berjalan dengan penuh kebanggaan dan pusaran angin akhirnya berakhir.
Chang Rui berbaring tepat di tengah padang pasir yang sepi dan kosong serta panas menikmati semua rasa kebanggaan ini karena telah berhasil mendapat kan hal yang di inginkan nya.
Tidak mudah untuk mendapatkan hal ini, Nangong Li harus menyembahnya sebagai leluhur nya setelah ini.
"Semangat ! Masih ada banyak hal yang menunggu ku di depan, aku tidak ingin hanya berhenti disini !" Seru Chang Rui dengan semangat.
Chang Rui duduk dengan semangat yang baru lalu menelan anggur yang banyak dan membuat perutnya yang kosong terasa akan terbakar.
Setelah itu, Chang Rui memakan satu buah buahan yang dikantongi nya, ini cukup untuk membantu nya bertahan hidup.
Chang Rui meminum semua yang anggur nya yang di salah satu guci , itu hampir satu liter. Chang Rui melihat Nangong Li yang berdiri di depannya.
"Apa yang kau lakukan disini, hah ?" Tanya Chang Rui dengan kondisi mabuk.
__ADS_1
"Jangan minum terlalu banyak atau kamu akan sakit, kembalilah. Aku merindukan mu. " Ucap Nangong Li.
Chang Rui yang melihat itu tertawa ringan lalu memandang ke arah Nangong Li dengan tatapan sinis.
"Seharus nya aku yang mengatakan itu padamu ! Kamu yang harus segera kembali !" Seru Chang Rui dengan murka.
"Maafkan aku, kita akan segera bertemu lagi di masa depan, tenang saja. Kita pasti akan bertemu lagi di masa depan, aku berjanji pada mu . " Ucap Nangong Li.
"Seandai nya kamu telah mengatakan nya di masa lalu maka semua nya tidak akan menjadi seperti ini dan kamu tidak akan membawa ku ke dalam penyesalan seperti ini. " Ucap Chang Rui.
Nangong Li menghela nafas dan memeluk Chang Rui sebelum akhirnya menghilang bersama dengan abu.
Chang Rui menghela nafas nya dengan lelah dan menyadari bahwa semakin dia lelah maka semakin hebat halusinasi milik nya.
Chang Rui berdiri dan menyeret diri nya untuk segera berjalan keluar dan mengobati diri nya sendiri di Desa nanti.
Chang Rui tampak sangat menyedihkan dengan beberapa helai rambut yang lepas dan tampak berjatuhan, Chang Rui berjalan sendirian dan menempuh perjalanan yang sulit.
Jika ini adalah wanita dari keluarga lain maka mungkin tidak akan ada yang mau, semuanya akan mengeluh dan ketakutan.
Chang Rui berjalan disana dan ditatap oleh banyak orang ketika dia sampai di Desa, ada seorang pria yang berdiri di depannya.
Pria ini adalah orang yang memberi tahu tentang lokasi keberadaan Bunga Tujuh Kehidupan.
"Apakah Tuan berhasil mendapatkan nya ?" Tanya pria ini dengan penuh harap.
"Sayang sekali bahwa kekuatan ku terlalu rendah dan tidak mampu mendapatkan tanaman ini. " Ucap Chang Rui dengan lesu dan penuh luka.
"Sayang sekali. " Ucap pria itu lalu berjalan pergi dengan kesal.
Chang Rui sengaja berbohong kepada pria itu karena pria itu tidak menunjukkan tanda tanda niat baik karena tampak nya Bunga Tujuh Kehidupan adalah sesuatu yang sangat luar biasa tapi tidak semua nya bisa mengambil bunga itu jadi banyak yang merebut kan nya.
__ADS_1
Jika tidak maka Chang Rui tidak akan dihampiri oleh orang orang semacam pria itu.
Chang Rui tidak ingin menambah musuh lagi sementara dia sedang berada di salam kesulitan saat ini, dia kesulitan untuk membawa diri nya sendiri apalagi jika harus bertarung dengan orang lain, Chang Rui berpikir bahwa dia tidak akan mampu untuk melakukan nya.
"Paman apakah kamu mendapatkan sesuatu dari padang gurun ?" Tanya seorang pria muda yang pendek.
"Tidak , tidak ada yang berhasil aku dapatkan kecuali luka luka di tubuh ku. " Ucap Chang Rui berbohong.
Chang Rui memandang ke sekeliling nya dan ada banyak sekali orang yang berdiri disini dan tampak nya ingin menerkam nya.
Seperti nya, pertarungan tidak bisa di hindarkan kali ini. Seperti yang di harapkan dari desa yang bebas dan tidak memiliki pengelola nya.
Hanya yang kuat yang bisa menjadi pemimpin nya, Chang Rui memegang pedang pendek nya erat erat.
Lalu ketika orang orang ini semakin mendekat Chang Rui kembali menyimpan pedang pendek nya.
Chang Rui melihat sekeliling nya tanpa rasa takut, karena mereka semua berniat untuk mati hari ini maka Chang Rui akan mengabulkan permintaan mereka semua.
"Kalian semua, apakah tidak takut bahwa aku akan membunuh kalian semua hari ini ?" Tanya Chang Rui dengan tawa dingin.
"Kenapa kamu harus takut ?! Kami memiliki jumlah yang lebih banyak dari mu, belum lagi kamu sedang terluka ! Serahkan apa yang telah kamu dapat kan dan kami akan melepaskan mu. " Ucap salah satu pria.
"Memang nya, apa yang aku dapatkan ? Aku telah mengatakan bahwa aku tidak mendapatkan apapun dari padang gurun. Apakah itu masih tidak bisa di mengerti oleh kalian ? Atau kalian telah menelan terlalu banyak pasir sehingga otak kalian telah berubah menjadi bermasalah ?" Tanya Chang Rui dengan sinis.
"Hmph ! Kita akan melihat apakah kamu mendapatkan benda atau tidak ketika kamu mati ! Tidak akan ada ruginya bagi kami jika membunuh mu terlebih dahulu !" Seru yang lain.
"Baiklah jika kalian begitu mencintai kematian !" Seru Chang Rui.
Chang Rui melemparkan belati belati yang dibelinya di Desa Qin, masing masing beracun dan semua nya sangat mematikan.
Ketika melihat orang orang mereka tumbang, yang lain langsung berubah menjadi hati hati. Chang Rui dengan agresif menyerang mereka dengan pedang pendek milik nya.
__ADS_1
Lalu, dengan cepat menyimpan kembali belati milik nya. Setelah mengumpulkan belati milik nya, Chang Rui langsung melompat ke atas atap.
"Kalian tidak akan mendapatkan apapun ! Ha ha ha !" Teriak Chang Rui sebelum akhir nya menghilang.